MAFIA CANTIK

MAFIA CANTIK
Hidup Baru Eps.24


__ADS_3

Happy Reading's bub


***


"Ayaahhh" Charlie dengan semangatnya berlari menghampiri ketiganya yang baru saja kembali dari rumah sakit wajah coel yang tadinya murung langsung tersenyum penuh semangat saat charlie menyambut kepulangannya


"Kalian sudah pulang" Ny.sarah menghampiri mereka, calta segera menjauhkan diri ucapan ny.sarah masih terngiang di kepalanya dan itu benar-benar membuatnya tak nyaman


"Calta tunggu" Ny.sarah tiba-tiba memanggilnya saat ia ingin pergi


"Ya bu" Jawab calta pelan, ny.sarah mendekatinya dan tiba-tiba memeluk calta dengan erat mengusap punggungnya dengan lembut


"Maafkan ibu nak" Ucapnya membuat calta merasa sedih dan pilu


"Ibu minta maaf untuk apa" Tanya calta dengan suara bergetar menahan tangisnya


"Ibu terlalu egois.. Yang ibu tahu saat itu hanyalah keadaan anak ibu tapi ibu tidak tahu keadaan dan perasaan mu.. Ibu menyesal telah mengeluarkan sarkas seperti itu kepadamu" Ucap ny.sarah dengan lembut dan penuh penyesalan


"Sudah jangan menangis bu.." Calta menyeka air mata ny.sarah


"Aku mengerti perasaan ibu.. Ibu mana yang tak terluka melihat anaknya terluka, sakit dan menderita... Ibu tidak perlu merasa bersalah aku baik-baik saja bu" Jawab calta dengan serius


Zevia berdiri bersama dengan ny.maya keduanya melihat kesedihan calta yang hanya dia yang merasakannya


"Mom apa yang harus kita lakukan" Bisik zevia kepada sang ibu


"Iya nak kita harus melakukan sesuatu.. Mommy merasa kasihan dengan adikmu, dia tidak bisa hidup seperti ini terus.. Nanti kita bincang kan lagi" Jawab ny.maya dengan berbisik juga zevia mengangguk setuju, ia segera menghampiri Tanu dan memberitahukan hal yang sama tentang rencananya dan ny.maya


"Iya aku setuju.." Jawab lelaki itu dengan semangat


"Diamlah.." Bisik zevia kesal


"Setuju apa kak" Calta menatap keduanya curiga


"Ah gak apa-apa ini rahasia kami"Jawab zevia dengan cepat


"Yang benar" Selidiknya


"Benarlah.. Gak usah kepo" Jawab zevia kikuk


"Awas ya kalau bohong" Ancam calta yang selalu penasaran dengan semua hal


"Hei sudah hari ini jangan bersedih-sedih terus ayo kita senang-senang dan calta hari ini kamu harus ikut bersenang-senang" Ucap tuan albert menghampiri mereka membawa baskom berisi daging slice dan bahan-bahan barbeque


"Ayo pesta" Ucapnya lagi membuat mereka tertawa bersama


"Ayo ikut" Tarik zevia saat calta mencoba pergi


"Kak pliss" Mohonnya


"Kali ini tidak.. Ayoo ikut" Ajak zevia menariknya untuk berkumpul bersama ditaman semua bercanda bersama dimeriahkan dengan tingkah charlie dan gia yang menggemaskan

__ADS_1


" kalian bertengkar lagi" Tanya zevia berbisik saat melihat wajah coel murung meskipun sesekali ia tersenyum namun zevia tahu itu senyum paksaan


"Gak"


"Alah bohong" Zevia menyelidik wajah calta


"Bohong kan" Pastinya lagi


"Ck kak kau ini bisa tidak diam" Jawab calta berbisik


"Ah kau pasti memberikan kata-kata mutiara mu untuknya kan" Tebak zevia dan calta terdiam dan diamnya sudah pasti jawaban yang benar


"Calta kamu tahukan dia tidak boleh memikirkan hal berat dulu.. Ini untuk kesembuhannya jika dia mati.."


"Heh kak" Calta dengan cepat memotong ucapan zevia dan membuat wanita itu tersenyum puas


"Maksudku jangan berbicara begitu nanti Charlie dengar" Kilahnya membuat zevia semakin tersenyum lebar


"Nah sekarang pergi minta maaf" Pinta zevia


"Tidak"


"Pergi"


"Tidak"


"Kalau begitu aku yang akan berbicara dengannya" Ancam zevia


"Dia sudah pergi.. Ayo cepat atur rencananya" Zevia dengan cepat menghampiri orang tua mereka untuk merencanakan sesuatu


"Dia tidak akan mendengar" Ny.maya melirik calta yang berjalan menjauh


"Tidak telinganya bermasalah mom" Canda zevia


"Zee kau selalu menggoda adikmu" Tegur ny.maya dengan lembut dan mereka mulai berbincang pelan merencanakan hal yang tak terduga


Calta berjalan mendekati coel yang sedang mengawasi gia dan charlie bermain


"Ehemm"


Coel mendongak saat mendengar suara wanita itu


"Kenapa tidak bergabung disana" Tanya calta basa basi


"Tidak.." Jawab coel pelan bahkan sangat pelan sembari kembali fokus memerhatikan gia dan charlie yang bermain bersama


"Boleh aku duduk disini" Tanya calta lagi


"Duduklah.. Aku akan ke sana" Coel berdiri perlahan memberikan tempat untuk calta


"Em maksudku.. Kau" Calta menggaruk. atang hidungnya lalu menatap zevia yang sedang berdiskusi dengan semuanya

__ADS_1


"Aku akan membalasmu kak" Bisiknya


"Apa katamu" Tanya coel pelan


"Ahh tidak.. Aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu" Ucapnya dengan cepat


"Aku minta maaf"


Lelaki itu membulatkan matanya sempurna saat mendengar ucapan manis keluar dari bibir calta


"Itu maksud ku, ucapan ku tadi.."


"Sudah jangan dipikirkan.. Setelah ku pikir-pikir semua perkataan mu benar bagaimana kita bisa bersama dan bahagia setelah semua yang terjadi... Kali ini aku akan belajar melupakanmu meskipun tak mudah.. Tapi ku mohon jangan pinta aku pergi dari kalian maksud ku.. Aku tidak bisa pergi dari charlie... Kau harus hidup bahagia calta"


Calta terdiam mendengar ucapan lelaki tersebut entah mengapa kali ini ia merasa tak suka dengan perkataan coel hatinya terasa sakit


"Emm ka-kau benar.. A-aku akan bahagia" jawab calta dengan kikuk dan tersenyum kaku


"Kau sudah minum obat" Tanyanya lagi tak menjawab tapi lelaki itu menganggukkan kepalanya diamnya coel kali ini membuat calta merasa tak nyaman saat menoleh ternyata zevia dan yang lainnya masih berdiskusi rasa penasarannya timbul


"Ehh dia kesini.. Bubar-bubar" Ucap ny.sarah saat melihat calta mendekati mereka


"Loh kok bubar" Kesalnya saat ia sampai zevia dan lainnya langsung bubar


"Kalian bicarakan apa?" Tanyanya penasaran


"Gak ada.. ini kami tadi sedang berdiskusi resep bumbu yang enak" Kilah zevia membuat calta memicingkan mata menatapnya curiga


"Kalian... Tidak berbohong kan" Ucapnya memastikan


"Berbohong... Ah ha ha tentu saja tidak iya kan" Ucap zevia menatap yang lainnya dan mereka kompak mengangguk setuju


"Ah sudah lah aku akan ke dalam untuk mandi" Sebelum pergi ia kembali memastikan bahwa mereka tidak merencanakan sesuatu yang ia tak tahu


"Tidak tidak tidak.. Untuk apa kami mengerjai mu" Jawab zevia acuh meskipun sebenarnya mereka sedang menahan diri untuk tidak tertawa


"Sayang sekarang giliranmu" Bisik zevia saat calta sudah benar-benar menjauh


"Oke siap" Tanu meluncur dengan senyum mengembang diwajahnya


"Mom semoga rencana kita semua berhasil" Bisik zevia, ny.maya, ny.sarah dan tuan albert mengangguk setuju terlihat tanu sedang berbincang dengan coel terlihat serius percakapan keduanya namun karena jarak cukup jauh zevia tidak dapat mendengar percakapan keduanya


Dikamarnya calta segera menutup pintu menghempaskan tubuhnya dikasur ia menutup wajahnya dengan bantal dan mulai terisak


"Kenapa dia berbicara begitu... Secepat itukah dia berhenti berjuang untuk mendapatkan kembali simpatiku... Cih dia pikir aku akan merasa iba lalu memaafkannya begitu saja.. Tapi...." Calta kembali menangis sembari membekap wajahnya dengan bantal


"Kenapa begini.. Harusnya aku senang dong dia sudah tidak akan mengganggu ku lagi dan aku bisa memulai hidup baru ku... Tapi...." Lagi calta melepaskan tangisannya sembari berucap seorang diri sampai ia tertidur dengan tangisannya


"Next Episode "


Halo... Terima kasih masih setia membaca novel antah berantah ini.. Author sangat menghargai setiap like dan komentar serta kehadiran anda dalam membaca novel ini.. 🥰

__ADS_1


__ADS_2