
Mulai hari itu Rena mulai belajar mempercayai Iwan. Dan berusaha tidak berfikiran buruk. Dia percaya bahwa Iwan tidak akan meninggalkan nya.
Dan Sinta mulai memikirkan cara lagi agar bisa merebut Iwan dari Rena dia mulai memikirkan dan mencari rencana yang pas untuk membuat Iwan dan Rena berpisah.
Hari itu Iwan sedang berada di tempat kerja nya, ada pesan masuk di hp Iwan yang ternyata dari Sinta. "Hai, Iwan kamu lama sekali tidak pernah menghubungi ku ? Ayo kita makan siang di luar. Aku yang traktir." Isi pesan Sinta.
Iwan membaca pesan itu tapi enggan untuk membalas dia memang sengaja menghindari Sinta. "Hei, kamu tidak membalas pesan ku ? ah apa aku datang ke rumah mu saja, aku akan bawa makanan dan kita bisa makan siang bersama istri mu juga." Isi pesan Sinta yang ke dua.
Iwan yang membaca pesan itu sedikit kaget. "Ah jangan sampai Sinta datang ke rumah ku. Rena pasti akan salah paham, lalu bagaimana apa aku terima ajakan dia makan siang di luar."Kata Iwan lirih.
"Baik lah kita makan siang di luar, dimana kita akan makan ? Aku akan menjemput mu di rumah ibu."Akhirnya Iwan membalas pesan Sinta dan menyetujui ajakan Sinta.
__ADS_1
Sinta merasa senang karena Iwan akan menemui nya. Dia pun segera bersiap dan merias dirinya secantik mungkin, ya Sinta ingin menarik perhatian Iwan.
Iwan melajukan motor nya menuju ke rumah orang tuanya untuk menjemput Sinta. Ternyata Sinta sudah menunggu nya di depan rumah dan menyambut kedatangan Iwan.
"Hai, maaf membuat mu menunggu Sinta."Sapa Iwan.
"Oh tidak apa apa kok. Oh ya kita langsung berangkat ya pakai mobil ku saja. Kebetulan bapak dan ibu mu juga sedang tidak di rumah kok mas."Ucap Sinta.
Mereka sampai di tempat makan dan memesan beberapa makanan. Setelah makanan tersaji, mereka makan. Selesai makan Sinta mengajak Iwan pergi ke rumah nya dengan alasan akan mengambil beberapa keperluannya. Iwan sempat menolak karna harus kembali bekerja. Tapi Sinta merengek dan memaksa Iwan untuk Ijin dulu tida masuk kerja.
Iwan terpaksa menuruti. Mereka berangkat menuju rumah Sinta. Setelah 1 jam perjalanan mereka sampai di rumah Sinta dan mereka pun turun dari mobil. Iwan di buat kagum dengan rumah Sinta yang besar bergaya klasik dengan taman dan halaman yang tampak begitu terawat.
__ADS_1
"Ayo masuk!" ucap Sinta mengagetkan Iwan. Mereka masuk ke dalam ada seorang asisten rumah tangga yang menyapa Sinta. Dan memberi tahu bahwa Ayah dan ibu Sinta sedang berada di perkebunan milik keluarga Sinta.
Sinta mengangguk dan menyuruh pembantu nya untuk membuat 2 gelas minuman dan membawanya ke kamar Sinta.
Sinta menarik paksa tangan Iwan untuk mengikuti nya ke kamar. "Aku akan menunggu disini saja Sinta." ucap Iwan yang menolak ajakan Sinta ke kamar.
"Ayo lah aku butuh bantuan mu." ucap Sinta ber alasan. Dan tetap menarik tangan Iwan ke kamarnya.
Sampai di kamar Sinta menata barang barang keperluan nya dia meminta bantuan Iwan dan dengan sengaja Sinta pura pura jatuh dan Iwan dengan sigap menangkap tubuh Sinta.
Happy Reading....!!!
__ADS_1