MAFIA CANTIK

MAFIA CANTIK
Hidup Baru Eps.21


__ADS_3

Happy Reading's bub


***


"Calta QZ pujaan hatiku.. Saat bertemu denganmu setelah terpisah begitu lama aku benar-benar terpesona dan terpikat denganmu.. Maaf karena sudah membohongimu tentang kepribadian ku dan ya kamu menerima ku dengan baik meskipun kamu tahu aku menipumu, saat kau menemui ku dan mengatakan ingin menikah denganku rasanya duniaku bagaikan kehidupan paling sempurna, cinta yang ku harapkan akhirnya jatuh di tanganku tepat waktu... Tapi seiring waktu berjalan aku merasa bahwa cinta mu bukan untukku, pernikahan ini salah seharusnya saat itu aku tidak menyetujui mu seharusnya aku tidak perlu menjebak diriku dan dirimu dalam keadaan ini.. Maafkan aku calta aku harus pergi, maafkan untuk kesakitan yang ku lakukan tapi aku melakukan semua ini untuk kebaikan dan kebahagiaan mu jika menikah denganku kamu tidak akan mendapatkan kebahagiaan mu melainkan hanya aku seorang yang merasakan kebahagiaan... Calta aku akan membawa rasa cintaku pergi dan ya jika kelak kita bertemu lagi aku harap dapat bertemu kamu dengan versi terbaikmu dengar untuk saat ini mungkin kau tidak akan merasakan membutuhkannya tapi aku tahu suatu saat kamu akan membutuhkan nya... Jika kamu dan coel menikah gunakan cincin ini saja, seharusnya aku menyematkan cincin ini dijari mu tapi aku menyerahkan cincin untuk disematkan dijari mu olehnya... Turunkan rasa egois mu kamu berhak bahagia..... *Dion*"


"Kamu benar-benar jahat dion.." Calta memeluk surat tangan yang ditulis dion untuknya dengan air mata berurai


"Dan ini..." Calta menatap sepasang cincin berlian dikotak tersebut


"Bagaimana bisa kamu melakukan ini kepada dirimu sendiri... Kamu bisa egois tapi... Kamu lebih mementingkan kebahagiaan ku dari dirimu sendiri kamu bahkan bisa memaksakan semua keadaan ini"


Calta menyimpan dengan baik kotak dan surat itu kepergian dion membuatnya merasa bersalah dengan dirinya sendiri seharusnya ia tidak melakukan semua ini kepada lelaki sebaik itu, seharusnya ia tidak perlu membuka harapan untuknya jika akhirnya harapan itu pupus


Rasa bersalah clata membuatnya terus menangis menyesali semua perbuatannya yang berniat menjadikan dion sebagai pelarian kesakitannya.


"Calta... Makan nak" Ny.maya mengetuk pintu kamar calta yang terkunci sejak tadi


"Duluan saja mom" Jawabnya dengan suara bindeng ny.maya tahu apa yang sedang dirasakan putrinya


"Tidak perlu merasa bersalah sayang.. Kehidupan harus terus berjalan jangan seperti ini nak.. Charlie menunggu mu dibawah sayang" Ucap ny.maya


Calta tersentak dari pikirannya sendiri ny.maya benar saat ini ia tidak bisa seperti ini karena saat ini ada charlie yang harus ia utamakan dalam semua hal


"Mom 5 menit lagi aku turun" Jawab calta dari dalam


"Kami tunggu nak" Balas ny.maya


"Gimana mom" Tanya zevia yang sedang menyuapi gia dan charlie


"Iya dia mau turun... Sejujurnya mommy kasian dengan adikmu dia selalu tersakiti oleh semua hal,, semoga ada kebahagiaan untuknya setelah badai ini" Ucap ny.maya pelan


"Ya mom semoga saja" Balas zevia pelan


"Malam..." Calta turun dengan piama rambutnya acak-acakan matanya sembab zevia menatap ny.maya lalu mengangguk mengerti


"Ayo makan dulu nak.." Ny.Maya menyiapkan makanan untuknya


"Sayang.. gimana hari ini" Calta duduk didekat putranya yang sedang makan dengan lahap


"Bahagia sekali ibu... Ibu tahu ayah sangat baik dia cium pipi alie terus alie senang ibu sekarang alie punya dua ayah yang sayang sama alie dan juga alie punya dua ibu yang sayang sama alie..." Jawabnya sembari tersenyum sumringah zevia tersenyum gemas mendengar cerita dari putra kecil mereka itu

__ADS_1


"Ibu nangis ya" Charlie menatap wajah calta


"Gak ibu baru bangun tidur nak.." Kilah calta


"Ibu jangan nangis lagi yaa.. Alie akan jagain ibu terus" Ucapnya lagi membuat hati calta terenyuh mendengar ucapan putranya itu semua perkataan charlie dan tingkah gia selalu berhasil menghangatkan hati setiap orang disekitarnya tak heran ia dan gia selalu menjadi kesayangan semua orang


Semenjak kepergian dion calta menjadi lebih pendiam ia jarang berinteraksi dengan orang lain meskipun coel selalu berkunjung ke rumah zevia guna bertemu charlie tetapi calta tidak pernah ingin bertemu dan bertegur sapa dengan lelaki itu


Hubungan mereka menjadi benar-benar jauh dan tidak pernah terpikirkan jika kembalinya coel akan berdampak seperti ini meskipun lelaki itu selalu mencoba membuka jalan komunikasi dengan calta tapi semuanya sia-sia calta selalu menjauh bahkan sebelum coel menatapnya


"Calta aku ingin bertanya" Zevia menghampiri calta yang saat ini duduk termenung di restoran milik zevia


"Kak jika kamu bertanya tentang hubungan ku dan coel aku tidak akan menjawabnya" Balas calta pelan


"Bukan... Aku ingin bertanya tentang dion" Jawab zevia cepat


"Dion... Kenapa?" Calta menatap zevia penasaran


"Apa kamu mencintai dion?" Todong zevia cepat


"Tidak.." Jawab calta pelan sembari menggelengkan kepalanya pelan zevia menatapnya tajam benar tidak ada kebohongan dimata adiknya


"Itu bukan cinta kak.. Aku hanya merasa bersalah dan sedih kehilangan sahabat baikku" Jawab calta serius lagi-lagi zevia tidak menemukan kebohongan dari jawabannya


"Calta kehilangan itu wajar.. Seharusnya jika kamu benar-benar menginginkan dion bersama mu dan menikah denganmu seharusnya hari itu kamu menghentikannya pergi kan.. Tapi kamu malah memilih mengurung diri dan diam saja padahal kamu tahu dion saat itu belum pergi dari resort itu" Ucapan zevia berhasil membuat calta terdiam kaku


"Ba-bagaimana kamu tahu kak" Calta menatap zevia


"Benar bukan?" Tanya zevia lagi dan calta terdiam mengingat saat ia menerima surat dari pak jake ia memang melihat dion memperhatikan nya dari jauh namun ia malah bersikap tidak melihat lelaki itu


"Lalu kenapa kamu bersikap begini... 3 bulan kamu mengabaikan kami bukan hanya kami tapi charlie pun kamu abaikan... Ibu macam apa kamu calta, aku tahu kamu memiliki masalah dengam coel tapi Charlie tidak tahu masalah kalian berdua.. Dan kemarin kamu membiarkan charlie menangis sampai begitu"Zevia menatapnya dengan tajam


"Aku harus bagaimana mana kak... Charlie meminta ku okut pergi dengannya dan... Aku tidak bisa kakk" Calta mengingat kemarin charlie sampai menangis sesenggukan karena ia menolak pergi dengan keduanya


"Apa kamu tidak bisa menurunkan ego mu untuk anakmu sendiri...?" tegur zevia


"Kak kamu tidak mengerti apa yang aku rasakan.. Bagaimana mungkin kamu mengerti kamu hidup bahagia memiliki suami yang mencintaimu kamu memiliki orang tua yang lengkap lalu bagaimana kamu bisa merasakan seperti aku hidupmu selalu bahagia kak.." Cibir calta membuat zevia menatapnya tak percaya akan apa yang baru saja ia katakan


"ya begitu juga dengan mu bagaimana kamu bisa tahu rasanya masalah dalam rumah tangga karena kamu tidak memilikinya (Calta mendongak menatap zevia yang saat ini menatapnya dengan nyalang).. Kamu pikir pernikahan itu hanya muluk-muluk tentang anak, **** dan tertawa bahagia !!! Aku tidak membuka pembicaraan tentang sebuah hubungan keluarga aku hanya bertanya kenapa kamu Egois sekali, kamu menyesali kepergian dion lalu kenapa tidak kami cegah dia pergi dan menikah dengannya lalu bahagia seperti keinginan mu itukan, kamu egois kamu hanya memikirkan perasaan mu sendiri tapi tidak perasaan orang lain.. Charlie tidak tahu apa masalah mu dan ayahnya tapi yang ia tahu ia ingin seperti teman-temannya jalan-jalan bersama kedua orang tuanya meskipun sesaat... dan kamu menyepelekan semua itu"


"Jika terus begini, aku akan mengambil penuh hak charlie dari mu... Kamu bukan ibu yang baik" Ucap zevia kasar lalu pergi meninggalkan calta seorang diri yang sedang berkecamuk dengan hatinya sendiri

__ADS_1


Sedangkan zevia ia pergi dengan perasaan kesal dan amarahnya.


Setelah perdebatan keduanya hubungan zevia dan calta kembali menjauh terutama karena zevia lebih sibuk dirumah sakit hari ini begitu zevia terlihat sedang menyiapkan bekal untuk charlie yang saat ini sudah masuk playgrup keduanya duduk berdekatan disofa namun tidak ada perbincangan sedikitpun antara keduanya


Ny.maya menatap tuan albert keduanya berbincang melalui kode mengatakan bahwa kedua putrinya sedang bermasalah


"Mom.. Nanti pulang dari PG alie aku yang jemput soalnya nanti ia akan mengunjungi neneknya" Ucap zevia memberitahu kedua orang tuanya, calta menguping pembicaraan mereka namun ia masih enggan ikut nimbrung berbicara terlebih saat ia melihat tatapan tajam zevia membuatnya menjadi mati kutu.


Belum sempat zevia berangkat coel tiba-tiba datang calta mendengus pelan lalu memalingkan wajahnya


"Papah.." Charlie berlari menghampiri coel calta tersentak sejak kapan putranya memanggil coel papah tapi ia masih dengan keras kepalanya


"Mom ayah kak zevia hari ini alie ternyata libur maaf aku lupa memberitahukan kalian.." Coel menggaruk tekuknya asal


"Ohh gak masalah.. Jadi ini langsung kamu jemput aja" Tanya zevia dengan suara yang sengaja ia keraskan


"I-iya kak" Jawab coel takut karena mengira zevia kesal karenanya


"Ya udah.. Alie jangan buat nenek repot ya nak" Ucap zevia sembari mengecup pipi gembul charlie


"Iya mami.. Mami jangan nakal juga" Jawabnya lucu membuat zevia dan lainnya tertawa termasuk calta tapi ia menyembunyikan wajahnya


"Pah kita beli roti ya nanti buat nenek" Ucap charlie pelan


"Ibu... Alie pergi dulu yaa" Charlie menghampiri calta dan memeluknya pelan


"Iya sayang baik-baik sama nenek ya" Ucap calta pelan dan pilu terlebih saat charlie memeluknya


"Ibu mau ikut gak" Charlie menatap wajah calta dengan penuh harap coel terdiam dan dengan cepat menyadari penolakan calta


"Alie ibu sedang capek nak.. Ayo kita berangkat" Ajak coel pelan, charlie tertunduk sedih namun ia dengan cepat turun dari pangkuan calta


"Alie ibu masih boleh ikut nak"


Zevia, ny.maya tuan albert dan coel tercengang saat mendengar perkataan calta berbeda dengan mereka charlie justru berteriak kegirangan dan menari-nari


"Horee ibu mau ikut.. Asyik hari ini alie jalan-jalan dengan orang tua alie" Ucapan charlie tanpa sengaja membuat coel meneteskan air mata terlebih saat melihat kebahagiaan putra kecilnya itu.


"Next Episode"


Halo... Terima kasih masih setia membaca novel antah berantah ini.. Author sangat menghargai setiap like dan komentar serta kehadiran anda dalam membaca novel ini.. 🥰

__ADS_1


__ADS_2