Luka & Air Mata

Luka & Air Mata
Bab 59


__ADS_3

Setelah makan malam Rena dan Bu Sarah membereskan meja makan. Rena mencuci alat alat makan yang kotor, mengelap meja dan membereskan sisa makanan. Bu Sarah tersenyum melihat Rena. "Dia anak yang rajin dan cekatan." batin Bu Sarah.


Setelah selesai membereskan dapur, terdengar lah suara adzan yang menunjukkan waktu sholat isya'.


"Ren, ayo kita sekalian sholat isya' setelah itu nanti kamu segera lah beristirahat. Dan besok ibu akan mengajakku ke toko ibu dan kamu bisa mulai bekerja." Bu Sarah masih saja bicara dengan menampilkan senyum nya yang teduh.


"Iya bu, terima kasih ibu mau menolong Rena, memberi Rena tempat tinggal dan memberi Rena pekerjaan. Rena janji tidak akan membuat ibu kecewa dan Rena janji akan mencari tempat kost untuk tinggal." Rena tidak.ingin terus merepotkan Bu Sarah.


"Kalau itu ibu tidak mengijinkan. kamu harus tetap tinggal di sini. Kamu mau kan menemani ibu, kamu lihat sendiri ibu sudah tua dan tinggal sendirian. Bagaimana jika terjadi apa apa dengan ibu?" Bu Sarah mencoba menahan Rena agar tetap tinggal di rumah nya.


"Ibu, jangan bicara seperti itu, baik lah Rena akan temani ibu." Rena tersenyum dan menggenggam tangan Bu Sarah.


Bu Sarah tersenyum dan lalu mengajak Rena untuk segera mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat isya'.

__ADS_1


Setelah sholat Rena mencium tangan Bu Sarah dan Bu Sarah mengusap lembut kepala Rena. Setelah itu mereka berdo'a.


"Ya Allah.. terima kasih telah mempertemukan hamba dengan Rena dia anak yang baik, Dan hamba merasa begitu dekat dengan dia. Semenjak melihat nya hamba merasa sayang padanya. Ya Allah jika Rena adalah perempuan yang baik untuk menjadi jodoh Adi, anakku, maka jodohkan lah mereka dengan cara yang indah Ya Allah.. Aamiin..." Do'a Bu Sarah dalam hati.


"Ya Allah.. puji syukur hamba panjatkan pada Mu karna kau telah mempertemukan hamba dengan orang sebaik Bu Sarah. Lindungi dia Ya Allah, jaga lah dia. Dan juga jaga orang tua Rena dan adik Rena yang jauh disana Ya Allah. Lindungi kami semua Ya Allah. Aamiin.. " Rena berdoa dalam hati.


Setelah sholat Rena berpamitan pada Bu Sarah untuk beristirahat. Bu sarah mengangguk dan tersenyum pada Rena. Setelah Rena masuk ke kamar, Bu Sarah mengambil Alqur'an dan mulai mengaji.


Rena mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur, dia naik ke ranjang dan mulai merebahkan dirinya. Matanya menatap ke langit langit kamar.


Tanpa menunggu lama, mata Rena mulai terpejam dan Rena terbuai ke dalam mimpi indah nya.


Bu Sarah selesai mengaji dia mengetuk kamar Rena tapi tidak ada jawaban, perlahan dia mencoba masuk. Melihat Rena yang sudah tertidur, Bu Sarah mendekati nya. Bu Sarah tersenyum, Kemudian merapikan selimut Rena dan mengecup lembut kening Rena.

__ADS_1


"Semoga kamu lah takdir yang akan mendampingi Adi nak. Ibu akan sangat bahagia jika kamu dan Adi berjodoh. Karena entah mengapa ibu merasa dekat dengan mu, seperti dekat dengan anakku sendiri." gumam Bu Sarah lirih.


Bu Sarah lalu keluar dari kamar Rena dan menuju ke kamar nya untuk istirahat juga. Sebelum tidur Bu Sarah menatap foto keluarga nya dimana foto itu ada gambar almarhum suami Bu Sarah, Bu Sarah, Adi, dan juga almarhumah istri Adi. Bu Sarah tersenyum dan mengusap foto itu. " Suamiku dan menantuku, Tenang lah kalian di surga dan Doakan Adi dan Rena bisa bersatu dan bahagia."Bu Sarah memeluk erat foto itu.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.Happy reading


__ADS_2