
Rena tersenyum dan menggenggam tangan Bu Sarah. "Oh ya siapa nama mu nak ? Dari mana kamu ? kenapa tadi kamu tampak kebingungan dan sedih ?" Tanya Bu Sarah.
"Saya Rena Bu, saya dari desa. Tadinya saya kesini karena ajakan teman saya untuk bekerja di tempat nya tapi saat saya tiba di sini dia tidak bisa di hubungi. "jawab Rena sedih.
Bu Sarah tersenyum dan mengusap lembut kepala Rena. "Sudah jangan sedih kamu bisa tinggal disini dan bekerja bersama ibu. Nanti kamu bisa bekerja di toko perlengkapan muslimah milik ibu." ucap Bu Sarah.
Rena tersenyum. "Benarkah bu, ibu serius? Tapi ibu kan belum mengenal Rena." ucap Rena sambil menunduk kan kepala nya.
"Ibu sudah mengenal mu nak, kan tadi sudah kenalan. Oh ya kamu usia berapa ? Bahagia nya ibu bisa nemu anak gadis semanis kamu." ucap Bu Sarah.
"Ibu, sebenarnya Rena bukan gadis, Rena sudah menjanda di usia Rena yang baru menginjak 21 tahun. Dan Rena juga baru saja kehilangan bayi Rena. Rena telah bercerai dari suami Rena bu." ucap Rena sambil meneteskan air matanya.
__ADS_1
"Masya Allah nak, maaf kan ibu. Ibu tidak tahu. Tapi sungguh nak kamu terlihat seperti anak gadis, wajah mu berseri dan hijab mu membuat mu sangat anggun. Emm kalau ibu boleh tahu kenapa kamu bercerai ?" tanya Bu Sarah yang seolah penasaran dengan kisah hidup Rena.
Rena tertunduk dia menceritakan semua kisah hidup nya pada Bu Sarah, Rena kembali meneteskan air mata nya mengingat luka itu lagi. Bu Sarah ikut menangis dia memeluk Rena dengan erat seolah mengerti betapa hancur dan terluka nya hati Rena. Bu Sarah mencium pucuk kepala Rena.
"Tenang lah nak, Allah bersama mu dan insyaallah kamu akan menemukan kebahagian mu." ucap Bu Sarah.
"Semalam aku bermimpi, Almarhumah Rita, menantuku datang pada ku dia menggandeng tangan seorang gadis yang mirip dengan Rena lalu dia menyatukan tangan ku dan tangan gadis itu, Rita tidak berkata apa apa hanya saja dia tersenyum begitu cantik dan bahagia. Seolah dia mengantar gadis itu untuk ku. Gadis itu mirip sekali dengan Rena, dan saat aku memeluk Rena aku merasa bukan orang asing aku merasa begitu dekat seperti aku memeluk anak ku. Apa ini petunjuk jika Rena lah yang bisa menggantikan posisi Rita sebagai istri Adi, putra ku ?" Batin Bu Sarah.
Rena mengangguk dan tersenyum dia melepas mukena nya dan segera masuk ke kamar nya untuk menelfon memberi kabar pada orang tua nya. Setelah itu Rena segera keluar dan ternyata Bu Sarah telah menunggu nya di meja makan.
"Bu Maaf, Rena tidak membantu Ibu menyiapkan makanan." kata Rena yang merasa tidak enak hati.
__ADS_1
"Tidak apa apa Rena, ibu sudah memasak dari tadi sore. Ibu sudah terbiasa menyiap kan makanan sendiri karena yaah ibu tinggal sendiri. Anak ibu dia seorang dokter, dan semenjak istrinya meninggal dia pindah ke kota R dan akan mengunjungi ibu paling sebulan sekali. Ayo kita makan nanti ke asikan cerita malah nggak jadi makan . Ayo Rena jangan sungkan. Makan yang banyak." Bu Sarah begitu baik, setiap kata katanya begitu lembut.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.Happy Reading..