Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Hubungan


__ADS_3

Ying hua menarik kepalanya sedikit demi sedikit dari Xukai, pria ini bukan mengelusnya lembut seperti tadi tapi seperti memukul kepalanya dengan kejam. Dia tidak mau menjadi bodoh karena tindakan brutalnya ini, apakah di keluarganya tidak ada yang bisa melihat kondisi menyedihkannya sekarang?


“Tuan Mao anda bisa menyingkirkan tangan anda dari kepala adik saya, itu terlihat tidak nyaman” Ungkap jiazhen dingin


Ying Hua menatap kakaknya muram, ia masih ingat apa yang terjadi di rumah sakit. Ying hua masih merasa kecewa dengan kepercayaan sang kakak kepadanya


...----------------...


Ayah Ying tak suka mendengar pernyataan sang anak sulung pun berkata “Jiazhen, sopan kepada tamu kita”


“Ayah, aku sudah sesopan mungkin kepada tamu yang tiba- tiba tanpa memberitahu datang ke tempat kita” Jawab Jiazhen


Ying Hua melirik Xukai dengan raut penasaran, biasanya pria ini akan langsung mengancam dengan mata ataupun mengeluarkan aura dingin seperti antartika. Tapi nyatanya, Xukai hanya tersenyum kecil dan membalas “ Tidak apa-apa Tuan Ying, maafkan ketidaknyamanan yang telah aku perbuat kakak”


Ughh pasti Jiazhen merinding ketika dipanggil kakak, Xukai benar-benar membalasnya dengan mengerikan


Wajah Jiazhen sangat tak sedap dipandang, ia hampir saja menghancurkan garpu yang dipegangnya. Pria didepannya masih tersenyum tanpa dosa, Mao Xukai benar-benar teman yang sama sekali tidak ia dapat tebak sifat dan pikirannya.


“Sudah hentikan, ayo sarapan sekarang” Ungkap Ibu Ying untuk meredakan suasana

__ADS_1


Mereka pun melanjutkan sarapan dengan tenang bersama pemikiran Ying Hua yang terus bertanya alasan asli kedatangan Xukai.


Setelah sarapan, Ying Hua membawa Xukai kedalam kamarnya, awalnya terjadi cekcok antara ia dan kakak Jiazhen. Jiazhen tak menyetujui Xukai memasuki kamar Ying Hua tapi Ying Hua melawan dan merasa Jiazhen tak berhak ikut campur dalam urusannya. Ying Hua dapat melihat wajah terpukul kakaknya tapi Jiazhen pantas mendapatkan perkataan itu, siapa suruh tidak percaya kepada adik kandungnya sendiri. Padahal Jiazhen lah yang paling tahu bahwa dia telah berubah banyak, nyatanya kepercayaan itu masih belum terbangun kuat di hati kakaknya


Ying Hua menutup pintu kamarnya setelah Jiazhen mengalah dan pergi, Ying hua mengakui dia sangat sedih melihat punggung menyedihkan sang kakak tapi dia ingin memberi pelajaran untuk Jiazhen agar lebih mempercayai dirinya. Sekarang biarkan pria itu mengetahui kesalahannya dan belajar memahami dirinya yang sekarang


“Hmm kalian bertengkar?” Tanya Xukai yang telah membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur Ying Hua sambil memainkan rubrik


Ying Hua memutar bola matanya malas, pria ini benar-benar tidak sopan sekarang sebelumnya dia sangat sopan didepan keluarganya. Benar-benar akting yang sangat menyebalkan


“Bukan urusanmu, jadi apa maksud kedatangan tuan Mao kesini?”


“Itu bukan kamu, kamu pasti memiliki sesuatu yang ingin dibicarakan bukan?” Tanya Ying Hua tak sabar


Xukai menyeringai kecil tanpa sepengetahuan Ying Hua dan berkata “ Gadisku memang pintar walau sedikit ceroboh, apakah kamu tahu tentang Wang Chen?”


Ying Hua merasakan aura dingin keluar dari tubuh Xukai, apakah Wang Chen pria bodoh itu membuat masalah dengan Xukai? Wang Chen ini benar-benar ingin disingkirkan


“Kenapa diam? Mengingat masa lalu dengan kekasih lamamu?” Tanya Xukai dingin, mata hitamnya menajam ketubuh Ying Hua

__ADS_1


Ying Hua memeluk kedua lengannya dan berjalan duduk ke arah sofa, mata nya melirik diam-diam ke wajah hitam Xukai. Sebenarnya apa yang terjadi?


“Wang Chen adalah adik tiri Wang Wenxiao, yah aku tidak tahu hubungan keduanya baik atau buruk tapi Wang Chen juga memiliki hubungan yang manis dengan Xiang Ri Kui” Jawab Ying Hua


“Xiang Ri Kui? Wanita ini yang membuatmu tersingkir menjadi menantu keluarga Wang bukan?” Ejek Xukai


“Hei, aku tidak tersingkir. Aku membuang mereka”


Xukai menghentikan permainan rubriknya, ia pun duduk dan meletakkan rubrik mainan itu kembali ke tempatnya. Mata dinginnya mengarah ke tubuh kecil Ying Hua, dia ingin mengetahui hubungan pasti Ying Hua dengan anak kedua keluarga Wang. Apakah informasi yang dia dapatkan adalah sebuah kebenaran? Jika benar, ia akan memutuskan bagaimana mengatasi anak tiri Wang itu


“Mereka? Maksudnya kamu memiliki hubungan dengan keduanya?”


Sial! Dia menjebakku! Pasti dia sudah mencari informasi karena kasus Xiang Ri Kui, astaga kenapa aku sampai lupa siapa pria didepanku ini tapi bukankah itu bagus jika Xukai membalas Wang Chen? Intinya balas dendamku akan terlaksana dengan tangan bersih karena Xukai yang akan melakukannya, haruskah aku katakan yang sebenarnya? Tapi kalau dia marah aku yang akan terancam? Tapi… kenapa juga Xukai marah toh kami tidak memiliki perasaan satu sama lain


“Yah aku memiliki hubungan dengan keduanya” Jawab Ying Hua percaya diri


“Ying Hua” Tekan Xukai dengan suara berat


Apakah aku akan selamat?

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2