LMOU: Kembalinya Sang Legenda

LMOU: Kembalinya Sang Legenda
Puncak turnamen


__ADS_3

Xie Xie dan Rong gui dibawah keruang perawatan. Dengan ini, pertarungan dianggap telah dimenangkan oleh kerajaan Sunmoon. Hanya satu orang, satu orang yang hampir mengalahkan semuanya. Nama kerajaan Sunmoon semakin melonjak dihati orang orang.


"Yao Chen, kita juga harus kembali. Nanti orang orang menyadari keberadaan kita." Qin Yan tersenyum pada pria yang mengantarnya. Tidak lama kemudian, pakaian didadanya bergerak gerak. Kucing manis keluar dari dalam baju Qin Yan.


"Meong" Ia juga menatap Qin Yan dengan mata ungunya yang indah. Tatapan mata itu membuat Qin Yan tidak tahan untuk mengelusnya.


Setelah Qin Yan pergi. Cui Xie juga berdiri dengan wajah gelap. Tangannya mengepal erat dan ia hendak pergi. Namun dihentikan oleh Weiqing.


"Aku harap kau tidak bertindak yang tidak tidak. Patuhilah semua peraturan yang ada disini." Ucap Weiqing dengan tenang. Cui Xie berhenti. Berbalik menatap Weiqing. Memaksakan senyumnya diwajah.


"Waaah, kau curiga sekali padaku yah. Tapi tenang saja, aku tidak akan berbuat apa apa kok." Ia pun pergi begitu saja, meninggalkan mereka yang tengah memperhatikannya.


Cui Xie pergi cukup jauh dari mereka. ia keluar dari pulau terapung dan singgah disebuah bar kecil yang ada dibawah sana. Disana ia memesan beberapa botol bir.


Seorang wanita berparas cantik datang melayaninya. Menuangkan minuman bir digelas Cui Xie.


"Silahkan diminum tuan." Ucap pelayan itu dengan sopan.


Cui Xie yang tengah dalam keadaan tidak senang, menatap wanita itu dengan tajam. Hingga wanita itu merasa ketakutan dengan tatapannya.


"Tuan, apa ada masalah? Haruskah aku memanggil beberapa pelayan untuk memuaskanmu? Aku yakin, setelah dilayani beberapa wanita, pikiranmu pasti akan rileks." Seorang bos gendut berkumis datang mendekatinya.


"Tidak perlu." Cui Xie menjawab dingin.


"Apa?" Jawaban Cui Xie membuat bos gendut itu tak percaya. Ia ingin bertanya dan merayunya lagi, siapa yang menyangka. Cui Xie langsung menatapnya dengan penuh niat membunuh. Alhasil, Si gendut itu lari terbirit-birit keruangan nya.


Meninggalkan Cui Xie yang wajahnya muram. Ia menggenggam gelas ditangannya hingga pecah.


"Qin Yan!" Geramnya dengan penuh amarah.


Sementara itu, dirumah sakit.


Lin Fin, Xiu Xiu, Tang Liu, dan beberapa anggota kerajaan Sunmoon berdiri didepan pintu. Dimana mana Xie Xie dan Huyan Wu tengah dirawat didalam. Pertarungan kali ini, membuat mereka berdua mengalami luka parah.


Dari tempat mereka menunggu. Qin Yan mendatangi mereka menggunakan kursi roda yang dibawa oleh Yao Chen.


"Bos."


"Qin Yan."


"Ketua."


"Pemimpin."


Berbagai macam panggilan dilontarkan pada Qin Yan yang baru datang. mereka segera membungkuk hormat dengan datangnya Qin Yan.


"Bagaimana keadaan mereka sekarang." Senyum Qin Yan.


"Kami belum tahu Qin Yan. Tabib sedang mengobatinya sekarang." Lin Fin menjawab dengan pelan. Meskipun sedih, tapi ia cukup bangga dengan pencapaian Xie Xie hari ini.


"Dia benar benar luar biasa. Dia bahkan mempunyai perubahan iblis dan mengalahkan hampir seluruh kelompok kerajaan Darkclife. Ternyata selama ini Xie Xie menyembunyikan kekuatannya." Gumam Lin Fin dengan penuh kekaguman. Qin Yan juga tersenyum mendengarnya.


Tidak lama kemudian, pintu pun terbuka. Ayah Huang er keluar dari dalam.


"Dia sudah sadar." Ucapnya. Lin Fin dan lainnya jadi bersorak, lalu tanpa menunggu waktu mereka pun masuk kedalamnya.


Qin Yan yang terakhir masuk, sebelum ia masuk. Ayah Huang er menghentikannya. Ia memegang bahu Qin Yan.


"Kau dan teman temanmu benar benar luar biasa. Tidak disangka kalian mengubah sejarah baru di turnamen kali ini."


Qin Yan hanya tersenyum mendengarnya.


"Anda terlalu berlebihan tuan. Kekuatan kami masih belum apa apa."


"Hahaha.... Teruslah merendahkan diri sendiri. Tapi tunjukan kekuatan dashyat kalian didepan banyak orang. Kalian ini, terlihat lemah diluar tapi ganas ketika serius. Luar biasa anak muda, kuharap nanti kau bisa akur dengan Huang er."


Pria itu pun pergi meninggalkan Qin Yan yang wajahnya masih bingung. Akur dengan Huang er? Apa maksudnya?

__ADS_1


Tapi Qin Yan tidak terlalu memikirkannya.


kehangatan dan keceriaan temannya saat menjenguk Xie Xie dan Huyan Wu, terlihat jelas dari luar. Mereka bercanda tawa sepanjang hari , bahkan sampai melupakan waktu.


Malamnya. Qin Yan duduk diatas ranjang rumah sakit. Seperti biasa, ia akan berpura pura sakit dulu. Terlihat jelas ketika ia melihat kearah jendela. Bayangan bayangan hitam tengah berkeliaran diluar sana. Lin Fin dan lainnya, mereka pergi bertarung di turnamen bawah tanah. Meski yang lainnya juga tengah berkultivasi dipenginapan.


Qin Yan duduk dengan bosan. Selain fat cat lucu didalam dekapannya. Qin Yan terus mendengus bosan. Ia pun berbalik pada Yao Chen yang sedari tadi duduk disampingnya.


"Aku ingin kau membelikan ku makanan. Kurasa aku mulai lapar lagi." Ucap Qin Yan. Yao Chen kaget mendengarnya.


"Bukankah kau tadi sudah makan?" .


"Tidak, aku rasa aku belum puas. Bisakah kau belikan aku beberapa daging panggang?" Qin Yan pun memasang wajah memohon. Hingga Yao Chen tidak punya pilihan lain selain mematuhinya. Dalam hatinya ia mengutuk Qin Yan sebagai tukang makan.


Setelah Yao Chen berlalu. Suasana kembali hening. Dalam keheningan itu, tanpa diduga. Ratusan kelopak bunga


teratai bertebaran diluar dan masuk melalui jendela.


Mata Qin Yan terbelalak, saat menyaksikan sosok Dewi yang sangat menawan hadir didepan matanya.


Yun Zhi datang dengan memakai pakaian tipis. Semacam piyama tidur, dua bahu putihnya terbuka menampilkan tulang selangkangannya yang indah. Riasan wajahnya tidak terlalu tebal. Tapi kecantikannya, mengalahkan para wanita wanita lain yang suka menghibur didalam bar.


Qin Yan sampai tercengang. Kucing ditangannya terdiam. Ia melihat ekspresi Qin Yan yang aneh lalu berbalik menatap Yun Zhi yang tersipu.


Yunzhi mendekat kearah Qin Yan.


"Apakah kondisimu sudah baikan?" Ia bertanya pelan, sembari duduk disamping. Pakaiannya, menampilkan dua buah gunung yang terlihat jelas. Qin Yan jadi tidak tenang. Ternyata Yun Zhi berupaya untuk menggodanya.


"Y-ya.." Qin Yan menjawab dengan gugub, ia menggaruk garuk pipinya. Tapi matanya tidak lepas dari dua ***** dibalik baju itu.


Kucing kecil yang duduk diatas perut Qin Yan, tiba tiba tercengang melihat sebuah pemandangan yang tak pernah ia lihat didepannya. Tepat didalam celana Qin Yan, sesuatu terlihat naik dan bangun sampai celana pun jadi sempit.


Yun Zhi yang melihat reaksi itu, wajahnya langsung memerah. Tapi dalam hati ia tersenyum bangga. Ternyata Qin Yan benar benar terpana padanya. Ia pun bangkit dan memilih duduk diatas adik Qin Yan yang sudah bangun itu.


"Aku benar benar khawatir padamu. Kau terluka parah waktu itu. Kau tidak tau betapa khawatirnya aku hingga aku hampir melompat dan menghampirimu waktu itu." Kedua lengan Yun Zhi melingkari leher Qin Yan.


"Y-yun Zhi. Ka-kau..." Qin Yan langsung tak bisa berkata kata lagi melihat keberanian gadis ini. Yun Zhi menggesek gesek miliknya hingga dia menjadi gelisah.


Yunzhi mendekatkan wajahnya sampai ke telinga Qin Yan. Berbisik dengan bibirnya yang menggoda.


"Qin Yan, rumah sakit ini sepi. Aku ingin bermanja denganmu malam ini."


Sekujur tubuh Qin Yan langsung merinding karena *****. Ia memandangi Yunzhi dengan penuh kasih sayang. Tanpa membuang waktu, Yunzhi langsung menyambar bibir Qin Yan. Keduanya saling berpelukan dan berciuman dalam waktu yang lama sampai sesak nafas.


Qin Yan dengan paksa membuka baju Yunzhi lalu meremas apa yang ada didalamnya.


Tidak lama kemudian, tangannya turun kebawah dan merasakan lembutnya gunung disana.


Sementara Qin Yan sendiri sudah menyerang leher gadis itu.


Yunzhi mendesah lembut. Tubuhnya mengejang namun terasa nikmat. Ia menekan kepala Qin Yan kedalam tubuhnya. Menutup mata, menikmati momen ini.


Tangannya merogoh kebawah, tepat didalam sana dan mengeluarkannya. Yunzhi menuju kebawah dan membuka mulut.


Astaga! Nikmatnya.


Qin Yan tidak bisa apa apa lagi sekarang. Ia hanya pasrah membiarkan Yunzhi memuaskannya.


"Y-yun Zhi, da-dari mana kau mempelajari teknik nakal ini?" Tanya Qin Yan terbata bata.


Yunzhi hanya tersenyum disana, menyisihkan rambutnya ditelinga. Hingga Qin Yan makin terpesona oleh kecantikannya.


Ini adalah ajaran masternya, Yan Qinying. Katanya, jika melakukan ini. Maka para lelaki seketika akan menjadi lemas.


Dan ternyata benar saja, Qin Yan jadi tak berdaya melawannya. Seketika, kamar itu berubah menjadi musim semi. Dimana ada kucing yang menonton namun sama sekali tidak diperhatikan oleh keduanya. Mereka telah terjebak dalam dunia masing masing.


Diluar.

__ADS_1


Yao Chen datang membawa makanan yang disuruh Qin Yan. Tapi, saat berada didepan pintu. Ia jadi terhenti. Qin Yan didalam juga langsung membentuk penghalang agar tidak terdengar suara atau penglihatan tembus pandang.


"Haish... Anak ini...." Yao Chen hanya mengeram marah. Ia terpaksa duduk dan menikmati makanan yang ia beli sendiri.


Tidak lama kemudian, beberapa tetes salju pun turun disekitar Yao Chen. Terlihat, QingZhu datang dari arah yang lain. Ia berhenti didekat Yao Chen dan memberi hormat.


"Apa Qin Yan ada didalam?" Gadis itu bertanya lembut. Yao Chen menghela napas.


"Kau terlambat. Qin Yan sudah kedatangan tamu dan ia masih sibuk sekarang." Jawabnya dengan tenang. Qingzhu juga tidak banyak berpikir mendengar itu. Ia mengira kalau Qin Yan tengah menerima tamu penting dan sekarang mereka masih sibuk berdiskusi. Tapi ia tak mau juga pergi, ia lebih memilih untuk menunggu. Karena ia telah membawa beberapa bingkisan ketika menjenguk Qin Yan.


Tidak lama kemudian, beberapa orang datang lagi. Terlihat Sai Hwang, Du Bu gang dan Bi Li, datang dari arah lain. Mereka berpaspasan dengan QingZhu dan tentu membuat mereka heran.


"Oh, tampaknya gadis kecil ini menunggu seseorang." Senyum Du Bu gang ketika melihat QingZhu.


Seketika wajah QingZhu jadi memerah. Ia langsung menyerahkan bingkisannya kepada Yao Chen.


"Ini, berikan padanya. Aku masih punya urusan yang harus diurus." QingZhu langsung lari terbirit-birit meninggalkan Yao Chen yang bingung.


Ia memeriksa bingkisan itu yang ternyata berisi beberapa ramuan dan obat obatan. Tidak lupa pula ada makanan didalamnya yang dihiasi tanda cinta. Yao Chen yang lapar ingin sekali memakannya. Namun dihentikan oleh Di Bu gang.


"Hei, tidak baik memakan makanan dari seorang gadis yang akan diberikan ke pria lain. Bisa saja itu buatannya sendiri. Bukankah dia akan sedih nantinya?"


Akibat perkataannya, Yao Chen tidak memakannya. Dia malah mendengus kecewa.


Mereka datang mencari Qin Yan, tapi Yao Chen menggelengkan kepala. Mengatakan Qin Yan tengah sibuk sekarang. Entah kapan mereka akan selesai. Terpaksa ketiga orang itu jadi menunggu.


Tidak lama kemudian, ada seorang gadis yang datang. Zhou Shinzui datang dengan penampilan yang berbeda. Sampai Du Bu Gang dan Bi Li yang sudah lama mengenalnya jadi terperangah. Shinzui yang mereka kenal terkenal tegas dan keras. Dia berbeda dari gadis lain, selalu memakai baju besi dan dia terbiasa berperang dan tidak mengurus diri seperti perempuan lainnya. Makanya, tubuhnya terdapat beberapa otot yang terlihat jelas.


Tapi, dimana otot otot itu. Kenapa yang terlihat hanyalah kulit halus dan mulus. Shinzui yang sekarang bukanlah Shinzui yang biasanya.


"Apa yang membuat cucuku ini datang kesini?" Du Bu Gang tersenyum kepada gadis itu.


Wajah cantik Shinzui langsung memerah.


"Apa, apa yang kakek katakan!" Ia bahkan berteriak karena saking gugupnya. Sai Hwang dan Du Bu Gang hanya menutup mulut menahan tawa. Sementara Shinzui sudah Sangat malu berdiri disana.


Ternyata, bukan hanya mereka. Bahkan tidak jauh dari situ. Dari dua arah yang berlawanan. Qiu er dan Qin ruo juga bersembunyi. Mereka tak berani datang karena ada banyak orang didepan pintu. Sementara diatas atas bangunan, terlihat seorang gadis elf juga tengah mengamati mereka. Ia juga ingin pergi mengunjungi Qin Yan, tapi karena banyak orang, niatnya jadi batal.


Sai Hwang sendiri. Diam diam berseru kagum. Anak yang bernama Qian Yan ini. Setelah mendengar banyak cerita tentangnya. Dia benar benar jenius dalam berbagai bidang. Tapi bukan hanya itu, bahkan kharismanya sangat luar biasa hingga bisa menarik perhatian para gadis gadis yang latar belakangnya bukan sembarangan.


Tapi yang seharusnya yang dia pikirkan saat ini adalah Bi Li. Wanita muda disampingnya. Gadis itu melihat banyaknya gadis yang mengantri disini. Ia pun mulai merasa menyesal saat ia menolak kesempatan yang diberi Qin Yan waktu itu.


********


Waktu pun berlalu. Hari demi hari terlewati. Selama lima hari ini, sepuluh kerajaan teratas bertarung demi memperebutkan posisi lima teratas. bisa dibilang, lima kerajaan ini sudah bisa menerima hadiah.


Kerajaan Sunmoon menang melawan kerajaan Dark Clife.


Kerajaan Great Blaze menang melawan kerajaan Sky blood.


Kerajaan Zhongtian menang melawan kerajaan Great gun.


Kerajaan Glasier menang melawan Kerajaan Greenland.


Kerajaan Busur surgawi menang melawan kerajaan Vermillion.


Kerajaan Wanshou menang melawan suku para elf.


Kelima pertarungan ini adalah pertarungan paling epik, yang paling intens yaitu pertarungan antara kerajaan Busur surgawi dengan kerajaan Vermillion. Ada juga kerajaan Wanshou yang merupakan suku beast melawan suku elf. Atau Kerajaan Great Blaze melawan Sky blood. Meskipun tidak seberdarah pertarungan kerajaan Sunmoon. Tapi pertarungan ini sangat luar biasa dimata penonton.


Turnamen bawah tanah juga sudah menggelar sepuluh petarung teratas. Termasuk Lin Fin, Xiu xiu, Xie Xie, Tang Liu dan beberapa tokoh lainnya yang tak bisa disebutkan. Bisa dibilang, turnamen ini telah hampir mencapai puncaknya. Keuntungan bandar judi semakin tinggi dan orang orang semakin bingung untuk menentukan siapa yang menang.


Selama pertarungan turnamen. Pasukan sekte, baik dari empat sekte pemberontak atau sekte pihak Weiqing. Masing masing sudah mempersiapkan apa yang memang mereka siapkan.


Akhirnya, hari puncak telah tiba. Yakni hari dimana ditentukannya tingkat teratas. Dari satu sampai peringkat lima.


Lima kerajaan teratas telah berdiri dilapangan. Dimana terdapat Zhou weiqing didepan mereka. Berdiri dengan wajah yang tegas dan tangan dibelakang. Wajah wajah pemenang inilah yang akan didaftarkan sebagai 10 jenius tertinggi yang baru.

__ADS_1


__ADS_2