Luka & Air Mata

Luka & Air Mata
Bab 60


__ADS_3

Pukul tiga pagi Rena terbangun dia membuka mata nya. Rena segera beranjak ke kamar mandi kemudian mengambil air wudhu untuk melakukan sholat di sepertiga malam.


Rena keluar kamar dan menuju mushola rumah Bu Sarah. Ternyata di situ sudah ada Bu Sarah yang sedang sholat juga. Rena segera melakukan sholat . Setelah sholat Rena berdzikir dan kemudian berdoa.


"Ya Allah ampuni segala dosa ku,kesalahanku, ke khilafan ku yang aku sengaja mau pun yang tidak aku sengaja. Juga ampuni dosa ke dua orang tuaku dan sayangi lah mereka Ya Allah. Ya Allah sayangilah juga Bu Sarah, orang baik yang telah menolongku. Ya Allah aku ikhlas atas segala cobaan hidup yang datang kepada ku. Aku yakin Ya Allah itu adalah cara mu untuk mengungkapkan rasa sayang mu kepadaku. Ya Allah kuat kan lah hati dan imanku bimbinglah aku agar senantiasa mendekat kepada Mu. Aamiin.." Doa Rena dalam hati.


Bu Sarah telah selesai sholat dia menatap Rena dan tersenyum. "Bagaimana tidurmu nak, kamu nyaman kan tinggal disini ?" Tanya Bu Sarah.


"Alhamdulillah nyaman sekali bu, terima kasih ibu begitu baik." ucap Rena sambil tersenyum.


Kemudian mereka mengaji sambil menunggu adzan shubuh. Setelah sholat shubuh, Rena segera ke dapur untuk memasak. "Bu biarkan Rena yang memasak, ibu istirahat saja." Rena berkata pada Bu Sarah.


Bu Sarah Tersenyum. "Baik lah kalau begitu ibu akan ke taman belakang rumah, merawat bunga bunga ibu. Oh Ya nanti jam delapan kamu siap siap ya kita ke toko ibu." ucap Bu Sarah sambil tersenyum.

__ADS_1


Memang wajah Bu Sarah selalu di hiasi senyuman, tutur kata yang lembut. Wajah yang mulai keriput itu tampak bersih dan segar.


Rena segera memasak dia mencuci sayuran dan membuat bumbu masakan nya. Tepat pukul enam pagi Rena sudah selesai memasak. Dia segera membereskan dapur dan menata masakan di meja makan. Rena akan lanjut membersihkan rumah. Saat akan mulai menyapu, Bu Sarah masuk ke rumah.


"Sudah selesai memasak nak ?" Tanya Bu Sarah.


"Sudah bu."Jawab Rena sambil tersenyum dan akan melanjutkan menyapu lantai.


"Rena, sudah nak jangan di sapu, Nanti ada mbak Yayuk yang akan membersihkan rumah ini. Sudah kamu mandi lah lalu kita sarapan ya." ucap Bu Sarah.


Bu Sarah tersenyum seolah tahu kebingungan Rena. "Rena, mbak Yayuk itu tetangga ibu, dia tinggal di ujung jalan sana, dia bekerja di rumah ini hanya untuk bersih bersih mencuci dan menyetrika. Sementara suaminya supir ibu yang akan mengantar ibu ke toko atau kemana pun yang ibu mau. Tapi setelah pekerjaan mereka selesai mereka akan segera pulang." Bu Sarah menjelaskan pada Rena.


Rena tersenyum dan mengangguk tanda mengerti. Dia meletak kan kembali sapu di tempat nya. Kemudian dia masuk ke kamar nya dan segera mandi. Setelah mandi Rena keluar kamar menuju meja makan. Bu Sarah sudah menunggu Rena.

__ADS_1


"Rena ayo cepat kita sarapan, setelah itu kita sholat dhuha dulu ya nak, lalu bersiap kita ke toko. Toko buka jam sembilan jd kamu jangan terburu buru ya."Ucap Bu Sarah.


"Baik bu." Rena tersenyum, betapa bahagia nya dia bisa mengenal Bu Sarah. Sosok yang anggun, sabar dan penyayang serta selalu mengajak Rena untuk mendekat kan diri pada Allah SWT.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.Happy Reading


__ADS_2