
“Keno aku lelah..” keluh Kiara yang terus di gempur tanpa henti.
Sepertinya perjaka matang yang kini sudah tidak lagi perjaka itu menuntaskan apa yang selama ini ia tahan selama bertahun-tahun menunggu Kiara.
“Sebentar lagi honey.. hmhhh” Keno terus menggeram merasakan jepitan lembah itu.
Lima menit kemudian mereka menggeram bersama merasakan pelepasan entah yang ke berapa kalinya.
Keno sengaja membuang benihnya di dalam rahim Kiara agar wanita itu sepenuhnya terikat dengannya, ia hanya khawatir jika suatu saat Ryan kembali merebut wanitanya jika ada kesempatan, mengingat ancaman yang terlontar dari mulut Ryan beberapa jam lalu membuatnya gentar akan ke khawatirannya pada Kiara.
Keno mengecup kening Kiara penuh kelembutan.
“Terimakasih sayang, aku yakin setelah ini hari pernikahan kita pasti akan di percepat oleh Daddy dan Mommy” ucap Keno senang
“Ya huhhft.. aku harap juga begitu” sahut Kiara dengan nafas ngos-ngosan akibat perbuatan Keno.
Cupp cup cupp..
Keno mengecup seluruh permukaan wajah Kiara tanpa terlewat satupun. Dirinya merasakan bahagia dalam hatinya berhasil memiliki Kiara sepenuhnya.
“Awas aku mau ke kamar mandi” ucap Kiara mendorong dada Keno hendak bangun.
“Biar aku antar honey” tawar Keno
“No.. aku bisa sendiri” tolak Kiara menggeleng
“Aaaahhh Kenoo!!” Pekik Kiara tiba-tiba tubuhnya di angkat Keno.
“Tidak ada penolakan honey” ucap Keno membawa Kiara masuk ke dalam kamar mandi.
Ia mendudukkan tubuh Kiara di wastafel.
“Keluarlah, aku ingin membersihkan tubuhku” usir Kiara.
“No honey.. kita mandi bersama dan melanjutkan ronde ke empat” tukas Keno yang membuat Kiara melongo tak percaya.
“Astagaa.. lagii” keluhnya menggelengkan kepala seraya memijit pelipisnya.
Ia tak habis pikir dengan hasrat Keno yang begitu besar. ‘Bisa mampus aku jika setiap hari di gempurnya’ keluh Kiara dalam hati.
“Are you ready honey?” Tanya Keno bersiap membuka **** Kiara.
“Ck! Siap tak siap pun kau akan tetap menggagahiku” decak Kiara yang membuat tawa Keno pecah seketika.
Tanpa babibu Keno melesatkan knalpot brong nya lagi ke dalam lembah itu yang membuat sang empu menggeram belingsatan.
Dua sejoli yang tengah di mabuk indehoy itu selesai pukul dua dini hari dan langsung tidur setelah membersihkan diri masing-masing. Keno seakan tak ada puasnya menggempur sawah nya.
“Tidurlah sayang” ucap Keno mengusap puncak kepala Kiara lalu memeluknya dari belakang.
__ADS_1
Tak lama setelah itu terdengar dengkuran halus dari mulut Kiara.
Keno tersenyum,
“Semoga kalian segera hadir di perut Mommy” ucap Keno seraya mengusap lembut perut Kiara. Aww meleleh aing🤦🏻♀️
Keesokan paginya Adrian dan Merry sudah berada di restoran kelas VIP di hotel itu. Mereka berdua tengah menunggu Keno dan Kiara turun.
“Kiara beneran tidur di kamar Keno semalam Dad?” Tanya Merry
“Ya..” ucap Adrian sembari menyesap kopi nya.
“Euumm.. itu artinya kita segera mendapatkan cucu kan Dad?” Tanya Merry berbinar.
“Mungkin saja, tapi Daddy harap sidang lusa berjalan sesuai rencana. Jangan sampai mantan suaminya mengajukan permohonan massa iddah’” ucap Adrian.
“Mana mungkin Kiara hamil anak pria itu Dad? Sudah lama mereka tidak bersama. Kalaupun hamil pasti anak Keno” ucap Merry menanggapi.
“Tapi yang Daddy takutkan, jika benar mereka telah melakukannya. Pria itu akan menganggap bahwa janin itu adalah darah dagingnya, bukan dari Keno” ucap Adrian was-was.
“Hah? Benar juga yang Daddy katakan. Kalau begitu cegah pria itu mengajukan massa iddah’ nya Dad.. Mommy takut hal ini akan menjadi boomerang bagi mereka berdua” ucap Merry khawatir.
“Itu tidak akan terjadi” sela Keno tiba-tiba muncul.
“Ini dia biangnya yang ditunggu-tunggu. Ngapain aja kamu semalam?” Tanya Adrian.
“Hmm.. nampaknya kita harus mengadakan resepsi sebentar lagi Mom” sindir Adrian
“Dasar anak nakal.. tidak sabaran sekali” cibir Merry terhadap putranya
“Mommy jangan menyalahkan Keno, ini semua atas perintah Daddy. Mana mungkin Keno berani membantah” balas Keno menyudutkan Adrian.
“Apa-apaan kamu ini, Daddy hanya bercanda saja!” Balas nya tak terima. Merry pun melotot mendengar nya.
“Dimana Kiara? Kenapa kamu sendiri?” Tanya Merry tak melihat calon mantu nya itu.
“Dia kelelahan semalam Keno gempur lima kali” sahut Keno tanpa beban.
“What??!!! Kau gila Keno” pekik Merry tak percaya. Anaknya ini kenapa tiba tiba menjadi brutal setelah knalpotnya menemukan sarangnya.
Adrian menggeleng tak habis pikir, rupanya putranya itu menuruni gen nya.
“Keno kembali dulu ke atas, mau bawain sarapan buat calon istri Keno” ucapnya berlalu pergi meninggalkan pasangan paruh baya itu.
“Ckck.. lihatlah, dia sama denganku” decak Adrian menggeleng pelan.
“Itu semua ajaran Daddy!” Sahut Merry
“Mommy mau? Daddy masih punya kekuatan empat tak loh” goda Adrian pada istrinya.
__ADS_1
“Jangan sembarangan, inget umur Dad. Lihat, pinggang mu saja mudah encok tiap jogging bareng Mommy” cibir Merry pada suaminya itu.
“Itu beda, waktu itu Daddy hanya lupa minum vitamin saja” kilahnya
“Helehh.. alasan” cibir Merry
Mereka berdua pun melanjutkan sarapan paginya dengan suasana penuh harmonis.
Di belahan bumi lain, tepatnya di New York.
Saat ini Delon tengah makan malam bersama Sang Papa..
“Bagaimana perkembangan mengenai adikmu Delon? Maaf Papa tidak bisa menghandle urusan Kiara sendiri, kau tahu keadaan Papa sudah tidak sebugar dulu” ucap Daniel pada putranya itu.
“Papa tidak perlu risau tentang hal itu, Delon dan Keno akan mengurus nya. Saat ini Kiara sudah bercerai dengan pria itu. Laki-laki itu berhasil menandatangani surat gugatan dengan jebakan Keno. Hanya tinggal menunggu keputusan sidang nya saja sampai ketok palu” terang Delon panjang lebar.
Daniel yang mendengarnya tersenyum puas, calon mantunya itu memang luar biasa cukup mampu di andalkan. Daniel tidak akan khawatir lagi jika Kiara berada di bawah perlindungan Adrian. Sebab ia tahu betul betapa sahabatnya itu sangat menyayangi putrinya melebihi darah dagingnya sendiri.
“Bagus! Kalau perlu percepat saja hari pernikahan nya,supaya pria bodoh itu tidak memiliki celah untuk kembali. Sebab yang Papa tahu laki-laki itu kekeh tidak mau menceraikan adikmu” ucap Daniel.
“Ya.. kita tunggu saja perkembangan nya Pa.. pria gila itu memang terus mengumpati Keno habis-habisan karena merasa di jebak olehnya” sahut Delon terkekeh.
Daniel menganggukkan kepalanya. Wajar jika pria itu merasa tertipu. Melihat bagaimana cerdik nya otak Keno yang tiada tandingan nya itu, Daniel sampai geleng-geleng di buatnya.
“Lalu kapan giliran mu?” Tanya Daniel tidak jelas
“Apa?” Delon mengernyitkan dahi
“Ck, giliran mu mencari pasangan. Apalagi? Tidak mungkin kan kau akan melajang seumur hidup?” Decak Daniel pada putranya itu.
“Haisshh.. Delon sama sekali belum terpikir ke arah situ Pa, Delon ingin fokus terhadap perusahaan dulu” ucap Delon
“Memangnya mau kau apakan perusahaan itu? Dia tidak akan pergi kemana-mana sampai kau harus memfokuskan nya” jawab Daniel semakin ngawur menanggapi putranya
“Ck! Bukan begitu. Daniel hanya belum ingin saja,” balasnya berdecak kesal setiap di tanya hal itu.
“Mau sampai kapan Delon? Usia mu saja sudah cukup matang, Papa juga sudah tidak muda lagi, Papa ingin menyaksikan kalian berdua berhasil dan berumahtangga memiliki keturunan.. hanya itu keinginan Papa, melihat anak-anak Papa bahagia” ucap Daniel dengan mata memanas mengembun.
Delon mengela nafasnya dalam-dalam. Hatinya cukup tersentuh dengan perkataan Papa nya. Ada rasa kasihan melihat Papa nya yang hidup kesepian selama ini.
Daniel memang sengaja terbiasa berjauhan dengan putrinya. Sebab mereka sedikit banyak masih mengikuti adat orang Indonesia yang jika memiliki anak perempuan dan laki-laki maka orangtua harus siap melepaskan anak perempuan nya kelak jika sudah ada yang meminang. Berbeda dengan anak laki-laki yang akan tetap bersama orangtua nya baik sudah menikah maupun belum.
“Jangan bersedih, Delon berjanji suatu saat akan menikah dengan wanita yang Delon cintai. Tapi entah kapan masa itu tiba” ucapnya menenangkan sang Papa.
“Yaa.. Papa pegang janjimu” pungkas Daniel.
Mohon maaf jika terdapat beberapa typo..
Kasih dukungan nya buat author🫶🏻 jangan lupa pencet love,like dan vote nya ya readers🥰
__ADS_1