
Tin tin suara klakson mobil yang masuk ke halaman rumah Rena. Mendengar suara itu Rena segera berlari keluar dia terkejut. "Mobil siapa itu ? siapa yang datang ?" Tanya Rena dalam hati.
Tak lama keluar lah Iwan dari dalam mobil itu. Iwan tersenyum manis pada istri nya membuat nya semakin tampan.
"Mas Iwan.. mobil siapa yang dia bawa."tanya Rena dalam hati.
"Hai sayangku !" ucap Iwan yang menghampiri Rena dan mencium bibir Rena.
Rena mencoba tersenyum. "Mobil siapa yang kamu bawa mas ?" tanya Rena.
"Ah Ayo lah sayang kita masuk dulu baru aku akan menjawab pertanyaanmu." jawab Iwan.
"Ah iya ayo kita masuk mas."Rena menggandeng tangan suami nya. "Jadi mobil siapa itu mas ?" tanya Rena lagi.
"Itu mobil atasan ku sayang, motor ku rusak jadi setelah mengantar bos pulang dia menyuruhku membawa mobilnya untuk pulang." jawab Iwan santai.
Rena percaya begitu saja dengan ucapan Iwan. Iwan mendekat pada Rena yang tengah sibuk membuat minuman untuk Iwan. Iwan mencium tengkuk Rena dan memeluk nya dari belakang. Tangan Iwan mengelus lembut perut Rena.
"Mas kamu membuat ku geli saja."ucap Rena.
"Aku merindukan mu sayang, merindukan aroma tubuh mu seperti ini aku rindu sekali."ucapan Iwan sukses membuat jantung Rena seperti loncat loncat dia begitu bahagia mendengar ucapan suaminya.
__ADS_1
Iwan tersenyum saat menyadari istrinya terpesona oleh rayuan nya. Dia membalik tubuh Rena dan berhadapan dengan nya. Mata mereka bertemu dan saling menatap.
Iwan memandang lekat manik mata Rena. Mata nya berkaca kaca.
"Maaf kan aku Rena, aku mengkhianati mu."ucap Iwan dalam hati.
Rena mengusap air mata Iwan yang menetes.
"Mas, ada apa ? kenapa kamu menangis ?" tanya Rena yang merasa aneh karna Iwan tiba tiba menangis.
Iwan menarik Rena dalam pelukan nya dan memeluk erat wanita itu, wanita yang telah di khianati nya. "Tidak sayang, aku hanya merindu kan mu."ucap Iwan berbohong.
"Mas, wangi parfum mu lain, aromanya begitu menusuk, perutku jadi mual."Ucap Rena.
Iwan segera melepas pelukan nya saat menyadari ucapan Rena, ya karna parfum yang Iwan pakai adalah parfum pemberian Sinta karna Sinta telah membuang parfum yang Rena pilih kan untuk Iwan.
"Ti tidak sayang ini parfum yang biasa aku pakai kok yang kamu pilih kan untuk ku dulu. Ah baik lah jika kamu mual aku akan mandi dan berganti pakaian agar aroma parfum ini hilang."jawab Iwan sambil berjalan ke kamar untuk mandi.
Rena hanya diam memandang punggung suaminya. "Perasaan ku mengatakan ada yang kamu sembunyikan mas." ucap Rena dalam hati.
Selesai mandi Iwan keluar kamar dan menemui Rena yang telah menunggu nya di meja makan untuk makan siang.
__ADS_1
"Kamu masak apa sayang ?" Tanya Iwan membuyarkan lamunan Rena.
"Eem kamu mengagetkan ku mas, ini aku masak kesukaan mu ayam kecap, tumis kangkung dan udang crispy."jawab Rena.
"Wow, sepertinya ini lezat sayang ayo kita makan, tolong ambilkan nasi untuk ku sayang."Ucap Iwan.
Rena tersenyum dan segera mengambilkan nasi untuk Iwan, mengambilkan lauk dan sayur dan menuangkan air putih untuk Iwan minum. Mereka berdua makan siang bersama tanpa ada suara dari keduanya. Iwan tampak menikmati masakan Iwan yang seminggu ini tidak bisa dia nikmati.
.
.
.
.
.
.
.Happy Reading...
__ADS_1