
Selesai acara pesta itu, Keno dan Kiara berpamitan pada sepasang pengantin baru itu.
Keduanya kini menuju parkiran mobil di dampingi oleh Will.
“Mohon maaf Tuan, ada sesuatu yang ingin saya sampaikan. Ini sangat penting” ucap Will
Keno pun menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Will.
“Apa yang ingin kau sampaikan Will?”
“Mengenai kehadiran William di pesta tadi Tuan”
“Honey, masuklah ke dalam mobil dulu. Ada hal penting yang harus aku bicarakan dengan Will, hanya sebentar” ucap Keno mengecup puncak kepala Kiara.
“Baiklah, aku tunggu” ucap Kiara melepaskan rengkuhannya dari Keno.
Kiara pun berlalu menuju mobil di ikuti beberapa bodyguard yang mengawalnya.
“William dan putrinya berniat menjebak anda Tuan, dengan memasukkan obat perangsang dosis tinggi ke dalam minuman yang anda minum” terang Will
“Apa? Jadi mereka datang? Kenapa aku tidak melihatnya tadi. Tapi aku merasa diriku baik-baik saja” ucap Keno heran.
“Tentu saja saya sudah gerak cepat dan sudah memprediksi hal itu. Dan kedatangan mereka berdua lebih awal dari kita, itu sebabnya Tuan tidak melihat keberadaannya karena mereka bukan tamu VIP” ucap Will.
“Cihh! Aku terlalu fokus pada istriku Will, sampai-sampai aku mengabaikan bahaya yang tengah mengincarku” decih nya.
“Lalu apa yang terjadi?” Tanya Keno kemudian.
“Saya sudah mengutus bodyguard untuk menukar minuman itu pada William, tapi nampaknya pelayan itu mencampurkan obat itu pada putrinya juga Tuan” ucap Will.
“Hehh.. bagus, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui” ucapnya menyeringai devil.
“Saat ini mereka sedang menuju hotel yang sudah di pesan nya untuk menjebak anda Tuan. Dan saya sudah mengundang beberapa media massa untuk menyebarkan berita nya.” jelas Will
“Apa?? Kau bergerak secepat itu Will? Hahaha.. bagus Will.. bulan ini gajimu aku naikkan tiga kali lipat!” Ucap Keno tertawa puas.
Kiara yang mengamati interaksi antara suami dan Assisten nya itu heran, “apa yang mereka bicarakan sampai-sampai Keno tertawa seperti itu?” Ucapnya menggeleng.
“Saya sudah tidak bisa bersabar mengulur waktu lagi Tuan, tindakannya kali ini sudah melewati batas. Kalau bisa menghancurkannya sekarang kenapa tidak” ucap Will dengan sorot mata tajam.
“Ya.. ya, kau memang hebat Will” ucap Keno menepuk bahu Assisten nya bangga.
Keduanya kini berjalan memasuki mobil.
“Kita kemana Tuan?” Tanya Will setelah duduk di kursi kemudi.
“Kembali ke mansion saja Will, kita pantau saja. Lagipula istriku kelihatannua sudah lelah” ucap Keno merengkuh tubuh Kiara yang kini terlelap karena menunggu suaminya itu.
“Baik Tuan” Will pun melajukan mobilnya menuju kediaman Bimantara.
__ADS_1
Sementara ayah dan anak itu kini merasakan gejolak hawa panas tak menentu yang menjalar di tubuh keduanya.
“Ada apa ini?! Kenapa tubuhku jadi seperti ini, ahhsss!” Ucap Laura mendesah kasar.
“Apa yang terjadi?” Tanya William menatap putrinya yang kini berjalan gusar menelusuri koridor hotel.
“Aku tidak tahu yah, tiba-tiba saja tubuhku seperti terbakar” ucap Laura mendesis dengan tatapan penuh gairah.
“Apa? Kenapa bisa?! Dan apa ini, kenapa tubuhku juga merasa aneh?” Ucap William ikut merasakan reaksi dari obat itu.
“Ahh.. ayah aku tidak kuat lagi, tunjukkan dimana kamar itu?!” Pekik Laura tak tahan.
“Disana!” Tunjuk William mempercepat langkahnya.
“Sial!! Apa yang terjadi, kenapa malah bereaksi seperti mengonsumsi obat itu?!” Geramnya menahan gejolak tubuhnya.
“Dimana Keno yah?! Aku sudah tidak tahan! Cepat bawa dia kemari!” Ucap Laura tak sabaran.
“Tunggu sebentar, orang suruhan ku sudah ku utus untuk membawa nya kemari” ucap William yakin. Nyatanya saat ini utusannya itu tengah di sekap oleh beberapa bodyguard Keno yang tadi di utus Will untuk membuntuti mereka.
“Tolong! Ini sangat menyiksaku!” Ucap Laura menahan hasratnya.
Wanita itu kini bergerak resah tak menentu di atas ranjang dengan gerakan penuh sensual, yang membuat William semakin bergejolak hasratnya berkali-kali lipat.
“Sial!! Kenapa sangat menggoda! Sadarlah dia putrimu sendiri William!” Umpatnya menahan hasrat
“”Ayahh.. ahhsss.. Laura sudah tidak tahan, tolong Laura yah!” Desah wanita itu.
Tak tahan lagi akhirnya pria tua itu mendekati putrinya ke atas ranjang.
“Ahh kau sangat menggoda Laura! Tubuhku semakin panas melihatmu begini” ucap William menyentuh Laura.
Keduanya semakin terbakar gairah hingga mereka melakukan penyatuan, hubungan haram yang seharusnya tidak mereka lakukan.
William terus menerus menjamah tubuh putrinya dengan penuh nafsu, dua jam mereka melakukan hubungan terlarang itu sampai kini belum juga merasa puas. William terus menerus menggempur tubuh Laura dengan berbagai gaya.
“Ohh kau nikmat sekali baby..” racau William
Sedangkan Laura terus menjerit nikmat dibawah kungkungan William.
“Owhh.. teruskaann mhhh” racau Laura
Sungguh perbuatan yang di luar nalar, tanpa mereka sadari di sudut nakas terpasang kamera pengintai yang di pasang oleh petugas hotel suruhan Will.
Kegiatan panas mereka berhasil di tayangkan secara live di akun gosip sosial media hingga berita itu menggemparkan dunia jagat maya.
Para wartawan langsung menyerbu hotel tempat mereka melakukan adegan ranjang itu.
Hingga satu jam kemudian William dan Laura selesai dengan kegiatan panasnya, mereka berdua sama-sama terkulai lemas akibat reaksi obat perangsang dosis tingginya.
__ADS_1
Keduanya masih belum menyadari apa yang mereka perbuat, entah apa yang terjadi selanjutnya jika mereka saling mengetahui.
Sementara Keno dan William kini sedang berada di ruang kerja milik Keno, mereka berdua menyeringai senang dengan mencuatnya berita William dan Laura.
“Cih! Rasakan dan nikmati senjata makan tuan mu!” Ucap Keno.
Will pun ikut tersenyum puas melihat hasil kerjanya yang tak sia-sia.
“Pulang dan istirahat lah Will. Aku tau kau sangat lelah mengatasi kejadian ini. Biarlah semua berjalan sesuai keinginan. Berita itu tidak akan redam dalam waktu singkat, aku yakin besok akan menjadi awal kabar buruk bagi kehidupannya” ucap Keno tersenyum senang.
“Baik Tuan, saya harap juga begitu. Kalau begitu saya pamit undur diri, dan selamat beristirahat” ucap Will melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan itu.
Keno melihat punggung Will yang semakin lama menghilang dari pandangannya.
“Semoga kau segera mendapatkan jodoh Will, agar harimu berwarna dan hidupmu tidak datar seperti sekarang ini” ucap Keno dalam hati menyeringai kecil.
Keno pun beranjak keluar dari ruangannya menuju kamar pribadi dimana istrinya tertidur pulas.
“Cup!” Pria itu mendaratkan kecupan singkat di bibir istrinya yang masih setia memejamkan matanya. Ibu hamil itu mudah sekali tertidur bahkan tak mengenal tempat.
Ia mengusap kepala Kiara penuh kasih sayang, rasa bahagia tengah meliputi hatinya saat ini.
“Hmmmhh hubby..” gumam Kiara terusik dengan gerakan Keno.
“Yes honey, aku disini” ucap Keno.
“Kau mengganggu ku” ucap Kiara membuka kedua matanya.
“Ups.. i’m sorry honey. Kau terlalu menggemaskan” ucap Keno mengacak pelan rambut istrinya.
“Stop it!” Kiara bangun dan bersandar di tempat tidur.
Keno mulai menghentikan aksinya, nampaknya ia telah membangunkan kucing betina yang manis itu.
“Apa ada sesuatu yang tidak aku ketahui hubby?” Ucap Kiara dengan pandangan mengintimidasi.
“Apa yang ingin kau ketahui? Aku akan memberitahumu” ucap Keno menghadap istrinya lalu merengkuh pinggang sexy Kiara.
“Ayolah hubby, jangan main kucing-kucingan seperti ini. Aku malas bertele-tele” keluh Kiara menyandarkan kepalanya ke bahu Keno.
“Oke-oke. Akan ku katakan” ucap Keno mengalah
“William dan putrinya sudah menemui kehancurannya saat ini, tadi sewaktu di pesta dia berniat memberiku obat perangsang dosis tinggi honey, untung saja Will bergerak cepat. Dia langsung menukar minuman ku pada minuman William” jelas Keno.
“What?!!! Benar-benar gila! Tapi kenapa aku tidak menyadari kehadiran mereka sama sekali?” Tanya Kiara heran.
“Ya, jelas saja kita tidak melihat kedatangan mereka karena mereka datang lebih dulu, lagipula kita terlalu menikmati romansa tadi sampai-sampai tak menghiraukan keadaan sekitar” ucap Keno.
“Ya.. kau benar hubby.. lalu bagaimana mereka sekarang?”
__ADS_1
“Mereka sudah di ambang kehancuran honey, nanti kita lihat saja beritanya di televisi. Saat ini dunia maya sudah gempar dengan berita antara sepasang ayah dan anak itu. Cukup menjijikkan” ucap Keno bergidik ngeri.
Kiara dibuat melongo mendengar hal itu. Dalam hatinya begitu penasaran apa yang sebenarnya terjadi.