
Keesokan harinya Iwan datang ke rumah Rena. Dia tampak lesu dan kacau. Tapi dia mencoba untuk tetap terlihat baik baik saja. Rena yang begitu penasaran mencoba bertanya pada Iwan tentang orang tua Iwan apakah mereka mau merestui atau tidak. "Bagaimana mas, apakah bapak dan ibumu mau merestui hubungan kita ?"
Iwan hanya menggeleng. Dia merasa bersalah pada Rena karna gagal mendapatkan restu dari orang tuanya. "Sudah ku duga." kata Rena lirih.
"Tapi kamu tenang saja sayang, aku akan tetap menikahi mu meski tanpa restu dari orang tua ku." Iwan mencoba meyakinkan Rena bahwa dia benar benar serius ingin menikahi Rena. Rena diam tampak jelas rasa kecewa di raut wajahnya. "Apa sebenarnya salahku sampai orang tua mas Iwan begitu membenciku?" tanya Rena dalam hati.
__ADS_1
"Sayang.. kita hubungi orang tuamu ya, aku ingin bicara dan minta izin untuk menikahi kamu." kata Iwan. Rena segera mengambil hp nya kemudian menghubungi orang tuanya. " Tut.. Tut.. tut.." panggilan terhubung. "Halo.. assalamualaikum nak ada apa ?" terdengar suara ibu susi di seberang sana. "Waalaikum salam bu.. ibu sama bapak apa kabar ?" jawab Rena. "Ibu dan bapak sehat kok, kamu dan adik kamu bagaimana ? kalian sehat kan ?" bu susi balik bertanya. "Rena sama Toni sehat kok bu.. Oh ya bu ini ada mas Iwan ingin bicara." kata Rena takut takut. Kemudian Rena memberikan hp nya pada Iwan. "Halo bu.. ini Iwan." Iwan terlihat sedikit takut. "Iya nak ada apa ? kamu ingin bicara apa ?" Bu susi penasaran. "Bu, Iwan ingin menikahi Rena minggu depan." kata Iwan gugup. "Apa ?? kenapa mendadak sekali ? ada apa ? lalu orang tuamu akan melamar Rena ?" bu Susi makin bingung dengan kata kata Iwan. "Bu , se sebenarnya eemm itu maaf sebelumnya bu, Rena hamil bu." kata Iwan terbata bata. Bagai di sambar petir Bu Susi kaget setengah mati.
Air mata Bu Susi menetes tanpa aba aba.. Sakit sekali hatinya karna putrinya mengandung sebelum menikah. Bu Susi terdiam mencoba mengatur emosinya. "Bu, tolong ibu dan bapak jangan marah pada Rena karna ini salah Iwan bu. Iwan tidak ingin kehilangan Rena. Tetapi orang tua Iwan tidak merestui hubungan Iwan dan Rena bu." Iwan mencoba menjelaskan. "Jadi orang tuamu tidak mau menerima Rena sebagai menantu mereka ?" suara Bu Susi terdengar Serak.
"Ibu kecewa pada kalian, terutama pada Rena kenapa dia tidak bisa menjaga kesuciannya." kata Bu susi lagi. "Tolong ibu dan bapak jangan menyalahkan Rena, karna ini semua salah Iwan Bu." jawab Iwan.
__ADS_1
Bu susi memberi tahu kan kabar itu pada suaminya. Mereka berdua menangis kecewa tapi apa boleh buat nasi telah menjadi bubur. Dan bagaimana pun semua sudah terlanjur. Mereka akan tetap merestui Iwan.menikahi Rena meski sebenarnya mereka kecewa.
"Apa boleh buat pak, kita memang harus segera menikahkan mereka sebelum perut Rena semakin membesar. Tidak usah memperdulikan kata orang kita harus bisa menerima, mungkin kita sedang di uji oleh Allah lewat anak anak kita." kata Bu susi pada pak Narto. .
" Kamu benar bu, kita harus tetap bijak menghadapi masalah ini. Besok setelah kita sampai di rumah kita tanya apa yang sebenarnya terjadi sehingga mereka bisa berbuat seperti itu." jawab Pak Naryo
__ADS_1
happy reading..