
Detak jantung berdebar saat menatap indah mata mu, namun mencintaimu adalah sesuatu yang tak mungkin ***ยฉ***
*
Calta masuk kekamar nya dan mengurung diri kejadian tadi membuat hatinya tak nyaman dan pikirannya resah calta terpikirkan bagaimana sifat tanu bisa berubah saat dengan zevia berbeda saat dengan nya sifat tanu cenderung lebih pendiam dan tak banyak bicara.
"Jangan-jangan"
Calta menggeleng kepala tak ingin peduli namun hatinya terus memberontak.
Dikamarnya zevia terlihat resah bukan karena memikirkan tanu ataupun calta namun zevia dibuat penasaran dengan amplop yang ada diblack.
"Pasti ada sesuatu"
Ucap zevia pasti namun bagaimana pun ia harus menghargai keputusan black karena jika itu pilihannya maka itu terbaik untuk mereka meskipun zevia awalnya menolak.
Zevia teringat akan calta kemudian ia keluar dari kamar nya guna mencari adiknya itu namun tidak ada.
"Tumben"
Zevia melanjutkan langkah kakinya menuju kamar calta belum juga ia mengetuk pintu ia mendengar ucapan calta dari dalam, zevia mengerutkan kening berpikir keras apa mungkin calta menyukai tanu namun terdengar dari ucapannya sepertinya dugaan zee benar.
"Clek"
Pintu kamar calta terbuka dan alangkah terkejutnya calta saat melihat kakaknya zee sudah berdiri di ambang pintu dengan tatapan mata tajam, ekspresi wajah dingin dan tegas ditambah garis rahang yang kokoh membuat calta gemetar.
Zevia melangkahkan tegap dan duduk disamping adiknya ia menoleh dan menatap calta tajam.
Calta menundukkan kepala takut menatap tatapan zee yang mengerikan
"Katakan apa yang ingin kau katakan, jangan pernah menjadi pengkhianat dengan berucap dibelakang ku"
"Deg...deg...deg ..deg.."
__ADS_1
Hening .... calta terlihat memainkan jarinya khawatir sesekali ia menelan kasar saliva nya namun dengan mengumpulkan keberanian akhirnya ia berucap juga.
"Kakak yang pengkhianat"
"Deg..."
Bagaikan suasana tengah malam suasana tiba-tiba mencekam dan menakutkan terlihat zevia menahan amarahnya mendengar ucapan adiknya namun sedapat mungkin ia memendam sendiri.
"Ulangi dan jelas kan" Kini zevia berucap dengan pelan ia memutar badannya duduk menghadap calta.
"Emmm.. Kakak tau aku suka tanu tapi kenapa kakak juga menyukai tanu.. (Membentak) bukan kah kakak sudah janji akan selalu menjaga ku tak ingin membuat aku terluka dan membiarkan ku tersakiti" Bentak calta meluapkan emosinya dengan mata berkaca-kaca.
Zevia diam tidak ingin menyela seolah ia memberikan waktu kepada adiknya untuk meluapkan semua kekesalannya.
"Apa kakak tidak mengerti sedari awal aku menyukai tanu apa kakak bodoh tidak paham atau hanya pura-pura bodoh"
Calta berucap dengan nafas menggebu seolah ia benar-benar kesal dengan sikap kakaknya yang dingin-dingin menghanyutkan itu.
"Sudah" .... "Apa sudah semua kamu ucapkan"
"Dengarkan aku jika memang semua sudah kamu ucapkan"
Zevia bangkit dari duduknya dan berdiri membelakangi calta dengan tangan terkepal erat.
"10 Tahun kita hidup bersama.. Aku kira kamu memahami ku calta tetapi ternyata aku salah kamu tidak pernah mengenali ku dan memahami ku"
Calta membulatkan matanya mendengar ucapan zevia ia mendongak dan menatap punggung kurus zevia eh kurus atau langsing yaa ๐
"Tujuan hidupku hanya untuk ayah, ibu, aba dan kamu calta.. semenjak kepergian ayah dan ibuku hidupku sudah benar-benar mati namun kehadiran Abaa dan kamu membuatku sedikit bergairah ada secercah harapan bahwa aku bisa hidup namun aku salah bayangan masalalu seolah menghakimi jiwa ku, mereka merenggut semuanya dengan paksa dari tangan kecilku saat itu... Aku hidup untuk membalaskan dendam ku dan memberikan ketenangan untuk jiwa ayah dan ibuku"
"Kamu tau calta, kamu benar-benar egois... Cinta membuat mu buta, siapa aku kamu bahkan tidak mengenali ku, apa tujuan hidupku kamu bahkan tidak mengetahuinya.. Kamu bukan calta adikku tapi kamu adalah calta yang egois karena cinta buta mu itu"
"Jika rasa cintamu itu bisa membuatmu bahagia maka kejarlah.. Aku tidak membutuhkan cinta calta.. Yang aku butuhkan hanya jiwa ku bisa tenang.. Setiap malam aku bagaikan orang gila, berteriak, meraung seolah-olah aku kesakitan.. Tubuh ku tidak sakit tapi jiwa ku yang sakit.. Cinta saja tidak mampu mengobati ku ... Jadi jika cinta itu penting bagimu maka pergilah kejar cintamu" Ucap zevia kemudian berlalu meninggalkan Calta sendiri dengan perasaan yang tak pernah ia rasakan rasa semua menjadi satu kecewa, sedih dan menyesal.
__ADS_1
Kini calta sudah tidak bisa menahan air matanya ia terisak dalam diam bagaimana bisa ia berpikir begitu kepada kakaknya sedangkan mereka dari kecil selalu bersama.
"Bodoh calta.. kamu bodoh ... hikss hikss apa yang kamu katakan.. bagaimana bisa kamu seegois ini... Hikss hikss kak zee maafin aku... "
Kini calta menyesali semua ucapannya jika bisa ia ingin menarik semua ucapannya kepada zevia ia benar-benar menyesal.
Saat zevia keluar dari pintu kamar calta ternyata black ada disana ia mendengarkan semua ucapan zevia ia tersenyum kecil mendengarkan ucapan zevia benar apa yang dikatakan zoy gadis muda ini pemikirannya lebih tua dan dewasa dari wajahnya dan usianya.
"Om"
Zevia menundukkan kepala dan melanjutkan langkah kakinya namun black mengikutinya dan mengatakan satu hal yang membuat zevia tak percaya.
"Apa...???" Zevia menatap black dengan berbinar ia tidak percaya dengan apa yang ia dengar.
"Ya.. Saya serius, amplop itu akan om berikan malam ini"
"Ta.. tapi tadi" Zevia seolah mengingatkan apa yang dikatakan black pagi tadi.
"Ya.. tapi kini om tahu bahwa kamu mampu menguasai emosimu dan jiwa mu" Jawab black dengan senyum ramahnya.
Zevia memeluk black dengan wajah berbinar seolah kini ia mendapat harapan baru yang akan membawanya lebih dekat dengan pembunuh ayah dan ibunya.
Zevia sudah dikamarnya ia menyiapkan diri karena kini hitungan detik ia akan tahu siapa yang telah menyerang rumahnya dan mencari semua indentitas keluarganya.
"Tamatlah riwayat mu kali ini"
Zevia berucap sembari senyum licik diwajahnya.
"Next episode"
Halo... Guys MC Lover's maaf ya lama UP nya mau gimana Author kerja pagi pulang sore menyisihkan sedikit tenaga buat novelnya.. Saran dan dukungan serta like kalian adalah semangat buat author...
Terima kasih kalian yang masih setia membaca novel ini ;)
__ADS_1
Salam sehat ๐ช๐ป