
Beberapa hari setelahnya, Merlin, Maha dan Kanna sudah siap melakukan perjalanan. Namun, langkah mereka dihentikan oleh Ayyra.
"Merlin, kemana akan kau bawa mereka?" Tanya Ayyra.
"Itu semua tergantung Maha." Jawab Merlin.
"Berapa lama kalian akan meninggalkan kerajaan?" Tanya Ayyra lagi.
"Itu semua tergantung kepuasan Maha. Untuk memulainya, sekarang kami akan berkunjung ke rumah Nathan terlebih dahulu." Jelas Merlin.
"Kak Ayyra tenang saja. Aku akan selalu mengirimkan surat pada kerajaan, agar kalau kami ada apa-apa, kerajaan bisa membantu." Ucap Maha menyambung ucapan Merlin.
Setelah itu, Maha meminta tolong pada Ayyra untuk selalu memberi kabar tentang Jeevan padanya. Ayyra pun mengiyakan pinta Maha itu.
Merlin, Maha dan Kanna pun bergegas pergi ke tempat Nathan dan Valencia. Di tujuan mereka yang pertama ini, Maha-lah yang paling antusias, karena telah lama tidak pulang ke rumahnya.
__ADS_1
Ditengah perjalanan mereka sempat sedikit berbincang tentang perjalanan.
"Sehabis kita berkunjung ke rumah Nathan, tujuan kita adalah mencari seorang Saint." Ucap Merlin.
"Saint?" Kanna heran, karena sepertinya Kanna tidak tahu arti dari Saint yang di maksud Merlin.
"Iya. Saint adalah seseorang dari ras manusia yang memiliki pengetahuan dunia, berbeda dengan lich sepertiku yang hanya unggul dalam sihir." Jelas Merlin.
"Untuk apa kita harus mencarinya?" Tanya Kanna lagi.
"Kok masih nanya? Kita melakukan perjalanankan karena ingin menambah pengetahuan. Masih nanya tentang tujuan mengapa mencarinya, hah lucu." Ucap Maha dengan nada mengejek.
"Haha... Seperti yang Maha katakan, Putri. Namun, di zaman sekarang kita akan kesusahan mencari Saint ini, meski ini tujuan pertama, tapi aku yakin akan banyak memakan waktu kita." Jelas Merlin lagi.
"Kesusahan mencari? Kukira karena itu tujuan pertama maka akan mudah." Tanya Kanna lagi.
__ADS_1
"Kanna, tidak perlu bertanya kalau kamu masih malas berpikir. Kita ambil kesimpulan dari peristiwa yang beberapa tahun belakangan ini terjadi di daratan kita, banyak peperangan yang terjadi, dan aku yakin kamu pasti sadar banyaknya korban. Kita punya dua alasan kenapa para Saint susah di temukan, pertama para saint tidak banyak yang memiliki daya sihir untuk memprtahankan dirinya dari serangan, yang artinya bisa jadi beberapa Saint itu menjadi korban peperangan. Kedua, seperti yang Merlin tadi bilang, para Saint berbeda dengan Lich. Seorang Lich mampu hidup berabad-abad, tapi para Saint adalah manusia yang normal. Tidak ada yang khusus dari mereka, kecuali pengetahuannya itu." Jelas Maha yang membuat Kanna sedikit kagum dengannya.
"Oh wah. Sepertinya aku tidak perlu menjelaskan lagi." Ujar Merlin singkat.
"Lalu..." Kanna seperti mau menanyakan sesuatu pada Maha, tapi terhenti dan lanjut menoleh ke Merlin.
"Apa petunjuk yang kita punya sekarang?" Sambung Kanna bertanya pada Merlin, menghindar dari Maha.
"Tanyakan hal itu pada Maha, kuyakin dia bisa menjawab hal itu." Jawab Merlin.
Kanna lalu menoleh, dan menatap ragu ke arah Maha.
"Haaah~" Maha menghela nafas.
"Agar lebih mudah mengakses kesana-kemari, aku telah menyiapkan beberapa hal. Kita akan melakukan perjalanan sebagai pedagang keliling, Raja menyetujuinya. Dan untuk jawaban dari pertanyaanmu Kanna, aku harap kamu menemukannya di perjalanan. Aku sedang malas menjelaskan." Ucap Maha.
__ADS_1
"Yah~ Yasudah." Ucap Kanna dengan nada sedikit kecewa.
Setelah beberapa jam mereka melakukan perjalanan, akhirnya mereka sampai di desa asal Maha, dan segera menuju kerumahnya.