
"Kriek" Pintu pun terbuka, Qin yan masuk kedalam kamar Medusa. Setelah bertanya pada Yuisha, ia akhirnya tahu dimana kamar Medusa berada.
"Dari mana saja kau?" Belum juga masuk, rupanya Medusa sudah menanyainya didepan cermin.
Dengan pelan, Qin yan pun berjalan hingga duduk diatas ranjang. Menatap wanita itu yang sedang bercermin dengan tatapan lembut.
"Aku habis mengantar mereka berbelanja." Jawab Qin yan dengan pelan, ia sudah membawa beberapa makanan untuknya. Mungkin Medusa belum makan sepanjang hari ini.
"Tapi kenapa lama sekali?" Medusa berbalik pada Qin yan, jejak curiga terpaut diwajahnya. Membuat Qin yan hanya tersenyum melihatnya.
"Iyah lama. Para wanita memang lama kalau masalah berbelanja. Kenapa kau tidak ikut kami saja tadi?"
Pertanyaan Qin yan membuat Medusa berbalik kearah cermin sekali lagi.
"Sudah kubilang kan, aku tidak tertarik."
Mendengar itu, Qin yan hanya membawakannya makanan serta secangkir teh padanya. Menawarnya untuk makan.
"Aku bertanya pada Yuisha, kau belum makan apapun hari ini."
"Aku tidak terbiasa dengan makanan manusia." Jawab Medusa dengan datar, membuat alis Qin yan jadi berkerut.
"Begitu yah, besok aku akan menyiapkan makanan kesukaanmu. Setidaknya makanlah malam ini, tidak baik menahan lapar. Manusia sangat tergantung pada makanan." Qin yan mengambil sedikit makananya, memakannya dengan pelan. Kemudian merebahkan diri dilantai, bersiap untuk beristrahat.
"Kenapa kau tidur dilantai? Padahal ada ranjang diatasmu." Tanya Medusa dengan alis berkerut.
"Takutnya kau tidak mengijinkanku. Aku hanya ingin tidur disini untuk melihatmu." Jawab Qin yan dengan lembut hingga membuat Medusa sendiri jadi temperamental. Ia menatap Qin yan dengan tatapan sayu, rupanya apa yang Qin yan lakukan sudah menyentuh hatinya. Ia pun hanya bisa menghela napas.
"Tidurlah diatas ranjang, manusia memiliki harga diri. Tidak baik jika tidur dilantai." Ucapnya dengan pelan. Membuat Qin yan jadi berseri seri, ia pun dengan semangat berbaring ditempat tidur Medusa.
__ADS_1
"Kau tidak akan tidur dilantai kan?" Tanya Qin yan sekali lagi. Membuat Medusa ingin sekali menarik ucapannya tadi. Namun apa dayanya, ia sudah terlanjur mengijinkannya.
"Tentu tidak, kau pikir aku siapa."
Mendengar itu, Qin yan pun tertidur pulas diranjang yang empuk. Medusa dari tadi menatapnya terus, lalu mengambil sedikit makanan yang Qin yan berikan tadi. Sebenarnya tidak ada perbedaan antara makanan manusia dan makanan mereka. Ia hanya memberi alasan saja pada Qin yan.
Setelah makan, barulah Medusa tidur disamping Qin yan. Tapi membelakanginya, karena baru kali ini ia tidur bersama pria. Biar pun begitu, ia juga harus terbiasa. Pada akhirnya ia juga bisa memejamkan mata dengan tenang.
Lama juga mereka tertidur, akhirnya Qin yan terbangun. Masih ada hal yang harus ia lakukan. Sebelum keluar, ia memperbaiki selimut yang menutupi tubuh Medusa. Disaat ini ia terus menatap wajah wanita itu yang hanya tertidur nyenyak. Akhirnya Qin yan memberanikan diri untuk mengecup dahinya, lalu keluar dari kamar. Padahal saat itu ia tidak tahu, kalau Medusa sama sekali tidak tidur. Medusa sangat waspada pada anak itu, takutnya terjadi apa apa seperti kemarin. Rupanya ia tidak menyangka, merasakan hangatnya kecupan itu didahinya. Medusa bahkan beberapa kali menyentuh dahinya tempat dimana dahinya dikecup.
Qin yan pun masuk ke aula pusat. Disana, ia sudah ditunggu oleh beberapa tetua. Ada tujuh tempat duduk melingkar sepanjang ruangan. Patriak suku Maori, Maojin. Patriak keluarga angin salju, Zhang kong. Patriak keluarga gunung keramat, Xing po. Pemimpin pasukan Serigala, Ling han. Dan penanggung jawab militer, Elfes. Tentunya juga, Jin kei dan Yao chen juga duduk disamping tempat duduk Qin yan.
"Salam master." Mereka semua berdiri, kemudian memberi hormat pada Qin yan.
"Maaf membuat kalian menunggu." Qin yan juga membungkuk pada mereka, lalu menuju tempat duduknya.
"Tidak apa apa master, kami juga baru datang." Mereka hanya memberi senyum pada Qin yan, pertemuan ini begitu rahasia. Tidak ada yang tahu diseisi kerajaan ini kalau Qin yan adalah ketua sekte yang baru berdiri hari ini.
Semuanya diam dengan pemikiran Qin yan, namun pada akhirnya patriak Xing po akhirnya mengangkat tangan.
"Tidak ada yang salah dengan namanya, tapi master. Nama istana Niwan, melambangkan apa? Setiap sekte punya nama dan itu sesuai dengan kelebihan mereka."
Qin yan mengangguk mendengar komentar Xing po.
"Ya. Aku mengerti, oleh karena itulah aku menamakan sekte kita sebagai sekte Istana Niwan. Niwan artinya Mental, energi mental. Bukankah aku sudah memberikan buku kultivasinya pada kalian? Itu akan menjadi ciri khas perbedaan sekte kita dengan sekte lain."
Mata semua orang langsung membesar mendengar itu. Meskipun kultivasi itu belum ada yang berada ditingkat tinggi, mereka tidak menyangka kalau Qin yan akan memperhatikannya dengan serius. Wajar saja, belum ada yang tahu, rahasia kekuatan kultivasi mental tersebut. Kalau saja Qin yan menceritakan pengalamannya dimasa lalu, mereka pasti mengerti. Tapi pastinya tidak akan ada yang percaya.
Disini, beberapa anak mempunyai bakat untuk mempelajari kultivasi tersebut. Salah satu diantaranya adalah She lin, dia adalah gadis yang paling cocok untuk mempelajari kultivasi ini. Selain itu ia juga dibimbing untuk menjadi seorang alkhemis. Selain membangkitkan atribut fleksibel dan elemen api. Dia sekarang mempunyai kultivasi mental.
__ADS_1
"Dan juga, mulai sekarang keempat aula akan ditempatkan oleh masing masing keluarga. Aula utara, di tempati oleh suku Maori, sebagai klan Defense. Aula barat ditempati oleh Keluarga gunung keramat, Klan khusus untuk alkhemis. Lalu aula selatan ditempati oleh keluarga angin salju, klan khusus mata mata dan pengintaian. Terakhir aula timur ditempat oleh kelompok serigala, Klan khusus pandai besi. Bagaimana? Apa ada yang keberatan?"
Semuanya setuju dengan pemikiran Qin yan. Namun elfes kali ini mengangkat tangan.
"Bagaimana dengan pasukan militer?" Tanyanya.
"Ya. Mulai sekarang, tanggung jawab pasukan militer akan diberikan pada Elfes. Mulai dari enam pasukan khusus, Pasukan defense, Pasukan kecepatan, pasukan petarung, pasukan panah, dan pasukan penyihir, serta pasukan Senjata rahasia. Semua akan tinggal diruangan pelatihan luar. Lalu aku juga akan membentuk ruang khusus untuk pengobatan. Dan orang yang bertanggung jawab atas pekerjaan ini adalah Tang liu dan Yuan ting. Mereka akan bertanggung jawab untuk para prajurit kita yang terluka."
Setelah itu Qin yan berpikir lagi, berpikir tentang kekurangan sekte mereka. Yakni belum adanya master kondolisasi.
"Mungkin dalam waktu dekat ini aku juga akan membawakan guru Kondolisasi. Tapi untuk saat ini, aku sendiri yang akan membimbing kalian dulu untuk belajar membuat kertas desain."
"Urusan bisnis akan ditangani oleh Tian An jing. Dia yang akan mencarikan bahan bahan material untuk menempa, mengukir, atau mendesain. Hingga kita tidak perlu lagi pusing dengan bahan yang akan kita produksi."
Mengingat pria setengah botak tadi. Qin yan hanya bisa tersenyum licik. Setelah dia disiksa, ia pun mengajukan kontrak hidup dan mati pada Qin yan. Segel ditubuhnya juga sudah ia lepas. Sekarang pria itu bukan lagi mata mata dari kerajaan Kalise. Tapi mata mata pribadinya untuk memata matai kerajaan Kalise. Pria itu sekarang sudah menjadi manusia layaknya boneka ditangannya. Toh dia sendiri yang memintanya, untungnya ia mempunyai bakat dalam bisnis, kalau tidak mungkin ia sudah dibunuh. Penghianat tetaplah penghianat, setelah berhianat satu kali. Tidak ada alasan untuk berhianat kedua kalinya.
"Dan untuk sekarang, jika ada beberapa tetua yang ingin menjadi Master pola prasati. Maka aku tidak sungkan untuk mengajarkan kalian. Akan ada ruangan khusus untuk perpustakaan, sejarah, bahkan ruangan khusus untuk buku buku kultivasi."
Yah, pola formasi juga tak bisa ditinggalkan. Walaupun hanya satu atau dua orang yang ingin belajar, setidaknya ada orang yang bisa membuat kertas pola tersebut. Karna ahli pola formasi sangatlah dibutuhkan dalam situasi dan keadaan genting. Sekarang, masalah tentang pembangunan sekte akhirnya selesai. Kini sekarang giliran membahas akademi.
"Untuk akademi, sekarang sudah berdiri. Jin kei dan Yao chen akan menjadi tetua disana sekaligus tetua sekte ini juga. Beberapa ahli tingkat Elder dan saint juga harus dikirim disana sebagai pendidik. Mulai besok juga, sebarkan promosi tentang akademi kita agar para remaja bisa mendaftar. Ini adalah pendaftaran pertama kita, maka mereka akan diberi kebebasan untuk mendaftar. Batas umur 15 tahun sampai 18 tahun. Mohon kerja samanya."
"Siap!" Semuanya langsung menjawab bersama sama, mulai besok. Maka kinerja pembangunan sumber daya manusia pada sekte dan akademi akan dimulai. Qin yan beserta tetua tetua yang menghadiri pertemuan tersebut jadi bubar dan berpesta sebagai sarana merayakan kebangkitan sekte mereka. Malam itu, mereka melakukan makan bersama, minum sampai puas. Bahkan sampai tidak bisa meninggalkan tempat duduk dan tanpa sadar tertidur disana.
Terkecuali Qin yan dan Elfes yang masih terjaga. Qin yan mengajaknya untuk membicarakan laporan prajurit bayangan tentang kondisi kerajaan ini diruangan pribadi.
"Aku mendengar dari laporan prajurit bayanganku dibagian selatan. Katanya suku Dark demon snake diam diam menyelinap kedalam kerajaan ini. Untungnya, prajuritku masih bisa menghadang mereka. Kedepannya, mereka pasti akan masuk dengan penuh rencana matang. Maka untuk kali ini, aku mohon bantuanmu." Ucap Qin yan dengan tenang.
"Tenang saja tuan. Aku pasti akan mengurusnya."
__ADS_1
Dengan jawaban Elfes, Qin yan pun menghela napas lega. Ia menepuk bahu Elfes agar dia dapat bekerja sama sesuai harapannya. Sekte sudah berdiri, sumber daya manusia telah tersedia. Sekarang hanya tinggal mempersiapkan sumber daya alami untuk keperluan prajuritnya. Seperti mencetak buku kultivasi sesuai dengan ingatannya, mengimpor buku obat, atau mencetak dengan pengalamannya juga. Serta menyediakan buku teknik agar bisa dipakai untuk mereka. Atau menyediakan Media agar mereka bisa meningkatkan kultivasi dengan cepat.
Dalam waktu satu bulan kedepan, sebelum Qin yan pergi kekerajaan Zhong tian untuk mengambil ijin hak berdirinya akademi agar dikenal dunia. Ia harus mempersiapkan segalanya, tampaknya mulai hari ini akan menjadi hari tersibuk yang pernah Qin yan lakukan.