LAST LOVE FOR WHOM? ( Cinta Terakhir Untuk Siapa?)

LAST LOVE FOR WHOM? ( Cinta Terakhir Untuk Siapa?)
NYAWA HIDUP PART 1


__ADS_3

..........................❤️.........................


...Selamat datang di story tentang sebuah arti dari sebuah Cinta tak bertuan...


...Happy Reading dan mohon koreksi untuk penulisan....


...jangan lupa komentar untuk menjadi yang lebih baik lagi....


...Episode kali ini sangat panjang kembali jadi selamat menikmati membaca nya...


...terimakasih sudah mampir...


..........................❤️.........................


Assalamualaikum wr wb para reader, terimakasih telah mampir dan membaca karya pertama ku nih, di episode kali ini mohon bantuannya untuk vote dan like sebagai dukungan dan semangat untuk author.


Mohon maaf telat update karena hape satu satunya author lagi bermasalah, sekali lagi mohon maaf ya dan selamat membaca.


terimakasih dan selamat menikmati.


..........................❤️.........................


EPISODE SEBELUMNYA


"oh gitu ya? yauda gua tetep waspada juga deh kalau gitu, makasih ya Bal, makasih ya Diky dan makasih Ella dan makasih untuk sahabat ku Ridwan, kalian semua the best dalam hidup ku" Air mata Alvan jatuh.


Ridwan,Iqbal,Diky dan Ella hanya tersenyum melihat Alvan berbicara seperti itu karena Meraka hanya ingin saling melindungi sesama sahabat maupun teman juga.


Angin berhembus malam itu sehingga mereka semua tidak terasa sudah hampir 4 jam ngobrol dan saat mereka berpisah, mereka menatap satu persatu dan berjabat tangan serta berjanji untuk melindungi sebagai sahabat dan kawan.


Iqbal beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Ridwan Yang menatap pemandangan kota.


"Wan ikut aku sebentar,bisa?" Iqbal berbisik ke telinga Ridwan.


Ridwan hanya menjawab dengan angguk an kepala dan berjalan ke arah Iqbal yang sudah menjauh dari Diky , Ella dan Alvan.


"ada apa Bal?" Ridwan menyelidik.


"dua hari lagi kan Alvan nikah, titip ya jaga dia dan berikan ini untuk nya nanti,ingat jangan di buka sekarang,lu berikan setelah aku menghancurkan Aryani Dan kekasih nya, faham?" memberikan sebuah liontin Dan kalung.


Ridwan yang menggenggam liontin dan kalung tersebut hanya termangu dan tersenyum penuh arti, Ridwan menatap lekat Iqbal yang sudah beranjak darinya.


"semoga kamu bisa mengungkap semuanya Bal, aku yakin kamu orang yang kuat bal dan aku yakin kamu tau yang sebenarnya" Ridwan lirih sambil melihat Iqbal yang sudah berlalu darinya.

__ADS_1


..........................❤️.........................


Dua hari sudah berlalu setelah pertemuan di cafe Bukit Giri dan tepat Hari ini Alvan melakukan pernikahan sakral bagi yang sudah sehati dan sudah yakin dengan kekasihnya, tapi pagi buta Alvan ke rumah Ridwan.


"assalamualaikum wr wb pak Ridho, Ridwan nya sudah bangun? mau ketemu sebentar boleh?" alvan mencium tangan pak Ridho Selaku keamanan rumah Ridwan.


"Masuk aja mas lewat samping,tuh mas Ridwan nya lagi duduk duduk di teras" sambil menunjuk Ridwan yang lagi duduk menyendiri.


"makasih pak Ridho" Alvan berlalu ke arah Ridwan.


Pagi itu Ridwan hanya mematung melihat Alvan yang berjalan ke arah nya.


"liat apa Wan?" suara Alvan membuyarkan lamunan Ridwan.


"ngapain ke sini? jangan bilang kau kabur? balik ndang Van" usir Ridwan.


"Wan aku gak siap Wan" cicit Alvan pelan.


"Wan ingat, semuanya hari ini harus berakhir bukan?" Ridwan menatap lekat Alvan.


"iya benar tapi ada apa dengan semua ini Wan? seperti misteri gunung berapi yang berusaha keluar tanpa bekas" ketus Alvan.


"Matamu misteri gunung berapi, keluarga kau ada yang di sembunyikan jadi ini momen nya Van, nih kopi dan jam 7 nanti balik o" Ridwan memberikan secangkir kopi untuk Alvan.


"yauda aku balik dulu tapi nanti kamu datang kan?" Alvan menatap lekat Ridwan.


"pasti kan liat kau menikah harus datang lah hahahahahahah" tawa Ridwan.


"*** males aku nikah tapi setelah aku nikah kan adikmu nikah Wan?" Alvan mencecap kopi nya sambil mengambil rokok dari bungkus nya.


"iya tapi gak bakal berhasil nikah seperti nya Van,minta satu sini" Ridwan mengambil rokok satu batang.


"oh yauda habis ini aku balik dan akat nikah nya jam 08.30 Wan jangan lupa datang ***" sarkas Alvan.


Kedua sahabat itu kembali terdiam sambil menikmati kopi hitam dan asap nikotin yang berhembus bagai hari ini yang akan mereka lalui.


hampir dua jam mereka berdiam diri sambil menikmati kopi dan sebungkus rokok tentunya kemudian Alvan pamit untuk bersiap-siap untuk Pernikahan nya dengan Aryani.


"Wan aku balik, jangan lupa datang" Alvan melangkah untuk balik ke rumah nya.


" okey Van sukses ya pernikahan nya hahahahahahah" ledek Ridwan.


Kini hanya Ridwan sendiri yang harus bersiap siap untuk ke pernikahan Alvan tanpa sadar Ahmad adik nya keluar dan menghampiri Ridwan.

__ADS_1


"Mas aku kok ngerasa aneh ya dengan mas Alvan" sambil menatap tajam ke arah Ridwan.


"aneh kenapa?, Ndang siap siap kau juga harus bersiap siap ***" Ridwan menatap Ahmad yang tiduran di kasurnya.


"aku ngerasa bakal gagal acara nanti mas, ada yang di sembunyikan keluarga besar Darin dari keluarga besar kita" sambil membuka hape dan memberikan ke arah Ridwan.


Ridwan yang semula hanya melihat sepintas tetapi matanya membaca sebuah berita berisi deadline keluarga besar Darin terjerat dana bisnis dengan dua pebisnis dari kota Gresik yaitu Mukti dan Wicaksono.


"dapat dari mana berita itu? kamu percaya langsung?" sambil menggeser posisi berita di hape adiknya.


"Uda lama berita itu sebelum acara pertunangan ku tapi aku diam saja, malas ngeladeni berita macam itu" Ahmad merebut hapenya.


"kenapa? kamu gak ada rasa dengan Riska tunangan mu itu?" selidik Ridwan.


"Ndak bakal ada rasa sama sekali dan hanya sebatas teman saja gak lebih dan kalau tanya kenapa? jawabannya karena aku kasihan ke Aryani yang hamil bukan dari mas Alvan, paham?" Ahmad sedikit melotot.


"kalau Aryani hamil bukan anak Alvan sudah paham tapi sepertinya ada yang gak beres dengan ini semua" Ridwan berjalan mondar-mandir di depan Ahmad.


"ya memang gak beres karena mas Alvan memiliki kakak kandung yang lama menghilang dan ini bukan isu belaka kok dan sebentar lagi terbongkar semuanya" Ahmad berlalu meninggalkan Ridwan.


Ridwan yang mendengar nya hanya menggeleng pelan sambil menatap Ahmad yang berlalu dari nya, Ridwan masih termenung sambil memandang foto Citari dengan nya.


"kenapa kamu ikut dalam masalah ini? kamu kenapa cepat berubah Citari" ucapannya dalam hati sambil mengusap foto Citari.


To be continued............


..........................❤️.........................


...Assalamualaikum wr wb...


...terimakasih sudah mau mampir dan membaca cerita karya awal saya teman teman....


...jangan lupa ya vote dan like nya untuk membuat author bersemangat untuk memberikan puzzle puzzle cerita cinta yang team pernah berujung ini....


...jangan lupa komentar dan vote nya ya gaes terimakasih gaes....


...wassalamu'alaikum wr wb....


..........................❤️.........................


...jangan lupa komentarnya untuk membangun dan kritik nya juga, terimakasih dan tunggu kelanjutannya ya karena cerita ini bagaikan puzzle yang berantakan....


..........................❤️.........................

__ADS_1


__ADS_2