Lady Of The Mafia

Lady Of The Mafia
Chapter 12


__ADS_3

Vera naik ke atas meninggalkan Jessy ddk, Farel, Alex, dan bi Diah. Tapi di Diah kembali melanjutkan pekerjaannya. Terasisa lah Jessy ddk, Farel, dan Alex.


"BTW... Nama lu sapa?" Tanya Farah.


"Lucas Vanderbilt Ananta" Jawab Lucas.


"Gua Farah Debora Alexander, Farah" Ucap Farah ramah.


"Jessy Alvander Devara, Jessy" Sapa Jessy.


"Refa Tania Quincy, Refa" Sapa Refa.


"Farel Victor William" Sapa Farel.


Mereka naik ke atas bersama. Sebelum mereka masuk ke kamar masing-masing Jessy ke kamar Vera.


Tok tok tok


"Vera gua Jessy" Ucap Jessy di balik pintu.


"Masuk" Suruh Vera dari dalam.


Jessy membuka pintu kamar Vera. Terlihat Vera tengah berdiri di balkon.


"Ver, kamar Lucas sebelah mana?" Tanya Jessy yang langsung ke point pembicaraan karena Jessy tau Vera tidak suka yang bertele-tele.


"Sebelah gua" Jawab Vera.


"Oke. Tapi Ver, kita jadi latian kan?"


"Ya. 15 menit lagi gua tunggu di ruang latihan"


"Ya"


Jessy keliar dari kamar Vera dan memberitau posisi kamar Lucas di mansion Vera.


"Kas, kamar lu sebelah kamar Vera" Ucap Jessy menunjuk kamar tepat di sebelah kamar Vera.


"Oke makasih ya" Jawab Lucas.


"Guys! 15 menit lagi ke ruang latihan" Tambah Jessy.


"Siap!" Jawab mereka kompak kecuali Farel dan Lucas.


"Gua boleh ikut ga?" Tanya Lucas spontan.


"Eh.. Gimana ya?" Gumam Refa.


"Lu ikut!" Jawab Vera dari kamar nya.


"Tuh udah dapet jawaban" Ucap Farah.


*****


Jessy ddk dan Lucas sudah ada di ruang latihan yang ada di belakang mansion. Sambil menunggu Vera mereka duduk di lantai itu. Sepertinya mereka akan latihan fisik lebih dulu.


"Udah sampe?" Ucap Vera.

__ADS_1


"Udah dunds!!" Jawab Refa.


"Kita latihan apa Ver?" Tanya Jessy.


"Fisik!" Jawab Vera tegas.


"Ambil posisi push up!" Tambah Vera.


Mereka menuruti semua ucapan Vera. Hari pertama latihan mereka sudah sangat ketat. Mereka 'Di latih keras' bak neraka dan iblis dari Vera. Baru 3 hari Jessy ddk dan Lucas sudah merasa di latih bak 1 tahun lamanya.


*****


**7 hari kemudian setelah makan malam***


Lagi-lagi Vera keluar setelah makan malam dengan mengenakan pakaian serba hitam, topeng, pistol, dan katanya nya.


"Vera lu mau 'nyerang' lagi?" Tanya Jessy di pintu kamar nya.


"You know oke..." Jawab Vera.


"Mau ikut?" Taya Vera


"Emang boleh?" Tanya balik Jessy.


"Kenapa ga?" Jawab Vera.


"Baju kalian di kamar gua. Lucas sekalian, jangan lupa pake topeng" Jelas Vera.


"Siap Lady!" Jawab Jessy.


Jessy langsung menyuruh Refa, Farah, dan Lucas mengganti baju nya. Sedangkan Vera menunggu di depan mansion bersama mafioso nya. Karena jumlah mafioso nya tidak terlalu banyak Vera memutuskan untuk merekut mafioso lagi. Jessy ddk dan Lucas keluar dari mansion.


*****


"Ver, kita nyerang markas ini?" Tanya Farah.


"Iya"


"Kerja kalian gampang, tinggal bunuh mereka atau tahan mereka. Biar gua yang hadapi ketua nya. Jelas?"


"Jelas Lady!" Jawab tegas mafioso.


Mereka sudah siap dengan posisi masing-masing. Vera menendang pintu markas El Dorado. Mafioso yang tengah berjaga itu kaget melihat markas nya di serang. Vera menarik katana dari sarung nya.


"At**tack now!!" Teriak vera sambil mengangkat katana nya ke udara lalu di aragkan ke musuh.


Mafioso Vera langsung berlari untuk membuka jalan untuk sang Lady mereka. Vera berlari untuk bisa sampai di lantai 3. Vera selalu di hadang oleh para mafioso musuh itu. Vera dengan katana menebas mereka yang meghalagi jalan nya.


"Siapa yang bernyali besar menyerang markas ku?!" Tanya sang ketua dengan nada keras.


"Aku!" Jawab Vera lantang.


"Hah anak kecil? Hahahaha!!"


"Kau menyesal mengucapkan itu"


Vera langsung berlari dengan berani ke arah pria itu, katana sudah melayang di udara yang akan mengarah tepat ke kepalanya. Tidak mau kalah ketua itu mengeluarkan double stick milik nya. Duel antar sesama katua pun terjadi.

__ADS_1


Duk!


Vera berhasil memisahkan kepala dari badan ketua itu. Tanpa rasa takut atau pun berdosa Vera mengambil kepala itu dan di lemparkan nya ke arah mafia El Dorado.


"Ketua kalian mati. Kalian punya 2 pilihan mengabdi pada ku atau mati di tangan ku?" Ucap Vera


Ternyata para mafia itu masih sangat sayang dengan nyawa nya. Akhirnya mereka semua tunduk pada Vera dan mengucapkan janji sumpah setia menjadi bagian dari kelompok mafia Vera.


"Tapi kami hanya tersisa 900 orang" Ucap mafioso baru.


"No problem" Jawab Vera


"Tugas pertama kalian, ambil semua senjata dan uang kalian. Kalian harus nya punya banyak mobil kan?" Ucap Vera.


"Siap nona!" Jawab mafioso baru itu.


"Panggil Lady!" Jawab Vera.


Mafioso yang baru Vera rekut itu langsung berhamburan melaksanakan tugas mereka. Tapi sebelum mereka bubar salah satu dari mereka bertanya pada Vera.


"Maaf Lady, berapa umur lady?" Tanya mafioso itu.


"15 tahun!" Jawab Vera dingin.


"Lady boleh kah kami melihat wajah kalian? "


Vera tidak menjawab hanya memetik jari nya.


Cetuk..


Vera membuka topeng nya bersama Jessy dan Lucas bergiliran. Saat topeng itu tidak lagi terpasang di wajah mereka seluruh mafioso itu terkejut melihat wajah cantik Vera dan Jessy yang membahana badai dan mungkin jika ikut jadi Miss Word mereka akan menang dan ketampanan Lucas yang sangat aduuhhhhaaaaiiii


"Oya, Ve.... Lady apa nama kelompok Mafia kita?" Tanya Lucas.


"The Demon Blood [Darah iblis]" Jawab Vera.


Di tengah kesibukan mafioso itu mengumpulkan senjata dan yang mereka Vera naik ke atap sambil menancap kan sebuah bendera yang berlogo sebuah mahkota dan tulisan 'The Demon Blood'


******


Vera kembali ke mansion nya bersama mafioso baru nya. Kepulangan Vera dan yang lain di sambut hangat bi Diah, Alex, bodyguard dan seluruh pembantu di mansion Vera. Bi Diah dan Alex kaget melihat Vera membawa pulang mafioso yang lebih banyak dari sebelum nya.


"Refa, Farah bukan topeng kalian" Suruh Vera.


"Baik!" Jawab mereka


Refa dan Farah membuka juga topeng mereka.


"*Aduh ga salah gua masuk The Demon Blood isinya bidadari semua*!" Batin slave satu mafioso Vera.


"Marco, antar mereka ke ruang senjata" Suruh Vera.


"Baik lady!" Jawab Marco.


Note: Marco itu orang kepercayan Vera buat ngurus mafioso di mansion satu nya.


Setelah mafioso baru itu pergi Vera menyuruh mafioso sisanya untuk kembaki ke mansion satunya.

__ADS_1


"Bubar!" Suruh Vera.


Mereka langsung membubarkan diri baru hadapan Vera dan kembali ke tempat asal nya. Vera, Jessy ddk, dan Lucas naik ke atas untuk membersihkan diri dan istirahat.


__ADS_2