
Ying Hua bangun pagi pagi sekali untuk menyiapkan dirinya sangat megah malam nanti, dia harus tampil semaksimal mungkin untuk mengbumkam semua orang bahwa dia adalah wanita tercantik di negara ini. Bagaimana bisa dirinya dibandingkan dengan wanita yang sudah mati dari kubur?
“Aming sudah periksa tata rias untukku nanti malam?”
“Tentu saja nona, semuanya sudah beres anda hanya perlu menyiapkan diri dan.. mental pastinya”
“Mental ku baik baik saja, aku tidak sabar untuk melihat wajah semua orang nanti”
Ying Hua menuruni tangga dan menatap sosok jiazhen yang sudah lama tak terlihat, kini hubungan keduanya sedikit renggang berkat ketidakpercayaan kakaknya. Ying hua masih menyimpan rasa kecewa hanya saja dia tidak bisa membenci kakaknya, pria itu selalu menjadi tameng nya di dalam novel ini, satu keburukan tidak boleh menggelapi kebaikan yang ada.
“Kamu baik baik saja?” Tanya Jiazhen gugup
Jiazhen entah kenapa tidak bisa menatap mata adiknya lama, dia merasa bersalah karena sikapnya dirumah sakit waktu lalu. Setelah menemukan kebenaran dia tak mampu mengatakan permintaan maaf, dia malu dan menjadi kakak yang tak berguna.
“Aku baik” Jawab Ying Hua tersenyum tipis
“Xukai dan kamu? Apakah kalian akan memutuskan hubungan?”
Ying Hua menghentikkan jalannnya, dia menundukkan kepala dan berkata datar “Biarkan dia yang memutuskan”
Jiazhen pertama kali melihat adiknya yang ceria bertindak sangat dingin dan menjauh, dia tidak tahu apakah itu karena dirinya atau karena Xukai. Tapi dia harus melakukan satu hal yang pasti, Jiazhen berdiri dan mendekati Ying Hua “Aku minta maaf”
Ying Hua melirik kakaknya sedikit terkejut, sudah berapa minggu berlalu dan dia baru menerima permintaan maaf kakaknya. Apakah gengsi pria setinggi itu?
“Aku mengerti” Jawab Ying Hua
“Kamu tidak memaafkanku? Itu jawaban yang buram”
__ADS_1
“Kamu tahu itu sangat sulit kan? Kamu adalah orang yang aku sayangi dan aku percayai tapi ketika kamu memperlakukan ku sebagai penjahat membuatku sakit. Ibu kangguru saja melindungi anaknya didalam kantong walaupun sudah besar bagaimana bisa kamu tidak melindungiku dan membela orang asing yang sudah jelas musuhku” Kesal Ying Hua
“Lupakan… Biarkan aku memikirkan hal ini tapi bagaimanapun juga aku tidak membenci mu, kamu adalah kakakku yang sangat aku sayangi” Tambah Ying Hua
Jiazhen mengepalkan tangannya, dia tak menyangka bahwa adiknya akan sesakit itu. Dia benar benar bersalah, dia memang pantas menjadi kakak yang tak berguna selama ini adiknya selalu menyayangi dan menyelamatkannya.
“Aku benar benar menyesal, kamu tidak perlu memaafkan kakak, kakakmu ini memang bersalah dan memang pantas mendapatkannya”
Ying Hua menahan air mata nya yang akan jatuh, dia segera pergi dari rumahnya dan masuk ke mobil dengan tangisan yang tak terdengar oleh siapapun. Memang benar darah lebih kental daripada air, dan dia tidak bisa membenci kakaknya sama sekali.
“Nona anda benar benar jelek sekarang, wajah ini pasti tak akan bersinar di pesta malam nanti” Ungkap Aming di kursi kemudi
“Diam, cepat jalan”
“Pemarah sekali” Gumam Aming
Ying Hua memandang langit biru dibalik jendela mobil, hati nya kini perlahan membaik walaupun masih ada satu masalah yang belum terselesaikan.
“Cepat lah bergerak atau Xukai akan meninggalkanku! Kenapa kalian ini lama sekali sih!” Teriak Shishi tak sabar
Wanita penata rias disampingnya ini sangat lama, dia ingin menemui Xukai secepatnya dan memperlihatkan wajah dan tubuh seksinya. Dia harus tidur dengan Xukai malam ini apapun kondisinya.
“Sudah siap nona”
“Huh lama sekali, cepat menyingkir”
Shishi melihat wanita di cermin dengan balutan gaun merah yang mempesona, bagian dada nya terbuka lebar begitu juga punggungnya, belahan gaun di bagian kaki kanan menuju paha menambah aura centil. Dia mengagumi dirinya sekarang, tidak sia sia dia melakukan operasi dengan wajah yang mirip dengan wanita itu setidaknya wajah inilah yang disukai Xukai sekarang.
__ADS_1
Shishi bergerak cepat keluar dari kamar rias dan menatap Xukai yang sedang berdiri tegak sambil merokok, aura pria tersebut memang tak akan lekang oleh waktu. Shishi menyesal pernah memilih Yangyang daripada Xukai.
“Xukai! Lihat aku, apakah ini terlihat cantik?” Tahya Shishi centil
Xukai memandang keatas dan kebawah dengan jijik tapi Shishi tidak dapat mengartian tatapan Xukai, dia mengira Xukai tergugah olehnya dan Shishi senang akan pilihan pakaiannya malam ini.
“Ayo pergi” Shishi mencoba mengambil lengan Xukai sayangnya Xukai dengan cepat pergi meninggalkan Shishi dibelakang
Disisi lain di sebuah salon mewah semua orang melebarkan mulut mereka melihat gadis cantik didepan cermin, gadis itu sangat murni dan anggun. Ini adalah pilihan terbaik untuk pesta malam ini.
“Gaun yang anda pilih sangat simple nona tapi kenapa anda memilih ini?” Tanya Aming masih bingung
Aming memilihkan Ying Hua gaun gaun berenda seksi yang memperlihatkan tulang selangka dan tubuhnya tapi Ying Hua menolak dan memilih gaun tertutup.
“Aming kamu ingat ini hanya pesta makan malam tapi disisi lain drama ini berkisah tentang perjuangan seorang wanita kuno. Tidak mungkin aku memakan pakaian seksi seperti di red carpet saat pesta makan malam kan? Bagaimanapun aku harus menunjukkan wanita kuno yang sedang berjalan di zaman modern. Ini pilihan terbaik!” Ungkap ying Hua dengan senyum manisnya
Pemilik salon ikut memberi persetujuan dengan bersemangat “Ini benar! Hanya sebuah pesta makan malam bukan red carpet kenapa terlalu heboh tapi saya tak menyangka nona akan secantik ini dengan gaun simple”
“Ini semua berkat kalian semua, terimakasih atas bantuannya”
Semua orang disalon tersebut terpukau dengan kebaikan dan keramahan Ying Hua, siapa yang menyebarkan berita bahwa Ying Hua ini buruk dan wanita sampah! Cepat keluar! Lihat dewi Ying ini, dia sangat memerhatikan segala hal dan begitu lembut.
Ying Hua tak akan mengira bahwa semua pegawai salon mulai membabi buta menjadi fans fanatiknya di masa depan nanti.
Foto gaun Ying Hua
__ADS_1
Foto gaun Shishi