
Setelah beberapa bulan tinggal di London dan menjadi seorang mafia yang di takuti di seluruh dunia. Bahkan kini Vera mafia TDB sudah ada di beberapa negara seperti London yang merupakan markas pusat, Rusia, Amerika, China, Italia, Jerman, Belanda, Paris, Brazil, Korea Selatan dan pasti nya Indonesia.
Bahkan sekarang Vera juga punya kelompok mafia lain yang memiliki tugas tersendiri seperti Black Rose yang bertugas untuk membantu bisnis Vera, di ketuai oleh Farel yang secara tidak langsung membantu Vera dari bayang-bayang. 10 Men's kelompok yang hanya terdiri dari 10 pria yang di tugas kan sebagai pengganti leader untuk memberi tugas pada mafioso TDB di negara lain, di ketuai oleh Lucas. Wonder Woman sekelompok mafia yang semua pasukan nya berisi wanita-wanita tangguh, di ketuai oleh Jessy. The Hacker's kelompok mafia yang tugas nya hanya untuk mencari informasi musuh, melacak dan mencari musuh, di ketuai oleh Refa. Devil People yang bertugas mengintrogari dan menyiksa musuh saat Vera tidak mood untuk melakukan nya, di ketuai oleh Farah. *C**leaning Team* mafia yang bertugas membersihkan suatu pembunuhan yang di lakukan mafia TDB dan membersihkan nya tanpa tertinggal jejak walau sekecik debu, di ketuai oleh Marco.
**Back to story***
Malam tiba, pukul 9 malam pasukan Vera siap menyerang. Dengan 100 pasukan, Vera siap melancarkan aksinya. Kini target Vera adalah anak cabang dari mafia White Heart yang mendiami London. Pasukan Vera tiba di sebuah gedung tua namun cukup terurus yang merupakan markas anak cabang WH. Vera pun harus berhenti 3 meter dari gedung tua itu.
Vera mengomandani pasukan nya untuk bersiap, pasukan sniper sudah lebih dulu turun kurang lebih 7 meter dari gedung tua itu. Mereka harus menembak dari gedung sebelah.
"Inget rencana kita, walau mereka mafia cabang tapi mereka cukup tangguh. Jalan kan sesuai rencana, mengerti?" Ucap Vera pada 104 anak buah nya.
"Mengerti" Ucap mereka kompak.
Di sisi lain, pasukan sniper terus mengamati kondisi dan situasi di dalam gedung. Anehnya gedung itu nampak sepi seperti tidak ada orang di dalam nya. Hanya terlihat dua orang penjaga yang memakai rompi anti peluru tipe 4 dan membawa senjata, serta sebuah granat mini. Namun kali ini ada yang aneh dari musuh. Farah dan Refa merasakan bad feeling yang mereka rasakan kali ini. Dengan bantuan teropong night vision Farah menjelaskan situasi pada Vera.
"Target terlihat di arah jam 1, 2 orang penjaga lengkap senjata, rompi anti peluru tipe 4 dan beberapa granat mini dengan daya ledak yang cukup besar" Ucap Farah menjelaskan situasi nya dengan sambungan wireless.
"Habisi" Jawab Vera.
Farah mendapat perintah segera memerintahkan Refa dan MJ untuk menembak 2 orang itu. Refa dan MJ, siap dengan senjata mereka yang di lengkapi peredam dam night vision memfokuskan arah bidikan.
"Clear" Jawab Farah.
Setelah mendapatkan jawaban Vera memerintahkan pasukan nya bergerak.
"Go!" Ucap Vera sambil melangkah.
Pasukan Vera bergerak perlahan namun pasti, hati-hati mereka mulai berpencar untuk saling menjada dari arah berbeda. Vera sempat mengambil 4 geranat mini milik penjaga yang sudah mati itu. Vera, Lucas, Jessy dan 20 orang mafioso masuk ke dalam gedung itu. Mereka mulai memecah kembali. Kini pasukan Vera dan 2 mafioso sudah ada di lantai atas. Tapi mereka tidak menemukan musuh yang mereka cari. Tiba-tiba....
DODODODODORRRR!!
__ADS_1
Gemuruh tembakan terdengar dari arah semak belukar di sekitar gedung itu. Pasukan Vera kaget dan menjadi tidak fokus.
"Serang!!!" Ucap Vera memberi komando.
Pasukan Vera terus menembaki mush yang ada di balik semak itu. Entah berhasil atau tidak mereka tidak tau. Pasukan sniper yang ada di gedung sebelah ikut kaget karena serangan mendadak itu. Farah langsung mengambil teropong nya dan melihat ke arah semak-semak, alangkah terkejut nya melihat banyak sekali orang-orang yang bersembunyi. Farah langsung menyuruh para sniper menembaki musuh-musuh yang berada di dalam semak.
"Tembak!" Tegas Farah.
Para sniper itu langsung menembaki musuh-musuh mereka. Tapi sayang mereka terlalu banyak akhirnya Farah mengambil keputusan yang berat, karena Farah tidak memberi tau Vera. Tapi hanya itu yang bisa di lakukan sekarang.
"Ikuti perintah ku, 10 anggota ganti senjata kalian dengan senjata serbu! 3 orang di antara 'nya gunakan bazooka. Lakukan!" Perintah Farah.
"Tapi kita tidak punya hak" Jawab MJ.
"Jika kita tidak melakukan nya, kalian ingin mereka mati?! Kalian ingin lady kalian mati?!" Tanya Farah.
"Tidak!" Jawab mereka kompak.
Dengan cepat para sniper itu mengganti senjata mereka menjadi senjata serbu dan 3 bazooka. Bergegas mereka berlari keluar untuk ikut menyerbu musuh dari jarak dekat.
"Sial! Tembak ke arah semak!" Pekik Vera yang sudah mulai kewalahan, mafioso nya juga sudah banyak yang tewas.
Tidak punya pilihan, Vera mengambil geranat mini nya dan di lemparkan ke arah semak-semak itu.
DUARR!!!!
AHHH!!
Tak butuh waktu lama, geranat itu neledak dan menewaskan musuh-musuh yang bersembunyi di sana. Daging-daging manusia bereceran di sekitar tempat itu. Semak-semak itu pun jadi terbakar.
DOR!
__ADS_1
AHH!
Jessy tiba-tiba tertembak di bagian lengan kiri nya. Vera dan Lucas segera mengamankan Jessy dan menambak dari arah berlawanan. Tiba-tiba..
SHUUTT...
DUARR!!
AHH!!
Pasukan atas komando Farah sampai di tempat kejadian dan menembak arah semak dengan bazooka mereka. Ledakan terjadi, mafioso Vera segera tiarap dan menutup telinga mereka. Kemudian mereka bangkit lagi dan menembaki para musuh. Nagi Vera ini adalah walan yang lumayan berat, karena lawan mereka sangat handal, walaupun mereka hanya mafia cabang.
DODODODODORRRR!!!
Tanpa ampun mereka menghujani musuh-musuh yang tersisa dengan semua peluru yang mereka punya. Jessy tidak mau kalah juga membaki walau ia sendiri terluka. Tiba-tiba terdengar suara helicopter yang mendekat, takut itu helicopter musuh Vera langsung mengarahkan senjata nya ke arah helicopter itu.
"JANGAN TEMBAK!! SHADOWS PEOPLE!" Teriak Farel dengan bantuan toa agar Vera dapat mendengar nya.
"MUNDUR!!!" Teriak Farel lagi.
Vera tau maksud Farel segera mengomandokan pasukan nya untuk mundur dari medan tempur.
"MUNDUR!! MUNDUR!! MUNDUR!!" Teriak Vera lantang.
Pasukan Vera segera mundur dan mereka ke dalam mobil. Tancap gas mereka pergi dari lokasi untuk menuju bandara. Para sniper juga sudah keluar saat perintah mundur dari Vera. Dari dalam helicopter, Farel melemparkan sesuatu dan...
BUMM!
DUAR!!
Tempat itu meledak dan terbakar hebat, tidak mau berlama-lama takut posili datang. Helicopter itu segera pergi dari tempat kejadian. Di dalam mobil dengan Lucas yang mengendarai, Vera mengobati Jessy yang terkena peluru.
__ADS_1