
Keno yang panik pun segera berlari. Ia bergegas keluar dari ruangan menuju ruangan Will.
“Ikut aku sekarang juga Will! Kiara dalam bahaya!” Ucap Keno dengan mata menyalang.
“Apa?!! Baik Tuan” ucap Will mengikuti langkah kaki atasannya.
Mobil yang mereka tumpangi melaju dengan kecepatan tinggi.
Sementara di markas nya, Adrian baru saja mendapatkan kabar bahwa Ryan menyuruh anak buahnya menculik Kiara. Pria paruh baya itupun bergegas menyusul putranya yang berada di jalan.
“Halo Keno, Daddy tunggu di jalan pusat kota menuju kediaman pria itu. Kiara ada disana sekarang!” Ucap Adrian melalui telpon lalu memutuskan panggilan itu.
“Percepat lagi Ben, firasat ku kali ini sangat buruk” ucap Adrian pada tangan kanan nya yang saat ini memang berada di Indonesia atas perintah Adrian.
“Baik Tuan” ucap Ben menambah kecepatan.
Sedangkan Kiara saat ini terus meronta karena tahu ia di bawa ke mansion pria keparat itu.
“Lepas! Kalian akan menerima balasan yang setimpal karena telah membawa ku ke tempat ini!” Teriaknya murka.
Ia benar-benar jijik menginjakkan kakinya kembali di mansion rasa neraka ini.
“Oh ya? Kau yakin dengan ucapan mu Baby?” Ucap Ryan yang berjalan menuruni tangga.
“Kau! B*****n kau Ryan! Bukankah sudah jelas kita sudah resmi bercerai! Tidak tahu malu sekali Kau seharusnya sadar dengan itu!” Umpat Kiara yang tangan nya di ikat ke belakang oleh anak buah Ryan.
“Aku tidak peduli! Sampai kapanpun kau akan tetap jadi milikku, bawa dia ke kamar!” Titahnya pada anak buahnya.
Kiara pun di gotong bak karung beras menuju lantai atas.
Brugh
Tubuh Kiara di lempar ke atas kasur tepatnya di kamar dia dulu sewaktu masih bersama Ryan.
Tangan dan kakinya di ikat ke samping sisi ranjang.
Kiara terus meronta namun pergerakan nya semakin kalah dengan tenaga para anak buah Ryan.
“Hahahaha… lihatlah bukti dari ancaman ku Baby? Aku sudah bilang aku tidak main-main. Tapi kau semakin tak mengindahkan ucapanku saja, alhasil.. beginilah nasibmu karena berani menentang seorang Ryan” ucap pria itu tersenyum devil.
“Cuihhh!! Aku semakin jijik melihatmu apalagi menginjakkan kakiku kembali di neraka ini ba*****n!!!” Umpatnya meludahi Ryan.
“Kurangajar! Lakban saja mulutnya!” Titah Ryan pada anak buahnya.
Mereka pun segera melakukan perintah Tuan nya.
“Sudah Tuan”
Kiara terus meronta namun sayang, mulutnya tertutup lakban.
“Bagus! Tinggalkan aku sekarang! Aku akan membuat mantan istriku ini mengandung benihku” ucapnya tersenyum kemenangan. Tidak ada sosok pahlawan kesiangan seperti Keno yang mengganggunya kali ini.
“Hmm!!! Mhhhmmm!!!!” Hanya suara geraman yang keluar dari mulut Kiara. Ia menggeleng seraya mengeluarkan tangisan nya.
__ADS_1
‘Keno, tolong aku.. aku jijik di sentuh pria ini! Hiks hiks hiks’
“Mari kita mulai pergulatan yang selama ini sudah lama tidak kita lakukan Baby.. aku akan membuatmu mendesah nikmat menuju nirwana” ucap Ryan terdengar sangat menjjikkan di telinga Kiara.
Ryan pun melucuti pakaian Kiara dimulai dari menurunkan celana jeans nya hingga sebatas paha, Kiara terus meronta namun gerakan Ryan semakin brutal. Bahkan baju milik Kiara di robek pria itu hingga menampakkan singlet dan br* nya saja.
Tangisan nya semakin pilu, ia tidak bisa membayangkan bagaimana nasib nya setelah ini.
Dengan pandangan memuja penuh ga***h Ryan pun membuka baju nya dan menurunkan resleting celana nya. Tangan nya merem*s salah satu bukit Kiara yang semakin membuat wanita itu histeris.
“Teruslah menjerit Baby, aku yakin sebentar lagi jeritanmu ini akan menjadi jeritan nikmat” ucap nya menj*lati leher Kiara.
Kiara yang sejak tadi terus meronta kini tenaga nya seolah terkuras. Lemas tidak berdaya karena tubuhnya di tindih oleh Ryan.
Tangan Ryan terus berselancar menggerayangi tubuhnya.
Baru saja hendak menyentuh segitiga Kiara, tiba-tiba pintu terdobrak menampakkan sosok Keno yang berjalan masuk dengan mata menyalang menyiratkan amarah.
“Ba*****n kau keparatt!!! Kau apakan dia!!!!” Bentak Keno melayangkan kakinya ke arah Ryan.
Bugh!
Tubuh Ryan terpental ke tembok dengan kepala membentur dinding.
“Aarrgghhhh!!!” Teriak Ryan merasakan sakit di bagian kepala nya, darah pun mengalir keluar dari kepalanya.
“Kurangajar kau!! Lancang sekali masuk ke mansion ku!” Umpat Ryan emosi.
“Untuk apa aku bertamu dengan sopan sementara kau membawa wanitaku! Lebih lancang kau atau aku ba*****n!!!” Teriak Keno
“Berani kau menyentuhnya!! Rasakan ini!”
Bughh!! Bughh!! Brakk!!!
Keno terus menghajar Ryan membabi buta, melihat keadaan Kiara saat ini menbuat kepalanya mendidih.
Brakk!! Pyaarrr!!
“Aargghh!!!! Sialan!!!” Umpatnya merasakan remuk di sekujur tubuhnya.
Tubuh Ryan terpental mengenai gucci yang ada di dalam kamar itu hingga menyebabkan barang itu pecah.
“Sudah ku peringatkan jangan pernah kau usik wanitaku?! Namun kau semakin berani saja menentang perintah ku!” Teriak Keno menggema.
“Dia milikku sejak lama! Sementara kau siapa?!! Orang baru yang dengan mudahnya merayu Kiara agar bercerai dariku! Cihh! Menjijikkan sekali, apakah kau tidak laku sampai-sampai merebut istri orang!” Ucap Ryan yang masih berani menjawab perkataan Keno.
“Woww!! Nyalimu cukup besar ternyata ya? Biar ku beritahu! Aku adalah pria yang sejak tiga tahun lalu di jodohkan dengan nya.. tapi kau dengan segala akal busukmu merayu wanitaku agar mau menikah denganmu bahkan tanpa mempunyai kesempatan untuk bertemu denganku dulu. Dan sekarang, aku mengambil apa yang seharusnya menjadi hak milikku keparat!!” Ucap Keno.
“Will!!” Panggil Keno pada Will yang barusaja menghabisi anak buah Ryan bersama para bodyguard.
“Ya Tuan”
“Buat bangkrut perusahaannya sekarang juga! Ambil semua saham yang kita tanam!! Jangan sisakan satu persen pun!!” Titah Keno murka.
__ADS_1
“Baik Tuan, akan saya lakukan” ucap Will meraih ponselnya lalu melakukan panggilan pada seseorang.
Ia benar-benar menepati ucapan nya tempo lalu. Tidak ada yang bisa menentangnya jika sudah mengusik ketenangannya.
“Bedebahh!! Menyesal aku meminta bantuan padamu pria perebut istri orang!!” Umpat Ryan pada Keno. Ia tidak terima perusahaan nya hancur begitu saja.
“Cihh!! Semua ada ditanganku, salahkan saja kebodohan di otakmu itu! Kau sama sekali tidak mengetahui sisi lain dari diriku, ini akibat dari perbuatanmu! Selanjutnya kau hanya akan merasakan siksaan yang tak pernah terbayangkan oleh otakmu yang dangkal itu!” Cibir Keno seraya berjalan mendekati ranjang dimana wanitanya di ikat tak berdaya.
Ryan pun menggeram mengepalkan tangan nya. Ia segera bangkit meraih pecahan gucci itu dan berlari ke arah Keno.
“Mmhhhh!!! Hemmmmmhhhh!!!” Kiara menggeleng kuat hanya bisa mengeluarkan suarah geraman melihat Keno dalam bahaya.
Selangkah lagi tangannya mengayunkan pecahan gucci itu ke arah Keno namun tiba tiba..
Dorr!!!
Dorr!!!
Dua peluru milik Adrian melesat menembus tangan kanan Ryan dan kepala nya. Pecahan gucci itu terjatuh ke lantai bersamaan dengan tubuh Ryan yang tumbang.
Brugh
Tubuhnya terjatuh tak berdaya, darah di pergelangan tangan dan pelipisnya pun seketika meluncur.
“Daddy??” Seloroh Keno.
“Cepat kau selamatkan Kiara. Daddy akan mengurus pria keparat ini” ucap Adrian. Rupanya pria paruh baya itu sejak tadi tengah menyusun rencana bersama tangan kanan nya Ben, dengan memasang sejumlah bom di beberapa titik mansion milik Ryan. Ia berniat akan menyekap pria itu hingga semua orang mengira pria itu meninggal karena bom bunuh diri. Para anak buah Ryan pun berhasil di bereskan oleh Will dan membuang bangkai nya ke kandang harimau peliharaan Keno di markas.
Keno pun bergegas membuka tali ikatan yang melilit di tangan dan kaki Kiara. Serta membuka lakban yang menempel di mulut Kiara.
“Tahan sedikit honey..”
Sret..
Keno membuka nya perlahan agar mengurangi rasa sakit.
“Awsshhh.. hiks hiks hiks.. Keno dia br*****k Keno!!” teriak Kiara histeris memeluk Keno dengan erat.
“Ssttt.. tenanglah, kita keluar dari sini” ucap Keno menyelimuti tubuh Kiara dengan jas nya lalu menggendong Kiara ala bridal style berjalan keluar dari mansion itu.
“Bawa dia ke mansion, Daddy akan membawa pria itu ke markas” ucap Adrian yang sedih melihat keadaan Kiara. Dia merasa gagal melindungi putri dari sahabatnya itu.
“Baik Dad, nanti Keno akan menyusul setelah kondisi Kiara kembali tenang” ucap Keno di angguki oleh Adrian.
‘Maafkan Daddy terlambat menolongmu nak.. maafkan Daddy’ ucap Adrian dalam hati penuh sesal.
“Ikat dia!” Titah Adrian pada anak buahnya.
Ryan yang sudah tak berdaya itu di bawa oleh anak buah Adrian menuju markas nya.
Sepeninggal mereka, tak lama Mansion itu pun meledak hancur berkeping-keping rata dengan tanah.
Balasan yang setimpal karena berani mengusik seorang pewaris Bimantara.
__ADS_1
Mohon maaf jika terdapat beberapa typo, author marathon mengetik dua bab malam ini
Jangan lupa tinggalkan like&vote nya ya readers..