Luka & Air Mata

Luka & Air Mata
Bab 30.


__ADS_3

Iwan dengan sigap menangkap tubuh Sinta, mereka berdua saling memandang. "Sinta memang begitu cantik." ucap Iwan dalam hati.


Sinta tersenyum manis sekali di pelukan Iwan. Senyum yang seakan menghipnotis Iwan . Sesaat kemudian Iwan tersadar. "Ah maaf Sinta aku tak sengaja."Ucap Iwan gugup dan buru buru melepaskan tubuh Sinta.


"Tidak apa apa mas, aku yang maaf dan terima kasih telah mendorongku." jawab Sinta.


"Selangkah lagi kamu pasti jatuh ke pelukan ku." ucap Sinta dalam hati. Iwan hanya diam dan merasa canggung. Dia memilih menghabiskan minuman yang tadi di buat kan pembantu Sinta.


"Mas, kamu kenapa diam saja ?Nggak usah kaku gitu dong mukanya." Ucap Sinta sambil duduk di dekat Iwan. "Ti dak apa apa kok." Jawab Iwan singkat.


Iwan menekankan matanya dan menyandar kan kepala nya di sandaran sofa di kamar Sinta. Dia mengingat Rena. "Maaf sayang."batin Iwan.

__ADS_1


Melihat Iwan menekankan matanya, Sinta perlahan mendekat dan mencium bibir Iwan. Wan merasa kaget dan mendorong tubuh Sinta. "Sinta apa yang kamu lakukan?" ucap Iwan.


Sinta tidak menjawab pertanyaan Iwan dan menarik tangan Iwan hingga mereka menjadi sanggar dekat. Mata mereka saling bertemu. Iwan menatap mata Sinta yang begitu indah. Dan seakan menghipnotis. Sinta mencium bibir Iwan lagi dan Iwan mulai mengimbangi. Iwan terus memperdalam ciuman nya dan dan memainkan lidah Sinta. Mereka berciuman lama sekali dan ciuman mereka semakin panas.


Kali ini Iwan merebahkan tubuh Sinta di atas sofa tanpa melepas ciuman mereka. Semakin panas dan tanpa mereka sadari pakaian mereka telah berserakan di lantai.


Iwan menggendong tubuh Sinta dan membaringkan nya di atas ranjang. Mereka terus melakukan ciuman panas dan saling memberi rangsangan. Hingga Iwan tersadar dan bangkit dari posisi nya. Dia teringat Rena dan menyadari apa yang dia lakukan.


Sinta yang melihat Iwan menjadi sedikit kecewa. "Mas, lakukan mas aku menginginkan nya."ucap Sinta dan menarik Iwan kedalam pelukan nya.


"Aahhh...!! Sinta menjerit kecil saat Iwan memasuki nya.. Tampak darah segar menetes. Tapi Sinta seolah tidak peduli dengan itu. Dia menahan perih dan menikmati setiap perlakuan Iwan.dan beberapa saat kemudian Sinta mendapat kepuasan nya dan disusul Iwan yng juga mendapat pelepasan nya. Iwan menyemburkan benih nya di dalam rahim Sinta.

__ADS_1


"Maaf, Maafkan aku Sinta."ucap Iwan gugup dan merasa bersalah.


Sinta tersenyum dan membelai pipi Iwan. "Tidak apa apa mas, aku yang menginginkan nya." kata Sinta.


"Lalu bagimana jika kamu hamil ?"tanya Iwan.


"Tidak masalah aku bisa menggugurkan nya." jawab Sinta enteng.


Iwan mengusap wajah nya kasar dia menyesali perbuatan nya dan dia telah mengkhianati Rena. Iwan membersihkan tubuhnya dan segera mengenakan kembali pakaian nya.


Sinta mendekati Iwan dan mengajak Iwan kembali ke rumah orang tua Iwan. Mereka sudah berada dalam mobil. Dan di sepanjang perjalanan Iwan hanya diam. Dia memikirkan Rena. Iwan merasa bersalah karna telah mengkhianati cinta Rena. Iwan telah tidur dengan perempuan lain.

__ADS_1


Sementara Sinta dia tersenyum puas Iwan telah masuk perangkap nya dan Dia tidak akan melepaskan Iwan. Dia akan mendesak Iwan menikahi nya dan merebut Iwan dadi Rena. "Aku terpaksa menjadi murahan demi cinta ku pada mu Iwan." ucap Sinta dalam hati.


Happy Reading....!!!


__ADS_2