Ku Persunting Istrimu

Ku Persunting Istrimu
Eps 57


__ADS_3

Mobil yang Kiara dan Keno tumpangi kini telah sampai di mansion di ikuti iring-iringan beberapa mobil bodyguard Keno.


Sementara Adrian entah kemana ia berkata pada Keno ada urusan penting.


“Honey, kamu beneran enggak mau ikut ke kantor?” Tanya Keno yang masih berada di dalam mobil dengan Kiara


“No.. aku ingin di rumah saja bersama Mommy” ucap Kiara


Keno menganggukkan kepala.


“It’s oke.. jaga diri baik-baik. Ada bodyguard yang berjaga di sekeliling mansion, kalau ada apa-apa tinggal panggil mereka saja” terang Keno seraya mengelus surai panjang itu.


“Ya, kalau begitu aku turun dulu..” ucap Kiara


“Ya, aku akan langsung pergi ke kantor, cupp” pamit Keno mengecup puncak kepala Kiara.


“Bye, hati-hati” ucap Kiara membuka pintu mobil di angguki Keno.


Mobil pun melaju meninggalkan area mansion.


Kiara pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam, namun sesampainya di ruang keluarga ia tak menemukan Merry. Biasanya di jam segini wanita paruh baya itu bersantai di ruang keluarga sambil menonton drakor kesukaan nya.


“Ah, mungkin Mommy di kamarnya” gumam nya sambil melangkahkan kakinya menaiki tangga.


Tok tok tok


“Mommy..”


“Boleh Kiara masuk?” Tanya nya, namun tidak ada sahutan dari dalam.


“Cari Nyonya Non?” Tanya Bibi yang datang dari ruang kerja Adrian seraya membawa pel.


“Ah, iya Bi. Mommy dimana ya?” Tanya Kiara


“Beliau sedang keluar katanya ada acara arisan bersama teman-teman nya Non” ucap Bibi


“Ohh..” ucap Kiara mengangguk


“Yasudah Bi, nanti saja kalau Mommy sudah pulang beritahu ya, aku mau ke kamar dulu” ucap Kiara


“Baik Non” balas Bibi


Kiara berlalu menuju kamar nya dan merebahkan dirinya di atas ranjang. Rasanya sudah hilang beban yang selama ini bersarang di dalam kepalanya.


“Huftt.. akhirnya aku menjanda juga..”


“Eh..? Yang benar saja bangga menjadi janda, sementara di luar sana banyak yang menangisi nasib nya karena menjanda” gumamnya


“Ah tapi apa yang harus di tangisi? Seharusnya happy ending lah lepas dari manusia dajjal sepertinya” ucap Kiara terkekeh.


Tiba-tiba ponselnya berbunyi menandakan pesan masuk.


Ting!


Kiara pun membuka pesan dari Keno

__ADS_1


Honey, kamu sedang apa? Aku merindukanmu😚


“Cihh! Apa katanya? Baru juga berpisah tiga puluh menit, ckckck! Mulut lelaki memang manis sekali” gerutu nya


Ia pun membalas pesan itu


Kau jangan pandai membual Keno, mulutmu seperti buaya kelas kakap saja😏


Kiara pun menekan tombol send,


Tak lama pesan itu menunjukkan centang biru dua, tanda Keno sudah membaca nya.


Sedangkan Keno yang di seberang membaca pesan dari Kiara sontak langsung tergelak.. wanitanya ini memang cuek jika ia gombali.


‘Makin menggemaskan saja, ah! Tahu begini tadi aku bawa ke kantor langsung saja, kenapa pula aku pulangkan ke mansion’ gerutunya kesal.


Ia tak berniat membalas pesan Kiara, takut semakin terbuai pada wanita itu yang berakhir pekerjaan nya tertunda dan terbengkalai.


Sementara Kiara hanya acuh saja melihat pesan nya tak di balas. Ia berbaring memejamkan matanya mengistirahatkan tubuhnya sejenak.


Tapi baru saja memejamkan mata tiba-tiba terdengar suara pintu terketuk.


Tok tok tok


“Permisi Nona” ucap Bibi membuka pintu kamarnya


“Ya Bibi? Mommy sudah pulang?” Tanya nya seraya bangun


“Belum Nona, itu di luar ada kurir yang mengantarkan paket atas nama Nona” terang Bibi


“Katanya bingkisan hadiah Nona, tapi dia tidak mengatakan dari siapa. Nama pengirimnya pun tidak ada” jelas Bibi


Kiara semakin heran, siapa yang mengirimnya paket? Apa mungkin Keno?


“Oke, Kiara ke bawah dulu Bi” Ia langsung bergegas turun memastikan siapa yang mengirimnya paket.


“Baik Non” ucap Bibi berjalan mengekori Kiara dari belakang.


Sesampai nya di luar, Kiara melihat kurir itu membawa kardus paket berukuran besar. Ia pun menghampiri kurir itu.


“Selamat siang Nona, benar anda yang bernama Nona Kiara?” Tanya kurir itu


“Ya saya sendiri, paket dari siapa ya? Saya tidak pernah berbelanja online” ucapnya


“Ini bingkisan dari seseorang Nona, nama pengirimnya tidak ada.. hanya tertera alamat dan nama tujuan saja” terang kurir


“Yasudah, pak tolong buka gerbangnya” titah Kiara pada security.


“Baik Nona”


Gerbang pun terbuka sebelah, Kiara bergegas mengambil paket itu dan membuka nya. Yang ternyata isinya boneka teddy bear besar berwarna pink.


Ada sepucuk note yang terselip di leher boneka itu. Kiara pun membuka nya.


‘For my pleasure, i’m still waiting you baby’

__ADS_1


Kiara mengernyit membaca tulisan itu, Baby?? Mungkinkah itu memang Keno? Tapi sejak kapan pria itu tahu boneka favorite nya? Ingin menanyakan pada Keno sayangnya ponselnya tertinggal di kamarnya.


“Mohon tanda tangan disini Nona” ucap kurir memberikan bolpoin pada Kiara.


Ia pun segera membubuhkan tanda tangan nya sebagai tanda barang telah diterima.


“Ini, terimakasih” ucap Kiara menyerahkan kertas dan bolpoin itu kepada kurir.


“Sama-sama Nona, saya permisi” pamit kurir itu, namun hendak Kiara berbalik tiba-tiba muncul beberapa pria bertopeng keluar dari mobil paket itu dan mencekal Kiara menyeretnya ke dalam mobil.


“Lepas!! Siapa kalian!” Teriak Kiara yang berhasil dipaksa masuk ke dalam mobil.


Para Bodyguard yang berjaga di area mansion sejak tadi mengawasi kegiatan Nona nya itupun mengejar mobil itu dan menembaki nya dari belakang, namun naas. Mobil itu berhasil kabur secepat kilat.


Beberapa dari bodyguard itu pergi menyusul menggunakan mobil dan sebagian memberitahukan kejadian ini kepada Keno.


“Cepat hubungi Tuan Muda! Beritahu juga Tuan Besar!” Titah bodyguard itu kepada rekannya.


“Baik!” Ucap Bodyguard itu lalu meraih ponselnya.


Keno yang berada di ruangan nya tengah fokus memeriksa beberapa dokumen pun teralihkan saat mendengar suara dering ponselnya.


“Halo” ucap Keno mengangkat panggilan dari anak buahnya.


“Gawat Tuan! Nona di bawa pergi sejumlah komplotan orang tak dikenal pada saat Nona menerima paket” terang anak buahnya.


“Apa?!!!”


“Bagaimana bisa kalian lalai?!!” Marah Keno


“Maafkan kami Tuan, mereka menyamar sebagai kurir. Dan paket itu berisi boneka besar yang Nona kira adalah bingkisan dari Tuan” jelas bodyguard itu.


“Kalian kejar mobil itu jangan sampai kehilangan jejak!!” Titah Keno.


“Beberapa dari kami sudah mengejarnya Tuan, namun mobil itu melajukan dengan kecepatan cukup tinggi, kami akan mengabari Tuan besar terlebih dahulu” ucap anak buahnya.


“Ya! Beritahu Daddy segera, aku juga akan melacak keberadaan nya” ucap Keno.


Panggilan itupun terputus, Keno bergegas menghubungi ponsel Kiara, namun sampai berpuluh-puluh panggilan tak kunjung di angkat.


Ia melacak melalui ponsel itu namun titik nya menunjukkan ponsel itu masih berada di mansion.


“Sial! Kiara bahkan tidak membawa ponselnya” rutuk Keno frustasi.


“Ah ya!! Masih ada liontin” ucapnya. Lalu melacak titik lokasi itu.


Dan ternyata titik nya berada di mansion milik Ryan.


‘Pria b******n itu memang tidak ada takutnya dengan ancaman ku! Lihat saja setelah ini apa yang akan terjadi pada kehidupannu selanjutnya keparat!” Geram nya dengan mata menyalang penuh emosi.


Ckckck.. bravo Ryan, kau telah membangunkan macan yang telah lama tertidur!


Mohon maaf jika terdapat beberapa typo, author marathon mengetik dua bab malam ini..


Jangan lupa tinggalkan like&vote nya ya readers..

__ADS_1


__ADS_2