Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Tidak Akan Bisa Lari Darinya


__ADS_3

Luwei adalah pusat hiburan mewah dikota Luhan. Bahkan sangat mewah karena hanya beberapa mobil-mobil mewah yang terparkir di parkiran nya.


Mobil milik Ying Hua berhenti di salah satu parkiran Luwei, untungnya dia mendapatkan tempat terakhir untuk memakir mobilnya.


Melihat seseorang yang keluar dari mobil itu, seorang gadis yang telah berdiri cukup lama di depan pintu pusat hiburan Luwei menggerutu kesal dan merasa jijik melihat centilnya senyuman milik Ying Hua.


"Dia masih saja tetap sama, citranya benar-benar sudah buruk" Asisten Ying Hua, Bao yu mengguman kecil.


Ying Hua mendapatkan panggilan dari asistennya bahwa ada yang akan melakukan kontrak iklan dengannya. Tentu saja Ying Hua tidak akan menolak kesempatan berharga itu, dia harus membangun citranya kembali dan memutuskan untuk comeback dengan gemilang, Ying Hua tentunya memiliki kepercayaan diri dengan kemampuannya yang sekarang.


Ying Hua mendekati Asistennya yang memasang wajah kesal. Dengan senyum anggunnya dia memandangi Bao yu dan memintanya untuk menunjukkan jalan.


"Bawa aku kedalam kamar VIP yang kamu katakan"


Asisten Bao yu segera menunjukkan jalan menuju ruangan VIP di bangunan mewah itu, dia membawa Ying Hua dengan perasaan kesal tiada henti. Ying Hua tahu bahwa asistennya ini tak menyukai dirinya tapi dia harus membiarkan hal ini terlebih dahulu setelah dia comeback ia akan menggantikan gadis didepannya ini, Ying Hua tak ingin bekerjasama dengan orang yang sangat membenci dirinya.


Ketika Ying Hua memasuki kamar, orang-orang yang hadir meliriknya dengan penasaran.


Ada apa dengan mereka, apakah baru pertama kali melihat wanita pembuat masalah dikota ini? Wah kekuatan nama Ying Hua sangatlah luar biasa, bahkan orang-orang elit sudah mengenalnya.


Ying Hua tersenyum manis dan mengucapkan salam sebagai tanda kesopanan " Selamat malam semuanya, saya Ying Hua"


Hanya ada laki-laki diruangan itu dan mereka memandangi Ying Hua dengan pandangan meremehkan. Mereka beranggapan bahwa Ying Hua adalah gadis pembuat onar dan selalu mengejar pria tampan seperti Wang Wenxiao, pewaris pengusaha terkenal di kota ini. Lagipula mereka tidak ingin Ying Hua berperan sebagai model iklan namun investasi yang diberikan perusahaan Ying Hua sangatlah besar, dan mereka juga meminta Ying Hua sebagai model jadi mereka semua tidak punya pilihan untuk memenuhi permintaan itu.

__ADS_1


Sang sutradara segera maju dan menjabat tangan Ying Hua dengan keinginan berapi di dalam matanya " Astaga aku tidak menyangka bahwa nona Ying Hua bersedia untuk bertemu dengan kami di tempat seperti ini, sungguh suatu kehormatan"


Ying Hua hanya sebentar menjabat tangan pria itu dan menariknya kembali, dia tahu bahwa mereka semua tak menyukai dirinya hanya karena citra nya yang sudah buruk padahal dirinya tak berbuat hal negatif hanya mengejar seorang pria tampan saja, apa yang salah dengan itu.


Aku tidak mengerti jalan pikiran orang-orang didalam novel ini, apa salahnya mengejar cinta? Kecuali aku melakukan perzinahan dan narkoba, mereka dapat melihatku dengan kata menjijikkan itu. Benar-benar manusia yang memuakkan.


Tindakan Ying Hua membuat sutradara itu sedikit kesal dan dia segera menunjuk ke pria lainnya yang telah berada di dalam ruangan.


"Ini adalah penulis cerita yang akan membimbing gerakan anda nanti."


Penulis cerita menganggukkan kepalanya sebagai tanda kesopanan, dan Ying Hua membalas anggukan tersebut dengan senyuman setidaknya pria penulis naskah itu tidak mencoba menarik perhatiannya sama sekali.


"Baiklah mari duduk" Ucap Sutradara dengan cepat, dia tak ingin gadis didepannya ini mengeluh dan mengadukan semua hal buruk yang ia alami saat pembicara kontrak.


Ying Hua terdiam di tempat duduknya, dia merasa risih dipandang oleh sebagian pria paruh baya di ruangan itu. Pria didepannya melihat dengan pandangan yang menjijikan sejak ia masuk kedalam ruangan, Ying Hua menggigit bibirnya, dia mempersiapkan mentalnya untuk mengatasi semua pandangan semua orang kepadanya.


"Tuan Wang ada disini sekarang!"


Mendengar hal itu semua orang segera berdiri dari tempat duduknya dengan hormat menunggu tuan Wang masuk, hanya Ying Hua yang masih duduk dengan tenang. Dia tak ingin memberi hormat kepada pemeran utama pria sama sekali, lagipula ketika di universitas mereka saling mengabaikan satu sama lain.


Pencahayaan di ruangan itu cukup redup, Ying Hua merasakan bayangan gelap mendekati dirinya. Ketika dia mengadahkan kepalanya, dia bertemu dengan pandangan dingin seorang pria. Ying Hua tak dapat bergerak sama sekali bahkan napasnya tiba-tiba merasa sesak dalam sekejap. Melihat pria didepannya ini membuat Ying Hua bergetar ketakutan dan keringat dingin menyelimuti seluruh tubuhnya.


"Tuan Wang mengapa anda repot-repot datang kesini?" Tanya sutradara sambil merendahkan dirinya di hadapan pria itu.

__ADS_1


Ying Hua tak mengerti kenapa dirinya bergetar ketakutan, sebenarnya siapa pria yang berada didepannya ini? Apakah dia adalah seseorang yang dikenal Ying Hua? Tapi nama marga keluarganya adalah Wang, apakah marga Wang sangat banyak didalam novel ini. Ying Hua mencoba mengingat kembali jalan cerita yang ada, sebenarnya Ying Hua tak pernah mendapatkan undangan kontrak iklan sama sekali ataupun bertemu dengan keluarga marga Wang yang lain. Sebenarnya sejauh mana cerita ini sudah tak berada di jalurnya?


kedatangan Wang Chen menyebabkan ruangan tersebut menjadi begitu dingin dan terasa sesak. Orang-orang yang berada di ruangan itu seketika menundukkan kepala mereka dengan takut.


"Aku baru saja berdiskusi tentang bisnis sebelumnya, dan aku mendengar bahwa kamu ada disini untuk melakukan kontrak dengan model iklan produk kita. Jadi aku ingin melihatnya siapa model itu?" Ucap Wang Chen dengan suara barintonnya.


Wang Chen segera berjalan menuju sofa dan duduk dengan santai, dia melirik semua orang bertindak seolah-olah ia adalah pemimpin di ruangan itu.


"Ah...kami baru saja akan memulai kontraknya. Ini adalah model produk terbaru kita yaitu Nona Ying Hua, ia akan melakukan comeback dengan menjadi model iklan kita Tuan" Sang sutradara menarik tangan Ying Hua dan memperkenalkan pria yang berada dihadapannya.


"Nona Ying Hua ini adalah tuan Wang Chen dia adalah pemilik perusahaan Wang dan juga investor kedua terbesar di iklan ini"


Ying Hua merasa familiar dengan nama itu, namun dia tak dapat mengingat dimana baris nama pria ini pernah disebutkan dalam novel. Tatapan Wang Chen mendarat langsung kearahnya membuat Ying Hua sangat tidak nyaman dan gelisah.


Siapa pria ini? Kenapa rasanya aku melupakan sesuatu yang penting.


"Hai" Pria didepannya mengulurkan tangannya kepada Ying Hua, pandangannya begitu tajam.


"Hai juga..." Ying Hua menggigit bibirnya ketakutan, dia pun ragu-ragu bersalaman dengan pria itu. Ketika tangan mereka bersentuhan, Ying Hua merasakan punggungnya ditancap puluhan panah yang tajam begitu menyakitkan, jabat tangan itu sangatlah menyakitkan membuat Ying Hua hampir meneteskan air mata.


Tiba-tiba Wang Chen melepaskan tangannya, dan segera berdiri untuk meninggalkan ruangan.


"Lanjutkan, aku pergi. Berikan hasilnya nanti kepadaku"

__ADS_1


Setelah kepergian Wang Chen, Ying Hua bernapas dengan lega. Wajahnya begitu pucat dan keringat dingin ditubuhnya masih belum menghilang. Bahkan tangannya yang dijabat sebelumnya bergetar tanpa henti.


Pria itu sangatlah berbahaya, tapi siapa dia? kenapa dia berada di keluarga Wang, apakah dia saudara lain dari Wang Wenxiao?


__ADS_2