Ku Persunting Istrimu

Ku Persunting Istrimu
Eps 69


__ADS_3

Sementara di belahan bumi lain, tepatnya di gedung Bimantara Group.


Perusahaan sedang di hebohkan dengan kedatangan seorang wanita sexy berpakaian minim bahan.


“Permisi, saya mau bertemu presdir. Apakah dia ada di ruangan nya?” Tanya wanita itu yang tak lain adalah Laura.


“Maaf anda siapa Nona? Ada perlu apa?” Tanya sekretaris wanita ber name tag Rere itu. Ya, Rere memilih mencari pekerjaan sesuai dengan passion nya yang bergelar S1 setelah berhenti bekerja di mansion Ryan. Wanita itu bekerja di Bimantara Group dengan penuh kualifikasi dari Will tentunya.


“Apa maksudmu? Aku ini kekasihnya, jadi wajar saja aku ingin bertemu kekasihku” ucap Laura dengan nada angkuh.


“Kekasih? Bukannya Presdir sudah memiliki istri?” Gumam Rere mengernyit heran dengan pengakuan Laura.


“Jangan sembarangan kalau bicara, jelas-jelas aku kekasihnya mana mungkin Keno beristri” sela Laura tak terima.


“Ada apa ini?” Tanya Will tiba-tiba datang karena mendengar keributan di depan ruangan Presdir.


“Ah, ini Tuan. Nona ini mengaku kekasih presdir” terang Rere.


“Jaga ucapan anda Nona, jangan lancang” tekan Will


“Kenapa? Sebentar lagi aku juga menjadi wanita satu-satunya dari atasan mu” sahut Laura penuh percaya diri.


“Anda jangan kurang ajar. Disini perusahaan tempat orang bekerja! Bukan ajang menyombongkan diri apalagi tebar pesona. Jika niat kedatangan anda kesini hanya ingin membuat keributan silahkan angkat kaki dari perusahaan ini” titah Will penuh penekanan.


“Cih! Aku tidak peduli. Aku hanya ingin menemui Keno” ucap Laura berjalan memasuki ruangan presdir.


“Percuma saja. Tuan Keno tidak ada” ucap Will yang tidak di dengar oleh Laura. Pria itupun berlalu pergi kembali ke ruangan nya.


Rere menggelengkan kepala,


“Kalau saja istri presdir mengetahui hal ini, aku yakin wanita itu pasti akan di kuliti hidup-hidup” monolog Rere yang sama sekali belum mengetahui seperti apa rupa dari istri atasan nya itu.


“Selamat pagi Ken..” ucapan Laura terhenti melihat sosok berperawakan tinggi besar atletis. Wanita itu heran dengan pria yang duduk di kursi kebesaran Keno. Lalu dimana Keno? Pikirnya.


“Siapa kau? Lancang sekali masuk kemari!” Tegur pria itu dengan suara bariton nya.


“A-aku mencari Keno, seharusnya aku yang bertanya siapa kau? Kenapa kau duduk di kursi Keno?” Tanya nya heran.


“Tuan Muda tidak ada di sini, dia belum kembali dari New York dan sementara aku yang menggantikan nya. Ada perlu apa sampai kau berani memasuki ruangan ini?!” Cecar Ben pria paruh baya itu dengan tatapan penuh intimidasi.


“Ke New York? Untuk apa dia kesana? Aku kekasihnya, wajar saja aku mencarinya” Kepo Laura.


“Hentikan omong kosong mu Nona, Tuan Muda hanya memiliki satu wanita seumur hidupnya. Dan kau berani-beraninya mengklaim dirimu sebagai kekasih Tuan Muda? Cukup besar juga nyalimu!” Bentak Ben pada Laura membuat wanita itu terlonjak kaget.


Ben lebih sadis dari Keno maupun Adrian. Pria itu adalah mantan ketua pelatih taekwondo dulunya. Hingga ia bertemu Adrian dan dijadikan sebagai tangan kanan nya karena kesetiaan dan ke-profesionalan nya dalam bekerja.


“Wanita? S-siapa? Keno tidak pernah memiliki satu wanita pun. Aku tahu selama ini dia tidak dekat dengan siapapun kecuali aku” ucap Laura terbata namun masih berani menyangkal.


“Kurang ajar sekali mulut mu! Kau hanya j***** yang bertingkah bak ulat bulu! Tuan Muda tidak akan pernah tertarik dengan wanita seperti mu, camkan itu!” Ujar Ben penuh penekanan.


“Sebaiknya kubur dalam-dalam niat mu mendekati Tuan Muda, percuma saja. Kau hanya akan semakin mendapatkan masalah. Ingat ucapan ku, aku tidak pernah bermain-main!” Ucap Ben penuh peringatan.

__ADS_1


“Pergi dari sini! Sebelum aku menyeret mu keluar dengan kekerasan!” Ancam Ben dengan tatapan menyalang.


Laura dengan wajah ketakutan nya berlalu begitu saja keluar dari ruangan itu.


“Sial!! Aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku akan mencari tahu siapa wanita yang dia maksud” ucap Laura penuh keyakinan.


Sementara di dalam ruangan nya, Ben segera menghubungi keponakan nya.


“Ke ruangan ku sekarang Will!” Titah Ben.


Sambungan telpon pun terputus.


Tak lama Will masuk ke dalam ruangan itu.


“Ada apa Paman?” Tanya Will.


“Kau mengenal wanita ulat bulu tadi?” Tanya Ben.


“Tidak Paman, tapi ayah dari wanita itu belum lama ini mengajukan kerja sama dengan perusahaan ini” terang Will.


“Siapa ayahnya?”


“William Hartono, presdir dari perusahaan Hartono Group” ucap Will.


“Heh! Rupanya hanya perusahaan kecil. Berani sekali dia mengumpan kan putrinya” ucap Ben dengan nada meremehkan.


“Ya, dan saat ini kita sedang mempertimbangkan pengajuannya. Masih banyak data yang perlu kita telusuri dari perusahaan itu” jelas Will.


“Paman benar, tapi kita tetap harus memberitahukan Tuan Muda”


“Tidak perlu. Lakukan saja perintah ku. Nanti aku yang akan membicarakan ini pada Tuan Adrian” ujar Ben.


“Baiklah” pasrah Will.


Pria itupun keluar dari ruangan itu.


'Cih! Hanya seekor tikus kecil. Sangat mudah memusnahkan mu!’ Maki Ben dalam hati.


Keduanya kembali melanjutkan aktifitas nya masing-masing.


Dan Ben pun segera menghubungi Adrian.


Keno saat ini tengah di sibukkan dengan beberapa dokumen. Pria itu sejak tadi begitu fokus sampai-sampai tidak mengetahui jika istrinya tertidur di sofa sambil memegang majalah di pangkuannya.


Keno meregangkan ototnya sejenak, pandangannya pun tertuju pada istri cantiknya.


“Astaga dia tertidur..” ujar Keno mendekati istrinya.


“Maafkan aku honey, memang begini konsekuensi menjadi istriku” ucap Keno menyingkirkan anak rambut Kiara.


Wanita itu masih setia memejamkan matanya.

__ADS_1


“Cupp. Cantik..” puji Keno mengecup Bibir Kiara, namun sang empu tidak merasa terusik sama sekali.


Keno pun mengangkat tubuh Kiara berniat memindahkan istrinya ke dalam kamar pribadi nya.


“Ehmm.. hubby..” ucap Kiara di sela-sela kesadarannya ketika Keno meletakkan tubuhnya perlahan di atas ranjang.


“Kenapa pindah disini hubby?” Tanya Kiara membuka kedua matanya.


“Kenapa bangun?” Tanya Keno balik.


“Ck! Bukannya jawab malah balik nanya” decak Kiara.


Keno pun terkekeh pelan.


“Tidurlah, kau pasti bosan menunggu ku kan?” Ucap Keno ikut berbaring disamping Kiara dan memeluk wanita itu.


“Ya.. tapi aku senang. Aku bisa menemani suamiku kapanpun dan dimanapun” ucap Kiara tersenyum lembut. Tangannya meraba rahang tegas Keno.


“Terimakasih sudah mau berjuang bersama ku honey, cupp” ucap Keno mengecup kening Kiara.


“Apapun untukmu hubby..” balas Kiara melebarkan senyuman nya. Hatinya diliputi rasa bahagia ketika diperlakukan penuh kelembutan oleh suaminya. Keno memang sosok laki-laki sempurna di mata Kiara.


“Kau mau honey moon kemana honey?” Tanya Keno tiba-tiba.


Kiara pun mendongakkan wajahnya menatap netra suaminya.


“Honeymoon?” Beo Kiara


Keno menganggukkan kepalanya, “Yah, honeymoon.. bukankah sudah sepatutnya pengantin baru melakukan honeymoon?” Ucap Keno.


Kiara tersenyum sendu, dulu pernikahan nya dengan Ryan dia sama sekali tidak pernah menanyakan kemana akan honey moon. Hanya ada hari-hari sibuk seperti biasanya. Dan kali ini bahkan Keno menawarkan dirinya mengajak honeymoon. Sungguh perbedaan seratus delapan puluh derajat,pikir Kiara.


“Hubby.. aku sama sekali belum pernah merasakan seperti apa itu honeymoon” ucap Kiara jujur.


Keno melebarkan matanya mendengar penuturan Kiara.


“Kamu serius honey?” Tanya Keno tak percaya.


Kiara menganggukkan kepalanya.


“Ya.. bahkan menginap di hotel saja belum pernah” ucap Kiara yang semakin membuat hati Keno berdesir. Se-menderita itukah wanitanya dulu? Bahkan honeymoon saja sampai tidak pernah.


“Lupakan saja honey, kita mulai kebahagiaan baru kita. Aku janji akan membawa mu kemanapun kau ingin pergi. Bahkan kalau perlu kita liburan selama satu bulan berkeliling dunia” ucap Keno yakin.


Kiara yang mendengar itu sontak hatinya sangat bahagia, namun dia tidak menginginkan itu. Keinginan nya hanya sederhana, cukup selalu berada di dekat Keno lah yang membuat dia bahagia.


“Tidak perlu hubby, pekerjaan mu pasti sangat banyak. Cukup honeymoon saja” tolak Kiara halus.


“Baiklah..” pasrah Keno. Namun Keno akan tetap pada niatnya.


Hai semua.. author mohon kasih vote dan dukungan nya ya..

__ADS_1


Jangan lupa pencet like🫶🏻


__ADS_2