
Assalamualaikum wr wb kepada pembaca yang saya hormati, saya selaku author mohon maaf jika terdapat kemiripan nama tokoh tetapi ini memang hasil karya pertama saya dan sekali lagi Semoga kalian meresapi dalam setiap perjalanan Lika liku jalan cinta Ridwan di cerita LAST LOVE FOR WHOM?
jangan lupa komentar, like dan vote nya, terimakasih, maturnuwun,maturnuhun, Xie Xie, thank you, bedankt, ありがとうございます
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..........................❤️.........................
****FLASHBACK OFF****
Sementara itu di sebuah Cafe Gress style duduk seorang cowok yang menunggu kedatangan seseorang sahabat nya hampir satu jam lebih tiga puluh menit.
"lambat benar Rian, suruh pengawasan saja hampir tidak muncul Sampai detik ini" keluh Ghani sambil menatap jam tangannya.
"Bro ,dah lama menunggu? nih jadwal Ridwan incaran lu sudah gua ikuti hampir seharian Ini tapi ada syaratnya" Rian membuyarkan lamunan Ghani Yang kesal.
" pakai syarat segala, cepat katakan apa syarat nya" pinta Ghani lirih.
Akhirnya Rian pun terpaksa menceritakan semuanya bermula dia berhasil diculik oleh Bos besar Iqbal dan anak buahnya hingga menceritakan siapa Ridwan dan Alvan tersebut ke Ghani tanpa di tambah atau dikurangi sedikit pun.
"Hah jadi target kita benar Ridwan Anak pertama dari keluarga besar Mukti dan Alvan anak kedua dari keluarga Wicaksono Rian? berarti Dirga bertemu dengan lawan yang salah, gimana masuk kan mu " Ghani meminta memasukkan ke Rian.
"pertama lu harus ketemu Iqbal langsung dan beritahu konsep mu itu untuk mengakhiri Ridwan karena Alvan juga adik kandung Iqbal Ghan" tegas Rian.
" Aku usahakan untuk bertemu Iqbal karena bagaimanapun juga Iqbal bukan orang biasa dia memiliki ribuan anak buah juga di tiga kota besar" ujar Ghani sambil meminum kopinya yang hampir habis.
"Besok ketemu Iqbal baru ketemu Dirga, bagaimana?" pinta Rian.
"jangan, kita temui Dirga dulu untuk mengetahui keinginan nya untuk mencelakakan Ridwan" sahut Ghani penuh mantap
__ADS_1
Kedua anak Adam itu berkumpul untuk besendaa gurau Dan tidak menyadari mereka di ikuti oleh anak buah Iqbal dari tadi, Ghani yang dari tadi berfikir keras ingin lepas dari Dirga. jalan satu-satunya adalah bergabung dengan Iqbal mau tidak mau sekalipun karena Iqbal bakal melindungi Ridwan dan Alvan.
Rian yang mengetahui dia di ikuti Adi pun langsung diam menatap Ghani yang tertawa dengan beberapa anak buah kepercayaan nya.
"Ghan, gua tinggal dulu, ada yang mau ketemu lu" memberikan kode ke arah belakang Ghani.
"lu kemana boy, pesankan es susu coklat" teriak Ghani.
"Mafia kok minum es susu coklat ***" ujar seorang pria yang sudah berdiri di sampingnya.
"Lu mau apa *****!!! sialan kau" teriak Ghani sambil melontarkan pukulan ke arah pria tersebut.
bbbbrrrruuuuuaakkkk (suara tubuh Ghani yang terpental ke meja kosong di sampingnya)
"Segitu kemampuan kamu? gitu mau lawan Bos Besar kita" ejek Pria itu sambil membakar rokok nya.
"Adi sabar, ini Ghani sudah cukup Lu pukul sahabat gua Adi" Rian langsung melerai Ghani yang bersiap menyerang Adi.
"Maksud lu apa hah? gua gak kenal Lu dan lu asal nyerang saja!!!" bentak Ghani.
Ghani yang mengetahui seseorang berjalan kearahnya dan melihat sekeliling nya serta mengetahui bahwa anak buah kepercayaan nya pun tumbang dengan Anak buah Adi.
"Ghani, Ghani dan Ghani, kita bersua kembali Ghani Bramantyo" ujar pria yang berjalan ke arahnya dengan suara bass nya.
"lu, lu Iqbal !! gua gak kan pernah lupa suaramu itu Iqbal" Ghani berlari untuk memeluk Iqbal.
Tiba-tiba
"ngapain lu pukul Adi? apa dia terlihat menyerang ku?" Iqbal mengeluarkan pistol Magnum nya dan mengarahkan ke pelipis Adi.
"mmmm maaf bang Iqbal, hanya memastikan dia tidak menyerang Bos besar Iqbal" Adi ketakutan melihat pistol Iqbal.
"****** kau Bal, gua mau peluk kau bukan menyakiti kau" parau Ghani memegangi perutnya.
"hehehehe, maaf, namanya juga bos besar harus terlindung dari bahaya sekecil pun" ujar Iqbal sambil memapah Ghani.
"semakin hari lu semakin kuat Bal" puji Ghani.
"kenapa bisa menafsirkan begitu kamu?" ujar Iqbal sambil membakar rokok nya.
" gua barusan mau cari lu Bal terkait...." suara Ghani terputus saat melihat cewek yang di bawa Iqbal.
"Uda biasa saja liatnya, dia Ella adik kelas Ridwan dan Alvan, anak buah mu kelihatan nya ganas tapi kok kena anak buahnya Adi langsung KO?" ledek Iqbal.
"Ella? seperti nya tak asing gua denger nya" Ghani mengalihkan topik pembicaraan.
Ella kaget saat melihat cowok yang di temui nya malam ini.....
"Kak Ghani!!!?? apa kabar kak?" Ella menghamburkan pelukan ke arah Ghani.
"kamu kenal El?" selidik Iqbal.
__ADS_1
"kenal lah kak Iqbal, jadi lu tamu spesial yang di cerita kan kak Iqbal toh" Ella memonyongkan bibirnya.
"kenal darimana kamu? sementara aku saja kenal kalau Ghani musuh Ridwan saat pertandingan Karate dalam kota" ketus Iqbal.
"bentar bentar ini ceritanya dunia sempit ya Bal, lu gua kenal dulu sebagai ketua Gank dan kemudian gua dapat kabar lu di tusuk Rio dan Rio yang sekarang masuk penjara pun kenal Dirga, jangan jangan ini....?" Ghani menerka-nerka.
"El jelaskan saja daripada aku mumet dengarkan dia ngomong" ujar Iqbal sambil memberikan kode ke Adi untuk membagikan rokok ke anak buah Ghani dan Rian.
"ya benar dugaan gua kak Iqbal, Dirga bagian dari Rio dan kasihan Kak Rian dan kak Ghani jadi tukang pukul nya Dirga Aditya" Ella membagikan kertas informasi ke Rian dan Ghani.
"Bal, gua rasa kok seperti di rencanakan ya? dan di rencanakan nya sudah sangat lama" Rian menatap Iqbal serius.
"pertanyaan ku sekarang ke kamu, anak buah mu ini loyalitas ke kamu atau bakal bocor ke Dirga?" celetuk Iqbal.
"aman dan yang diperhitungkan Dirga cuma Ghani dan gua" bisik Rian.
"Ghan, kau tau pola permainan ku? kau gak setia dan mencelakakan adik ku Dan sahabat nya pasti ku incar kau sampai ke neraka, faham kau?" Tegas Iqbal sambil menatap Ghani.
"gua udah paham jalan pikiran lu dan gua mulai besok akan melakukan aksi pengintai an ke Ridwan agar tidak curiga Dirga"suara Rian terdengar tegas.
Ella pun menceritakan bahwa informasi yang diterima anggota pasukan khusus milik ayahnya itu terdapat peran Dirga yang mengontrol kegiatan Rio yang dulu tetapi misi Dirga sekarang adalah menjauhkan Citari dengan Ridwan, dengan memanfaatkan hutang yang dipinjam keluarga Citari ke keluarga Dirga. dengan begitu Citari dapat jatuh ke pelukan Dirga dan akan menghabisi Ridwan agar tidak bisa membuat Citari untuk kembali mencintai Ridwan.
"El coba cek itu apa benar dugaan Dirga ada masalah dengan Tria dan Ria anak keluarga besar Hadi" Iqbal memotong penjelasan Ella.
"Bener kak, karena apa dia memutuskan kerjasama bisnis dengan keluarga Hadi? karena Dirga tidak memiliki perasaan ke Tria lagi,tapi kenapa kok bisa tau tentang Tria segala? bukankah keluarga Hadi dan Wicaksono beda jalan bisnis kak?" tanya Ella sekenanya.
"tadi siang habis makan ketemu keluarga Hadi dan tampak nya anaknya yang bernama Tantri itu manis juga kalau tomboi nya keluar" Iqbal membayang kan Tantri.
"nih bos besar kalau sudah masalah cinta yang keluar pasti galau" Rian nyengir kuda.
Ella kembali memberikan informasi bahwa setalah keluarga Mukti hancur maka keluarga Wicaksono juga di hancurkan juga oleh Dirga.
Ella, Iqbal, Rian dan Ghani pun saling bertatapan.
"yauda gini aja Rian Ghani, kalian berdua tetap laksanakan tugas dirga, jalankan semua yang di inginkan Dirga tapi awas kau berdua sampai menyentuh adik dan sahabatnya, faham kalian?!!!!" tegas Iqbal.
"faham bal, dan ok kita berdua balik dulu, gua kabari informasi selanjutnya ke lu berdua" Rian dan Ghani berpamitan undur diri.
Siapa kah Dirga sesungguhnya? kenapa ingin menghancurkan Keluarga besar Mukti?
tetap ikuti ya teman teman
...........................❤️.........................
...terimakasih untuk semua pembaca,tetap ikuti puzzle cerita cinta berjudul LAST LOVE FOR WHOM? thank you very much reader, tinggal kan jejak 🙏🙏🙏🙏😊😊....
...jangan lupa like, vote dan komentarnya ya untuk membangun dan kritik nya juga, terimakasih dan tunggu kelanjutannya ya karena cerita ini bagaikan puzzle yang berantakan....
..........................❤️.........................
Nb: yuk vote kakak semuanya dan komentar nya dong agar semangat lagi author nya, hehehehehehe😀😀😀.
__ADS_1