
Hargai karya author, jika tidak suka dan eneg sama ceritanya silahkan out. Semua episode saling berkaitan maka bakal banyak flashback dari masing-masing karakter. Terimakasih 🙏
Winwin menggelengkan kepalanya, ia jengah mendengar khayalan teman bodohnya ini. Mungkin Xiao Mu yang harus pergi ke psikolog…
...----------------...
Ying Hua yang ditarik paksa oleh Xukai mencoba memberontak untuk melepaskan diri, tapi kekuatan Xukai tak sebanding dengan kekuatan seorang wanita lemah seperti Ying Hua. Ying Hua merasa Xukai sangat kekanakan, dia yang memulai pertikaian ini lebih dulu tapi dia juga yang memperpanjang nya.
“Bisakah kamu menarik tanganku lebih lembut? Tanganku bisa lepas sekarang”
Xukai melonggarkan tangannya yang menarik Ying Hua, mereka berdua memasuki kantor Xukai dan pintu besar hitam pun tertutup rapat.
Xukai menyilangkan tangannya di dada sambil menyandarkan tubuhnya di meja belakangnya, dia berkata “ Apakah tidak ada yang ingin kamu katakan kepadaku?”
“Tidak ada” Jawab Ying Hua tanpa melihat Xukai
“Hah…Aku mendengar kamu di bully oleh mereka saat syuting, apakah kamu selemah itu? Apakah kamu tidak tahu siapa tunanganmu?”
Ying Hua mendelik tidak suka “Sekarang apa yang kamu bahas? Bukankah kamu ingin membahas aku yang tidak memberikan pesan sama sekali? Jangan membahas hal pribadiku”
“Pribadi haha, Ying Hua ingat kamu adalah artis dibawah perusahaanku. Saat kamu diperlakukan seperti itu menurutmu aku akan tinggal diam, mereka sama saja menjelekkan nama perusahaan ini” Jawab Xukai dingin
Ying Hua mengepalkan tangannya, dia hampir melupakan bahwa dirinya berada di naungan perusahaan Xukai. Dia hanya berpikir bahwa masalah ini tidak ada hubungannya dengan Xukai ataupun perusahaan, Xiang Ri Kui dan Wang Chen adalah masalah pribadinya.
“Tetap saja itu bukan masalah besar, sekarang opini publik sudah berbalik kepadaku”
“Benar, aku penasaran siapa yang mau menolong tunanganku ini…Apakah kamu berselingkuh?”
Ying Hua membulatkan matanya mendengar pertahyaan absurd Xukai, dari sisi mana dia berselingkuh? Lagipula dia yang melakukan semua hal itu tapi tidak mungkin dia memberitahukan hal itu kepada Xukai.
“Aku tidak tahu siapa yang membantuku…mungkin saja penggemarku?”
“Baiklah penggermar, kurasa kamu memiliki penggemar berbahaya. Aku akan melacaknya”
“Kenapa?!!” Teriak Ying Hua
“Maksudku kenapa repot-repot toh dia tidak menjatuhkanku kan?” Tambah Ying Hua
“Bisa saja suatu saat nanti dia berkhianat dan mencintai orang lain” Ungkap Xukai
Ying Hua menyeringai dan berkata sinis “Apakah hal itu mengingatkan mu tentang masa lalu Tuan Xukai?”
Xukai mendelik tak suka dengan pertanyaan Ying Hua “Apa maksudmu Ying Hua?”
”Wah kamu sejak tadi memanggil nama lengkapku terus menerus, apakah kamu semarah itu denganku? Aku hanya bertanya”
“Ying Hua aku peringatkan jangan lebih jauh dari ini”
“Baiklah, aku mengerti. Sekarang bisakah aku pergi?”
Xukai melangkah mendekati Ying Hua dan berdiri didepannya, Ying Hua menatap Xukai tanpa rasa takut entah kenapa beberapa hari ini setelah menemukan kemampuannya dia merasa tak takut dengan siapapun.
“Sekarang kamu berani menatapku”
“Apakah ada yang salah menatap tunanganku sendiri?”
“Aku tahu jadwalmu kemana…Jika kamu berani pergi menemuinya, aku tidak akan segan-segan”
“Wang Wenxiao? Kenapa aku tidak boleh bertemu dengannya? Apakah ada alasan khusus?”
Xukai menatap semakin dingin dan berkata “Jangan bergerak lebih jauh Ying Hua, aku tidak akan segan-segan kepadamu. Ingat persyaratan hubungan ini yaitu menghormati hubungan yang kita jalani walaupun tanpa rasa suka”
“Aku sudah menghormati hubungan ini tapi kamu… kamu selama ini menyembunyikan sesuatu dariku, benar aku tidak perlu mengetahui masa lalumu hanya saja kamu tidak perlu semarah itu kepadaku!! Apa salahku hingga kamu memperlakukan ku seperti ini! Karena aku mirip dengannya?” Teriak Ying Hua
Xukai tidak menjawab, suasana mencengkam menyelimuti keduanya. Ying Hua mengepalkan tangannya kuat untuk menahan tangisnya, dia tidak boleh lemah didepan Xukai atau dia akan diinjak-injak olehnya.
“Aku benci wajah ini” Ungkap Xukai dingin
Ying Hua tertawa, dia pun berkata sinis “Kalau begitu kenapa kamu bertunangan denganku? Apakah kamu memiliki sebuah rencana? Apakah aku pion nya atau aku pion Ratu dalam caturmu?”
__ADS_1
“Kamu sudah terlalu jauh, pergilah”
“Pergi?! Kamu yang membawaku kesini sekarang kamu mengusirku! Lihat sekarang! Setiap aku membahas wanita masa lalu itu kamu selalu tidak ingin melihatku!”
“DIAM!”
Ying hua terkejut mendengar suara teriakan Xukai, tanpa sadar dia meneteskan air matanya dan berkata “Apa salahku? Apakah aku pantas mendapatkan semua ini? Aku bahkan tidak mengenal kalian semua!! Kenapa kalian menganggu hidupku?!! Xukai kamu…lebih buruk daripada Wang Wenxiao! Hiduplah dengan masa lalu mu itu dan sakitilah orang yang sama sekali tidak bersalah!”
Ying Hua menghapus air matanya dan beranjak pergi, saat dia memegang kenop pintu…tiba-tiba tubuhnya dibalikkan dan sebuah aroma mint tercium dihidungnya. Bibir lembut Xukai menabrak bibir kecil nya, Ying Hua terkejut dan mencoba melepaskan diri dari pelukan Xukai
Xukai ******* bibir Ying Hua kuat, Ying Hua hampir kehilangan napas nya dan segera menggigit bibir Xukai hingga Xukai dengan cepat melepaskan bibirnya dari bibir merah Ying Hua.
“Sialan beraninya kamu menciumku!! Ingin mati hah”
Ying Hua akan menampar wajah Xukai namun Xukai lebih cepat menahan tangan Ying Hua dan mengenggamnya erat.
“Benar! Kamu benar…Aku masih hidup dengan masa laluku maka dari itu….Buat aku melupakannya”
Ying Hua menganga lebar mendengarkan pernyataan Xukai, apakah dia tidak salah dengar? Pria ini mengatakan hal seaneh itu?
“Apakah kamu bercanda? Sudah gila?!!” Kesal Ying Hua
“Iya aku gila…kamu”
“Bicara yang jelas! Sekarang lepaskan tanganku!”
“Tidak mau”
“Sialan kamu menciumku tanpa izin dan berteriak kepadaku, sekarang kamu mengatakan hal cringe seperti itu” Teriak Ying Hua
Apakah ini bagian dari rencanamu Xukai? Jika memang ini rencanamu, aku tidak akan jatuh kedalam perangkapmu
Xukai mendekatkan kembali wajahnya ke wajah Ying Hua, Ying Hua mencoba membebaskan diri tapi dia terperangkap di pintu “Jika kamu berani menciumku lagi…Aku akan membuatmu sengsara”
Xukai menyeringai dan menjawab lembut “Bisakah kamu membuatku sengsara?”
“Tentu saja bisa, berhenti mendekatiku. Apakah kamu memiliki alter ego? Kenapa aneh seperti ini?”
“Kenapa kamu tertawa? Aku sedang serius sekarang?” Kesa Ying Hua
“Aku akan mengantarkanmu bertemu dengan pria masa lalumu”
“Hah! Terserah”
Ying Hua mengelap bibirnya terus menerus hingga memerah, ia benar-benar membenci semua pria karakter novel ini kecuali ayah dan kakaknya. Kenapa semuanya suka sekali mencium mendadak? Dulu Wang Chen sekarang Xukai yah walaupun Wang Chen hanya kecupan dan Xukai… pria gila ini ******* bibirku?!!!
“Wajahmu memerah? Bukankah itu terlambat? Kita sudah melakukan ciuman itu 15 menit lalu” Ungkap Xukai
“Diam”
Ying Hua mengipasi dirinya dan selalu menanamkan kalimat “jangan jatuh kedalam perangkapnya Ying Hua, ini semua adalah rencananya”
Xukai melirik Ying Hua yang sedang mengipasi wajahnya, dia menatap wajah kecil cantik itu dan berpikir bahwa wajah itu bukanlah wajah yang dibencinya. Entah kenapa dia menemukan perbedaan yang spesifik antara Shishi dan Ying Hua, jika shishi memiliki wajah tegas dan tirus. Berbeda dengan Wajah Ying Hua yang terlihat menawan dengan pipinya yang montok. Xukai menatap pipi merah Ying Hua ingin sekali dia menyentuh pipi itu.
Ying hua merasa ditatap oleh Xukai mencoba untuk berpikir jernih, tetapi bayangan akan ciumannya dengan Xukai selalu teringat olehnya. Dia ingin sekali menabrakkan kepalanya ke dinding, dia harus melupakan ciuman itu.
Aming dan Bei yang melihat Ying Hua dan Xukai keluar dari pintu lantai parkir merasa kebingungan, mereka melihat suasana canggung dan pink diantara keduanya. Aming berpikir mungkin telah terjadi sesuatu yang spektakuler kepada nona nya.
Aming segera keluar dari mobil dan mendatangi keduanya “ Tuan Nona! Apakah tuan Mao mengantar nona saya keluar? Terimakasih dari sini saya akan membawa nona menuju jadwal selanjutnya”
Xukai melirik Aming sekilas dan beralih ke Ying Hua yang tetap diam bahkan tak melihat dirinya, ia pun berkata “Aku yang mengantar”
“Hah?” Tanya Aming merasa ada sesuatu yang salah dengan pendengarannya
“Apakah aku harus mengulanginya dua kali?” Tekan Xukai
Aming gelagapan dan menjawab cepat “Yah kalau begitu saya akan mengikuti dari belakang bagaimanapun saya adalah asisten aktris Ying Hua”
Xukai tak menjawab dan langsung bergegas pergi menuju mobilnya, Ying Hua menghela napas lelah…haruskah ia pergi semobil dengan Xukai?
__ADS_1
“Nona apakah ada sesuatu yang terjadi? Apakah kalian berdua hmmm?” Tanya Aming dengan wajah menggoda
“Apakah ada yang salah dengan otakmu! Aku bukan wanita yang mau melakukan hal seperti itu!”
“Memangnya saya memikirkan apa? Hayo anda ketahuan nona jika tuan muda sampai tahu habislah”
“Hmmp coba saja kamu memberitahu, aku akan melakukan sesuatu yang kejam kepadamu”
“Hah!!! Anda dan tuan Mao sudah melakukan sesuatu kan hingga takut saya memberitahu hal ini kepada tuan muda” Ungkap Aming
Suara klakson mobil mengalihkan pembicaraan mereka berdua, xukai membuka kaca mobil disisi lain dan berkata “Naik”
Ying Hua pun terpaksa menaiki mobil Xukai, Mobil mereka segera berangkat diikuti oleh mobil Aming dan Bei dan mobil mini hitam dari kejauhan.
“Haruskah kita mengikuti jadwal mereka Xiao Mu?” tanya winwin
“Harus! Jika kita ingin tahu siapa theyoung88”
“Hah…Aku lapar, permen karet ini bisa membunuhku”
Xiao mu memutar kedua bola matanya malas, dia melihat sekilas sosok Ying Hua diparkiran mobil, dia merasa bahwa Ying Hua adalah wanita tercantik yang pernah ia lihat secara langsung sayang sekali wajah cantiknya dia gunakan untuk membuat image buruk.
...----------------...
Wang Wenxiao sedang duduk di studio syuting sambil membaca beberapa majalah hiburan, ia masih begitu santai disaat semua staff berbisik-bisik tentang berita perusahaannya. Wang Wenxiao tidak memperdulikan hal itu karena urusan tersebut adalah tanggung jawab Wang Chen bukan dirinya yang tak menjabat apapun di perusahaan.
Seorang staff wanita mendekati Wang Wenxiao malu-malu walaupun keluarga Wang sedang dilanda permasalahan tetap saja aura ketampanan Wang Wenxiao tak dapat dipungkiri sama sekali.
“Tuan Wang ini… Saya membuat beberapa cookies coklat, anda bisa memilikinya. Saya membuatnya sendiri”
Wang Wenxiao tersenyum sambil mengambil kotak cookies staff wanita dan berkata “Terimakasih atas cookies nya tapi lain kali tidak perlu membuat hal seperti ini, kamu pasti kelelahan”
“Ahh tidakkk! Kalau begitu saya permisi dulu”
Staff itu berlari menuju teman-temannya yang menunggu kabar baiknya, sutradara Gu melihat kejadian itu dan mendekati Wang wenxiao. Ia tertawa dan berkata “Kamu sangat populer, sekarang staff wanita hari ini tidak akan fokus dengan kehadiranmu”
“Tapi…apakah Ying hua akan datang? Aku dengar dia baru saja mendapatkan masalah dengan sutradara Yu Chao” Tambah Sutradara Gu
“Yah… Dia tidak lemah, diberitakan seperti itu merupakan hal biasa untuknya” Jawab Wang Wenxiao santai
“Aku rasa itu salah, seseorang akan terkena dampak negatif dari berita buruk. Kamu sebaiknya berpikir dari sisi lain”
“Hahaha sekarang sutradara Gu sudah beralih pekerjaan menjadi penasihat?” Canda Wang Wenxiao
“Hahaha mungkin aku cocok menjadi penasihat, sebaiknya kamu juga memikirkan kembali kata-kata ku. Bukankah kalian dekat?”
Wang Wenxiao terdiam, dia dan Ying Hua memang berteman sejak kecil hanya saja hubungan itu hanyalah hubungan yang dipaksakan dari keluarga mereka tapi Wang Wenxiao tak pernah membenci wanita itu.
Suara bisik-bisik semakin besar, di pintu masuk terlihat sosok yang selama ini sudah lama tak dilihatnya. Sudah berapa lama ia tak tahu bahwa Ying Hua tidak mengikutinya lagi? Entah kenapa hal itu membuat hati nya terasa sakit dan kosong.
“Selamat siang sutradara Gu, maafkan saya karena terlambat” Ungkap Ying Hua sambil menunduk
“Haha tidak masalah tidak masalah, aku sangat bersyukur kamu datang. Aku tidak tahu siapa lagi yang cocok memainkan iklan ini, aku sangat berharap besar padamu” Balas Sutradara Gu
“Terimakasih, saya Ying Hua akan bekerja keras”
“Bagus semangat yang bagus, jadi ini adalah…” Tanya Sutradara Gu sambil melirik Xukai yang sedari tadi diam
“Ah ini adalah tunangan saya, anda pasti kenal kan Tuan Mao dan ini adalah asisten saya Tuan Aming dan yang kecil ini adalah penata rias saya”
Hah? Aku penata rias? Pikir Bei bingung
“Ahh begitu, halo tuan Mao saya adalah sutradara Gu untuk iklan nona Ying Kali ini” Ungkap Sutradara Gu berkeringat dingin di punggungnya, dia tak menyangka bisa menemui orang hebat di negara ini
Xukai menganggukkan kepalanya membalas salam sutradara Gu. Sutradara Gu memaklumi gaya Tuan Mao yang dikenal dingin dan tak suka berbicara banyak.
Wang Wenxiao yang melihat mereka bercengkrama merasa kesal, dia pun mendekat dan berkata “Huaer akhirnya kamu datang dan halo tuan Mao”
Hah akan terjadi perang kah hari ini? Apakah aku bisa tentram sehari saja. Pikir Ying Hua
__ADS_1
Bersambung