MAFIA CANTIK

MAFIA CANTIK
Hidup Baru Eps.11


__ADS_3

Happy Reading's bub


***


"Apa yang dia katakan tadi" Tanu menghampiri zevia yang sedang menggendong gia yang sedang rewel


"Nanti aku ceritakan.. bisa tolong gantikan aku menggendong gia aku sedang kebelet" Tanya zevia sembari menggerakkan kedua kakinya menahan air kemihnya yang sudah benar-benar menyiksanya namun saat tanu ingin mengambil putri semata wayangnya itu gia malah menangis keras sehingga membuat zevia hanya bisa meringis ngeri membayangkan kantung kemihnya yang sudah terasa sangat penuh


"Ambil saja dia ku mohon aku harus segera mengeluarkan semua ini" Zevia tidak pikir panjang lagi ia menyerah putri kecilnya kepada tanu dan segera berlari kesetanan menuju closet tak peduli lagi gia berteriak dan menangis memanggilnya.. Tanu hanya bisa tersenyum lucu sembari menenangkan gia yang terus menangis


"Tanu kenapa dengan gia" Ny.maya menghampiri tanu yang sedang mondar mandir menenangkan gia yang terus merengek


"Rewelnya kumat mom.." Jawab tanu asal


"Huss kamu asal bicara saja.. Sudah ikut oma yuk sayang.. Ayuk anak cantik sini sini sayang" ny.maya dengan lembutnya meraih gia dari pelukan tanu sebagai seorang nenek ny.maya memiliki hati yang sangat lembut dan baik dengan mudahnya ia menangkan cucu nya yang sudah hampir 2 jam terus merengek dan membuat zevia kewalahan


"Loh kemana gia" Tanya zevia yang baru saja keluar dari wc sembari memegang perutnya lega


"Ikut omanya" Jawab tanu santai sembari memainkan ponselnya


"Dengan mudahnya.. oalah aku sudah hampir gila menenangkannya dari tadi namun saat melihat oma nya dia langsung tenang..." Zevia menghampiri tanu dan ikut merebahkan tubuh mungilnya dikasur


"Sayang ceritakan sekarang" Tanu melepaskan ponselnya dan mendekati zevia merebahkan kepalanya diperut rata sang istri


"Sayang sekali lagi aku katakan kita tidak perlu berharap lebih.. berdoa saja kepada Tuhan jika memang dia adikmu yang hilang selama ini semoga dia selalu disehatkan dan bisa mengingat semuanya lagi tapi jika dia bukan adikmu ku mohon jangan mempengaruhi hidup mu" Mohon zevia sembari mengusap lembut rambut lebat tanu

__ADS_1


"Aku tidak berharap banyak kok mah hanya saja aku merasakan apa yang tidak mungkin kalian rasakan.. aku benar-benar merasakan bahwa dia coel wangi tubuhnya bahkan detak jantungnya membuatku merasakan bahwa dia benar-benar adikku.. Tapi jika memang dia bukan adikku aku berjanji kepadamu itu semua tidak akan merubah kehangatan keluarga kita"


Tanu dengan lembut memeluk paha zevia dan mengusapnya pelan.


"Sayang yuk buat adik gia" Ucapan tanu membuat zevia terbelalak


"Pah gia baru 3 tahun loh" Zevia menatapnya tajam


"Yaa gak apa-apa lah.. ayolah ku mohonn" Tanu menatap istrinya dengan puppy eyes


"Ahhk benar-benar menjengkelkan" Jawab zevia pasrah membuat sang suami tersenyum penuh kemenangan dan mulai menerkam tubuh mungil dan montok istrinya itu dengan lapar tanpa memperdulikan situasi dan kondisi


"Dasar anak-anak.." Cetus ny.maya yang baru saja ingin menghampiri mereka untuk mengatakan bahwa gia sudah tidur bersama Charlie namun dengan kondisi pintu yang tertutup dan gelapnya kamar itu sudah dipastikan apa yang sedang mereka lakukan.


"Kenapa wajahku sangat mirip dengannya" Bisik batinnya mengingat wajah lelaki yang tadi dengan spontan memeluknya dan menangis dalam pelukannya


"Siapa sebenarnya aku ini"


Coel merebahkan tubuhnya diranjang king size


"Say.. em frans" Alexa menghampirinya dan duduk di sampingnya


"Ada apa" Tanya coel cuek membuat hati alexa benar-benar sakit dan perih


"Tadi... Kamu kemana" Tanya wanita itu penuh dengan kehati-hatian

__ADS_1


"Bukan urusanmu" Cetusnya dingin


"Frans ku mohon... Jangan seperti ini, beri sedikit saja kehangatan untukku" Alexa menatapnya dengan pandangan sayu


"3 tahun lalu sudah ku katakan jika kamu tidak sanggup silahkan pergi kamu tidak perlu merasa terikat denganku" Jawaban coel benar-benar menohok menusuk jantung hingga terasa sangat sakit


"Baiklah" Alexa keluar dari kamar besar itu dan menutup pintu pelan air matanya kembali menetes


"Selemah ini kamu alexa.. Ayah aku merindukanmu" Lirihnya teringat hanya sang ayah yang bisa memberikan kehangatan dan ketulusan cinta untuknya namun semenjak hari itu ia tidak pernah lagi bertemu dan berkomunikasi dengan tren ayah kandungnya terkadang penyesalan muncul dihatinya mengapa ia harus memperlakukan sang ayah dengan begitu kasar


"Aku mengorbankan tulusnya cinta ayah demi cinta yang tidak pernah bisa aku miliki" Alexa meraih kopernya dan membuka paspor miliknya


"Apa aku kembali saja ke canada sendiri.. Aku benar-benar merasa lelah dengan semua ini..." Deraian air mata membasahi wajahnya rasa muak dan lelah membuncah dihatinya


"Sekuat apapun aku bertahan dan berjuang sepertinya kamu memang benar-benar bukan milikku" Alexa merebahkan tubuhnya dilantai kabin yang dingin memeluk erat tubuhnya sendiri tangisan dalam diam benar-benar menyakitkan


Coel beranjak dari tempat tidurnya duduk dan merenungi semua yang terjadi kepadanya mengapa ia tidak pernah bisa menerima alexa padahal wanita itu sangat baik dan sabar.. Meskipun ia selalu mencoba menerima dan menumbuhkan rasa tapi selalu tetap saja bayangan orang lain mengusik hatinya menghapus semua usahanya


"Apa aku sudah keterlaluan dengan dia" Coel berjalan pelan menyusuri rumah singgah mereka mencari alexa namun tidak ada tanda-tanda kalau wanita itu ada didapur dan ruang tengah .. Coel berjalan mendekati pintu kamar alexa ingin mengetuknya guna meminta maaf atas sifat kasarnya namun suara tangisan dari dalam sana benar-benar membuatnya menjadi merasa bersalah tak ingin menganggu wanita itu coel mengurungkan kembali niatnya dan kembali lagi ke kamarnya mengunci pintu dan membiarkan mereka masing-masing dengan kesendirian dan kesedihannya


"Apa aku terlalu egois.. Alexa benar-benar sangat baik kepadaku, baiklah jika tidak bisa menjadi pasangan aku akan mencoba menjadi sahabat untuknya" Coel berdialog dengan dirinya sendiri menurutnya tidak lag salah memberikan kesempatan untuk menjadi baik... Meskipun tidak ada rasa cinta untuk alexa namun ia bisa menumbuhkan rasa peduli sebagai seorang teman.


"Halo... Terima kasih masih setia membaca novel antah berantah ini.. Author sangat menghargai setiap like dan komentar serta kehadiran anda dalam membaca novel ini.. 🥰"


"Next Episode "

__ADS_1


__ADS_2