
Ying Hua menatap kepergian Xukai dari balik jendela kamar, ia masih tak mengerti dengan sikap Xukai sebelumnya. Ying Hua menyentuh pergelangan tangan yang sudah terpasang jam pemberian Xukai, dia mengetahui bahwa ini adalah barang mewah dengan harga ratusan juta. Sebenarnya apa rencana Xukai kepada dirinya dan keluarganya? Apakah dia benar-benar akan menghabisi keluarga Ying?
Ying hua menghela napas dan berjalan menuju tempat tidur, ia mengambil ponselnya dan mengklik permainan yang biasa dimainkannya. Dia masih belum lupa seseorang misterius dalam permainan ini, namun selama beberapa hari orang itu tak pernah online. Apakah sesuatu telah terjadi kepadanya? Entah kenapa Ying Hua merasa khawatir tanpa sebab.
Daripada mengkhawatirkan orang lain bukankah aku harus mengkhawatirkan diriku sendiri? Kini aku benar-benar harus hidup sebagai Ying Hua dan bertahan hidup. Aku harus hidup sampai…sampai kapan, cerita nya sudah tak memiliki ujung…Aku sama sekali tidak tahu bagaimana ending dari cerita ini. Apakah aku bisa bertahan dengan semua masalah yang ada?
...----------------...
Seorang wanita bersenandung sambil menyisir surai hitamnya, bola mata coklat cerah membawa kesan manis di wajah kecil itu. Lesung pipi nya terlihat saat dia menyeringai kecil, Wanita bernama Shishi itu terus bersenandung riang karena sebentar lagi dia akan keluar dari tempat terkutuk ini dan mengambil semua miliknya dulu.
“Xukai..Shishi mu akan kembali, kita akan bersama lagi seperti dulu. Aku akan memperlakukanmu dengan penuh cinta tidak ada lagi yang dapat memisahkan kita” Ungkapnya dengan tawa kecil
“Ahh benar aku memiliki seseorang lagi… Yangyang ku pasti akam cemburu jika dia tahu kalau aku mencintaimu. Tidak apa-apa, kalian berdua bisa memilikiku karena sejak awal aku adalah milik kalian dan kalian adalah milikku”
“Yangyang dia benar-benar sangat mencintaiku sampai mengorbankan hartanya agar aku bisa bertahan hidup hahaha” Tambahnya
Suara tawa mengerikan terdengar di lorong rumah sakit tak berpenghuni itu, malam yang mencengkam semakin menakutkan dengan aura yang keluar dari tubuh Shishi.
Shishi terus menatap cermin didepannya, dia tiba-tiba mengerutkan keningnya dan melempar sisir yang ia pegang ke arah cermin. Shishi berteriak penuh kemarahan sambil memegang cermin didepannya “Kenapa! Kenapa wajahku seperti ini! Aku adalah wanita tercantik dulu, kenapa kenapa!!!! Kembalikan wajahku dasar sialan!”
__ADS_1
“Hahaha benar, dia mengatakan aku harus mengambil wajahku yang dulu. Seorang penyihir telah mengambil wajahku dan dia adalah Ying Hua, wajah itu adalah milikku! Aku akan merobeknya dan menjadikan itu sebagai wajahku, Ying Hua tunggu aku hahaha”
Dibalik pintu seorang gadis berpakaian perawat mendengarkan semuanya dalam diam, dia sudah merawat wanita gila didalam ruangan itu selama bertahun-tahun. Kenapa wanita itu menargetkan nona Ying sebagai musuhnya?
“Dia semakin gila saja” Ungkap perawat itu
Perawat itu kembali ke kamar yang ia tempati, walaupun tempat ini menyeramkan dan dia harus merawat orang yang lebih menyeramkan dari tempat ini, dirinya mendapatkan upah yang sangat besar. Dia tak mempermasalahkan hal itu, uang adalah segalanya.
Perawat itu membuat panggilan dengan seseorang dan berkata “Tuan, sepertinya keadaan nona Shishi semakin membaik. Saya rasa dalam beberapa hari ini dia dapat keluar”
“Bagus, persiapkan segalanya. Aku akan menjemputnya dalam tiga hari”
Panggilan berakhir, perawat itu menghela napas lega karena pekerjaannya telah selesai dan dia dapat bermain keluar sepuasnya setelah ini namun perawat itu tak menyangka bahwa tiga hari kemudian dia merenggang nyawa dengan cara mengenaskan.
“Ughh… tu…tuan…ke..na..pa?”
Yangyang menatap tubuh tergeletak gadis perawat yang tak jauh darinya, dia harus menghabisi semua orang yang mengetahui keberadaan Shishi selama bertahun-tahun ini. Gadis ini sudah tahu terlalu banyak.
“Kamu sudah bekerja keras”
__ADS_1
Yangyang pergi meninggalkan gadis yang hampir mati di lantai rumah sakit kotor itu, gadis tersebut meneteskan air mata “A..aku belum menggunakan uang itu, ka..u a..kan me..nda…pat..kan.. kar…”
“Gadis yang menyedihkan, kenapa kamu membunuhnya?” tanya Shishi dengan wajah yang dibuat-buat menyedihkan
Yangyang melirik Shishi sekilas dan berkata “Tak ada alasan khusus, ayo pergi”
Shishi menatap mayat gadis tersebut kemudian menyeringai lebar dan berkata “Selamat tidur”
Shishi selalu mengingat perawat itu, dia adalah orang yang telah merawatnya dengan gigih dan selalu menyuntikkan sesuatu ketubuhnya sebelum tidur tak lupa perawat itu mengucapkan “selamat tidur” sebelum ia kehilangan kesadaran. Kini perawat itu mengalami apa yang dia rasakan dan dia sangat senang.
Shishi mengejar Yangyang dan berjalan disampingnya, wajah kecilnya tersipu karena sudah sangat lama dia tak memiliki perasaan senang seperti ini. Dia melirik wajah tampan Yangyang, seingatnya dulu Yangyang suka memakai tindik di telinganya namun sosok Yangyang yang ia kenal sekarang sangat berbeda. Pria itu terlihat penuh kelembutan dan elegan, entah kenapa Penampakannya yang sekarang membuat jarak mereka terasa jauh.
Asisten Yangyang membuka kan pintu mobil untuk Shishi, Shishi mengeluarkan senyum manisnya dan berterimakasih. Ia memasuki mobil dan menatap keluar jendela
“Akhirnya aku keluar dari neraka itu, aku bisa berbuat apapun setelah ini. Aku akan bertemu denganmu Xukai”
Mobil mewah itu segera menjauh meninggalkan rumah sakit tak berpenghuni itu dengan segala rahasia mengerikan didalamnya.
Bersambung
__ADS_1