
Kini Ying Hua dan Ying Jiazhen berada di ruangan kantor Jiazhen, Ying Hua duduk didepan kakaknya dengan mata penuh binar cahaya.
"Baik coba jelaskan apa yang kamu katakan sebelumnya"
"Aku bisa membuat iklan perusahaan kita dilirik oleh para investor dan orang-orang kak"
"Bagaimana caranya?"
"Aku akan menjadi bintang iklannya dan aku..."
"Tunggu sebentar, kamu sebelumnya tidak mengatakan bahwa kamu akan menjadi bintang iklan ini. Kamu tahu kan bagaimana reputasi mu di mata masyarakat Ying Hua?"
"Aku tahu maka dari itu aku memutuskan hal ini, apakah kakak tahu kalau aku terkenal dengan reputasi ku yang buruk? Kita bisa memanfaatkan hal itu untuk memberikan keuntungan bagi kita kak"
"Apakah kamu sedang bercanda denganku, Ying Hua walaupun kamu adalah keluargaku aku tidak mengizinkan kamu untuk menghancurkan usaha yang aku pertahankan dalam bisnis ini. Pulanglah dan tidur di tempat tidurmu sekarang!"
Ying Jiazhen berdiri dengan kesal, tiba-tiba Ying Hua menahan tangan Jiazhen dan menatapnya dengan penuh kesedihan. Ia kira keluarga nya tidak menganggap dia sebagai manusia yang buruk tapi nyatanya kakaknya sendiri masih beranggapan seperti itu setelah semua usaha untuk memperbaiki dirinya dalam beberapa bulan ini.
"Aku kira kakak tidak berpikir seperti itu denganku, ternyata kakak sama saja dengan orang-orang yang mengatakan aku buruk padahal mereka belum pernah mengenal ku sama sekali tapi kamu sudah mengenal ku dari kecil kamu juga tahu bahwa aku sudah mengalami perubahan. Apakah kakak tidak bisa melihat itu? Apakah kakak tidak bisa melihat hal kecil yang baik dari diriku? Aku sudah sangat bersemangat untuk membagikan hal ini dengan kakak tapi ternyata aku salah. Baik aku akan pergi, maaf mengganggu waktu kakak"
Ying Hua segera berdiri dan melangkah cepat keluar dari ruangan kakaknya. Dia tahu bahwa dirinya tidak baik dulu tapi dirinya yang dulu tidak begitu jahat juga, dia bahkan tak pernah melukai seorangpun dan hanya mengerjar cintanya jadi apa yang salah ? Apakah perbuatannya sebegitu jahat dan buruknya hingga membuat spekulasi negatif tanpa melihat kebaikan dirinya selama ini.
Ying Hua keluar dari lift dan melangkah sambil menahan air matanya, karena terburu-buru dia menabrak bahu seseorang. Ying Hua segera meminta maaf dan berlari cepat keluar dari hotel Ying.
"Dia...Adiknya Jiazhen" Ungkap YangYang
Setelah beberapa detik kepergian Ying Hua, Ying Jiazhen segera keluar dari dalam lift dan berjalan dengan raut wajah buruk. YangYang menduga ada yang terjadi dengan kakak beradik itu.
"Jiazhen ada apa?"
"Hah hah...Apakah kamu melihat adikku?"
__ADS_1
"Hmm dia baru saja pergi, apakah kamu baik-baik saja? Wajahmu terlihat sangat buruk"
"Tidak, aku harus pergi. Terimakasih"
Ying Jiazhen dengan cepat melangkah keluar dari hotelnya dan mengejar sosok Ying Hua namun semuanya terlambat karena Ying Hua sudan memasuki mobil keluarga nya dan pergi dengan cepat.
Astaga apa yang telah aku lakukan, dia sudah berubah begitu banyak tapi aku masih menganggap nya sebagai Ying Hua yang dulu. Ying Hua maafkan aku, aku tidak bermaksud seperti itu.
Didalam mobil Ying Hua tanpa sadar telah mengeluarkan air matanya, dia menatap keluar jendela dengan wajah sedih. Kenapa sangat sulit membuat orang-orang percaya dengan nya? Dia sudah menjadi lebih baik dengan melakukan hal-hal yang ia senangi, dia tidak masalah dengan masyarakat yang masih menganggap nya buruk tapi dia sangat sedih jika keluarga nya masih memiliki pemikiran seperti itu dan tidak mempercayai nya sama sekali.
Aku tahu aku bukanlah Ying Hua asli, tapi rasanya begitu menyakitkan dianggap seperti rendahan didepan keluargamu sendiri. Bagaimana bisa Ying Hua yang dulu menahan semua cibiran jelek tentangnya, aku yang palsu ini saja sakit saat mendengar perkataan Ying Jiazhen. Kamu adalah orang yang sangat hebat Ying Hua asli, hanya karena cinta semua orang menatapmu buruk. Kamu bahkan tak membunuh siapapun ataupun mencuri tapi kamu dipandang sebagai sampah.
"Nona kita mau kemana?"
"Bawa aku ke taman"
"Baiklah nona"
"Ibu apa Ying Hua sudah kembali?"
"Ahh Jiazhen, Huaer belum kembali sejak tadi. Apa terjadi sesuatu?"
"Ibu...Aku benar-benar gagal menjadi seorang saudara yang baik untuknya. Aku mengatakan hal-hal buruk kepada Huaer. Apa yang harus aku lakukan ibu"
"Jiazhen, ibu tahu kamu adalah saudara yang paling baik untuk Huaer. Kamu menyayangi adikmu dan melindungi nya selama ini dari orang-orang yang ingin melukainya. Kamu tahu pastinya apa yang harus kamu lakukan bukan? Kamu juga tahu Huaer sangat menyayangi mu hanya saja dia malu untuk mengungkapkan rasa kasih sayangnya karena kamu terlalu keras kepadanya. Jiazhen, Huaer sudah berubah. Dia berubah menjadi wanita yang sangat baik dan perhatian, ibu harap kamu melupakan Huaer yang dulu dan melihat Huaer yang sekarang. Pergilah cari adikmu, kamu tahu seharusnya dimana dia berada"
Ying Jiazhen memutuskan panggilannya dengan sang ibu, dia pun segera menuju parkiran dan mengendarai mobilnya dengan cepat. Teman-teman nya melihat kejadian itu dengan bingung.
"Sepertinya Jiazhen sangat mencintai adik kesayangannya" Ungkap Xiao Zhan
"Apakah kamu tahu sesuatu yang terjadi Yangyang?" Tanya Li Kui
__ADS_1
"Hmm entahlah" Jawab YangYang dingin
Ying Hua, Ying Hua... Gadis itu tidak mengingat ku sama sekali. Ternyata dia lupa ingatan adalah sebuah fakta. Pikir YangYang
Ying Hua kini berada di taman dan menatap ke arah sungai dengan perasaan sedih, dia menangis sambil berteriak. Semua orang melihat Ying Hua dengan tatapan aneh, tapi Ying Hua tak memperdulikan nya.
"Wahhh...Aku hanya ingin menjadi lebih baik, aku sudah menjadi orang baik kenapa tidak ada yang percaya denganku huaaaa"
Ternyata dunia novel tidak seindah aslinya, benar-benar sangat mengerikan.
"Huhu padahal aku hanya ingin berbuat baik tetap saja salah dimata orang-orang"
"Apakah dengan berteriak membuat perasaanmu lebih baik Ying Hua?"
Suara yang sangat familiar membuat Ying Hua memalingkan wajah nya kesamping dengan gugup, dia menatap horor kepada orang disampingnya. Kenapa pria ini seperti lalat yang selalu menghinggap dimanapun dia berada.
"Jangan pedulikan aku, urus saja urusanmu sendiri"
"Tidak aku sangka kamu menjadi lebih berani sekarang"
"Wang Wenxiao jangan ganggu aku, pergilah. Aku tidak ingin melihat wajahmu sekarang"
Aku tidak ingin berurusan denganmu juga. Adikmu yang psikopat itu pasti akan mengancamku lagi.
"Tapi aku ingin melihat wajahmu sekarang. Bagaimana dengan itu?"
Si sialan ini masih saja mengganggu ku. Terserahlah aku yang pertama kali kesini, jadi dia saja yang pergi.
"Pergi"
"Tidak berteriak lagi?" Tanya Wang Wenxiao
__ADS_1
Ying Hua kamu sangat berbeda dengan yang dulu, padahal aku sudah berada disampingnya dan dia masih tidak menggubris ku. Aku yakin ini adalah taktiknya untuk menarik perhatian ku, dan sekarang dia telah berhasil. Sialan