Ku Persunting Istrimu

Ku Persunting Istrimu
Eps 70


__ADS_3

Sepulang dari kantor, Keno dan Kiara mampir di sebuah restoran cukup elit di pusat kota New York tak jauh dari perusahaan.


Pasangan pengantin baru itu ingin menikmati momen-momen romantis sebagai ganti mereka tidak pernah berpacaran.


“Hubby, aku mau ke toilet dulu. Kamu duluan aja” ucap Kiara sebelum memasuki ruang VIP yang di pesan Keno.


“Mau ku temani?” Tawar Keno


“Tidak perlu hubby, lagian cuma disitu” tunjuk Kiara ke arah toilet.


“Baiklah, aku tunggu di dalam” ucap Keno.


Kiara menganggukkan kepalanya lalu berjalan menuju toilet.


Lima menit kemudian Kiara keluar dari toilet, namun ia sedikit kaget pasalnya ada seorang laki-laki yang berdiri di depan wastafel, padahal jelas-jelas disitu tertulis toilet khusus wanita.


Pria itu menatap Kiara dari pantulan cermin dengan tatapan menggoda.


Kiara mencoba tak menghiraukan dan kembali melanjutkan langkahnya.


“Tunggu sebentar” ucap Pria itu dengan bahasa inggris nya.


“Maaf, anda memanggil saya?” Tanya Kiara menunjuk dirinya sendiri.


“Ya, kamu..” ucap pria itu mendekati Kiara.


Kiara sendiri sedikit heran, pasalnya gerak gerik pria itu seperti sudah mengenalnya lama. Sedangkan ia sendiri baru bertemu kali ini.


“Bolehkah aku mengenalmu?” Tanya pria itu semakin mengikis jarak antara Kiara dengan nya.


“Sorry, aku sedang terburu-buru. Kita tidak saling mengenal dan aku rasa itu tidak perlu” tolak Kiara secara halus. Meskipun di dalam hatinya diliputi rasa khawatir namun ia harus tetap berbicara sopan.


Pria itu menyunggingkan senyum nya. ‘Menarik, tidak pernah ada satu wanita pun yang menolak pesona ku. Dan sekarang? Hmm.. sepertinya aku sedang dihadapi tantangan kali ini’ batin Pria itu tersenyum misterius.


Kiara semakin curiga dengan gerak gerik pria di hadapannya ini. Kakinya terus melangkah mundur menjauhi pria itu.


“Mau kemana? Kita belum berkenalan Pretty..” goda pria itu tersenyum devil.


“Maaf aku harus pergi” ucap Kiara membalikkan badannya hendak meninggalkan pria itu, namun secepat kilat tangan nya di cekal oleh pria itu sehingga tubuh Kiara limbung menubruk dada pria itu.


“Aww! Lepas!” Berontak Kiara.


Namun kedua bahu nya di cekal kuat-kuat oleh pria itu.


“Sebentar saja pretty.. aku menyukai wanita dingin sepertimu, seperti nya akan menantang jika bermain disini” ucap pria itu dengan tatapan mesum.


Kiara mengedarkan pandangan nya di sekeliling toilet itu nampak cukup sepi.

__ADS_1


“Tolong!” Teriak Kiara meminta bantuan namun sedetik kemudian mulutnya di bekal pria itu.


“Sstt.. jangan berisik Pretty, nikmati saja. Aku yakin kau akan melayang dengan permainan ku kali ini” bisik pria itu dengan nada sensual.


Kiara menggeleng jijik menatap wajah pria itu. Sekuat tenaga ia memberontak namun tenaga nya tetap saja kalah.


Sementara Keno yang sejak tadi menunggu istrinya di dalam ruang VIP itu gelisah karena Kiara tak kunjung menyusulnya.


“Kenapa belum juga kembali?” Gumam nya melirik jam tangan nya.


“Sebaiknya aku susul saja” ucapnya


Akhirnya ia memutuskan untuk menyusul Kiara demi memastikan bahwa istrinya baik baik saja.


“Hemmhhh!!!!” Kiara terus menggeram namun suara nya tertahan akibat tangan pria itu terus membekap mulutnya.


“Aaargghhh!!! Kurang ajar!!” Akhirnya ia menggigit tangan pria itu hingga mengaduh kesakitan.


Kiara pun terlepas dari genggaman pria itu dan berlari secepat mungkin meninggalkan pria itu yang terus berteriak kesakitan.


Brughh!!


“Aww!!” Rintih Kiara menabrak tubuh kekar seseorang.


Ia pun mendongakkan kepalanya,


“Hubby!!” Panggil Kiara. Ternyata Keno yang di tubruk nya.


“Hubby tolong aku, ada seseorang yang ingin menodai ku. Hiks.. hiks..” ucap Kiara menangis.


“Siapa?! Dimana orangnya?!” Cecar Keno dengan tatapan penuh emosi. Tangan nya terkepal kuat. Darahnya seketika mendidih mendengar penuturan istrinya.


“Di ujung toilet wanita. Pria itu sepertinya sengaja mengikuti ku hingga masuk ke toilet wanita” ujar Kiara masih menangis.


“Kamu tunggu disini, biar aku beri pelajaran b******* itu!” Titah Keno menuntun Kiara duduk di luar toilet. Ia segera melangkahkan kaki nya mencari pria yang tekah berani mengganggu istrinya.


Keno melihat seorang pria yang berdiri seraya memegang tangan nya, nampaknya pria itu sedang kesakitan. Mungkin dia yang di maksud istrinya karena tidak ada pria selain dirinya kecuali pria itu.


Ia segera melangkahkan kakinya menghampiri pria itu.


Bughhh!!!


“Dasar keparatt!!! Kau apakan istriku hah?!!!” Bentak Keno melayangkan bogem nya.


“Arrghhh!! Siapa kau?! Berani nya memukul ku?!” Marah pria itu yang tiba-tiba mendapat pukulan di rahangnya. Pria itu menyeka sudut bibirnya yang robek akibat bogeman Keno yang cukup keras.


“Masih bertanya kenapa?!! Kau sudah berani menyentuh wanitaku!! Ini balasan yang pantas untukmu!” Maki Keno kembali memukul pria itu bertubi-tubi. Belum sempat pria itu membalas namun yang terjadi malah Keno semakin membabi buta.

__ADS_1


Bughh!! Bughh! Bughh!!!


Beberapa kali pukulan itu mengenai rahang kanan dan kiri, pukulan yang terakhir mengenai kepala pria itu sampai terbentur ke dinding toilet cukup keras.


Duagh!


“Aaarghhhh!!!” Teriak pria itu menggeram sakit memegang kepalanya.


Hal itu menimbulkan kehebohan para pengunjung restoran tersebut. Sampai pemilik restoran itu datang melerai perkelahian mereka.


“Hentikan! Ada apa ini?” Tanya pemilik restoran itu.


“Siapa pemilik restoran ini?!” Tanya Keno penuh intimidasi.


“Ya, saya sendiri” jawab orang itu.


“Tolong lain kali berikan keamanan lebih ekstra lagi, istriku hampir saja di lecehkan oleh orang tidak bermoral sepertinya!” Tunjuk Keno pada pria yang tergeletak menahan sakit di seluruh wajah dan kepalanya.


“Baik Sir, lain kali akan saya berikan penjagaan ketat di restoran ini. Mohon maaf telah mengganggu kenyamanan anda beserta istri anda. Sebagai gantinya semua pesanan anda akan saya gratis kan” ucap Manager itu memberi kompensasi. Dia sangat tahu siapa pria yang berdiri dihadapannya ini, merupakan pria penguasa di New York dengan bisnis real estate nya yang sangat pesat.


“Tidak perlu! Aku sudah tidak berselera lagi. Cukup kau urus pria itu dan seret dia ke penjara dengan hukuman seberat-beratnya. Aku yakin bukan istriku saja korban nya. Dan aku harap ini kejadian terakhir yang ada di restoran ini” ujar Keno memperingati.


“Baik Sir, akan saya lakukan” ucap Manager itu menundukkan kepalanya.


“Bawa dia ke kantor polisi!” Titah manager itu pada pegawai nya.


“Tidak!! Lepaskan aku!!” Teriak pria itu meronta ketika tubuhnya di seret paksa para pegawai di restoran itu.


Keno pun segera menghampiri Kiara dan pergi dari tempat itu.


“Ayo kita pergi honey, kita makan dirumah saja. Lain kali saja kita dinner” ucap Keno menggandeng tangan istrinya berjalan menuju parkiran.


Kiara mengangguk mengikuti langkah kaki suaminya. Tubuhnya seakan masih syok dengan insiden tadi. Bayangan masa lalu nya ketika ia di perlakukan tak senonoh oleh Ryan kembali berputar di otaknya.


“Are you okay Honey?” Tanya Keno setelah duduk di jok belakang bersama Kiara.


“Yah.. aku baik-baik saja” jawab Kiara dengan tatapan kosong. Ia masih sangat syok.


“Jangan dipikirkan, lain kali menurut saja jika hendak pergi kemanapun kau harus tetap berada dalam pengawasan” ucap Keno dengan nada memerintah. Ia takut trauma istrinya akan kembali menyelimuti ingatan nya.


Kiara mengangguk pasrah dan menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.


Keno pun mengusap kepala istrinya dan mengecup nya singkat.


“Jalan Pak” titah Keno pada sopir nya.


“Baik Tuan” ucap sopir itu.

__ADS_1


Mobil pun melaju meninggalkan area restoran itu


menuju mansion.


__ADS_2