
Kiara merebahkan tubuhnya di atas ranjang setelah membersihkan tubuhnya. Ia merasa badannya cukup letih hari ini.
Matanya menatap langit-langit berwarna abu-abu di kamarnya.
Tinggg!
Dering ponsel pun berbunyi membuyarkan lamunannya.
Ia melihat pesan masuk,disana tertera nama Keno. Ia pun segera membukanya
*Selamat malam Kiara, semoga mimpi indah**. *
Kiara pun tersenyum membaca isi pesan dari Keno.
Ia pun berniat membalasnya,
Ya, kau pun juga.
Besok pukul berapa kau berangkat? ,Tulis Kiara lagi
Tak lama ponselnya kembali berbunyi,
Besok pagi sekitar pukul 08:00 , balas Keno pada Kiara
Ya, hati-hati Keno. Semoga selamat sampai tujuan. Balas Kiara kemudian.
Tampak tertera dilayar whatsapp Keno tengah mengetik
Baiklah Kiara, selamat beristirahat. Jaga dirimu baik baik. Balas pesan Keno pada Kiara
Ia tersenyum sendu membaca isi pesan Keno. Rasanya berat sekali, setelah ini ia akan menjalani hari-harinya sendiri tanpa support seorang Keno.
Kiara mematikan ponselnya dan meletakkan di atas nakas setelah membaca pesan Keno tanpa berniat membalasnya. Kemudian ia menarik selimut bersiap masuk ke alam mimpi.
Sementara Ryan yang masih berada diruang tamu saat ini ia tengah berbicara dengan seseorang di sambungan telpon.
Yang ternyata adalah Flo ,wanita yang mengaku sebagai Tante nya
“Kau tenang saja, aku pasti akan melakukannya tanpa kau suruh” ucap Ryan pada orang itu
“Sampai kapan Ryan? Kau bahkan memfasilitasi hidupnya, seharusnya kau membuatnya menderita bukan sebaliknya!” Protes wanita itu pada Ryan
“Itu bukan apa-apa. Bagiku hal yang kecil. Lagipula wajar,dia istriku” sahut Ryan
“Ingat Ryan, kau menikahinya hanya sebagai alat balas dendammu pada keluarga Davency, jangan lupakan hal itu. Jika kau tidak segera bertindak maka biarkan aku saja yang bertindak!” Ancam Flo pada Ryan.
“Jangan macam-macam Tante, aku akan melakukannya dengan caraku sendiri” timpal Ryan sedikit emosi
“Terserah! Tante sudah mengingatkanmu,jangan sampai kau lupa dengan tujuan awalmu” ucap Flo seraya mematikan telponnya.
Aarghhhhh!!
Ryan mengusap wajahnya kasar. Mengapa hidupnya rumit sekali, ia berada dibawah tekanan Flo yang notabene bukan siapa siapanya. Memang bodoh sekali pria itu.
Ia pun segera naik ke atas menuju kamarnya. Rasa lelah menggerogoti tubuhnya mengingat akhir-akhir ini ia begitu sibuk dengan perusahaan nya.
Sesampainya didalam kamar Ryan merebahkan tubuhnya diatas ranjang. Kemudian berbaring memunggungi Kiara yang juga sama memunggungi nya.
Tak lama pasangan suami istri itupun terlelap dengan membawa beban dikepala masing-masing.
__ADS_1
Di mansion keluarga Bimantara
Keno yang bersiap tidur pun mendengar suara ketukan pintu dari luar.
“Masuk” ucap Keno dari dalam
Pintu pun terbuka,menampilkan sosok pria paruh baya yang tak lain adalah Daddy nya
“Belum tidur Dad?” Tanya Keno
“Mana mungkin Daddy bisa tidur jika kau belum menjelaskan pada Daddy tentang apa yang terjadi pada Kiara” jawab Adrian
“Ah itu.. kenapa harus malam-malam begini sih Dad, kan masih ada hari esok” keluh Keno pada sang Daddy
“No, kau harus menjelaskan pada Daddy sekarang juga” kekeh Adrian
Terdengar hembusan nafas dari Keno
“Baiklahh” ujar Keno pasrah
“Tunggu apalagi, ayo ceritakan” titah nya pada Keno tak sabaran
“Ck. Dasar tidak sabaran” gerutu Keno
Keno pun menarik nafasnya dalam-dalam
“Kiara memergoki pria itu dicafe tempat biasa Keno singgah untuk yang kedua kalinya Dad” ucap Keno dengan nada datar,ia menjeda ucapan nya sejenak
Adrian masih setia menunggu kelanjutan ceritanya
“Kiara sangat shock, dia begitu kecewa. Hingga akhirnya ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, untung saja tidak terjadi apa-apa. Dia baik-baik saja setelah Keno menyusulnya. Hanya saja ia histeris berada di dalam mobilnya” jelas Keno lanjang lebar
“Kiara memutuskan akan meninggalkan pria itu Dad,tapi sebelum itu Keno akan membantu Kiara membalaskan rasa sakit hatinya” tekad Keno menggebu-gebu.
Adrian pun menganggukkan kepalanya
“Ya, dadi percaya padamu. Lindungi Kiara seperti kau menjaga nyawamu sendiri Keno, Daddy hanya bisa mendukung apapun keputusan mu” ujar Adrian
“Pasti Dad, terimakasih” ucap Keno tersenyum singkat.
“Tidurlah, Daddy akan kembali ke kamar sebelum mommy mu mencari Daddy” ujar Adrian sembari menjauh keluar dari kamar Keno.
Keno pun merebahkan tubuhnya diatas ranjang, tak lama ia pun terlelap.
Hari berhanti pagi..
Tepat pukul tujuh pagi,
Keno yang sudah siap pun turun kebawah membawa koper kecil. Satu jam lagi pesawatnya akan take of, ia bergegas berangkat berpamitan pada kedua orangtuanya.
“Keno pergi dulu Mom,Dad” pamit Keno seraya mencium punggung tangan Mommy dan Daddy nya bergantian.
“Ya hati-hati” ucap Mommy Daddy nya bersamaan.
Will pun membuka pintu mobil untuk Tuannya, lalu Keno masuk kedalam mobil seraya melambaikan tangannya pada Mommy Daddy nya.
“Mari Tuan, Nyonya.. saya Permisi” pamit Will membungkukkan badannya.
“Hati-hati Will” ucap Adrian, diikuti Mommy Merry yang menanggukkan kepalanya.
__ADS_1
Mobil yang dikendarai Will pun melesat menjauhi Mansion.
Di dalam mobil Keno membuka obrolannya
“Will, kau beri pelajaran pada pria bre***** itu. Buat nilai sahamnya merosot drastis!” titah Keno dengan nada penuh emosi.
Will pun mengernyitkan dahinya heran
“Anda yakin Tuan? Lalu bagaimana dengan saham kita Tuan, jika nilai saham dikantor nya merosot otomatis saham kita juga ikut merosot Tuan” Tanya Will memastikan
“Aku tidak peduli Will, lakukan saja perintahku. Siapa suruh dia berani menyakiti wanitaku” timpal Keno,ia rela rugi demi memberi pelajaran rivalnya.
Belum apa-apa udah diklaim aja si Keno😄
“Lagipula jika sahamnya merosot kita bisa menekan nya Will, dengan begitu dia akan bekerja keras dibawah tekanan kita” ucap Keno dengan senyum devilnya.
“Ada benarnya juga Tuan, baik akan saya laksanakan perintah Tuan” ucap Will
“Bagus Will” balas Keno.
Tiga puluh menit menempuh perjalanan akhirnya Keno sampai di bandara Internasional Soekarno Hatta.
Keno bergegas masuk melakukan boarding pass.
Setelah itu ia berpamitan pada Will.
“Aku pergi dulu Will. Aku titipkan perusahaan padamu, tolong kabari aku segera jika terjadi sesuatu” ucap Keno pada Will.
Will pun menganggukkan kepalanya.
“Baik Tuan, hati-hati semoga selamat sampai tujuan” ucap Will pada Keno
Keno pun melangkahkan kakinya menuju ruang tunggu setelah melakukan boarding pass.
Will bergegas mengendarai mobilnya menuju perusahaan.
Lima belas menit kemudian pesawat yang Keno tumpangi lepas landas meninggalkan bandara Soekarno Hatta.
‘Sampai jumpa kembali Kiara, semoga kau baik-baik saja’ ucap Keno seraya memejamkan matanya
Sementara Kiara yang tengah bosan berada di kamar ia memilih duduk di taman guna menghilangkan suntuknya.
Pagi ini ia tidak menyiapkan keperluan Ryan sama sekali termasuk sarapan. Ia malas berinteraksi dengan suaminya itu, biarlah Ryan merasakan kekosongan selama Kiara tidak mempedulikannya.
Kiara melihat jam dipergelangan tangannya menunjukan pukul delapan lebih lima belas menit.
Ia teringat pesan Keno semalam mengatakan bahwa ia akan berangkat pukul delapan pagi.
“Seharusnya pesawat Keno sudah berangkat dari tadi kan?” Monolognya
“Ah tidak, kenapa aku terus memikirkannya?”
“Ingat Kiara kamu masih berstatus sebagai seorang istri” ucapnya menyadarkan diri.
Ia pun masuk kedalam rumah dan memilih menonton drakor kesukaannya guna mengalihkan pikirannya.
Jangan lupa like nya yaa..
Thank you🫶🏻
__ADS_1