LMOU: Kembalinya Sang Legenda

LMOU: Kembalinya Sang Legenda
pertemuan mencekam


__ADS_3

malam harinya.


Qin Yan terbaring di kamarnya. tadi saat kembali ke tempat pendaftaran, teman-temannya sudah tidak ada. ternyata Xiu Xiu dan Xie Xie sudah mendapatkan rumah penginapan, di mana tempat mereka istirahat dulu. sang pemilik rumah masih mengizinkan mereka untuk tinggal, di saat banyak orang kesulitan mencari penginapan.


untungnya Qin yan dengan mudah menemukan mereka dan inilah keadaannya sekarang.


hari ini terlalu melelahkan, banyak sekali yang terjadi. mulai dari masalah pendaftaran hingga pertengkarannya dengan kucing. meskipun teman-temannya khawatir ketika melihat luka cakaran di seluruh tubuhnya, namun Qin Yan tetap bersikeras untuk istirahat dulu. karena saat ini ia tidak ingin diganggu.


Qin Yan tertidur sampai larut, dan terbangun karena suara ketukan di balik pintu. ternyata xiang-xiang berusaha membangunkannya.


"tuan, ada yang mencari anda."


Qin Yan pun bangkit dari tempat tidurnya, membuka pintu.


ini sudah tengah malam, tetapi tidak satupun dari teman-temannya yang tidur. mereka rasanya menghabiskan waktu berjalan-jalan atau bercanda tawa bersama.


Xiang xiang membawa Qin Yan sampai ke pintu, di sana sudah ada seorang pria yang datang menjemputnya.


"halo tuan, nama saya Xu Guinea. saya dikirim oleh master Xu untuk menjemput dan membawa anda ke tempat pertemuan."


master xu, maksudnya adalah Xu shian, master dari Sekte gunung es salju. ternyata sampai membawa orangnya untuk menjemput Qin Yan. mungkin karena Qin yan lupa waktu dan keasikan tidur, makanya ia sampai mengabaikan pertemuan itu. hanya saja mungkin karena Qin yan menekankan betapa penting informasi itu. sehingga mereka tidak bisa menyepelekan masalah ini.


melihat keadaan Qin Yan yang menyedihkan, membuat pria itu terkejut. bagaimana tidak, wajahnya pucat, penampilannya berantakan, Dan satu hal yang paling nampak. banyak sekali luka goresan cakaran kucing, apalagi di bagian wajah.


"I-ini.... apakah ini ulah nona muda?" pria itu seketika gemetar saat mengenali siapa yang berani mencakar Qin Yan.


"bukan, ini ulah kucing nakal." Qin Yan menggelengkan kepala menghela nafas. tiba-tiba percikan cahaya emas menyelimutinya. tubuh Qin Yan berangsur-angsur pulih, dan kulitnya kembali cerah.


"terima kasih." ucap Qin yan dengan tulus.


"tidak apa tuan. sebuah kehormatan ketika menyembuhkanmu. mari tuan, biar ku antar. semua orang sudah menunggu."


setelah Qin yan berpamitan dengan teman-temannya. ia pun mengikuti pria itu.


pertemuan ini begitu rahasia, wajar saja Qin Yan dibawa ke tempat khusus. sebuah ruang bawah tanah yang sangat dalam, ada banyak orang juga di dalamnya. tapi kebanyakan mereka adalah para penempa dari kekaisaran ini. agar tidak menunjukkan kecurigaan dengan master lain, Qin Yan diantar diam-diam ke tempat yang tidak terduga secara hati-hati.


di sana, seperti yang sudah dipastikan. semua master sudah hadir mewakili sekte masing-masing. Sangguan Tianyang, Yan Qinying, Chu yuechan, Xu shian, Zhou weiqing, Feng Diuliu (master sekte pedang), dan Yung hai long (sekte tombak).


di antara mereka, terdapat satu kursi kosong. tentunya kursi itu adalah kursi khusus disediakan untuk Qin Yan. ia dipersilakan duduk di kursi tersebut.


'dia menyuruh kita untuk berkumpul, sebenarnya ada apa ini?' batin Chu yuechan dengan bingung, iya sampai kagum kalau Qin Yan mampu menggerakkan semua master sekte hingga berkumpul sesuai permintaannya.


"Hm...? kita semua disuruh berkumpul di sini. kudengar ada informasi yang menarik." senyum Yan Qinying, memandangi kedatangan Qin Yan. ia sangat penasaran, sehingga tidak sabar untuk bertanya walaupun anak itu baru duduk di tempatnya.


"baguslah kalau semua sudah hadir, sebelum itu silakan dinikmati minumannya. master Qin yan, Anda datang terlambat. oleh karena itu silakan minum duluan." Sangguan Tianyang menawarkan sebuah gelas kepada Qin Yan. sementara pelayan di belakang menuangkan minuman anggur nya.


tanpa banyak bicara, Qin yan langsung meminum segelas. membuat Yan Qinying tersenyum menggoda, seperti biasa iya akan merayu anak itu.


"Wah wah, bukankah umurmu baru 17 tahun Qin yan? tapi biarlah, biarpun begitu kekuatanmu tidak setara dengan umurmu." setelah itu wanita tersenyum tertawa pelan, suaranya yang nyaring bergema di telinga Qin yan.


saat Qin yan menatapnya, wanita itu hanya menjilati bibirnya. menampilkan bibirnya yang sexy untuk merangsang hasrat seorang pria di dalam diri Qin yan. meskipun kelihatan menggoda, tapi Qin yan begitu tenang menghadapinya. sifatnya kali ini bertolak belakang dari apa yang terjadi tadi sore. jika orang yang menontonnya tadi melihat itu. mungkin mereka tak percaya kalau Qin yan yang tadi dan yang sekarang adalah orang yang sama.


"Tuk" Weiqing dengan cepat menjentikkan jarinya, tampaknya di antara semua yang hadir. dia adalah orang yang paling penasaran, Qin Yan hanya menatap pria itu dengan tajam. pasalnya ia ingin memberi pelajaran pada pak tua itu, hanya saja ini bukan waktu yang tepat.

__ADS_1


"jadi Qin Yan, apa informasi yang ingin kau sampaikan." tanyanya dengan penuh ingin tahu.


Qin Yan terbatuk pelan terlebih dahulu. wajahnya berubah serius, hari sudah terlalu malam dan ia juga tak mau membuang-buang waktu.


"aku hanya ingin mengatakan kalau sekte Darah merah neraka, sekte Racun, sekte Darkdemon, dan sekte lembah vermillion sudah bekerja sama untuk membuat aliansi."


"Apa!!!!"


semua orang langsung terkejut mendengarnya, Mereka berdiri tempat masing-masing, seperti katak yang melompat dari atas sumur. bahkan ada dari mereka yang memukul meja.


"apa yang kau katakan, itu tidak mungkin!!" teriak Feng Diuliu.


"Qin Yan, aku tahu kau tidak suka berbohong. tapi informasi ini agak....." Sangguan Tianyang juga tak bisa berkata-kata.


selain Weiqing yang tetap tenang mendengar informasi itu. semua rasanya melompat dari tempat mereka. tentunya apa yang mereka dengar terlalu mengejutkan.


"semuanya tenang dulu, kita harus memikirkan perkataan anak ini baik-baik." Weiqing menengahi mereka, kali ini sikapnya juga tidak sekonyol yang tadi sore. dia cenderung diam dan tenang selayaknya pemimpin dari mereka semua. dengan kedua tangan menopang dagunya, Weiqing mulai berpikir keras. berusaha mengingat ketika berhadapan dengan salah satu dari 4 sekte yang dicap merah tersebut.


"sepertinya itu masuk akal, aku tadi memang berpaspasan dengan Chi Tae dan Han genyu. hubungan mereka tampaknya sangat akrab. dan sikap mereka juga aneh." Weiqing mulai menganalisis, setelah dipikir-pikir kedua orang itu tampak mengabaikannya tadi. seperti rasa takut dan segan yang sudah tertanam sejak dulu dicabut tiba-tiba. Mereka cenderung lebih berani membantah perkataannya secara halus. itupun kalau dia tersinggung, maka mereka akan saling mendukung. seolah-olah mereka memang berkerjasama untuk memprovokasi nya tapi berpura pura naif.


hal yang sama juga terjadi pada Sangguan Tianyang, saat bertemu Rong qiyu. sikap orang itu agak aneh. dia cenderung lebih angkuh dan percaya diri, bahkan pria itu menawarkan sebuah kerjasama yang tidak dimengerti olehnya. katanya kerja sama itu sangat rahasia, dan Rong qiyu mengatakan dia tidak akan menyesal jika mengikutinya.


orang itu tidak memberitahukan alasannya, hanya saja dia mengatakan suatu saat nanti dia akan menyesal mengabaikan kebaikannya ini. seolah-olah mengatakan ada sesuatu yang besar terjadi di masa depan. awalnya Sangguan Tianyang sama sekali tidak mengerti, tapi setelah mendapat informasi ini. pelan-pelan akhirnya ia mampu mencerna semuanya.


"apa yang dia rencanakan sebenarnya?" gumamnya setelah mengingat senyuman aneh Rong qiyu. mungkin orang itu masih mewaspadai keberadaan Weiqing, jadi pesannya tersebut masih bersifat tersirat.


Yuechan juga berpikiran sama, ketika dia berpas-pasan dengan Rong qiyu. entah kenapa pria itu menunjukkan senyum menyeramkan. iya tidak tahu apa artinya itu, tapi yang pasti cepat atau lambat akan ada waktunya bagi mereka untuk membalaskan dendam atas kejadian waktu itu.


"memangnya apa yang mereka dapatkan dari aliansi itu, walaupun keempat sekte itu bergabung. apa yang harus ditakutkan, mungkin saja mereka beraliansi untuk bekerja sama dan menjalin hubungan. memperkuat persatuan, bukankah itu hal yang wajar. bagaimana mungkin itu menimbulkan ancaman untuk kita." Xu shian tiba-tiba memecah keheningan. ia tahu, kalau aliansi tersebut tidak sebanding dengan kekuatan Weiqing. itupun kalau jika mereka membuat kekacauan, maka mereka akan berhadapan dengan tujuh sekte lain yang masih mematuhi hukum.


"itu benar sekali, informasinya memang serius. oleh karena itu kami benar-benar berterima kasih Qin Yan."


"Hm.... aku mengerti sekarang. ini jelas bukan ancaman besar. Master Sangguan, aku tahu kau kaget. ini minumlah." Yun hai long menawarkan segelas minuman pada Sangguan Tianyang, namun pria itu hanya menggeleng.


"tidak, firasatku mengatakan kalau masalah ini bukan masalah biasa seperti yang ada di permukaan." ia menggeleng, menolak kebaikan Yun hai long.


"Kau benar sekali." Timpal Qin yan, sebelum ada yang di antara mereka berbicara lagi. Qin Yan sudah mendahului mereka. wajahnya serius dan tidak main-main, membuat mereka semua kembali menegang.


"apa maksudmu?" Tanya Xu shian yang tak mengerti.


walaupun mereka kelihatan tertekan akibat perkataan Qin yan, justru karena itu. semua beban pikiran langsung dikeluarkan dalam bentuk tekanan pula. Qin Yan yang juga merasakan itu hanya tetap bersikap tenang.


"ada dua alasan mengapa aku mengatakan kalau aliansi ini sangat berbahaya. pertama, mereka melakukannya diam-diam dan sampai sekarang tidak ada pernyataan apapun tentang mereka yang sudah beraliansi. coba kalian pikirkan, apa yang mereka rencanakan."


mendengar gagasan Qin Yan, semua orang saling pandang. alasan itu cukup masuk akal, namun belum sepenuhnya memuaskan. bisa dibilang, rahasia atau tidak itu sama sekali bukan masalah. dan mereka sama sekali tidak berhak ikut campur dalam keputusan mereka. apakah aliansi itu akan dinyatakan di depan publik ataupun tidak.


Yan Qinying akhirnya terbatuk sejenak.


"alasan kedua?" ia penasaran sekali dengan alasan yang kedua karena jawaban yang pertama tidak memuaskannya.


Qin Yan pun mengangguk.


"alasan yang kedua yaitu, ada dalang dalam terbentuknya aliansi ini."

__ADS_1


"Hah!!!" semua orang terkejut sekali lagi, termasuk Weiqing sendiri.


"maksudmu ada seseorang yang mengendalikan mereka semua? membuat keempat sekte itu bersatu dan beraliansi di bawah kepemimpinannya?" kali ini Weiqing lah yang bertanya. ia melihat tanggapan Qin Yan yang mengangguk. Membuatnya bertanya lagi.


"apakah itu salah satu dari mereka? Han genyu? Cui Xie? atau Rong qiyu, Chi Tae?" entah kenapa Weiqing jadi tidak tenang saat memikirkannya. iya mulai menebak-nebak siapa sebenarnya diantara keempat orang itu yang menjadi pimpinan aliansi ini. jika dipikir-pikir, dari keempat orang tersebut. sosok yang paling kuat yaitu Chi Tae karena ia mempunyai energi kehancuran.


beberapa dekade lalu, sekte darah merah neraka hampir mendominasi dunia ini. jika bukan karena penggabungan energi Saint dan energi Zenit, energi kehancurannya nyaris tak bisa dikalahkan. oleh karena itu, Weiqing yakin kalau sekte Darah Merah Neraka lah yang memimpin. sama seperti waktu itu. Energi kehancuran akan bangkit sekali lagi.


tapi ternyata Qin Yan menggelengkan kepala.


"tidak di antara mereka, tapi seorang sosok yang jauh lebih kuat darimu Weiqing."


".........!!!!"


suasana jadi hening, mata semua orang terbelalak tertuju pada Qin yan. keringat menetes di wajah masing-masing.


"Fufufu...." tiba-tiba keheningan tersebut pecah karena ada seorang wanita yang tertawa. Dia Yan Qinying, tertawa seperti maniak namun tubuhnya gemetar tak terkendali. semua orang yang melihatnya tertawa, bukannya juga ikut tertawa tapi malah terdiam. hingga tawanya itu menggelegar seluruh ruangan.


sampai saat ini, tidak bisa dipungkiri kalau mereka semua kagum dengan bakat dan kejeniusan milik Qin Yan. sifatnya yang tegas, keras kepala, tenang, cerdas dan cerdik membuat mereka merasa segan kepada Qin Yan. dia memiliki pengalaman, keterampilan dan pola pikir yang jauh di atas rata-rata.


tetapi sekarang ia pun jadi sadar. tidak, sebenarnya mereka semua sudah menyadari ini dari dulu. kalau Qin Yan ini adalah sosok yang seperti bom atom.


dari dulu, semua orang meyakini. yang terkuat adalah sang penguasa, dan yang lemah adalah budak. jika kau tak mempunyai kekuatan maka kau akan diinjak-injak. itulah hukum dunia ini. namun ada juga hukum lainnya. jika ada seseorang yang sudah melewati batas dan sudah melampaui hukum alam. maka habisilah orang itu ketika dia masih lemah. Sebelum dia menjadi kuat, dan menghancurkan segalanya.


manusia adalah makhluk yang sempurna, mereka mempunyai otak, pikiran dan perasaan. namun tak bisa dipungkiri, kalau manusia juga memiliki hasrat. hasrat untuk bercinta atau hasrat untuk berambisi. terkadang ketika manusia sudah mempunyai kekuatan dominasi, maka kekuatan dominasi tersebut lah yang akan merubahnya. dari manusia biasa menjadi manusia yang rakus akan kepuasan.


Yan Qinying sudah banyak menemukan orang-orang yang seperti itu. dan sekarang menurutnya, salah satu orang tersebut ada di depannya. Qin Yan yang sudah melampaui batas hukum alam, akan selalu menjadi kewaspadaan orang lain. jika orang seperti ini di singgung, maka niscaya kehidupan orang itu tidak akan tenang. namun selama orang itu masih baik-baik saja dan tidak mempunyai ambisi yang berlebihan, maka kehidupan dunia juga akan tenang. tapi terkadang, jika sifat manusia itu tidak dikendalikan lagi. maka dia bisa saja menjadi ancaman besar untuk kehidupan dunia ini.


dan ia sudah merasakannya dari balik perkataan Qin Yan tadi. akhirnya dia mengerti mengapa anak ini menyuruh mereka berkumpul. ada maksud tersembunyi di dalamnya, dan pastinya maksud tersebut bukanlah masalah sepele. ada kemungkinan, orang selicik Qin Yan mempunyai keinginan untuk menghabisi para master sekte satu persatu. sampai akhirnya sektenya berkuasa dan mendominasi dunia.


"aku mengerti sekarang, maksudmu ada sosok yang lebih kuat dari Weiqing? Qin Yan, kami tidak bodoh. kami lahir ratusan tahun lebih dulu dari pada dirimu. pengalaman dan pengetahuan kami juga tidak sedangkal yang kau pikirkan. meskipun aku akui kamu lebih jenius daripada kami semua, tapi ketahuilah batasmu. selama jutaan tahun, buku sejarah yang dicatat oleh nenek moyang kami. tidak ada yang menyatakan ada tingkatan yang lebih kuat dari tingkat demigod. Bahkan demigod saja, jarang ada yang bisa mencapainya selama ini. dan kau bilang ada yang jauh lebih kuat dari tingkat Demigod? kenapa kau tidak bilang saja, ada orang yang lebih licik dari pikiran seorang Demigod. dan tentunya orang itu adalah kau, Qin Yan!"


Qin Yan langsung tercengang.


Yan Qinying menunjuk Qin Yan selama dia berbicara tadi. kali ini ia benar-benar melampiaskan semuanya. iya tak menyangka, anak yang ia kira adalah seseorang yang berjiwa baik ternyata tidak lebih dari seorang ambisius yang rakus akan kekuasaan. iya ingin menunjukkan, meskipun Qin Yan adalah seorang jenius namun kekuatannya yang sekarang tidak bisa dibandingkan dengan mereka semua. oleh karena itu ia mengisyaratkan anak itu agar menjaga sikapnya sebaik mungkin.


merasa kalau tindakan menyampaikan informasi ini mengubahnya menjadi bumerang bagi Qin yan. mau tidak mau Qin yan sendiri jadi panik. sadar atau tidak sadar, dia juga ikut khawatir. siapa yang menyangka, niat awalnya yaitu memberitahukan informasi agar membentuk kekuatan untuk menyangkal bencana ini. malah menjadi bencana besar baginya.


secara tidak sadar, kemampuannya untuk menyelinap dan mendapatkan informasi, ditambah dengan pengalamannya di masa lalu. membuat semua orang mulai curiga kepada Qin Yan. pasalnya kemampuannya ini memang sudah berada di luar batas. jadi tidak heran untuk mereka mencurigai siapa sosok nya.


diam-diam, Qin yan mengutuk pada dirinya sendiri. mengapa ia tidak berpikir dulu sebelum bertindak.


'tenang Qin Yan, tetaplah tenang. jangan gerogi, jangan kaku, dan jangan gugup. karena itu akan mengekspos dirimu sendiri ke dalam jurang kehancuran. kau akan dicap sebagai musuh di dunia ini.' dibalik sikap Qin Yan yang tenang, rasa panik, rasa khawatir bercampur aduk di dalam hatinya.


iya benar-benar harus menangani ini dengan sikap yang tenang dan bertindak sebijak bijaknya.


"Qin Yan, jadi itu kah maksudmu?" Tanya Yuechan dengan bibir gemetar, karena spekulasi Yang Qinying tadi cukup mengguncang dirinya. iya benar-benar tak percaya dan tak mau percaya kalau sifat Qin yan selama ini adalah orang yang seperti itu.


"tentu saja itu tidak benar, meskipun aku memang jauh lebih baik dari anak-anak seusiaku. tapi aku tidak pernah punya pemikiran seperti itu. Aku....."


"kau bilang tidak mempunyai pemikiran seperti itu, tapi lihatlah apa yang kau lakukan selama ini bukankah sudah membuktikan apa yang aku katakan?" sebelum Qin Yan menyelesaikan kalimatnya, Yan Qinying sudah membantahnya duluan.


namun di saat wanita itu hendak melanjutkan hinaannya juga. Weiqing tiba-tiba memukul meja, hingga dia terdiam begitu pula dengan semua orang.

__ADS_1


"cukup. kau jangan bertindak terlalu impulsif Yan Qinying." mendengar Weiqing yang bersikap tenang dan serius, membuat suasana kembali menegang dan mencekam. statusnya sebagai sosok terkuat, membuatnya otomatis menjadi pemimpin dari sekte saat ini.


"ada yang ingin aku tanyakan Qin Yan. katakan bagaimana caranya kau mendapatkan informasi itu." kali ini tatapan Weiqing sangat mengintrogasi. dia juga tampaknya sudah mengikuti alur perkataan Yan Qinying tadi.


__ADS_2