
Rena telah selesai mandi dia juga sudah berganti pakaian dan segera keluar kamar. Ternyata Bu Sarah dan Adi sudah menunggu nya di meja makan.
"Maaf bu, mas... Rena lama ya? Harus nya ibu dan mas Adi bisa sarapan duluan tidak usah menunggu Rena." Rena merasa tidak enak.
"Tidak apa nak, ayo kita sarapan." jawab Bu Sarah.
Adi hanya tersenyum. Mereka pun sarapan bersama tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Selesai sarapan Rena segera membereskan meja makan dan mencuci peralatan makan. Sementara Bu Sarah dan Dokter Adi mereka masuk ke kamar Bu Sarah.
"Bu, Adi lihat ibu semakin sumringah, terlihat segar dan sehat." Ucap Adi yang duduk berjongkok di depan ibu nya yang sedang duduk di tepi ranjang.
"Iya kah ? ini semua karena Rena nak, ibu jadi terhibur dia baik, rajin dan menyayangi ibu seperti ibu nya sendiri." ucap Bu Sarah Sambil tersenyum.
"Nak, ibu ingin bicara pada mu. Duduk lah sini di samping ibu." Bu Sarah menarik tangan Adi dan menyuruh nya duduk di samping nya.
"Ada apa bu ? katakanlah.. Ibu ingin sesuatu ? Apa yang ibu butuhkan ? Adi pasti memberikan nya. Adi ingin selalu melihat ibu bahagia." Adi tersenyum dan mencium tangan ibu nya.
__ADS_1
Bu Sarah tersenyum dan mengusap rambut Adi.
"Nak, beberapa bulan yang lalu, Ibu mimpi Rita datang pada ibu, dia menuntun seorang perempuan dan menyatukan tangan ibu dan tangan perempuan itu, perempuan itu mirip sekali dengan Rena. Rita tersenyum bahagia lalu dia pergi. Dan setelah itu ibu bertemu dengan Rena. Sejak awal bertemu ibu sudah merasa sayang dan dekat dengan Rena seperti sudah kenal lama." Bu Sarah bercerita pada Adi.
Adi diam mendengarkan cerita ibu nya. ,"Bu mimpi itu kan hanya bunga tidur, dan mungkin Rita rindu pada ibu sehingga dia hadir dalam mimpi ibu. Dan untuk pertemuan ibu denga Rena yaahh mungkin itu hal yang kebetulan bu." Jawab Adi sambil mengelus tangan ibu nya.
"Nak, boleh ibu minta sesuatu ?" tanya Bu Sarah.
"Apa bu ? Katakan apa yang ibu inginkan ? " Adi menatap ibu nya dengan penuh kasih sayang.
"Sebentar lagi ibu akan ber ulang tahun yang ke 56 nak. Ibu ingin sekali melihat mu menikah dengan Rena. Entah mengapa ibu merasa dia lah yang bisa menjadi pendamping yang baik untuk mu. Bimbinglah dia nak, sayangi dia. Bukalah hati mu untuk nya.." Bu Sarah menatap putra nya dengan penuh kelembutan.
"Nak... kenapa diam ? Kamu tidak mau ? Ibu hanya ingin kado terindah di hari ulang tahun ibu yaitu pernikahan mu dengan Rena." ucap Bu Sarah lagi.
"Bu maaf, Adi tidak tahu harus bagaimana. Adi masih sangat mencintai Rita. Lagi pula belum tentu juga Rena setuju bu." Ucap Adi lembut.
__ADS_1
Bu Sarah terdiam tampak sekali kekecewaan pada wajah Bu Sarah. Melihat ibu nya yang terdiam menahan kecewa, Adi jadi merasa bersalah. Adi takut sekali menyakiti hati ibu nya. Ibu yang sangat dia cintai.
"Ya Allah... ibuku terlihat sangat kecewa, bagaimana ini ? Tolong hamba Ya Allah.. Apa yang harus aku lakukan ? Aku tidak mau ibu ku bersedih."Gumam Dokter Adi dalam hati.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.Happy Reading..