Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Shishi Kembali


__ADS_3

Xiang Ri Kui menggigil ketakutan di atas tempat tidurnya, ia tidak menjawab semua panggilan ataupun pesan yang terus berbunyi. Ia menatap lurus kedepan, ia tidak membunuh Ying Hua. Wanita gila itu yang melakukannya sendiri.


Beberapa jam sebelum kejadian…


Xiang Ri Kui sedang masa penahanan oleh agensinya, itu semua berkat berita yang keluar beberapa hari lalu. Dia sangat terkejut ada seseorang yang bisa menemukan keburukannya, padahal dia sudah bermain serapi mungkin. Dia yakin orang ini adalah musuhnya dan satu- satu nya musuh yang ia punya adalah Ying Hua.


“Wanita sialan ini seharusnya kusingkirkan dari dulu”


Xiang Ri Kui sudah menghubungi Wang Chen sejak beberapa hari lalu bahkan mengirimkannya pesan, tapi tak ada satupun jawaban dari Wang Chen. Pria bodoh itu seolah-olah menghindarinya, menurutnya dia bisa menyingkarkan ku? Aku lihat kamu akan memohon-mohon kepadaku setelah berita ini menghilang.


Suara bel pintu terdengar, Xiang Ri Kui menyeringai, dia yakin itu adalah Wang Chen tanpa memeriksa dari layar yang menunjukkan siapa pengunjung apartemen. Saat dia membuka pintu senyumnya pudar, ia melihat orang yang sangat ia benci. Kenapa wanita ini berani datang ketempatnya? Apakah dia ingin mengejeknya?


“Kenapa kamu kesini?”


“Bisakah kita berbicara di jalur tangga, berbicara di dalam apartemenmu membuat aku tidak yakin akan keselamatan ku”


“Hah!! Jangan bercanda! Aku tidak mau berbicara denganmu”


Xiang Ri Kui akan menutup pintu namun mendengar ucapan Ying Hua, ia mengurungkan niatnya.


“Tuan Kai, Tuan Pi, Tuan Zhing… dan masih banyak lagi, perlukah aku menyebarkannya sekarang juga nona Xiang?” Ancam Ying Hua menyeringai


“Hah!! Sialan! Ternyata itu benar kamu! Aku sudah menduganya”


“Terimakasih telah memikirkan ku ditempat pertama, jadi bisakah kita berbicara empat mata?”


“Apa yang ingin kamu katakan?”


“Tidak bisa disini, aku takut seseorang akan melihat kita dan berita buruk mu akan muncul. Apakah kamu menginginkan hal itu?”


Xiang Ri Kui mengepalkan tangannya, ia pun memutuskan untuk menuruti permintaan Ying Hua. Mereka memasuki pintu mengarah ke jalur tangga, Xiang Ri Kui kini berhadapan dengan Ying Hua.


“Aku tahu semua rahasiamu Xiang, aku hanya ingin kamu menyingkir dari Keluarga Wang” Ungkap Ying Hua


“Sudah aku duga, tidak mungkin kamu akan melepaskan Wang Wenxiao begitu saja! Jadi selama ini kamu berakting yah?” Sindir Xiang Ri Kui


“Berakting atau tidak itu tak masalah, bukankah sekarang Wang Wenxiao sangat melirikku haha, dia bahkan melakukan kerjasama iklan denganku. Sepertinya aku menang lagi”


Xiang Ri Kui mengepalkan tangannya kesal, Ying Hua adalah wanita yang selalu ia benci. Sejak pertama kalo bertemu dengannya, dia merasa iri dengan kekayaaan dan kasih sayang keluarga Ying. Gadis ini selalu dimanja dan diberikan barang-barang mahal sedangkan dirinya selalu mendapatkan barang-barang bekas Ying Hua.


Xiang Ri Kui bisa memasuki pertemanan keluarga elit itu karena ayahnya yang pernah menyelamatkan ibu Wang. Ibu Wang hampir mengalami kecelakaang dan ayahnya seorang penjual makanan menyelamatkan wanita tersebut tanpa meminta imbalan namun Ibu Wang merasa berterimakasih dan meminta suami nya untuk memberikan pekerjaan kepada ayahnya di perusahaan, sejak saat itulah ia pindah ke keluarga Wang dan berteman baik dengan keluarga kaya itu.


Walaupun ayahnya sudah mendapatkan tempat bagus di perusahaan, dia dan ayahnya masih belum puas dengan yang mereka dapat. Xiang Ri Kui iri dengan seorang gadis cantik bernama Ying Hua sejak kecil, gadis itu adalah teman baik anak bernama Wang Wenxiao. Saat dia pertama kali melihat Wang Wenxiao ia jatuh cinta pada pandangan pertama, setelah mengenal hubungan antara Wang Wenxiao dan Ying Hua, dia tertawa senang ternyata Wang Wenxiao tak menyukai gadis itu dan dia pun mendekatinya.


Ayahnya berhasil mendapatkan tempat tinggi di perusahaan setelah berjuang menjilat ibu Wang, akhirnya dia dan ayahnya menjadi kaya raya. Dia pun meminta kepada ayahnya agar dia memiliki ikatan dengan Wang Wenxiao melalui pertunangan sayangnya usulan tersebut ditolak oleh keluarga Wang karena Wang Wenxiao akan ditunangkan dengan Ying Hua, itu merupakan kesepakatan dua keluarga mereka sejak dulu. Hal itulah yang membuat rasa iri Xiang Ri Kui berubah menjadi rasa benci.


“Apakah kamu sedang mengenang masa kecil kita Xiang Ri Kui?” Goda Ying Hua yang melihat wajah termenung Xiang Ri Kui


“Diam! Kamu tidak pantas mendapatkan Wang Wenxiao!”


“Apakah menurutmu kamu pantas! Kamu hanyalah ****** pria tua? Pasti punyamu sudah longgar!”


Xiang Ri Kui marah dan mendorong Ying Hua, tapi Ying Hua tertawa dan memicu kemarahan Xiang Ri Kui “Aku dengar Wang Chen tak menerima panggilanmu yah? Mungkin dia sudah ingin membuangmu. Dari dulu kamu tahu dia sangat ingin memilikiku sayangnya aku tak tertarik dengan anak gila itu”


“Siapa yang kamu panggil gila! Kamu adalah wanita gila! Dia tidak akan membuangku”


“Lalu lalu aku menemukan informasi baru tentangmu, aku dengar ibumu pelacur? Hahaha kamu anak pelacur yah, bagaimana bisa seorang artis dengan citra baik terlahir dari rahim seperti itu? Ahh sekarang aku tahu darimana sifatmu yang suka mengangkang kepada pria tua”


“Diam!!” Teriak Xiang Ri Kui hingga mendorong Ying Hua cukup keras ke arah tangga, saat dia melihat Ying Hua akan jatuh. Xiang Ri Kui melihatnya dengan jelas wanita itu menyeringai lebar

__ADS_1


Xiang Ri Kui menyadari tindakannya, ia pun berlari panik dari tempat itu meninggalkan sosok Ying Hua yang sudah tak sadarkan diri dengan lantai penuh darah. Xiang Ri Kui tak menyadari sebuah cahaya merah kecil menyala di sudut atas jalur tangga dan penjaga melihat semua kejadian tersebut


“Sialan! Sialan, bisa-bisanya aku terjebak dalam permainannya! Seharusnya aku sudah tahu wanita psikopat itu bisa bermain seperti itu!”


Xiang Ri Kui memeluk lututnya ketakutan, semua orang pasti sedang mencercanya. Dia adalah artis dengan citra baik tapi semuanya hancur karena Ying Hua, dia tidak akan melepaskan wanita itu sampai mati.


“Ying Hua aku akan membunuhmu”


...----------------...


Ying Hua yang tertidur mencium aroma tak asing di hidungnya, dia membuka mata bengkaknya secara perlahan dan melihat ruangan yang bermandikan cahaya bulan dari balik jendela. Ying Hua mengikuti arah aroma nikotin didekatnya dan menemukan sosok Xukai sedang duduk di sofa.


Sofa itu terletak tak jauh dari tempat tidur Ying hua, pria itu menghisap rokoknya sambil menatap Ying Hua.


“Kamu tahu merokok dilarang dirumah sakit” ungkap Ying Hua


Xukai tak menjawab dan terus menatap Ying Hua, Ying hua tak memiliki kekuatan untuk bertengkar dengannya dan berkata lemah “Pergilah jika kamu ingin mengajakku bertengkar atau memarahiku karena tak mengirimkan pesan. Aku sangat lelah hari ini”


Ying Hua memutuskan untuk berbaring, ia mendengar suara langkah berat mendekatinya. Ying Hua menahan napas dan berpura-pura tidur.


“Sakit?” Tanya Xukai


Ying Hua membuka matanya terkejut, tanpa sadar air matanya kembali mengalir. Kakaknya yang ia sayangi bahkan tak menanyakan hal itu kepadanya, dia tak mengkhawatirkan keadaannya tapi kenapa pria kejam ini bisa bertanya seperti itu.


“Sakit” jawab Ying Hua pelan


“Jika tahu sakit kenapa melakukan hal itu, aku bisa melakukan hal itu untukmu”


“Aku…aku tidak ingin melakukan hal itu”


Xukai diam dia pun duduk disamping Ying Hua menatap punggung sedih didepannya.


“Jangan lakukan hal itu, aku bisa membalaskan dendammu. Aku sudah mengatakannya kepadamu, aku adalah Xukai Tunangan Ying Hua. Aku bisa melakukan apa yang kamu inginkan”


Ying Hua menahan tangisnya, seseorang mengulurkan tangan kepadanya dan orang itu adalah Xukai. Di dunia ini tak ada seorangpun yang mau memihaknya untuk melakukan hal jahat, setiap dia berbuat buruk dia akan dicaci maki dan disudutkan tapi Xukai dia akan mengabulkan apa yang ia inginkan walaupun itu dalam hal membunuh.


“Jangan menangis, itu berisik”


“Hiks aku tidak menangis sialan”


“Aku akan membiarkan hari ini kamu berkata kasar” Balas Xukai


Ying Hua menangis malam itu ditemani oleh sosok Xukai menatap punggungnya.


Jika ada pertanyaan apakah aku ingin kembali? Aku ingin kembali tapi jika Xukai memperlakukan dengan baik…kenapa aku menjadi ragu?


...----------------...


Disebuah ruangan remang-remang, terlihat sosok tinggi berdiri disamping tempat tidur usang. Seseorang terduduk di tempat tidur tersebut, pandangannya kosong, wajah orang itu sangatlah kurus hingga tulang pipinya terlihat.


“Aku tidak menyangka kamu bisa bangun” Ungkap seseorang dengan suara beratnya


“Kamu…melakukannya?” Tanya suara parau itu


Kesunyian menyelimuti keduanya, suasana malam di sebuah rumah sakit tak terpakai menambah kesuraman diantara mereka. Orang yang terduduk di tempat tidur adalah seorang gadis dengan surai pendek nya, ia pun berkata “Yangyang, apa yang kamu rencanakan?”


Yangyang tetap diam, ia menatap gadis kurus di tempat tidur tersebut dan menjawab “Rencanaku belum selesai dan aku masih membutuhkanmu”


“Seharusnya aku sudah mati…ke..kenapa kamu melakukan ini?” Tanya gadis itu sedih

__ADS_1


“Apakah kamu tidak ingin melihat wajahnya lagi Shishi?” Tanya Yangyang


Gadis bernama Shishi itu menundukkan kepalanya sambil menahan air mata, melihat wajah pria yang pernah ia khianati adalah hal yang sangat memalukan untuknya. Dia memiliki rasa bersalah besar kepada Xukai, dia tak ingin menemuinya lagi.


“Lebih baik aku mati, aku sudah tak pantas hidup”


“Benarkah? Apakah kamu tidak tahu bagaimana kehidupan Xukai sekarang?”


Shishi menggegam selimut usang yang menyelimutinya, ia ingin tahu tapi dirinya merasa tak pantas untuk tahu. Dia takut Xukai akan terpuruk setelah pengkhianatannya, apalagi Xukai telah membunuhnya. Pria itu pasti sangat sedih dengan segala yang terjadi, tapi dia tidak bisa memilih Xukai saat itu.


Yangyang menghela napasnya malas dan melemparkan surat kabar kepada Shishi, Shishi yang bingung mengambil surat kabar itu dan membulatkan matanya saat melihat judul berita yang tak pernah ia sangka.


“Pertunangan Mao Xukai dan Ying Hua menggemparkan negara”


“Apa ini? Pertunangan Xukai? Bagaimana dia bisa bertunangan bukankah Xukai tidak menyukai siapapun selain aku?” Tanya Shishi gemetar


“Kamu masih percaya diri? Menurutmu kenapa aku mengubah dirimu? Dari yang buruk rupa menjadi si cantik Shishi?”


“Apa maksudmu? Xukai tak seperti ini, dia pasti masih terpuruk akan kepergianku!” Teriak Shishi


Yangyang kesal dengan teriakan wanita sakit didepannya, ingin sekali dia menghabisi wanita ini tapi dia masih membutuhkan Shishi untuk rencana nya.


“Berhentilah berteriak, lihat ini”


Yangyang melemparkan beberapa lembar foto Ying Hua ke arah Shishi, foto cantik Ying Hua yang sedang berakting dan bernyanyi terlihat jelas di ruangan remang-remang itu. Shishi mengambil foto tersebut dengan tangan gemetar, ia pun berkata “Bukankah ini aku? Apa yang terjadi? Apakah dia tunangan Xukai?”


Shishi menunggu jawaban Yangyang, ia tidak sabar dan berkali kata “Sudah aku duga Xukai tidak bisa melupakanku, sekarang lihat! Wanita ini menjiplak wajahku, pasti dia mengoperasi wajahnya agar mirip sepertiku dan mengambil Xukai. Bagus karena kamu telah membangunkanku”


“Berhentilah mengoceh! Siapa yang menjiplak siapa… Kamulah yang menjiplaknya, apakah kamu lupa bagaimana aku membiayai semua operasimu agar mirip dengan wanita itu”


Shishi tak terima, ia kembali berkata “Tidak! Dia pasti menjiplakku untuk mendapatkan semua yang dia inginkan”


“Sadarlah shishi, aku mengambilmu hanya untuk rencanaku dan rencana yang selama ini aku inginkan adalah kekuasaan serta wanita itu”


Shishi termangu mendengar kebenaran yang selama ini disembunyikan Yangyang, perasaan yang pernah ia miliki untuk Yangyang adalah perasaan menghormati dan mencintainya walaupun dia dimanfaatkan, ia tetap mencintainya hingga sekarang.


“Jadi… kamu selama ini mengubahku menjadi dia? Apakah dia Ying Hua?”


“Benar, aku sudah melakukan banyak untuk membangunkanmu. Bukankah kamu harus membayarku sekarang?”


Shishi menatap Yangyang sedih, ia pun menggeggam foto Ying Hua hingga foto tersebut remuk dan melemparkannya ke ujung ruangan “ Kamu ingin aku menjadi dia lagi?”


“Ya, muncul dan dekati Xukai kembali. Rusak hubungan di antara keduanya, bukankah kamu juga menginginkan Xukai dan aku selama ini?”


“Jika kamu berhasil, kamu akan mendapatkan Xukai dan aku akan tetap mengawasimu, bagaimana dengan itu Shishi?” Tambah Yangyang


Shishi perlahan menunduk dan menatap cermin yang tak jauh darinya, dia menyentuh wajah dan surainya yang sangat buruk. Ini bukan dia… dia adalah wanita yang cantik, dia adalah satu-satunya di dunia ini. Ying Hua hanyalah tiruannya


“Aku mengerti tapi perbaiki wajahku dan tubuh ini, aku akan menghancurkan hubungan mereka”


“Bagus tapi ingat jangan sampai kamu melukai Ying Hua, jika itu terjadi kamu akan tahu akibatnya”


Yangyang pergi dari ruangan tersebut meninggalkan sosok Shishi yang awalnya tertunduk lesu perlahan-lahan bahunya bergerak tanpa henti, suara tawa mengerikan terdengar di ruangan remang-remang tersebut. Terlihat Shishi tertawa tanpa henti, ia menatap cermin dengan dingin


“Kamu kira aku masih menurutimu Yangyang, aku akan mendapatkan kalian berdua! Aku akan membuat kalian tunduk kepadaku! Kalian berdua adalah milikku”


Shishi mengambil salah satu foto Ying Hua sambil bersenandung “ Ying Hua, aku adalah yang asli dan kamu tiruanku maka aku akan menyingkirkanmu.”


Yangyang yang keluar dari rumah sakit menatap ke jendela lantai dua dimana Shishi dirawat ia pun berkata kepada asistennya “Awasi wanita gila itu dan persiapkan semuanya”

__ADS_1


“Baik Tuan”


Aku tahu apa yang wanita itu pikirkan, aku harus mengawasi Ying Hua… Xukai… Aku akan menghancurkanmu kali ini


__ADS_2