LAST LOVE FOR WHOM? ( Cinta Terakhir Untuk Siapa?)

LAST LOVE FOR WHOM? ( Cinta Terakhir Untuk Siapa?)
RENCANA DIRGA ADITYA PART 1


__ADS_3

..........................❀️.........................


...Assalamualaikum wr wb para reader,...


...terimakasih telah mampir dan membaca karya pertama ku nih, di episode kali ini mohon bantuannya untuk vote dan like sebagai dukungan dan semangat untuk author....


...terimakasih dan selamat menikmati dan happy reading 😊...


..........................❀️.........................


...POV DIRGA...


Dirga yang mencoba menyusun rencana untuk memisahkan Ridwan dan tunangannya yaitu Citari saat melihat Citari yang tak bisa lepas dari Ridwan membuat Dirga frustasi berat dan ingin menghalalkan segala cara.


Sepulang acara sekolah selesai dia berencana untuk membututi Ridwan dan Alvan dalam pikiran serta hatinya saat itu hanya ingin menghabisi Ridwan beserta Alvan yang sok cool itu akan tetapi Dirga lupa akan satu hal tentang Ridwan dan Alvan.


Dirga segera menjalankan mobil sport nya setelah mengantar Citari untuk mencari anak buah nya yang bersedia di bayar untuk melakukan hal apapun demi uang, Dirga menuju sebuah rumah yang di jadikan basecamp anak buahnya.


"woi kalian semua mau uang ini?" ujar Dirga sambil memberikan uang yang nominalnya cukup besar.


"wih mau lah, ada tugas yang bisa kita selesaikan nih" ujar Rian salah satu anak buahnya.


"bentar, yang lainya panggil juga dan panggil juga Ghani untuk menyempurnakan tugas ini!!!" tegas Dirga.


Semuanya sudah berkumpul termasuk Rian dan Ghani, Ghani dan Rian anak buah kepercayaan Dirga untuk menyelesaikan misi misi nya dan tak ada satu pun misi yang gagal jika sudah di percaya kan oleh Ghani dan Rian.


"kalian tau dia? dia yang mencoba merebut tunangan ku !!" Dirga menaruh hapenya untuk menunjukkan salah satu foto Ridwan.


"siapa tuh Dir?" tanya Ghani.


"Dia Ridwan salah satu hambatan ku untuk menikah dengan Citari dan tugas lu Rian, mulai besok awasi kegiatan nya" Dirga menunjuk Rian dengan angkuhnya.


"terus tugas gua?" Ghani bertanya dengan polosnya.


"ini awal Juni dan biarkan Rian mengawasi hingga 3 Minggu, tugas lu Ghani, habisi nyawa nya tanpa di ketahui siapapun, faham lu Ghani?, ingat lu dan keluarga lu gua yang tanggung" Dirga menunjuk kan sikap congkak nya.


Ghani hanya diam menatap foto Ridwan, ada keraguan sedikit untuk menghabisi lawan nya kali ini tetapi dia juga berhutang dengan Dirga karena telah membantu orang tuanya untuk membayar semua hutang di rentenir kejam dan Rian pun sama menatap foto Ridwan yang terpampang di depan nya serasa ingin menolak Dirga karena Ridwan bukan anak dari sembarangan orang tetapi Rian menutupi semua itu.


"oke gua kira semua paham karena diam dan lu Rian, mulai hari ini kerahkan anak buah lu untuk mengawasi kegiatan Ridwan, faham lu Ridwan?" ancam Dirga.


"siap, gua lakukan mulai saat ini juga, bye" Rian pergi meninggalkan basecamp tersebut.


Rian keluar basecamp tanpa melihat sekeliling nya hingga......


bbuuggghh (pukulan mengarah ke perut Rian)


"angkat dia" ujar cowok tersebut


"siap bosss dan bawa kemana nih bosss?" anak buahnya keembbali bertanya.


"bawa ke basecamp kita" tegas cowok itu


Dengan segera cowok itu menelpon bos nya untuk memberikan informasi bahwa ada bakal peristiwa lagi dan bos nya pun dalam telfon nya menyuruh untuk menyekap hingga dia kelar urusan nya nanti.


Siapa cowok itu tiba tiba menyerang Rian dari belakang? apakah ada hubungannya dengan Ridwan dan Alvan?


..........................❀️.........................

__ADS_1


...POV RIDWAN dan ALVAN...


"Wan, Kok aku di suruh papa ku ke rumah makan ya? apa ada hubungannya dengan kamu?" selidik Alvan.


"ikuti saja lah Van, lagian itu juga orang tuaku yang ngajak" ketus Ridwan.


"oh ngunu, eh sek ya ada telfon dari mas Iqbal" Alvan mengangkat telfon nya.


""assalamualaikum wr wb, piye mas?" Alvan menatap Ridwan.


"........." Iqbal.


"oh ngunu, yawes tunggu Nang rumah makan ae ya, assalamualaikum wr wb" sahut Alvan.


"mas Iqbal? ada apa? tumben?" selidik Ridwan.


"biasa ngajak ngopi sama kamu" datar Alvan.


Mereka berdua pun bergegas berjalan ke arah motor sport masing masing dan meninggalkan sekolah nya untuk bergabung dengan keluarga mereka berdua.


Setelah menempuh waktu 10 menit mereka sampai di Rumah makan dan benar saja di sana sudah ada 3 keluarga besar yang sedang menunggu mereka berdua.


"eh curut, keluarga siapa lagi tuh?" tunjuk Alvan ke arah mereka semua yang berkumpul.


"dah diem kau tokek tempur" gerutu Ridwan.


"kau panggil ada tambahan tempur segala, mau mu apa hah?"tonyor Alvan.


Mereka berdua pun bergurau sambil menonyor kepala hingga tak menyadari aksi keduanya di hentikan Iqbal.


"kalian berdua kapan akur? gak bosan jadi anak kecil?" Iqbal menengahi Mereka berdua.


"iya juga Napa tuh belalang tempur di sini segala?" ketus Alvan.


"Alvan Ridwan, kalian berdua dasar ***** ***** *******" umpat Iqbal keras.


Mereke bertiga pun menyalami keluarga besar satu persatu hingga akhir nya mereka duduk tepat di sebelah Iqbal.


"Wan gak ada tempat duduk lagi kah? males ketemu belalang tempur itu" sambil menunjuk Iqbal.


"lha iya, mampus kita jadi gorengan bentar lagi" gerutu Ridwan.


" Ridwan Alvan!!!! diem!! ada berita penting dari keluarga kalian berdua" tegas Iqbal.


"ampun tuan Iqbal" Ridwan dan Alvan bergantian mencium tangan Iqbal.


Mereka bertiga pun tertawa renyah tetapi tak berlangsung lama karena ada suara tegas dan membahana di telinga mereka bertiga...


"oh ini putra nya pak Mukti dan pak Alvan, kenalkan saya pak Hadi" ujar seorang pria yang duduk di depan ayah Mukti.


"benar Had, kalian bertiga kenalkan,ini pak Hadi adik kelas saya" ujar papa Wicaksono.


"yauda kita lakukan sesi perkenalan dengan tiga putri anak saya, Tria, Ria, Tantri duduk di depan mereka bertiga, segera" perintah pak Hadi.


"baik Abi" serentak mereka bertiga.


Alvan, Ridwan dan Iqbal pun melotot ke arah ayah nya masing masing karena pasti ini acara perjodohan.

__ADS_1


"Uda jangan memelototi om gitu, ini acara perkenalan belum perjodohan Alvan, Ridwan dan Iqbal, faham kalian?" ujar ayah Mukti.


"ya benar apa yang di bilang ayah mu itu Nak Ridwan, kita masih perkenalan bukan masuk ke perjodohan" ujar pak hadi menatap Alvan Ridwan dan Iqbal berganti an.


"udah jangan di liat aja tuh anak pak Hadi, hhhhhhaaaaaaaaaajjjjjjjjaaaaaarrrrr lah mas Ridwan,mas Alvan dan mas Iqbal, lagian kalian bertiga kan jomblo akut" ledek Ahmad.


Alvan dan Ridwan menatap tajam ke arah Ahmad sementara Iqbal dengan perasaan curiga menatap perempuan yang di depannya dan tiba tiba .......


"woi kau Tantri kan kelas 11 itu kan?, perempuan tomboi itu di sekolah ngapain di sini? ngajak ribut kau?" Iqbal berdiri menantang cewek di depannya.


"kau lagi kau lagi, najis liat kau, kakak kelas sok cool pula" Tantri pun ikut berdiri menantang Iqbal.


Ketiga keluarga besar pun ikut menengahi perdebatan Mereka berdua sementara Alvan dan Ridwan saling berbisik tentang Iqbal dan Tantri.


"Van Van, kok aku curiga bakalan cocok mereka berdua" Ridwan menatap Alvan sambil menahan tawa.


"hahahahaahaahaaaha, bener kau Wan, yang satu nya belalang tempur yang satu nya kecoa tempur nanti sama sama bertempur hahahahahaha" tawa Alvan lepas.


"diem kalian berdua!!!!" Iqbal dan Tantri bersamaan.


"Iqbal cukup!! duduk kamu!!" tegas papa Wicaksono.


"mas Wicaksono biar saja, mereka tampak nya sudah kenal juga" pak Hadi menenangkan papa Wicaksono.


Iqbal dan Tantri pun bertengkar hebat hingga Alvan dan Ridwan hanya menahan tawanya untuk kesekian kalinya, hingga akhirnya cewek di depan Ridwan dan Alvan pun merasa kenal dengan mereka berdua.


"maaf ini beneran kak Ridwan?" ujar cewek di depannya.


"eh iya, siapa ya?" Ridwan memulai mode dingin nya.


"saya Ria kak, kakak kan sekolah di tempatnya Dirga kan?" sahut Ria kemudian.


"hah Dirga? siapa dia? gak kenal juga, kau kenal Van?" Ridwan menoleh ke arah Alvan untuk memberi kode tidak tau.


"Dirga siapa ya? kita berdua hanya anak culun di sekolah kok, kenalkan Alvan" Alvan memperkenalkan diri.


"Ria dan ini saudara kembar ku namanya Tria, Tria perkenalkan dirimu" Ria menatap tajam ke arah Tria.


"perkenalkan saya Tria, ini Kak Ridwan dan kak Alvan kan temannya Dirga?" Tria mengulang pertanyaan Ria.


Lagi lagi Alvan dan Ridwan berbohong mengenai siapa Dirga tersebut karena saat ini Ridwan ingin lepas dari apapun yang berbau cinta.


mereka berempat ngobrol seru hingga akhirnya selesai untuk makan dengan tiga keluarga besar sekaligus.


Ridwan pun bertanya tanya darimana Ria dan Tria mengenal Dirga? apa yang di maksud Dirga tunangan nya Citari? Alvan pun berfikir keras juga masalah pembahasan Dirga tadi.....


To be continued


..........................❀️.........................


...terimakasih untuk semua pembaca,tetap ikuti puzzle cerita cinta berjudul LAST LOVE FOR WHOM? thank you very much reader, tinggal kan jejak πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜ŠπŸ˜Š....


..........................❀️.........................


...jangan lupa komentarnya untuk membangun dan kritik nya juga, terimakasih dan tunggu kelanjutannya ya karena cerita ini bagaikan puzzle yang berantakan....


..........................❀️.........................

__ADS_1


Nb: yuk vote kakak semuanya dan komentar nya dong agar semangat lagi author nya, heheheheheheπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€.


__ADS_2