MAHA : Sang Alkemis Kejam

MAHA : Sang Alkemis Kejam
Sebagai penutupan


__ADS_3



Singkat cerita, di malam yang sama, kematian Xavier telah diumumkan. Dan di saat yang bersamaan pula, Maha memutuskn untuk pergi jauh dari Rayya, seorang diri. Bukan berarti dia tidak menjunjung tinggi harga diri Rayya. Namun, sebagai seorang manusia, setidaknya dua harus menebus dosa-dosa yang ia miliki.


Dengan meninggalkan tim Maha di Rayya, dan juga meninggalkan Kanna. Maha pergi dari Rayya benar-benar seorang diri.


Kali ini dia melakukan perjalanan dengan tujuan mengedepankan sisi manusianya kembali, karena sebelumnya ia telah membuka sisi Chaos dari Hain. Jadi setidaknya, Maha harus bertanggungjawab dengan apa yang telah ia perlakukan pada Hain, yang sejatinya hanyalah seorang roh yang bertugas membantu dan memandunya.


__ADS_1


Malam yang sama pula, adalah malam puncak tersedih yang pernah Kanna lalui. Dia tidak merasakan sedih atas meninggalnya Pangeran Mahkota dari Rayya, alias Kakaknya yang bernama Xavier. Yang membuatnya sedih adalah, kenyataan bahwa dia harus berpisah dengan orang yang benar-benar ia cintai, seperti dirinya mencintai kerajaannya sendiri, pergi meninggalkannya.


Rasa sedih Kanna tidak semata-mata berhenti hanya beberapa hari, bahkan sampai bertahun-tahun ia akan sedih bila mengingat Maha yang pergi tanpa secoret pesan.



Lalu, apakah yang tim Maha lakukan di Rayya saat Maha sedang berada di masa penebusan dosanya? Dan juga di saat yang bersamaan pula, seorang Kanna yang seharunya bisa sebagai pengganti Maha malah menjadi seorang Putri yang hanya merengek mencemaskan keadaan Maha?


Sangat disayangkan, untuk series MAHA ini, author nyatakan selesai, bukan karena tujuan apapun. Sebenarnya masih banyak series yang akan menyusul nantinya, terlebih lagi kalian akan salah mengira kalau MAHA ini hanya series Fantasy saja.


MAHA adalah konsep series yang terinspirasi dari novel lama, yaitu novel Count of Monte Cristo karya dari Alexandre Dumas. Ya, saya bahas hal ini mungkin sudah kelewatan tapi gapapalah ya berbagi inspirasi juga, sekalian ngasih tahu kalau ada banyak buku novel yang patut di jadikan inspirasi.

__ADS_1



Dan alasan sebenarnya kenapa series MAHA : Sang Alkemis Kejam saya hentikan saat ini juga adalah, ya karena saya sepertinya sudah terlalu jauh memasuki alur novel yang sudah ada, jadi tidak dikontrak oleh pihak noveltoon/mangatoon. Alhasil Sepertinya lebih baik saya berkarya dan mengedepankan untuk membuat karakter, serta plot-plot baru di karya selanjutnya dengan ide saya sendiri.


Meski MAHA : Sang Alkemis Kejam ini terkesan membosankan, tapi setidaknya ini adalah sebuah pencapaian baru untuk saya, karena bisa tahan dengan episode hampir seratus bab, tanpa kompensasi. Dan ya, karena saya terlalu suka dengan karakter Maha di series ini tentunya.


Tapi meski Novel ini telah saya hentikan, setidaknya tidak menutup kemungkinan saya akan terus menulis novel di sini. Terlebih lagi, saya adalah seseorang dengan keinginan penuh ingin terus berkarya meski banyak rintangan yang akan menghadang.


Baiklah kurasa itu adalah beberapa poin yang bisa saya tampung di akhir bab novel ini, apakah series ini akan dilanjutkan atau tidak, kita lihat nanti saja. Kalau memang memungkinkan ya akan saya lanjutkan. Kalau tidak, ya kita akan bertemu dilain karya lagi. Yang jelas, hanya dengan runtuhnya satu novel ini akan membangkitkan beribu-ribu novel baru di otak saya. Aamiin... :)


...See yaa......

__ADS_1


__ADS_2