
"Huh!" Tiba tiba mata semua tetua terbelalak. Xiu Ge tercengang, Xiu shui menganga. Namun tidak lama kemudian dia tersenyum tipis.
'Kau sudah menguasai tubuh anak itu yah?' Tatapnya pada Xiu Xiu.
Namun Xiu Xiu tidak menjawab. Dia diam dan tenang seperti biasa. Membuat Xiu Shui menjadi sedikit tegang. Apalagi dengan sambutan penonton yang meriah, dia menjadi agak kesal karena ketidak jawabnya Xiu Xiu.
'Nyonya Xiu, itu kau kan? Berhenti berpura pura. Aku tahu sifat anak itu seperti itu. Tapi kau jangan bercanda. Aku turut senang dengan tubuh barumu. Bisakah kau meresponku?" Senyumnya Dengan setetes keringat di pipi.
Xiu Xiu tidak bereaksi, itu karena memang ia tidak mendengar apa yang coba dikatakan Xiu Shui. Itu mungkin adalah percakapan pribadi antara Xiu shui dan arwah itu, tapi, apa hubungannya dengan Xiu Xiu.
Xiu Xiu maju. Dan terlihat seringai lebar didalam hati Xiu shui.
'Hehehe...' tawanya licik. Sekarang rencananya berhasil. Dengan ini tidak ada yang akan menghentikannya untuk menjadi Patriak.
Akhirnya Xiu Shui sampai kehadapannya. Xiu shui menunjukan ekspresi bersahabat dan menepuk punggung Xiu Xiu.
"Kerja bagus saudaraku. Tapi kau terlambat karena tetua sudah mengumumkan peme...."
"Bum"
Tiba tiba Xiu shui disambut dengan hantam di pipinya. Dia terhempas dengan rahang yang bengkok. Sampai akhirnya ia langsung menghantam dinding transparan arena.
"Ka-kau..!!" Terlihat keterkejutan di wajah Xiu shui.
Xiu Xiu yang tenang akhirnya membuka mulut.
"Bukankah pertarungannya belum selesai?" Ketika mendengar itu, wajah tetua tertegun. Namun ia mengangguk dan mengatakan bahwa pertarungannya memang belum selesai. Karena ia tadi tak sempat mengumumkan hasilnya.
Sebaliknya, Xiu shui. Dia langsung terguncang. Tampak ketidak percayaan diwajahnya.
"Bag-bagaimana mungkin kau bisa...." Saat itulah Xiu shui menyadari, kalau Xiu Xiu bukanlah orang yang sembarang yang ia kira. Dia pun semakin menyadari, kalau Xiu Xiu bukanlah manusia.
"Kau monster!" Kutuknya, namun dalam hati Xiu shui sangat marah dan kesal. Untuk pertama kalinya, dia tidak bisa mendapatkan apa yang dia mau. Biasanya jika ada orang yang tidak memenuhi keinginannya. Maka nasib orang itu hanya satu.
Yakni kematian.
"Kau.... Mati!"
Tongkatnya mulai mengeluarkan pasir lagi. Namun belum sempat ia mengeluarkan kekuatannya, sebuah serangan menghantam bahunya. Xiu shui terkejut, matanya terbelalak. Badannya menjadi sedikit kaku.
"AAAARRRGGGHH.......!!" kali ini Xiu shui berteriak kesakitan saat tangannya terpisah ke lantai. Bahunya hancur hingga tidak menyisakan apapun.
Ayahnya langsung terguncang, berdiri dengan keningnya yang berkerut.
"He-hentikan pertarungannya!" Teriaknya dengan panik. Para tetua langsung mengangguk tanpa banyak bicara. Mereka langsung menuju ke arena.
Namun dalam setengah detik kemudian, Xiu shui Shui sudah jatuh tak bernyawa. Dalam keadaan menderita, Xiu shui tidak menyadari bahwa sekumpulan pasir tajam setajam pisau langsung menghantam lehernya. Alhasil, Xiu shui terjatuh kaku meskipun lehernya tidak sepenuhnya terputus.
Tetua yang tidak sempat menyelamatkannya saja terdiam dan tidak bisa berkata kata.
'Ce-cepat sekali!' Keringat menetes di pipi masing masing. Saat itu, cincin merah Xiu Xiu bangkit. Dan itu membuat para tetua menegang.
Tingkat Sage!
Ini benar benar aneh. Kalau Xiu Xiu berada ditingkat Sage. mengapa mereka tak bisa menyamai kecepatannya.
"Bruk" Mereka tiba tiba kembali dikejutkan dengan suara hempasan meja. Xiu Ge sudah berdiri dengan ekspresi geram penuh amarah.
"Berani sekali kau membunuh anakku!" Ia langsung melesat cepat dan tiba tiba muncul didepan Xiu Xiu dengan pasir berbentuk pedang.
"Huh!" Mata Xiu Xiu terbelalak, gerakan itu begitu cepat. Dia tidak sempat menghindar. Dalam sekejap, matanya berubah menjadi mata iblis.
"Bum" Terdengar suara bentrokan yang luar biasa. Para tetua sampai berusaha menahan efek hembusan angin yang di akibatkan oleh mereka.
"Huh!" Saat itu juga Xiu Ge terkejut. Serangannya di tangkis oleh sesuatu. dan pemandangan didepannya benar benar membuatnya tak bisa berkata kata. Xiu Xiu sudah dalam keadaan perubahan iblis.
"Grrrrr.....!"
Xiu Ge langsung mundur dengan waspada. Ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat.
"Iblis! Anak ini adalah seseorang yang mempunyai perubahan iblis!"
Semua orang juga melihat itu. Ada yang terdiam, terkejut, sampai merasa ngeri. Ini adalah pertama kali bagi mereka untuk melihat perubahan iblis secara langsung. Legenda mengatakan bahwa seseorang dengan perubahan iblis adalah manusia nista. Mereka harus dibunuh karena keberadaan mereka sangat berbahaya. Legenda ini sangat terkenal, mereka yang mempunyai perubahan iblis tak bisa mengendalikan nafsu mereka dan selalu membunuh manusia dengan sangat kejam. Banyak pembantaian yang mereka lakukan. Dan keberadaan mereka sangat di incar oleh seluruh sekte dibenua ini.
"Hmm.." Xiu Ge tersenyum tipis. Akhirnya ia memiliki cara untuk memusnahkan anak ini.
"Aku tak menyangka, keluarga kita ada makhluk rendah seperti dirimu. Bagaimana bisa makhluk sepertimu bisa hidup. Sudah berapa banyak korban yang kau bunuh selama ini?" Teriaknya.
Xiu Xiu langsung terdiam. Tampak kebingungan diwajahnya. Dia tidak tau harus menjawab apa. Dan tidak tau apa yang dikatakan Xiu Ge.
Xiu Ge memang sudah berencana memojokannya kali ini.
__ADS_1
"I-itu! Perubahan iblis."
"Aku baru pertama kali melihatnya!"
"Bukankah perubahan iblis itu mengerikan? Dia pasti sudah banyak membantai manusia."
"Ya, itu benar. Lebih baik kita bunuh saja makhluk itu."
"Tangkap dia!"
"Kita bawa dia ke asosiasi! Dia tidak pantas untuk berkeliaran disini!"
Para penonton mulai meneriaki Xiu Xiu dengan semangat dan penuh kebencian. Sementara anggora peserta kerajaan yang waktu itu mengikuti kompetisi diam tak mengatakan apa apa. Mereka sendiri tidak percaya bahwa keluarga Xiu sampai selicik ini.
Teriakan para penonton membuat Xiu Xiu tidak tenang. Dia mundur dengan panik. Saat itu juga, Xie Xie datang dan tiba didepannya. Melindunginya dari para penonton yang meneriakinya.
"Kalian jangan salah paham dulu. Perubahan iblis yang di miliki kakak sudah dikendalikan. Dia bukan seperti makhluk kejam yang seperti kalian perkirakan." Ucap Xie Xie dengan marah. Para penonton mulai terdiam dan berhenti meneriaki Xiu Xiu. Kemudian mereka mulai berpikir kembali dan saling berdiskusi antar mereka. Kalau perubahan iblis yang sudah dikendalikan bukan lagi ancaman atau kutukan. Melainkan sebuah anugerah.
"Cih." Xiu Ge mendecakkan lidahnya. Menatap Xie Xie dengan kesal.
"Kalian jangan dengarkan dia! Dia dan anak itu, mereka adalah komplotan!"
Para penonton kembali terprovokasi. Ketika mereka hendak meneriaki Xiu Xiu dan Xie Xie. Xiu Xiu pun maju. Tubuhnya yang diliputi perubahan iblis mulai kembali semula ke perubahan normal.
"Itu benar. Aku bisa mengendalikan perubahan iblis ku." Dia maju menatap Xiu Ge.
"Hah....!!!" Penonton kembali terkejut, apalagi Xiu Ge.
Perubahan iblis yang ada di legenda rupanya bisa dikendalikan oleh anak ini. Entah kenapa dia semakin membenci fakta ini. Kenapa anak ini begitu beruntung. Tapi dia sangat tidak terima, anak ini telah membunuh putranya. Apapun caranya, ia juga akan membunuh anak ini.
"Itu tidak akan merubah fakta kalau kau adalah makhluk kejam. Cepat jawab aku, berapa banyak manusia yang sudah kau bunuh. Jangan bilang padaku kalau kau belum pernah membunuh manusia seumur hidupmu."
"Ka-kau...!" Kali ini Xiu Xiu tak bisa menjawab apapun. Bohong jika dia bilang bahwa dia tidak pernah membunuh. Tapi masalahnya, dia tidak pernah kehilangan kendali atas dirinya dan membunuh manusia yang tidak bersalah. Orang yang dia bunuh selama ini adalah orang orang yang pernah menyakitinya atau teman temannya. Dia tidak pernah sembarangan membunuh seperti yang dikatakan oleh Xiu Ge. Terkecuali saat ia tengah menjadi pembunuh waktu itu.
"Kau tidak bisa menjawabnya kan! Itu sudah menjadi jawaban bahwa sekali makhluk kejam seperti dirimu menyembunyikan diri, kau tetap tidak akan bisa menyembunyikan nya dari dunia. Sebagai perwakilan dari semua orang disini. Ijinkan aku untuk menangkapmu. Sebaiknya kau jangan terlalu banyak melawan. Karena jika masih keras kepala, jangan salahkan aku untuk tidak berbelas kasihan padamu."
Xiu Xiu mundur dengan waspada. Semua tetua juga mengepungnya. Kali ini Xiu Xiu dan Xie Xie berada dalam bahaya.
"Tunggu Xiu Ge!" Tetua kedua tiba tiba menghentikan mereka. Dia langsung menuju ke arah Xiu Ge.
"Kau sudah keterlaluan! Dia anak patriak, dan kau sendiri sudah tau kalau perubahan iblisnya sepenuhnya dikendalikan bukan? Mengapa kau bersi keras untuk menyusahkan anak ini."
Alis Xiu Ge berkerut. Dia mengepalkan tangannya, karena ternyata masih ada satu batu yang menghalangi keinginannya.
"Cukup! Hentikan Xiu Ge! Kau benar benar tidak masuk akal. Menuduh Xiu Xiu dan berencana untuk membunuhnya." Cincin perak tetua kedua pun bangkit, dia menuju ke arah Xiu Xiu dan Xie Xie lalu melindungi mereka dari belakang.
"Berani kau menyentuhnya. Aku juga tidak akan segan segan."
"Hoooh... Tetua kedua, sekarang kau sudah berani menentang ku hah?" Wajah Xiu Ge langsung menunjukan kebencian.
"Kau bukan patriak, sejak awal aku tidak punya alasan untuk mematuhi perintahmu." Tetua kedua menjawab dengan tenang.
"Xiu Dao, jangan lupa. Tuan Xiu Ge adalah adik patriak. Beliau yang selama ini menggantikan kepemimpinan patriak selama dia sakit. Apa yang dia lakukan pada keluarga Xiu sudah patut untuk dihormati." Tetua pertama tiba tiba maju didepan Xiu Ge. Hal itu membuat Xiu Ge tersenyum percaya diri. Ingin melawannya? Dia mempunyai banyak pendukung dari Keluarga Xiu. Sementara Xiu Dao dan Xiu Xiu, mereka cuma sendirian.
"Tapi aku tidak Sudi jika kendali keluarga Xiu dipegang olehnya. Orang yang bahkan tidak mentoleransi anaknya ketika dia berbuat curang, tidak pantas menjadi pemimpin manapun."
"Hm... Kau tidak bisa memutuskan sendiri Xiu Dao. Semua keluarga Xiu telah memihak pilihan mereka." Tetua pertama tersenyum sembari merentangkan kedua tangannya ke arah anggota keluarga Xiu yang lain. Terlihat diantara mereka tidak ada yang menjawab. Namun bukan berarti mereka menolak atau setuju. Para keluarga Xiu yang lain hanya memalingkan wajah mereka dengan ekspresi malu dan khawatir. Jelas sekali, ada beban di hati mereka untuk menolak.
'Keluarga Xiu... keretakan mereka sudah sampai ke tahap ini rupanya. Keluarga ini benar benar tak bisa lagi diperbaiki jika salah satu pihak tidak dimusnahkan.' Disisi lain, anggota keluarga lain yang memusuhi keluarga Xiu diam diam datang mengamati.
Xiu Dao akhirnya menggertakan gigi. Ternyata mereka sudah menekan anggota keluarga Xiu sampai seperti ini. Dia sendiri tidak menyangka kalau keluarga yang dia jaga selama ini sudah sampai ke jalan yang salah. tidak lama kemudian, keluarga ini akan hancur jika dipimpin oleh mereka.
'Sial.!' Tetua Xiu Dao hanya bisa mengutuk. Lalu ia tiba tiba teringat wajah ramah patriak. Sungguh, rasa bersalah menyelimuti hatinya.
'Maafkan aku Xiu yang. Aku tidak bisa menjaga keluarga kita dengan baik.' Ia menutup matanya dengan putus asa. Dia tidak bisa melawan mereka semua. Tapi, dia bisa berjuang untuk melindungi Xiu Xiu dan membantunya melarikan diri.
'Seseorang! Tolong kami. Situasi sudah sampai seperti ini. Tidak ada cara lain selain melarikan diri.' Sebaliknya Xie Xie, sudah panik dan mulai memikirkan cara. Dia mulai mengamati dan mencari ide untuk membuka jalan.
Berbeda dengan Xiu Xiu yang sudah sangat marah dengan perlakuan dengan mereka. Dia mengingat wajah Manis Xiu lan dan itu membuatnya sangat sakit hati. Apapun yang terjadi, ia akan menyelamatkan keluarga ini. Sesuai dengan permintaan gadis itu. Dan yang lebih penting, ibunya masih belum ditemukan.
"GRAAAARRR....!!" Dalam sekejap dia langsung mengamuk dan berubah menjadi perubahan iblis.
"Tunggu! Kakak!" Xie Xie berusaha menenangkannya tapi Xiu Xiu masih tidak mau berhenti.
'Hm... bagus. Seperti itu. Dengan begitu, aku tidak akan mempunyai kesalahan untuk membunuhmu!' Xiu Ge tersenyum dengan tatapan tajam. Pasirnya langsung berkumpul ditangan.
'Sial, kalau begini jadinya....' Xie Xie akhirnya tidak punya cara lain dan ikut memasuki perubahan iblis. Suasana langsung menjadi kacau ketika terlihat satu perubahan iblis lainnya.
'Apa! Satu lagi! Ini tidak mungkin. Ini pasti cuma kebetulan!' Xiu Ge kembali tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
Para penonton sudah tak tenang di kursi mereka. Apalagi Tang Liu sendiri juga hampir memasuki perubahan iblis. Untungnya Qin Yan menghentikannya. Dan membuatnya tenang.
__ADS_1
"Kalian berdua! Akan kubunuh dan biarkan dunia terlepas dari teror kalian!" Xiu Ge langsung memerintahkan para tetua untuk menyerang. Dan seperti apa yang dia perintahkan, para tetua langsung menyerbu mereka. Tetua pertama melawan tetua kedua, sisanya tetua ketiga sampai ke delapan. Mereka menyerbu Xiu Xiu dan Xie Xie.
"Pank pank pank." Tapi dengan kecepatan super Xie Xie, dia mampu menangkis seluruh serangan mereka secara bersamaan. Ini membuat para tetua itu langsung tercengang. Kecepatan Xie Xie benar benar tidak masuk akal.
"Aku akan mengurus mereka kakak! Sekarang kau larilah!" Teriak Xie Xie. Sementara Xiu Xiu malah bimbang disana.
"Tidak.... Aku tidak akan lari. Ibuku... Xiu lan..."
"Apa yang kau pikirkan! Cepat lari!" Teriak Xie Xie sambil menahan serangan para tetua. Namun tiba tiba ada yang mencebolnya. Xie Xie mampu menahan ke enam tetua, namun itu adalah batasnya. Seseorang maju dan menyerang Xiu Xiu.
"Hehehe... mau lari kemana kau!" Ternyata Xiu Ge dengan wajah liciknya berhadapan dengan Xiu Xiu.
"Ukh...." Xiu Xiu memasang pertahanan, lalu keduanya langsung berbentrokan. Angin berhembus dan ledakan energi memenuhi arena.
"Tetua kedua, anda telah terbukti melindungi dua orang yang seharusnya menjadi buronan." Tetua pertama menyerang tetua kedua. Mereka saling berhadapan dimana kekuatan mereka dipertahankan sampai diantara mereka ada yang menyerah.
"Buronan? Lebih baik jaga bicaramu sebelum menuduh mereka yang tidak tidak!"
Mereka semua saling bertarung didepan para penonton. Sementara itu, tanpa mereka ketahui. Beberapa prajurit bertopeng sedang mengamati mereka dari kejauhan. Dan satu ketua mereka berada didepan.
"Jangan banyak bergerak dulu. Kita akan menunggu sampai mereka kehabisan tenaga. Setelah itu, barulah kita menyerang."
"Ya." Mereka mengangguk serentak. Kemudian kembali mengamati.
Tanpa mereka sadari juga, Qin Yan mengamati mereka dari posisi penonton. Melihat situasi ini, Qin Yan hanya memegangi dahinya sambil menghela napas.
"Kelurga ini benar benar.... Haish..." Ia pun menggelengkan kepalanya. Namun belum mengambil tindakan. Satu tangannya memegang tangan Tang Liu disamping. Sementara dia selalu mengamati Xiu Xiu dan Xie Xie disana.
"Swosh"
"Bang!"
"Piu piu"
Xiu Xiu dan Xiu Ge telah bertarung selama beberapa menit. Dengan perubahan iblis Xiu Xiu, Xiu Ge sendiri begitu kesulitan melawannya. Meskipun Xiu Xiu masih berada ditingkat Sage, namun dia bisa mengimbangi Xiu Ge yang berada ditingkat Raja. Ini benar benar tidak masuk akal. Hal itu juga terjadi pada Xie Xie yang dapat mengimbangi ke enam tetua. Kekacauan terjadi, hampir setiap anggota keluarga Xiu ikut mengepung mereka.
"Perhatian semuanya! Bukan formasi pasir menutupi daratan!" Teriak tetua pertama.
"YA!!" Semua anggota keluarga Xiu menjawab serempak. Mereka langsung mengambil posisi melingkar. Semua tetua yang dilawan Xie Xie menuju posisi, bahkan Xiu Ge dan tetua pertama melakukan hal yang sama.
"Sial!" Tetua Xiu Dao menggertakan gigi. Dia bersiap mendorong Xiu Xiu dan Xie Xie menjauh dengan pasirnya. Namun formasi yang dibuat mereka terlalu cepat untuk tercipta. Lingkaran formasi aktif mengelilingi mereka bertiga.
"Formasi pasir menutupi daratan! Diaktifkan!" Lingkaran formasi itu bersinar, Xie Xie dan Xiu Xiu langsung diserang oleh pasir yang berbentuk tombak raksasa.
Keluarga Xiu, hal yang paling mengerikan dari keluarga ini bukan hanya pasir mereka. Namun susunan formasi yang mereka miliki.
Tetua Xiu Dao mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menahan serangan itu. Sementara Xiu Xiu sendiri tidak sempat menghindar.
"BOOOM" Ledakan terdengar. Terlihat tubuh tetua Xiu Dao yang dipenuhi asap. Keringat bercucuran dan nafasnya tidak teratur. Padahal baru satu serangan. Namun ia sudah seperti ini.
'Hm.... baiklah. Mari kita lihat, seberapa lama kau bertahan. Terima serangan ini sekali lagi!' Tetua pertama tersenyum. Formasi kembali bersinar. Kali ini gumpalan pasir dipenuhi aura mematikan kembali menyerang mereka.
"HIYAAAH...!!" Xiu Xiu datang menahan. Namun tetua kedua menyingkirkannya, alhasil, serangan kedua tetap ditahan olehnya.
"Tetua!" Teriak Xiu Xiu. Setelah ledakan, terlihat tetua Xiu Dao sudah berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Padahal Xiu Dao berada ditingkat Raja, namun dia dibuat seperti ini hanya dalam dua serangan.
Belum sempat bereaksi, serangan yang lain pun kembali dilancarkan. Kali ini Xiu Xiu diam tak bergerak, Xie Xie pun terpaksa mengambil inisiatif untuk menahan serangan itu.
Hasilnya....
Perubahan iblis Xie Xie langsung memudar, anak itu terjatuh lemas dalam keadaan tubuh penuh luka bekas irisan pasir.
"Xie Xie!" Teriak Xiu Xiu dengan panik.
Namun apa yang terjadi selanjutnya benar benar di luar harapan Xiu Xiu. Dua serangan selanjutnya dilancarkan bersama sama. Dan itu membuat Xiu Xiu putus asa.
Saat pasir yang dipenuhi cahaya itu menuju kearahnya, dalam jarak yang cukup dekat. Xiu Xiu melihat sosok yang tiba tiba muncul didepannya. Mata Xiu Xiu terbelalak.
"DUAR" Ledakan terjadi. Seluruh arena dipenuhi asap. Ledakan inilah yang menjadi akhir dari pertarungan.
Xiu Ge dan tetua pertama menyeringai puas. Dengan serangan itu, dipastikan keadaan mereka sudah tak bisa melawan. Lima serangan berturut turut, cukup menghabiskan energi. Namun ini sebanding karena mampu membuat satu ahli raja, satu tingkat Sage dan satu tingkat Saint menjadi tak berdaya.
Namun harapan dan kenyataan begitu berbeda. Tepat ketika Xiu Ge hendak berbalik, dia malah terpaku melihat seseorang dengan wajah tertutupi kerudung berada didepan Xiu Xiu dan Xie Xie.
Reaksi para penonton juga mengikuti keterkejutannya. Tetua pertama saja sampai menelan ludah, karena melihat sebuah asap kecil berada ditangan orang itu. Tidak salah lagi, orang itu menahan serangan formasi mereka.
'Tidak mungkin!' Batinnya. Padahal serangan formasi mereka dua kali lipat dilancarkan bersamaan.
"Siapa kau!" Teriak Xiu Ge dengan marah. Sosok berjubah yang berdiri diam tak menjawab.
"Bisa bisanya kau ikut campur dalam urusan keluarga kami. Cepat menyingkir! jika tidak..." Lanjutnya lagi dengan setetes keringat diwajah.
__ADS_1
"Hm... Jika tidak memangnya kenapa? kau bisa apa? Dengar yah, kau sudah seenaknya mencap saudaraku sebagai buronan. Apa kau tidak memperhatikan resiko dari balik perkataanmu?"
Qin Yan yang ada dibalik jubah itu tersenyum. Maju dan melangkah dengan tenang ke arah mereka.