Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Ying Hua Asli (3)


__ADS_3

Wanita itu memukul kepala Ying Hua, Ying Hua sangat kaget. Ia membulatkan matanya tak menyangka bahwa wanita ini semakin berani kepadanya.


“Kamu ingin aku laporkan ke polisi atas kasus penyerangan!”


“Penyerangan apanya! Anak ini semakin gila berkat komputer! Baiklah ayo kita mati hari ini!!! Ayo mati bersama ibu”


Suara teriakan wanita yang mengaku sebagai ibunya membuat Ying Hua jengah, banyak orang-orang mulai melihat mereka dengan penasaran dan rasa kesal. Ying Hua pun mencoba menenangkan wanita itu dan berkata “Baiklah baiklah, jangan berteriak lagi. Aku sedang sakit sekarang”


...----------------...


Ying Hua melirik ruangan yang ia tempati sekarang, setelah pertengkaran dengan seorang wanita yang mengaku sebagai ibunya membuat dia masih tak mengerti dengan situasinya sekarang. Wanita itu telah pergi untuk membayar administrasi tapi Ying Hua tetap masih ingin berada di ruangan VIP, nyatanya permintaan itu tak terkabul tapi dia malah diberikan pukulan maut di kepala.


“Tempat ini sangat kotor dan bau, terlalu banyak orang. Ini rumah sakit tapi mereka menyebarkan penyakit di satu ruangan, aku tidak bisa hidup di tempat seperti ini. Sangat kotor” gumam Ying Hua

__ADS_1


Ying Hua menatap seorang gadis kecil disamping tempat tidurnya, gadis itu diinfus dan kepalanya diperban sama sepertinya. Ia melihat gadis kecil tersebut sedang bermain dengan cermin pink lucu, Ying Hua memerhatikan pantulan cermina tersebut dan melihat wajah asing dipantulan. Ying Hua membalikkan tubuhnya namun tak ada sosok wanifa yang sama persis di pantulan cermin, tidak mungkin itu hantu kan?


“Haha hantu itu hanya mitos”


Gadis kecil itu mendengar perkataan Ying Hua dan menjawab “Hantu itu ada, ditempat ini sangat banyakkkkk”


Ying Hua merinding hebat, daridulu dia sangat membenci mahkluk tak terlihat itu. Ying Hua menatap cermin kecil gadis itu dan berkata “Bolehkah kakak meminjam cermin itu?”


“Hmm boleh, ini untuk kakak cantik”


Ying Hua mengambil cermin tersebut dan berkaca, saat ia melihat wajah asing di pantulan cermin ia segera menurunkan cermin tersebut dengan gesit. Apakah dia barusan melihat hantu? Wajah siapa itu? Dia bahkan belum pernah membunuh wanita sama sekali dan tak pernah mengingat wanita dengan wajah seperti kelinci ini?


“Tenang Ying Hua, kamu pasti salah lihat”

__ADS_1


Gadis kecil itu memerhatikan tingkah aneh Ying Hua, ia merasa kakak cantik didepannya sangat sakit.


Ying Hua kembali mengangkat cerminnya, ia membulatkan matanya saat melihat wajah asing itu. Ying Hua menyentuh bibir kecil, hidung mancung, serta ia memiliki dua gigi tengah seperti kelinci. Seingatnya dia tak pernah menemukan wajahnya semanis dan selucu ini, wajah siapa ini? Apakah setelah jatuh dari tangga keluarganya melakukan operasi wajah kepadanya?


“Akhh!!” Teriak Ying Hua


Gadis kecil itu menutupi telinganya, semua orang yang berada di satu ruangan kecil itu menghardik Ying Hua dengan tatapan tajam mereka. Ibu Ying yang baru masuk segera menghampiri anaknya dan menutupi mulutnya gemas


“Umm ummm” Ungkap Ying Hua yang bibirnya ditutupi sang ibu


“Anak ini semakin gila saja, apakah kamu mau memilih rumah sakit jiwa untuk perawatan ha!”


Ibu Ying melepaskan tangannya dari bibir sang anak, Ying Hua menarik napas panjang dan berkata kesal “Tangan itu bau amis! Sangat kotor! Beraninya kamu menyentuh bibirku”

__ADS_1


“Apa-apaan perkataan Formal itu! Sekarang ibu yakin untuk membawamu kerumah sakit jiwa!” Kesal Ibu Ying


Bersambung


__ADS_2