Luka & Air Mata

Luka & Air Mata
Bab 77


__ADS_3

Rena yang terus di tatap oleh suaminya merasa malu. " Mas kenapa menatap ku seperti itu ?" Tanya Rena


Adi tidak menjawab, Dia malah menarik Rena dalam pelukan nya. "Aku jatuh cinta sayang, jatuh cinta pada mu. Tetap lah di sisiku Rena jangan pernah tinggalkan aku." ucap Adi.


Rena menatap suaminya dan tersenyum.


"Bimbing aku mas, bimbing aku untuk menjadi isteri yang sholehah, wanita penghuni syurga kelak." ucap Rena.


"Insyaallah sayangku." Adi dan Rena seperti pasangan yang sedang di mabuk cinta. Adi tanpa aba aba mencium bibir Rena. Dan Rena mulai hanyut dan membalas ciuman itu. Mereka terus bercumbu dan Adi membawa Rena ke ranjang. Adi berdoa terlebih dahulu dan kemudian terus melakukan nya dan mereka telah melakukan hubungan suami istri. Adi sedikit terkejut saat Rena menjerit lirih ketika Adi memasuki nya.


"Maaf sayang." ucap Adi lalu mencium kedua mata Rena.


Mereka terus melakukan nya hingga beberapa kali. Sampai mereka terlambat untuk sarapan pagi bersama.


Adi dan Rena baru saja selesai mandi. Mereka bergegas keluar kamar dan menuju meja makan. Ternyata semua sudah berkumpul. "Maaf semua, kami terlambat." ucap Adi yang merasa tidak enak.


"Eemm,, pengantin baru sampai lupa sarapan. Sudah ayo sini Adi, Rena cepat duduk dan sarapan." ucap Bu Sarah sambil tersenyum.

__ADS_1


Adi dan Rena terlihat sangat malu pipi mereka merona. Bu Sarah suka sekali menggoda anak dan menantu nya.


Pagi itu setelah sarapan Pak Naryo, Bu Susi dan Toni, mereka segera bersiap untuk pulang. Bu Sarah tidak mengijinkan mereka untuk naik Bus. Bu Sarah menyuruh sopir nya untuk mengantar mereka sampai ke rumah.


"Bapak dan Ibu hati hati ya, Toni jaga bapak dan ibu ya." ucap Rena sambil memeluk orang tuanya bergantian.


"Iya nak, kamu juga sering sering tengok kami ya, oh ya cepet kasih kami cucu ya." ucap Bu Susi. Rena tersenyum malu malu.


"Nak, ibu dan bapak titip Rena ya." ucap Bu Susi pada Adi.


"Iya Bu, Adi akan menjaga dan menyayangi Rena dengan sepenuh hati." ucap Adi.


"Iya pak, Bu. Malah kalau bisa saya pingin nya kalian tinggal disini sama saya. Kan pasti Rena akan ikut Adi ke kota tempat Adi bekerja. Saya jadi sendirian lagi." ucap Bu Sarah.


Pak Naryo dam Bu Susi tersenyum. Mereka berpamitan lalu masuk ke dalam mobil dan pulang ke kampung mereka.


Rena menatap mobil yang bergerak menjauh dengan mata berkaca kaca. Adi mengusap kepala Rena. "Ayo masuk, nanti kita akan sering sering mengunjungi Bapak dan ibu di kampung." ucap Adi lembut.

__ADS_1


Adi merangkul dua wanita yang sangat dia cintai masuk ke dalam rumah.


"Bu, sebenarnya Adi sudah tidak bekerja di Rumah Sakit Xx itu lagi, Adi sudah mengurus kepindahan Adi dan akan bekerja di Rumah Sakit YY milik orang tua teman Adi di kota ini. Jadi ibu tidak perlu takut akan sendirian lagi karena Adi dan Rena akan menemani ibu disini." ucap Adi sambil tersenyum menatap ibu nya.


"Benar kah nak, Terima kasih anak ku. Ibu bahagia mendengar nya. Kalian akan disini menemani ibu." ucap Bu Sarah yang terlihat bahagia.


Rena tersenyum. " Bahagia sekali rasanya nemiliki suami yang tampan lahir batin dan sangat menyayangi ibu nya. Terima kasih Ya Allah.. " gumam Rena dalam hati.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.Happy Reading..


__ADS_2