
Anak itu perlahan menggenggam tangan Rena dan mencium nya. "Bunda.. Bunda cantik sekali." ucap anak kecil itu memuji Rena yang kala itu memakai baju panjang dan hijab putih..
Rena tersenyum dia baru menyadari jika pakaiannya memang anggun dan cantik jika di kenakan wanita muslimah. "Kamu benar sayang.. Oh ya kamu siapa ? Dimana orang tuamu nak ?" tanya Rena pada anak itu.
"Bunda.. ini aku fahmi anak bunda. Dulu eyang memberiku nama fahmi.Bunda jangan sedih lagi ya, Bunda harus tersenyum dan bahagia karna Fahmi sudah bahagia."Ucap anak itu sambil memeluk Rena.
Rena menangis dan memeluk anak itu seolah dia tidak ingin jauh dari anak itu. "Maaf in bunda nak, maaf sayang bunda tidak bisa menjaga mu." ucap Rena tersedu.
Anak itu mengusap air mata Rena dengan tangan mungil nya. Rena menciumi tangan anak itu dan menciumi setiap inci wajah anak itu. "Bunda jangan nangis, Bunda harus bahagia ya. Bundaku yang cantik fahmi sayang bunda." ucap anak itu yang kemudian perlahan lahan menghilang. Rena menangis dan memanggil anak itu.
Rena berteriak hingga membuat Bu Susi datang ke kamar Rena dan membangunkan Rena. "Rena, Rena bangun nak." ucap Bu Susi sambil menepuk nepuk pelan pipi Rena.
Rena terbangun dia memeluk ibu nya dan menangis. Bu Susi mengusap punggung Rena dan menenangkan Rena. Setelah tenang Bu Susi memberi Rena air minum. "Ada apa ? ceritakan pada ibu, apa kamu bermimpi ?" tanya bu susi lembut.
__ADS_1
"Bu, apakah sebelum mengubur bayi Rena dulu bapak sempat memberi nama pada bayi Rena ?" Tanya Rena pada Bu Susi.
"Iya benar, bapak memberi nya nama Fahmi. Bayi mu laki laki sangat tampan."Bu susi menjawab sambil mata nya berkaca kaca.
Rena menangis dan memeluk ibu nya lagi.
"Jadi yang dalam mimpi Rena itu benar anak Rena bu, Rena bermimpi bertemu anak laki laki bernama Fahmi yang mengatakan aku tidak boleh sedih lagi dan harus bahagia karna dia juga sudah bahagia bu." Rena menangis menceritakan mimpi nya.
"Benar kah? kalau begitu kamu jangan sedih lagi kamu harus tersenyum dan bahagia ya sayang."Ucap Bu Susi memeluk Rena.
"Tentu nak, ibu juga rindu cucu ibu. Nanti sore kita ke makam nya ya. Sudah kamu bangun, mandi dan sholat Dzuhur dulu. Jangan lupa do'akan anakmu." ucap Bu Susi.
Rena terdiam. "Sholat ? Ya Allah ampuni aku selama ini aku lalai aku menjauh dari mu. Ampuni aku Ya Allah.. " Ucap Rena dalam hati, tanpa terasa air mata nya kembali menetes.
__ADS_1
Rena segera mengusap air mata nya dan segera mandi dan mengambil air wudhu. Rena mengambil mukena nya dalam lemari lalu memakai nya dan melaksanakan sholat dzuhur. Setelah sholat dia berdoa meminta ampunan pada Allah SWT dan tidak lupa dia juga mendoakan anak nya.
Setelah itu dia melepas mukena nya dan melipat kembali. Dia tersenyum merasa hatinya begitu tenang setelah melakukan sholat. Rena membuka lemari nya dan mencari baju panjang nya dan memakai hijab.Dia bercermin. "Kamu bilang Bunda cantik memakai hijab nak, mulai sekarang bunda akan selalu berpakaian seperti ini dan memakai hijab. Bismillah Ya Allah.. Bimbing aku dan semoga aku bisa istiqomah dengan hijabku."Ucap Rena dalam hati dan terus memandang dirinya dalam pantulan cermin.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.Happy Reading..