Ku Persunting Istrimu

Ku Persunting Istrimu
Eps 56


__ADS_3

Hari ini adalah hari sidang perceraian Kiara dan Ryan.


Kiara di dampingi oleh Keno dan Adrian beserta pengacara Keluarga Bimantara.


Sedangkan Ryan membawa pengacara sewaan nya guna menggagalkan keputusan cerainya dengan Kiara. Pria itu bertekad tidak ingin menceraikan istrinya dan ingin balas dendam. Sungguh manusia kepala batu.


“Dad.. Kiara gugup” ucap Kiara dengan menautkan kedua tangannya.


“Santai saja, Daddy yakin kali ini akan berhasil. Semua bukti-bukti yang Keno kumpulkan selama ini cukup memperkuat sidang keputusan” ucap Adrian menenangkan Kiara.


“Daddy benar honey, sekarang duduk lah” titah Keno menuntun Kiara duduk di kursi tergugat.


Sedangkan Ryan duduk di kursi penggugat sesuai pernyataan yang ada di surat gugatan.


Semua itu dirancang sedemikian rupa oleh Keno agar mempermudah proses perceraian mereka. Ckckck, sungguh licik sekali pria itu🤣


Kiara duduk di kursinya tanpa menoleh le arah Ryan sekalipun, ia begitu enggan dan malas melihat wajah mantan suaminya itu.


Sidang itu pun dimulai, hakim membacakan poin-poin perkara yang di serahkan oleh Keno atas kesaksian nya dan kesaksian Kiara.


“Dalam poin-poin ini, menerangkan bahwa penggugat telah berselingkuh semenjak pernikahan sampai tiga tahun lamanya usia pernikahan” jelas Hakim


“Penggugat juga melakukan kekerasan fisik kepada tergugat lebih dari tiga kali”


“Mohon ijin menambahkan sedikit poin Yang Mulia, saudara penggugat menikahi saudari tergugat juga atas dasar balas dendam masa lalu Yang Mulia” terang pengacara Adrian.


“Benar begitu saudara Ryan?” Tanya Hakim


“Awalnya memang seperti itu Yang Mulia, rapi saya berniat untuk mengubur dendam itu dan berniat untuk memperbaiki rumahtangga kami, bahkan saya sangat tidak ingin menceraikan istri saya” ucapnya jujur.


“Saya menolak Yang Mulia, dia sendiri yang menggugat saya, dan saya tidak ingin kembali menjalani rumahtangga saya dengan nya” ucap Kiara tegas. Membuat Ryan semakin meradang.


“Dalam poin poin ini, kesalahan penggugat cukup fatal, tidak hanya berselingkuh dan hal ini sangat memberatkan penggugat dengan adanya kekerasan fisik”


“Maka dari itu, penggugat bisa dijatuhi hukuman penjara sesuai pasal lima dengan ancaman hukuman lima tahun penjara atau denda sebesar lima belas juta rupiah” jelas hakim tersebut.


Ryan membola mendengar itu,


“Saya keberatan Yang Mulia, dalam hal ini tidak hanya saya yang berselingkuh namun istri saya juga. Bahkan tanpa sepengetahuan saya ada seseorang yang telah mengklaim nya sebagai calon istri, bukankah itu tidak adil bagi saya Yang Mulia?” Sanggah Ryan membela diri.


“Bagaimana saudari tergugat? Apa hal itu benar?” Tanya Hakim pada Kiara


“Itu tidak benar Yang Mulia, hubungan kami terjalin setelah suami saya menceraikan saya dan membuang saya pada saat itu juga.. semua bukti sudah menjelaskan, bahkan dia sama sekali tidak mempunyai bukti atas tuduhan-tuduhan tersebut” ucap Kiara panjang lebar. Adrian dan Keno tersenyum miring.

__ADS_1


Ryan menggeram marah, rahangnya mengatup rapat mendengar pernyataan Kiara. Kenapa dia sebodoh itu tidak mengumpulkan bukti terlebih dahulu hanya berbekal pengacara bayaran saja mana cukup? Ckckck lucu sekali wahai parno sengklek..


“Saudara penggugat apakah anda memiliki bukti atas pernyataan anda tadi? Jika punya serahkan kedepan sekarang juga” titah Hakim.


“Saya memang tidak memiliki bukti yang mulia, tapi saya melihat dengan mata kepala saya sendiri” terang Ryan masih berusaha meyakinkan.


“Apakah ada saksi mata selain anda?” Tanya Hakim lagi


Deg!


Dia lupa bahwa di ruangan itu hanya terdapat Keno,Kiara dan juga Will sang Assisten. Mana mungkin Keno akan membuka mulut sementara ini dia adalah saksi dari Kiara, ini adalah bagian dari rencana nya. Bodohnya dia menyuruh Dio Assisten nya pulang terlebih dulu pada saat itu, jika saja tidak pasti Dio akan menjadi saksi di persidangan. Poor Ryan!


“Cihh! Tentu saja tidak, lihat Dad betapa bodohnya pria itu, mau bersaing denganku? Hahaha aku rasa dia akan game over duluan sebelum start” cibir Keno tertawa sumbang.


“Ya, baru kali ini Daddy melihat seorang Presdir yang otaknya hanya seujung jari kelingking, ckckck bagaimana cara Rendy mendidik putranya itu!” Decak Adrian tak habis fikir. Pantas saja perusahaan nya tumbang berkali-kali,pikirnya.


Bukannya membuah kan hasil malah mempermalukan dirinya sendiri di persidangan.


“Mohon maaf yang Mulia, Bukankah penggugat sudah cukup kuat dengan bukti kesaksian nya Yang Mulia? Bahkan itu sangat jelas di depan matanya” Sela pengacara Ryan berkepala botak itu membelanya.


“Posisi saudara saat ini adalah penggugat, bukan saksi. Semua tuduhan harus berdasarkan bukti ataupun saksi. Jika tidak ada bukti ataupun saksi maka penggugat hanya dianggap memberikan kesaksian palsu” jawab Hakim itu menimpali ucapan Pengacara Ryan.


Pernyataan hakim tersebut membuat Ryan dan pengacara nya kicep.


“Kurangajar! Aku tidak bisa membiarkan hal ini terjadi! Aku tidak mau kalah!” Gerutu Ryan dalam hati.


“Honey, kau ingin menjebloskan nya ke dalam penjara atau tidak” bisik Keno bertanya pada Kiara.


“Menurutmu bagaimana sebaiknya?” Tanya Kiara pelan sedikit menoleh ke belakang.


“Aku terserah mu saja honey” jawab Keno


“Sebaiknya biarkan saja dia bebas. Sudah lepas darinya saja aku sudah lega” jawab Kiara


“Hmm.. baiklah.. tapi jika suatu saat dia berbuat nekat aku tidak akan segan-segan memberi nya pelajaran” ucap Keno mengancam.


“Itu terserah mu, bukan urusan ku lagi” jawab Kiara tanpa menoleh.


“Daddy sudah mengutus beberapa orang untuk mengawasi gerak gerik nya, kau tetap harus waspada” ucap Adrian


Keno mengangguk kan kepalanya.


“Mohon ijin Yang Mulia, saya ingin berbaik hati untuk tidak meneruskan kasus kekerasan ini ke meja hijau, mohon Yang Mulia menyetujui keputusan saya” ucap Kiara yang ingin sesegera mungkin lepas dari Ryan. Ia sudah sangat muak jika harus kembali berurusan dengan pria itu.

__ADS_1


“Baiklah, keputusan tergugat di terima. Dan hasil persidangan ini menyatakan penggugat saudara Ryan Wijaya dan tergugat saudara Kiara Davency bahwa keduanya resmi bercerai!” Putus Hakim dengan mengetuk palu sebanyak tiga kali.


“Hufhh akhirnya aku terlepas dari belenggu pernikahan ini” ucap Kiara lega.


“Selamat honey, penrnikahan kita segera dilaksanakan” ucap Keno tengil


“Isshh kau ini” gerutu Kiara, tak menampik bahwa dalam hatinya juga merasa bahagia.


“Selamat ya nak, akhirnya kau terbebas dari penderitaan mu selama ini” ucap Adrian tulus. Ia merangkul Kiara ikut menyalurkan rasa bahagia nya.


“Terimakasih Daddy sudah membantu dan menjaga Kiara selama ini” balas Kiara penuh haru.


“Sama-sama sayang. Daddy akan selalu menjaga mu selama Daddy masih diberi umur oleh tuhan” jawab Adrian.


“Daddy apa-apaan main peluk-peluk aja sih, Keno aja enggak” protes Keno.


“Kau gila, ini masih di ruang persidangan.. apa kata mereka” sahut Adrian


“Hehehe, iya juga ya” ujar Keno cengengesan.


“Ck! Dasar anak tengil” cibir Adrian.


Sementara Ryan tak mampu lagi menahan emosinya, ia langsung keluar dari kantor persidangan itu menuju mobilnya. Ia mengemudi mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke mansion nya.


“Aku tidak akan membiarkan laki laki itu merebutmu dariku Kiara!! Lihat saja apa yang akan ku lakukan demi mengambil mu kembali dari genggaman pria bre****kk itu!” Geramnya memukul stir berkali-kali.


Sesampainya di mansion, anak buah nya berlari menghampiri nya.


“Tuan, ada sesuatu yang tidak beres Tuan.. rekan kami baru saja babak belur di serang orang tak dikenal, dia di ancam jika kami semua masih saja berada di sekitar Tuan maka kami semua akan di habisi satu persatu” lapor anak buah itu.


“Apa?!! Siapa yang melakukan ini?! Beraninya mengusik ketenangan ku!” Geram nya.


“Kami tidak tahu Tuan, orang itu sangat gesit dan lincah sekali. Sepertinya kekuatannya tidak bisa diremehkan, kita semua harus berhati-hati Tuan. Jangan sampai pergerakan kita tercium oleh mereka” ucap anak buahnya itu.


“Benar juga katamu, kalian aku beri tugas sekarang juga. Culik mantan istriku,jangan gunakan atribut kalian. Menyamar saja jadi apapun yang penting tidak mencurigakan!” Ucap Ryan memberi perintah


“Baik Tuan, akan kami laksanakan” ucap anak buah itu.


“Bagus! Jangan sampai di curigai oleh siapapun, lakukan tugasmu dengan baik” ucap Ryan mengusir anak buahnya.


Pria itu pun naik ke atas menuju kamarnya. Ia menyiapkan segala sesuatu yang akan dibutuhkan nanti ketika dia berhasil membawa Kiara ke mansion nya.


Hayoo.. penasaran nggak kelanjutan nya?? Tunggu ya, kalau sempat author up nanti malam.. kalau enggak ya kemungkinan besok dah.. mohon bersabar ya readers ku..

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote nya yupss biar author semangat update nya🫰🏻


__ADS_2