LAST LOVE FOR WHOM? ( Cinta Terakhir Untuk Siapa?)

LAST LOVE FOR WHOM? ( Cinta Terakhir Untuk Siapa?)
KILAS BALIK TRIA DAN DIRGA Part 1


__ADS_3

Hallo pembaca setia LAST LOVE FOR WHOM??


Kisah ini banyak sekali flashback nya jadi harap di pahami dengan bijaksana dan tentunya bukan hanya sekedar mampir karena kisah ini nantinya akan bermuara pada satu hal 😊


...........................❀️.........................


FLASHBACK PERTEMUAN DIRGA DENGAN TRIA


Suasana perpustakaan Sekolah SMA Darul Ilmi terlihat lenggang, dua insan yang bertemu untuk saling memiliki perasaan yang lama telah di pendam kini bertemu untuk mengikat janji.


"Hai, ketemu lagi Tria, mau pinjam buku?." Dirga tersenyum ke arah cewek itu.


"eh iya, mau pinjam untuk satu Minggu saja" Gadis itu membulat kan mata melihat cowok idaman nya tepat di depan nya.


Tiba tiba........ Bbbbrrrruuuuuaakkk ( tumpukan buku berusaha menindih tubuh Tria)


"hati hati, kamu tak apa? ada yang lecet?." selidik Dirga sambil mengulurkan tangan untuk membantu Tria yang terjatuh.


"iya-iya gak apa apa kok, makasih sudah membantu." Tria meraih tangan Dirga.


Tiba tiba Dirga di tabrak cowok yang tengah melintas berlawanan arah itu pun berusaha menjaga keseimbangan nya agar tidak terjatuh tapi langsung terjatuh kebelakang di ikuti tubuh Tria yang tengah di tariknya itu.


Sepasang mata beradu,saling menatap lama untuk menghadirkan sebuah perasaan yang tak menentu di pandangnya saat itu. netra Dirga dan Tria memancarkan hasrat ingin untuk bersama.


"lu ngapain tiduran dik Tria?." Tantri menarik tubuh Tria yang telah berada di atas tubuh Dirga.


"Hem Kak Tantri, ini mau pinjam novel , yuk balik." Tria menarik tangan kakak nya tersebut untuk segera meninggalkan Dirga.


"Hei lu!! lu ganggu adik gua, mau mampus lu?." Tantri yang sudah terbakar emosi nya langsung mencekik leher Dirga dengan erat.


"hei lu!!, lepaskan Dirga." suara Anji sambil memegang bahu Tantri yang tengah mencekik leher Dirga.


Tantri yang sedang mencekik leher Dirga pun segera mendarat kan bogem mentah nya ke arah Anji yang tepat berada di belakang nya, Dirga yang terlepas dari cekik an Tantri pun berusaha membantu Danis untuk meredam amarah Tantri yang terus mendarat kan bogem nya ke perut Danis.


Suasana perpustakaan yang sepi mendadak ramai karena ulah Tantri dengan Danis dan Dirga yang sedang asyik berkelahi, tak ada yang berani melerai mereka bertiga karena takut kena sasaran amuk an Tantri.


Ria yang mendengar ada ramai ramai di perpustakaan pun segera berlari untuk tempat itu sambil berbicara dengan Wulan sahabat dekat Tria.

__ADS_1


"eh Ria, perpustakaan ada yang berkelahi, gua takut itu kakak Lu itu." Wulan menarik tangan Ria untuk segera bergegas ke perpustakaan.


"Kak Tantri?, ngapain dia berkelahi segala sih dan dimana Tria?." lirih Ria sambil tangannya di tarik Wulan.


Wulan dan Ria pun segera berlari ke arah kerumunan siswa yang sedang asik menonton perkelahian, mereka berdua saling pandang sesaat kemudian langsung menerobos untuk melerai mereka bertiga.


"Kak, sudah jangan emosi, kasihan mereka berdua." Ria merangkul Tantri yang emosi nya masih belum terkendali.


Sementara Wulan langsung mendorong tubuh Dirga dan Anji yang tengah kesakitan.


"Lu berdua ngapain? sudah berapa kali gua ngomong ke Lu Dirga? Lu bisa kagak jauhi Tria? cukup gua yang Lu sakiti jangan sahabat gua!." Wulan setengah berteriak ke arah Dirga yang sedang memegang sudut bibirnya.


"Gua jelasin ke lu Wulan, gua putus bukan karena Tria tapi gua Uda bosen sama Lu!."


"Gua tau Lu bosen ke gua tapi jangan lu coba sakiti Tria! Gua ingatin sekali lagi ke lu, gua akan pindah sekolah agar lupa dengan kenangan kita." tangis Wulan pecah.


Tria yang mendengar ucapan Wulan sahabat nya itu langsung memeluk nya erat, sementara Tantri yang emosi ketika mendengar perkataan Dirga langsung merangsek maju dan mendarat kan tendangan nya tepat di masa depan (alat reproduksi) Dirga.


"Rasain tuh, emang enak Lu sakiti Wulan hah?." Tantri menatap nanar Dirga yang kesakitan sambil memegangi masa depannya.


Dirga yang kesakitan pun hanya bisa menatap Tantri menggandeng Tria, Wulan dan Ria untuk segera keluar dari perpustakaan tersebut.


Mereka berempat segera duduk di kantin sekolah untuk berusaha menjelaskan perkelahian yang barusan terjadi.


"Lu ngapain dekat dekat Dirga? Sahabat lu saja di sakiti apalagi lu dik Tria, kakak gak setuju lu sama playboy cap Tawon itu." Tantri menatap tajam ke arah Tria.


"Lu juga sih dik buat onar, lagian Lu gak dengar apa yang di katakan Wulan?." Ria melanjutkan ucapan Tantri.


"Maaf Kak Tantri dan kak Ria, Wulan apa benar Dirga playboy?." Tria menatap Wulan.


Wulan mendengar pertanyaan Tria pun rasanya ingin sekali segera pindah ke Nganjuk untuk melupakan masa lalu nya dengan Dirga.


Dirga memang tidak sekali menyakiti hatinya tapi berulang kali dan hampir lima kali berselingkuh di belakangnya.


Wulan mengangguk pelan untuk meyakinkan Tria, mata Wulan yang daritadi sembab karena telah menangisi Dirga mampu menjawab semua pertanyaan dari Tria.


"Dirga memang gak sekali dua kali menyakiti gua Tria, hampir lima kali dia berselingkuh di belakang Gua, kalau Lu gak percaya sama gua gak apa apa, dua hari lagi gua pindah sekolah untuk melupakan semuanya tentang Dirga." Wulan menatap sendu Tria berharap dia mengerti keadaan hatinya.

__ADS_1


Tria tersentak mendengar Wulan yang ingin segera mempercepat proses pindah sekolah nya, Tria memang sahabat dekat Wulan akan tetapi dia tidak ingin sahabat nya mengetahui bahwa selama ini dirinya mengagumi Dirga untuk menjadi kekasihnya.


Terlalu dingin dan sakit bagi Wulan untuk tetap bertahan di sekolah ya saat ini, hatinya mungkin remuk mengingat perkataan Dirga sebelum mereka berdua untuk berpisah.


"Kamu yakin Wulan? temani aku dan kak Ria, sebentar lagi kita lulus dari sini." Tria merengek di depan Wulan.


"Lu jangan khawatir Tria, kita tetap bersahabat baik meskipun jarak memisahkan kita tapi ingat satu hal dari gua untuk lu." Wulan menunjuk hidung Tria.


"Apa itu Lan? kan ku ingat pesan mu."


"Cintailah seseorang dari hatinya bukan karena harta dan ketampanan nya saja, lu sama Dirga? gua gak bakal menghalangi tapi ketika lu nangis, lu bakal bertemu dengan pangeran hatimu nantinya." Wulan tersenyum sambil menepuk pelan pipi sahabat nya itu.


Sementara itu Tantri yang sudah menurun emosional nya pun setuju dengan ucapan Wulan, seakan-akan mereka semua belum mengetahui rencana Dirga untuk Tria.


Dari kejauhan Dirga hanya menatap ke arah Tria untuk berniat memiliki seutuhnya karena Dirga hanya mengincar satu satunya dari Tria.


.


.


.


.


.


.


.


.


apa yang di incar Dirga sebenarnya? tetap ikuti ya guys 😊


...........................❀️.........................


terimakasih untuk semua pembaca,tetap ikuti puzzle cerita cinta berjudul LAST LOVE FOR WHOM? thank you very much reader, tinggal kan jejak πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜ŠπŸ˜Š.

__ADS_1


..........................❀️.........................


Nb: yuk vote kakak semuanya dan komentar nya dong agar semangat lagi author nya, heheheheheheπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€.


__ADS_2