
Halo... Terima kasih masih setia membaca novel antah berantah ini.. Author sangat menghargai setiap like dan komentar serta kehadiran anda dalam membaca novel ini.. 🥰
Happy Reading's
***
"Paman ku mohon antarkan aku pamannn..." Calta terus memohon kepada ben sampai akhirnya ben setuju mengantarkannya ke lokasi tempat coel mengalami kecelakaan clata pergi ditemani tn.albert dan sang istri mereka tidak ingin membiarkan calta pergi sendiri dengan kondisinya seperti saat ini sepanjang perjalanan Calta terus menangis pilu rasanya semua seperti mimpi buruk yang tak bisa berakhir
Akhirnya mereka tiba ditempat tersebut ada banyak sekali polisi yang berjaga dan petugas untuk mencari dan mengevakuasi mobil coel, calta berlari turun dari mobil namun langkahnya terhenti saat melihat kondisi mobil coel yang baru saja ditarik dari jurang
Melihat kondisi kendaraan itu mustahil jika pengemudinya selamat bagian depan mobil itu saja sudah tak berbentuk ringsek parah langkah kaki calta menjadi gontai ia terjatuh berlutut menatap mobil yang selalu digunakan coel untuk menjemputnya berjuta kenangan tersimpan disana ny.maya berlari kecil menghampiri calta yang menangis berteriak memanggil coel seorang polisi menghampiri mereka untuk tidak mendekat ke lokasi karena sedang ada kecelakaan tunggal
Calta terus menangis dan berteriak tak terkontrol tn.akbert menghampiri polisi tersebut dan mereka mengatakan mereka adalah keluarga korban dan gadis yang sedang menangis itu adalah kekasih coel putrinya polisi tersebut mengerti ia membawa tn.albert pergi menuju lokasi tempat coel diduga berada
"Disana pak sepertinya korban ada dibawah sana.." Polisi itu menunjukan kearah jurang yang sangat dalam dan curam
"Apa ada kemungkinan korban selamat pak" ucap tn.albert pelan sembari menatap polisi itu dan polisi itu menggelengkan kepalanya sembari berkata kemungkinan korban selamat sangat tipis pak tapi kita tidak tahu jika tuhan berkehendak lain maka bisa saja ucapnya tak pasti mendengar ucapan polisi itu tn.albert merasa sangat sedih terlebih lagi saat ia melihat bagaimana terpukulnya calta
Gadis yang selalu riang dan memberikan kebahagiaan kepada orang lain tapi kini, kesedihannya tak berujung dan mereka tidak bisa berbuat apa-apa
"Cari korban sampai ditemukan pak apapun kondisinya, kami hanya ingin korban ditemukan" Ucap ben menimpali
"Calta ayo pulang nak" Ajak ny.maya
"Tidak mom aku akan disini ikut mencari coel aku akan menunggunya disini mom" Calta bangkit dan mencoba berdiri namun belum sempat ia berdiri tubuhnya oleng dan jatuh pingsan ny.maya menjadi panik dan segera berteriak memanggil suaminya serta ben untuk membawa calta pulang
"Mom gimana Calta" Zevia baru pulang dari rumah sakit ia menghampiri ny.maya yang duduk terdiam didepan kamar calta
__ADS_1
"Adikmu sangat terpukul.. Mommy tidak menyangka hal buruk ini akan terjadi" Jawab ny.maya pelan.. Zevia masuk ia melihat calta sedang tertidur matanya nampak sembab zevia duduk disampingnya sungguh pedih rasa dihati menyaksikan kondisi calta seperti ini
"Kak" Calta tiba-tiba membuka mata zevia dengan buru-buru menghapus air matanya
"Kak" Calta menatap zevia dengan pilu air matanya kembali menetes zevia tidak bisa melihat adiknya seperti ini kesedihan zevia juga kesedihannya ia segera memeluk calta, calta kembali menangis pilu didalam pelukan zevia begitu juga zevia ia tidak bisa menahan kesedihannya keduanya berbagi duka bersama calta terus menangis seakan air matanya tak ada habisnya
"Kak kenapa ini terjadi kepadaku... Aku sudah kehilangan ayah salah satu orang yang ku cintai dan kini aku harus kehilangan lelaki yang akan menjadi bagian hidupku... Kenapa ini terjadi kak ini tidak adil" Calta terus terisak sedih zevia tidak mampu bersuara ia hanya bisa memeluk calta dan menenangkannya
"Kak aku harus mencari coel lagi"
Tiba-tiba calta berlari keluar kamar dengan langkah olengnya zevia segera mengejar calta hingga suara nyaring terdengar calta terjatuh dari tangga zevia berteriak keras sehingga membuat tn.albert dan ny.maya juga menghampiri zevia
Betapa terpukulnya hati tn.albert saat melihat calta tergeletak dilantai dengan darah mengucur dari kepalanya kepanikan sudah tak terhingga calta segera dilarikan kerumah sakit zevia sudah benar-benar merasa kalut dilain sisi ia mengkhawatirkan ibu mertuanya yang saat ini juga terbaring tak berdaya lalu kini calta mengalami kejadian tak terduga juga zevia duduk menangis didepan ruang darurat ditemani ny.maya dan tn.albert
"Sayang kenapa kamu ada disini" Tanu yang baru saja dari ruang rawat ny.sarah tertegun melihat zevia dengan keadaan berantakan menangis tersedu-sedu, melihat kedatangan tanu ia berlari menghampiri suaminya dan menangis dalam pelukannya
"Calta terjatuh dari tangga dan ia mengalami cedera kepala" Jawab zevia sembari terus terisak mendengar penuturan zevia tanu menjadi semakin sedih dan terpukul baru saja mereka merasakan kebahagiaan lalu kini mereka harus dihadapkan dengan duka mendalam
"Albert ini kamu" Ucapnya tak percaya begitu juga tn.albert tak percaya bertemu sahabat lamanya namun ia tidak bisa berlama-lama membahas masa lalu kondisi putrinya yang utama
"Bagaimana keadaan putriku"
"Syukurlah Bet kondisinya tidak buruk ia hanya mengalami syok dan kondisinya sedang lemah.. Putrimu sangat kuat di dalam sana ia terus bertanya dimana ayah ibu dan kakaknya ia beruntung memiliki kalian.. Dia sudah sadar kalian bisa menemuinya tapi jangan berikan ia pikiran dan tekanan yang berat.." Jawab dokter tersebut menjelaskan kepada mereka semua lalu pergi
Zevia masuk bersama yang lainnya rasa kesal dan ibanya menjadi satu saat menatap calta yang terbaring lemah
"Kakak..." Calta menatap zevia sedih
__ADS_1
"Kamu ini gila, sudah gila ya kamu... Aku ayah dan ibu hampir saja mati berdiri karena mu..." Kesal zevia sembari menatap calta
"Kau memarahi ku kak.. lihatlah kepalaku bocor" Ucapnya dengan senyum paksaan siapa saja tahu kalau senyum itu palsu
"Diamlah atau aku akan menambah bocor kepalamu itu.. Bagaimana aku bisa hidup tanpa mu bodoh" Kesal zevia
"Kau sudah ada kak Tanu kak, aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi.. Coel sudah pergi meninggalkan ku dasar lelaki brengsek" Ucapnya dengan suara bergetar
"Tanu suamiku sedangkan kamu.... (Zevia terdiam sejenak mengatur nafasnya yang terasa berat) kamu adalah separuh hidupku, aku bisa mati jika kamu kenapa-kenapa jangan lakukan hal bodoh lagi sayang..." Zevia memeluk calta yang terdiam menahan tangisannya
"Kak..."
"Sudah diamlah" Balas zevia, calta kembali menangis didalam pelukan zevia kini hanya pelukan kakaknya lah yang menjadi pembalut lukanya
"Nak tenangkan dirimu jangan lakukan hal yang bisa melukaimu.. Bagaimana nasib ku dan ayahmu jika kamu terluka parah kami bisa mati juga nak..." Ucap ny.maya sedih, calta menoleh menatap ny.maya namun saat menatap tn.albert rasanya tak kuasa tn.albert terdiam berdiri dipojokan dibantu tongkatnya menatap calta kesal
"Ayah..." Bisik calta
"Kau masih menganggap ku ayahmu" Balas tn.albert, zevia menghampiri tn.albert menangkannya emosi tn.albert dapat menyebabkan tekanan darahnya naik
"Ayah maafkan aku" Isak calta
"Kau minta maaf setelah hampir membunuhku nak.. Rasanya nyawaku hampir melayang juga melihatmu seperti tadi... Jika kau terus begitu aku yakin umurku takan panjang..." Ucap tn.albert sedih dan dicela semua orang disitu
"Jangan berbicara seperti itu ayah.. maafkan aku" Isak calta tak kuasa, tn.albert menghampiri calta dan memeluknya ia tahu betul duka yang dirasakan putrinya saat ini.
*
__ADS_1
*
Haiii... Maaf ya lama Up nya soalnya author ikut nyariin coel juga sedih soalnya lihat calta nangis terus 😭