Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Pertemuan Wang dan Mao


__ADS_3

Suasana di ruang makan keluarga Ying penuh dengan kehangatan, Ying Hua tertawa riang dengan sang ayah begitu juga ibu Ying yang ikut menimpali perkataan mereka. Jiazhen mendengarkan ketiga orang yang ia cintai dengan senyum hangat, kini keluarga kecil itu terlihat tentram tanpa hiruk piruk dunia yang kini mereka tempati.


“Lagu buatan Bei akan bisa kalian dengarkan beberapa minggu kedepan, aku akan menyempurnakan nya dan merekam lagu spektakuler ini dipanggung” Ungkap Ying Hua penuh percaya diri


“Itu bagus putriku, ibu sangat senang bahwa lagu keduamu akan muncul. Apakah itu akan menjadi mini album pertama mu nak?” Tanya sang ibu penasaran


“Tentu saja, awalnya Xukai meminta untuk dijadikan album saja tapi aku berpikir ini belum saatnya. Itu masih terlalu cepat untukku mengeluarkan album di saat aku masih baru menanjak di dunia idol” Balas Ying Hua


“Lalu bagaimana dengan drama barumu nak? Ayah tidak pernah mendengar kabar selanjutnya dari drama itu, apakah terjadi sesuatu?” Tanya ayah Ying khawatir


Ying hua belum mendapatkan kabar terbaru dari syuting dramanya, apakah sutradaranya sudah melupakan drama ini? Atau dia yang tidak terlalu bertanya lebih lanjut dengan Aming?


“Aku akan bertanya dengan Aming, untuk saat ini aku akan berfokus dengan lagu ku”


“Bagus sangat bagus, ibu selalu mendukung kamu dan Jiazhen. Jiazhen ibu yakin kamu bisa bangkit kembali, kamu adalah anak yang paling hebat untuk ibu dan ayah. Jangan terlalu memaksakan dirimu di perusahaan nak” Ungkap Ibu Ying sedih


Jiazhen menatap mata sang ibu dan tersenyum lembut “Bu, yakinlah… Aku akan bangkit dan tidak akan membuat ibu serta ayah khawatir lagi. Jadi jangan terlalu memikirkan diriku sekarang, kita harus memikirkan masa depan Huaer saat ini”


“Ayah yakin kalian berdua akan melakukan yang terbaik, jadi kami akan percaya kepada kalian” jawab sang ayah


Ying Hua menjawab dengan senyum cerahnya, begitu pula dengan Jiazhen. Keluarga Ying menjadi semakin dekat dan penuh kasih sayang berbeda dengan satu keluarga ternama di negara itu.


“Aku sudah katakan jangan ikut campur Wang Chen!!” Teriak Wang Wenxiao marah


“Kamu yang ikut campur, apakah kamu sekarang menyukai wanita rendahan itu?” Balas Wang Chen


“Perhatikan kata-kata mu, jangan hina dia sembarangan”


“Sudah aku duga kamu sekarang memiliki perasaan kepadanya, apakah kamu tahu apa yang sudah aku lakukan dengan dia? Apakah kamu masih menginginkan wanita yang sudah aku nodai!!”


“Diam! Aku bilang diam berengsek”


Wang wenxiao termakan amarah hatinya, Wang Chen mengangkat luka hati yang telah ia sembunyikan sejak lama. Dia mencoba membuang semua ingatan itu tapi nyatanya ingatan mengerikan itu menghancurkannya secara perlahan di dalam.


“Ingat ini, dia wanita kotor. Tubuhnya bahkan tidak semenakjub…


Sebuah pukulan menghantam pipi kiri Wang Chen, Wang Chen terjatuh ke belakang dengan keras. Terlihat luka sobek di ujung bibirnya, pukulan seorang Wang Wenxiao bukanlah main, Wang Wenxiao terkenal dengan tubuh nya yang fit dan selalu melakukan olahraga tinju. Wang Chen meyakini pipinya sudah mengalami patah tulang.


“Jaga mulutmu berengsek, aku tahu kamu yang merencanakan semua itu dengan Xiang Ri Kui. Dari dulu kamu adalah anjing peliharaannya, apa mungkin wanita yang kamu cintai itu sudah memberikan mahkotanya kepadamu sehingga kamu selalu mencoba menjilat ku? Bagaimana rasanya Chen?”


Wang Chen mengepalkan tangannya dan mengangkat nya ke wajah Wenxiao. Keduanya beradu pukulan, terlihat luka lebam sudah menyelimuti kedua wajah tampan itu tapi keduanya tak mau berhenti sampai amarah mereka mereda.


“Sialan!! Jangan menghina Xiang atau aku akan membunuhmu!”


“Jangan menghina Huaer atau aku akan menghabisi mu dari sini bersama dengan ibumu yang sakit itu” Balas Wang Wenxiao


“APA YANG KALIAN LAKUKAN?!!” Teriak seorang wanita berbalut dress violet


Langkah kaki wanita itu cepat dan memisahkan keduanya, wanita itu perlahan mencoba membantu Wang Wenxiao tapi Wenxiao melemparkan tangan wanita yang sudah menyentuh sikunya “Jangan sentuh aku”


“Wenxiao kenapa kamu begini? Apakah aku memiliki kesalahan?” Tanya wanita itu sedih


“Xiang! Kamu jangan menangis, kamu tidak salah apapun” Jawab Wang Chen sambil mengusap air mata yang jatuh ke pipi cantik Xiang Ri kui


“Menjijikkan, aku sudah muak dengan tingkah mu Xiang Ri Kui. Kalau bukan karena hubungan keluarga kita, aku sudah tidak ingin melihat wajah mu itu” Ungkap Wang Wenxiao dingin


“Hiks hiks…Ke..kenapa kamu begini? Apakah…Apakah Ying mengatakan sesuatu yang membuatmu kesal. Tolong maafkan Ying hu…”


“Masih saja membawa nama nya, dia bahkan tidak tahu apapun tapi kamu masih saja membawa nya terus kedalam masalahmu. Hentikan semua ini jika ingin mendapatkan ku…”


Wang Wenxiao tidak menyelesaikan perkataannya, ia memutuskan keluar dari ruangan itu namun saat sampai di kenop pintu ia berkata “Aku tidak akan pernah mencintaimu dalam hidup ini ataupun kedepannya”


Wang Wenxiao memutar kenop pintu dan keluar dengan dingin, ia perlu menjernihkan kepalanya dan tempat yang paling tepat adalah klub.


Klub A Kota Luhan


Suara berisik memenuhi tempat remang-remang itu, lampu lampu silih berganti terus berganti warna. Suara teriakan, *******, bahkan tangisan terdengar di klub A yang paling terkenal di kota Luhan. Tempat ini adalah tempat lautan manusia untuk mencari hiburan dan menjauhkan kehidupan mereka dari duniawi.

__ADS_1


“Selamat datang Tuan muda Wang, apakah anda ingin ruangan pribadi seperti biasa?” tanya gadis dengan pakaian minim nya


Wang Wenxiao menatap sekelilingnya dan mengangkat tangannya didepan gadis muda itu “tidak perlu, aku akan disini saja”


“Baik tuan muda, kalau begitu saya permisi”


Gadis muda itu berjalan kembali dengan body seksinya, menggoda setiap pria yang ia lewati dengan usapan tangan. Wang Wenxiao menarik pandangannya dari gadis muda itu ke arah meja bartender mungkin segelas Tequilla akan sedikit meredakan amarah nya.


Bartender yang sedang sibuk meracik minuman melihat kedatangan tuan muda Wang yang cukup terkenal di klub ini. Bartender itu sedikit mengerutkan keningnya, kenapa para tuan muda negara ini datang secara bersamaan. Ia berharap semoga dua tuan muda kuat itu tidak saling berhadapan, untungnya saja tuan muda yang terkenal dengan kekejamannya itu berada di ruang pribadi.


“Halo tuan muda Wang, sudah lama anda tidak ke sini. Sepertinya anda sedang mengalami hal yang menyakitkan… Wajah anda…hmm apakah anda butuh es?”


Wang Wenxiao menyentuh wajahnya, ia mengernyit sakit. Kini dirinya baru menyadari bahwa wajah ini penuh dengan lebam “Tolong Tequilla dan es nya John”


“Tentu saja”


John adalah bartender paling dikenal di klub A, dia adalah pria yang banyak menginput informasi rahasia dari orang-orang yang memasuki klub ini termasuk rahasia pria muda di depannya. Sayangnya john tidak terlalu berminat untuk ikut campur dengan dunia para pelanggannya, dunia minuman lebih menarik untuk pria dengan penuh tato itu.


Wang Wenxiao menghisap rokoknya dengan tenang, hiruk piruk klub tidak membuat dia merasa terganggu. Entah kenapa tempat ini lebih nyaman daripada yang disebut dengan rumah.


“Minuman anda tuan dan es nya, silahkan dinikmati”


“Terima kasih dan john… Apakah menurutmu aku adalah pria yang mengerikan?” Tanya Wenxiao


“Hmm…yah cukup mengerikan melihat wajah anda yang dulunya tampan menjadi penuh warna. Apakah ada masalah tuan Wenxiao?”


“Hah…dari dulu kamu tidak pernah mau memanggil nama ku langsung, bisakah awalan tuan ini dihilangkan?”


“Haha aku takut pekerjaan ku akan dipertaruhkan tuan, daripada itu apa yang terjadi dengan wajah itu?”


“Menurutmu siapa yang bisa memukul wajah ini?” Tanya Wenxiao menyeringai


John menganggukkan kepalanya sebagai jawaban tentu saja dia tahu siapa pelakunya, siapa yang berani memukul wajah tampan pria nomor satu kota Luhan ? Tentu saja tidak ada kecuali Wang Chen, hanya pria itu yang berani memukulnya karena menyandang nama keluarga Wang.


“Itu cukup efektif, terakhir kali wajahmu hanya terluka dibagikan kanan sekarang terluka secara keseluruhan. Kemampuan tuan muda Wang Chen sangat meningkat, sepertinya anda harus banyak berlatih tinju lagi atau berlatih olahraga lain?” Balas John


John tak menjawab, tangannya tetap sibuk menyajikan berbagai minuman pelanggan nya tapi telinganya tentu saja mendengar Wang Wenxiao. Kemampuan nya yang multitasking ini merupakan tambahan yang memuaskan para pelanggan untuk menghibur diri mereka.


“Akhh!!”


Teriakan pria yang sudah berlumuran darah di lantai terdengar di lantai ruang dansa klub, Wang Wenxiao memerhatikan pria penuh darah itu dengan mata menyipit. Musik yang awalnya berisik tiba-tiba menjadi tenang, sebagian manusia di lantai dansa berlari ketakutan dan sebagian lain merasa ini adalah tontonan menarik untuk mereka.


“Ampuni aku, tolong ampuni aku tuan. Ma..maafkan saya, saya tidak akan mengulanginya lagi. Tolonggg”


“Apa yang sedang terjadi?”


“Hei apakah kamu melihat disana?? itu…bukankah itu pria itu…Mao Xukai!”


“Astaga dia Tuan Mao?!! Apa yang ia lakukan di kota Luhan? Seharusnya ia berada di kotanya kan?”


“Hei apakah kamu tidak tahu beritanya? Dia disini tentu saja karena tunangannya”


Wang Wenxiao yang mendengar bisik-bisik itu mengerutkan kening tidak suka, beberapa minggu yang lalu ia dikejutkan dengan berita Ying hua bertunangan dengan Tuan Mao. Pria mengerikan yang selama ini bersembunyi di kegelapan entah kenapa tiba-tiba keluar dan mengklaim Ying Hua sebagai wanitanya. Wang Wenxiao sekarang mengerti kenapa Ying hua tidak mencintai nya lagi, pria itu pasti penyebabnya


Apakah dia mengancam Ying Hua untuk bertunangan? Bagaimana bisa keluarga Ying mengenal Mao? Bahkan keluarga ku tidak bisa menemukan informasi dari keluarga Mao, pria ini bukan lah pria bisnis biasa dia pasti memiliki sesuatu yang besar hingga membuat keluarga Ying menyerahkan Ying Hua kepadanya, aku yakin itu.


“Berisik” Ungkap Xukai dengan wajah dinginnya


Xukai menatap pria muda yang terlentang di bawahnya, haruskah ia membunuh pria ini? Bagaimana dengan menyiksa nya terlebih dahulu atau…


“Singkirkan kaki anda”


Xukai yang sedang berpikir mengalihkan pandangannya ke sumber suara, ia melihat sosok musuhnya berada disini. Bukankah ini sesuatu yang sangat ia inginkan? Dia sejak tadi sangat bosan dan pria lemah dibawahnya ini tidak menarik, mungkin saja tuan Wang merupakan hiburan yang menarik untuknya.


“Oh”


Pernyataan Wenxiao tidak membuat xukai mengangkat kaki nya, ia menyeringai sambil menatap mata gelap Wenxiao dan berkata “ Apakah tuan muda Wang tidak memiliki kegiatan lain?”

__ADS_1


“Angkat saja kaki anda tuan Mao”


“Oh aku sangat takut…Hei lihat ada yang membelamu, apakah dia kekasihmu?”


“Hentikan itu” Tekan Wenxiao kesal


“Lihat kekasihmu marah, aku tidak tahu jika tuan muda Wang memiliki kelainan”


“Sialan kau Mao!”


Wenxiao menghampiri Xukai namun langkahnya berhenti setelah ia mengingat sesuatu, Wenxiao menyeringai dalam dan berkata “Ahh benar, apakah nona Ying tahu tingkah anda yang seperti binatang liar ini? Aku tidak mengerti kenapa Huaer menurunkan seleranya setelah tidak mendapatkan aku”


“Huaer??” Ungkap Xukai sengit


Xukai memandang dingin Wenxiao, benar…pria ini adalah pria yang pernah memiliki hubungan dengan tunangannya. Ia kira hanya Wang Chen si sampah itu yang berani mendekati Wanitanya nyatanya ada yang lebih berani daripada si sampah itu.


“Huaer adalah nama panggilan Nona Ying sejak kecil, anda pasti sudah tahu jika kami berteman dari kecil bukan? Bahkan kami hampir bertunangan, sayangnya aku tidak terlalu menyukai wanita seperti dia”


“Seperti dia? Beraninya kamu merendahkan wanita ku, pria sepertimu pantas saja dibuang oleh kekasihku. Sangat menyedihkan”


“Menyedihkan? Bukankah keadaan mu lebih menyedihkan karena mendapatkan wanita seperti dia”


PRANG


Tubuh wang Wenxiao terhempas jauh hingga memecahkan sebuah meja didekatnya, kekuatan Xukai pria mengerikan itu bukan sebuah gosip belaka. Pantas saja ia sangat ditakuti tendangan nya bahkan membuat Wenxiao mengeluarkan darah dari mulutnya.


“Uhuk uhuk”


“Sudah aku katakan, jangan menghina wanitaku atau kamu akan mati”


Jianlin dengan cepat menghentikan tuannya yang berjalan penuh amarah ke arah Wenxiao, Jianlin tahu siapa Wenxiao ini. Bagaimanapun dia tidak bisa membiarkan tuannya merusak rencana mereka, Keluarga wang tidak termasuk kedalam musuh mereka dan dia juga tidak ingin tuan nya memiliki banyak musuh lagi.


“Tuan hentikan, mari kita pergi”


“Menyingkir atau kamu menggantikan dia mati?”


Jianlin meneguk ludahnya kasar tapi dia tidak gentar, Xukai semakin tersulut emosi dan meninju wajah Jianlin hingga terpental ke lantai dansa. Xukai sudah gelap mata, dia pun melangkah kejam ke arah Wenxiao yang sudah terkapar tak berdaya.


TRING TRING


Suara melodi ponsel memenuhi suasana mencengkam klub itu, siapapun pemilik ponsel itu pasti akan mati itu pikir mereka, tapi siapa sangka ponsel itu berasal dari pakaian Xukai. Xukai mengerutkan keningnya dan mengambil ponsel dari balik jasnya.


Wanitaku\~\~


Nama pemanggil terpampang jelas di mata Xukai, ia menyipitkan matanya dan menjawab panggilan tersebut


“Kenapa kamu baru mengangkatnya ? Aku sudah mengirimkan pesan sejak tadi, aku besok akan pergi ke perusahaan dan aku berniat meminta tolo…”


“Wang Wenxiao atau aku?” Tanya Xukai


Semua orang terdiam setelah mendengar pernyataan yang sepertinya romantis atau memaksa itu, mereka menunggu jawaban dari sang penelepon yang mereka yakini itu adalah nona Ying.


Xukai menekan speaker ponselnya dan berjongkok didepan Wenxiao, ia pun mengarahkan ponselnya ke telinga Wenxiao untuk didengar.


“Apa sih yang kamu tanyakan, aku…


“Jawab”


“Tentu saja kamu, apakah itu masih perlu ditanyakan? Kenapa kamu menyebut nama pria wang itu?!! Jangan pernah menyebutkannya lagi”


Panggilan dimatikan secara sepihak, Xukai tidak marah dengan hal itu sebaliknya dia merasa hati nya sangat senang. Wenxiao yang mendengar jawaban Ying mengepalkan jari-jarinya penuh kemarahan dan berkata “ kamu memaksanya”


Xukai menyeringai “Hatimu sakit bukan? Itu sudah cukup bagiku”


Xukai pun berdiri dan melangkah pergi dari lantai dansa diikuti Jianlin yang bertatih-tatih sambil memegangi wajahnya yang sakit. Sepertinya kakinya terkilir tapi pria itu tak memikirkan kakinya dan hanya mengucapkan rasa terima kasih kepada nona Ying yang telah menyelamatkan tuannya hari ini.


Aku harus melayani nona muda lebih baik lagi

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2