Ku Persunting Istrimu

Ku Persunting Istrimu
Eps 89


__ADS_3

Tak berapa lama Adrian datang bersama Merry dan juga Morgan yang tampak bertekuk muka karena dirinya belum puas dengan kegiatannya tadi.


“Kenapa dengan wajahmu?” Tanya Keno pada Morgan.


“Tidak apa-apa” jawab Morgan singkat sembari mengamati putra kecilnya yang lemah tak berdaya berada di dalam inkubator.


“Jangan terlalu berambisi, kau bisa melanjutkannya nanti setelah anak dan istri mu pulih seperti sedia kala. Kau lihat aku? Aku saja bahkan bisa menahan mati-mati an untuk tidak membabat habis nyawa mereka” terang Keno di angguki oleh Adrian.


“Benar itu” jawab Adrian.


“Ck!” Morgan mendecak kasar.


“Tapi aku baru saja menyentuhnya, sudah ditarik pulang saja” gerutu nya kesal.


“Sudahlah Morgan, sebaiknya kau segera beri nama pada putra mu. Kasian dia sudah lahir di dunia bapaknya belum memberikan nama. Mau dipanggil dengan sebutan apa dia nanti?” Cecar Keno sewot.


“Aku sedang memikirkannya” jawab Morgan


“Haisshhh..” semua orang yang ada di ruangan itu mendesah frustasi.


“Theodore Jace Maverick!” Ucap Morgan tiba-tiba.


Semua orang melongo dalam keterkejutan tak terkecuali Kiara yang sejak tadi fokus dengan Sylvi.


“Apa?? Astaga nama yang indah sekali” ucap Merry penuh kagum.


“Aku mengambilnya dari bahasa yunani, yang artinya pemberian Tuhan sebagai penyembuh” jelas Morgan tersenyum lembut menatap putra semata wayangnya.


“Aku setuju, nama yang bagus!” Ucap Adrian menimpali.


“Lalu siapa nama panggilannya?” Tanya Keno


“Kalian bisa memanggilnya Theo, atau Jace” jawab Morgan.


“Kau dengar Vi? Sebutan yang indah tersemat di nama putramu. Kapan kau akan bangun? Malaikat kecilmu ingin sekali melihat ibunya bangun” ucap Kiara.


“Honey, ayo kita kembali ke ruangan mu.. kau sudah harus istirahat sekarang” ucap Keno


“Benar sayang, biar Mommy yang menjaga mereka disini” ucap Merry menimpali.


“Baiklah Mom, Morgan.. aku titip sahabatku” ucap Kiara beranjak dari duduknya.


“Pasti, aku akan menjaganya dengan baik”


“Kabari aku jika dia sudah sadar” ucap Kiara lagi.


Morgan mengangguk tersenyum singkat.


“Lihatlah sayang, seburuk apapun kau di masa lalu kehadiran mu tetap di nantikan oleh banyak orang. Cepatlah sadar baby, aku merindukanmu” gumam Morgan dalam hati seraya menatap brankar istrinya.


Tak lama setelah kepergian Keno dan Kiara seorang dokter tampan masuk ke dalam ruangan itu.


“Permisi saya ingin mengecek keadaan pasien” ucap Dokter itu.


“Silahkan dok” jawab Adrian.


“Daddy keluar dulu Mom” ucap Pria paruh baya itu pun keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


“Kapan istri saya akan bangun dok? Sudah setengah hari belum juga ada tanda-tanda dirinya bangun” tanya Morgan.


“Mohon bersabar Tuan, sebenarnya detak jantung pasien sudah normal. Kondisinya juga berangsur membaik, hanya saja pasien masih bergelung di alam bawah sadarnya.” Terang dokter itu.


“Kita hanya tinggal menunggunya sadar saja dengan terus mengajak pasien bicara itu akan membantu respon syarafnya” jelas dokter itu.


Morgan mengangguk tanda mengerti.


“Lalu bagaimana perkembangan bayi saya dok?” Tanya Morgan lagi.


“Putra anda berkembang cukup pesat pertumbuhannya Tuan, ini merupakan mukjizat. Detak jantungnya juga mulai normal. Kami akan terus mengecek kondisi nya secara bertahap” ucap Dokter itu tersenyum lembut.


“Syukurlah Morgan.. putra mu anak kuat dan hebat” ucap Merry terharu meneteskan airmatanya.


“Iya Tante, aku tidak menyangka putraku akan sekuat itu” ucap Morgan haru.


“Panggil aku Mom. Mulai sekarang aku akan menjadi orangtua mu juga” pinta Merry pada Morgan.


Morgan sedikit terkejut dengan permintaan ibu dari sahabatnya itu.


“Baiklah Mom” ucap Morgan tersenyum mengangguk.


“Panggil aku juga Daddy” seru Adrian tiba-tiba masuk.


“Ck! Aku masih kesal padamu” decak Morgan memutar bola matanya malas.


“Dasar anak durjana” sewot Adrian.


Morgan hanya mengendikkan bahunya acuh.


Sementara di dalam ruang rawatnya Kiara tengah bermanja-manja dengan sang suami.


“Kenapa harus tidak terima honey? Dia putra kandungnya tentu saja dia akan menerima segala sesuatu nya dengan ikhlas” jawab Keno.


“Lalu.. Apa dia juga akan menyalahkan orang-orang yang membuatnya menjadi seperti ini hubby?” Tanya nya lagi.


“Kalau yang satu itu aku tidak tahu honey, aku tidak mengenal watak dan karakternya sama sekali. Maybe yes, maybe no” jelas Keno mengusap bahu Kiara.


“Aku hanya takut dia akan menyalahkan ku atas kejadian ini, bagaimana hubungan persahabatanku nanti” ucap Kiara khawatir.


“Aku rasa apa yang kau pikirkan itu terlalu jauh honey, tidak mungkin Sylvi menyalahkan mu sementara target mereka bukan hanya kamu. Buang semua pikiran buruk mu, aku tidak mau anak kita ikut stress yang nantinya akan berdampak buruk pada kesehatan mu dan bayi kita” ucap Keno menasehati istrinya.


Kiara terdiam menelusupkan wajahnya di dada bidang Keno. Rupanya hormon wanita itu tengah bangkit saat ini.


“Hubby..” panggil Kiara mendongak.


“Hmm.. apa yang kau inginkan honey? Katakan” ucap Keno


“Aku tidak ingin apapun, aku hanya ingin..” Kiara menggantungkan kalimat nya sejenak, membuat Keno mengernyitkan dahinya penasaran.


“Ini hubby, aku ingin ini sekarang” tunjuk Kiara pada senjata milik Keno.


“What?? Kau bercanda honey??” Pekik Keno


Kiara mendongak menatap wajah terkejut suaminya.


“Yes” ucap Kiara dengan tatapan menggemaskan.

__ADS_1


“Tentu saja aku akan memberikannya!” Sahut Keno mulai beraksi.


“Kunci dulu pintunya hubby!” Tegur Kiara menahan lengan kokoh suaminya.


“Aishhh! Aku hampir melupakan hal satu itu” gerutu Keno berjalan ke arah pintu lalu mengunci nya.


Ceklek!


“Ayo kita mulai permainan ini honey” ucap Keno mengerlingkan matanya membuat Kiara terkikik geli.


“Tapi apa kau yakin baby boy akan baik-baik saja?” Tanya Keno


Tiba-tiba..


Dug!


Membuat Kiara berjingkat kaget.


“Ya, kau merasakan tendangan mautnya kan?” Ucap Kiara dengan senyum lebarnya.


“Astaga!! Putraku ternyata sudah pro dengan Daddy nya sejak dini” ucap Keno terkekeh kecil.


Kiara sontak mengerucutkan bibirnya.


“Enak saja! Aku yang mengandung kenapa jadi Daddy yang kau dukung!” Omel Kiara menunduk menatap perut buncitnya membuat tawa Keno pecah seketika.


“Apa-apaan mommy mu ini, masa kamu masih di dalam perutnya sudah kena omel boy hahaha!” Tawa Keno dalam hati.


Belum lahir saja sudah menjadi bahan rebutan antara Mommy dan Daddy nya, benar-benar bayi ajaib.


“Sudahlah. Kapan mulai nya kalau begini!” Ucap Kiara kesal.


“Baiklah baiklah.. lets play with me babe!” Seru Keno menggebu-gebu.


Keno pun melucuti semua pakaian miliknya begitupun Kiara.


“Pelan-pelan hubby” pinta Kiara dengan tatapan penuh gairah.


“As you wish my honey” ucap Keno tersenyum lembut mengecup kening Kiara.


Dan terjadilah kegiatan panas antara keduanya hingga dokter di luar pun tidak dapat masuk untuk mengecek kondisi Kiara.


Dua insan yang tengah di mabuk gairah itu sama sekali tak menggubris ketukan pintu dari luar.


“Sepertinya pintunya dikunci dari dalam Dok” ungkap suster yang kesulitan mencoba membuka pintu ruangan Kiara.


“Mungkin menantu ku sedang istirahat dan tidak ingin di ganggu Dok” jelas Adrian yang melintasi ruangan Kiara.


“Ah iya benar, sebaiknya saya periksa nanti saja. Permisi Tuan” ucap Dokter itu berpamitan.


Adrian hanya tersenyum mengangguk.


“Dasar pasutri nakal! Tidak melihat suasana sama sekali” gerutu Adrian berlalu pergi.


***


Kasih vote dong, semoga yang kasih vote pahala nya dilipat gandakan di bulan suci ramadhan ini..

__ADS_1


Selamat berbuka puasa bagi yang menjalankan teman-teman..


__ADS_2