Married With My Ex

Married With My Ex
CHAPTER 100 ENDING


__ADS_3

♡Happy Reading♡


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


📖


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


Setelah Deandra memandikan Ryder, kini mereka menemani Christian yang tengah berenangn10 menit yang lalu. Deandra yang tengah memakan sarapannya melihat suaminya yang masih bolak balik berenang dengan Ryder yang berada di pangkuannya.


Deandra bangkit dari duduknya dan menghampiri Christian yang keluar dari kolam sambil membawa bathrobe di tangannya. Melihat pemandangan di hadapannya membuat dirinya tidak pernah.


Apalagi terpaan cahaya matahari, dengan keadaan rambut suaminya yang basah serta memakai bathrobe sehingga dada bidang serta perut sixpack-nya yang mengintip malu - malu membuatnya terlihat sangat sexy. Membuatnya berpikir bagaimana jika tangannya menelusuri___



Pikirannya yang liar tiba - tiba buyar saat merasakan sebuah ******* di bibirnya.


"Pandangan dan pikiran mu membuatku ingin kita bercinta di sini sweety, " Ucap Christian dengan suara baritonnya memberikan jarak yang sedikit di antara mereka. Sebuah kecupan mendarat kembali di bibirnya sebelum Christian menarik dirinya, dan mengambil Ryder di gendongannya. Napas Deandra tercekat dengan perbuatan Christian dapat ia rasakan ciuman hangat dari suaminya meski Christian sudah selesai berenang pun.


"Chris jaga ucapan mu ada anak kita di sini, " Ucap Deandra kesal sambil mencubit pinggang Christian.


"Putraku yang tampan ini akan sepertiku yang di kelilingi wanita cantik, tapi memiliki pasangan yang akan sepertimu." Ucap Christian menatap Ryder yang berada di gendongannya setelah itu mengalihkan pandangannya pada Deandra lembut yang penuh cinta.


"Tapi aku harap Ryder tidak memiliki otak mesum akut sepertimu," Sindir Deandra.


"Bagi seorang pria hal itu wajar sweety, buktinya Ryder adalah hasil kerja kerasku membuatmu selalu mendesah di bawah kendali ku." Ucap Christian dengan frontalnya sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Ck kau ini," Desis Deandra.


"Maaf permisi, Tuan Nyonya ada tamu di depan," Ucap Elida mengintrupsi mereka.


"Siapa Elida?" Tanya Deandra heran dengan orang yang sudah bertamu di pagi hari.


"Katanya mereka adalah saudara Nyonya," Jawab Elida.


"Mereka? Persilahkan mereka masuk Elida," titah Deandra meski sedikit bingung dengan tamu yang datang.


"Baik. Saya permisi Tuan Nyonya." Pamit Elida undur diri.

__ADS_1


"Apa mungkin Bryan ya?" Tanya Deandra pada Christian yang sama - sama tidal tahu juga.


"Lebih baik aku pakai bajuku dulu sweety, dan kamu temui tamunya di depan," Ucap Christian.


"Hm," Ucap Deandra sambil mengambil Ryder di tangan Christian.


Deandra yang sudah berjalan dua langkah meninggalkan Christian terhenti, membalikkan tubuhnya menatap Christian begitupun sebaliknya Christian menatap istrinya heran yang menelusuri dirinya dari atas sampai bawah.


"Sayang, penampilan mu saat ini membuatku bergairah." Lirih Deandra mengedipkan sebelah matanya menggoda Christian.


Setelah mengucapkan itu Deandra segera membalikkan tubuhnya kembali dan berjalan cepat.


"OH ****!!" Meninggalkan Christian yang terdengar mengumpat serta menggeram rendah membuatnya cekikikan, karena telah berhasil menggoda suaminya.


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


"Deandra!!"


Deandra yang baru saja memasuki ruang tamu tercengang kaget saat mengetahui siapa orang yang bertamu serta yang memanggilnya.


"Raisa?!" Ucap Deandra kaget ternyata sepupunya lah yang berada di hadapannya.


"Oh God!! Gue rindu lo sepupu ambyarr," Ucap Raisa yang sudah memeluk Deandra.


"Haha, tapi gue enggak tuh." Goda Deandra.


"Sepupu si*alan lo, lebih baik gue balik aja." Ucap Raisa kesal sambil melepaskan pelukkannya.


"Gue becanda kali, lo sensian amat sih," Ucap Deandra memeluk balik Raisa.


"Hug me," Ucap Deandra yang segera di peluk oleh Steven.


"Lo tambah sexy setelah punya anak," Ucap Steven tengil setelah melepaskan pelukkannya menelusuri penampilan Deandra.


"Dasar otak mesum lo," Ucap Deandra sambil menoyor kening Steven.


"Hey kalian, awas ada pawangnya." Ucap Reinal yang berdiri di belakang Raisa sambil menggendong seorang balita perempuan.


"Halo Deandra," Sapa Reinal memeluk Deandra begitupun sebaliknya Deandra memeluk balik Reinal.


Deandra mencium pipi balita di gendongan Reinal setelah ia memeluk balik sekilas.


"Kamu cantik banget sih sayang. Sorry gue gak bisa datang saat anak kalian sudah lahir," Ucap Deandra.


"Tidak apa - apa lagian kami memaklumi keadaan kamu yang sedang hamil juga, " Ucap Reinal.


"Yang penting nyecep - nya harus besar Aunty," Sambung suara Raisa dengan di suarakan seperti anak kecil.


"Tenang nanti Aunty kasih amplop besar yang warna coklat, " Ucap Deandra.


"Lo kira anak gue mau lamaran kerja." Ucap Raisa membuat mereka tertawa bersama.


"Halo boys, sini Uncle tampan ini akan gendong kamu." Ucap Steven narsis mengambil alih Ryder di tangan Deandra.


"Anak lo mirip gue sama ganteng kaya gue," Lanjut Steven.


"Narsis lo, ketahuan bapaknya tahu rasa lo," Sarkas Raisa.

__ADS_1


"Ehemm," Sebuah deheman membuat mereka mengalihkan pandangannya ke asal suara yang ternyata adalah Christian yang berjalan ke arah mereka.


"What the hell!! Deandra lo gak pernah bilang ternyata punya laki se-hot itu, " Bisik Raisa pada Deandra menatap Christian kagum.


"Dasar ganjen, inget laki di seret balik tahu rasa lo." Sarkas Deandra membuat Raisa mendengkus.


"Sayang, ini sepupuku dari Indonesia Raisa serta suaminya Reinal, dan juga Steven kamu pasti sudah tahu dia." Ucap Deandra menggandeng lengan Christian membawanya ke hadapan Reinal, Raisa dan juga Steven. Christian yang melihat Steven di antara mereka ekspresi wajahnya menjadi suram, ia masih ingat kejadian di fashion show istrinya waktu lalu, dan itu membuatnya masih tidak suka.


"Saya Christian suami Deandra, senang dengan kehadiran kalian." Ucap Christian yang minim ekspresi sambil merangkul pinggang Deandra posesif.


"Ehem. Ayo kita duduk ," Suara Deandra memecahkan kecanggungan mereka yang di buat oleh suaminya.


"Kapan kalian tiba di sini?" Tanya Deandra.


"Baru hari ini, kita tiba di bandara dan di jemput oleh adikmu." Tanggap Raisa.


"Terus di mana Bryan?" Tanya Deandra lagi.


"Katanya dia ada urusan, jadi hanya mengantar kami saja ke sini." Jawab Raisa.


"Berarti kalian belum bertemu dengan Mommy, dan Daddy." Ucap Deandra.


"Belum, tapi Bryan kata Aunty, dan Uncle akan menyusul ke sini." Ucap Raisa.


"Hem begitu ya, jadi berapa hari kalian di sini?" Tanya Deandra menatap sepupu serta sahabatnya Steven yang asyik bercanda dengan Ryder.


"Kami di sini hanya tiga hari, karena tidak memungkinkan untuk meninggalkan pekerjaanku terlalu lama." Ucap Reinal.


"Sebentar sekali, kenapa tidak seminggu saja sih?!" Ucap Deandra.


"Sorry ya De, ini juga gue yang terus memaksa suami gue buat kesini pas lagi pekerjaannya lagi


banyak - banyaknya." Ringis Raisa menyesal.


"Ya sudah tidak apa - apa, mungkin lain waktu gue yang akan kesana. Oh ya! Kalian menginap saja di sini untuk tiga hari ke depan. Kalian belum check in hotel kan?" Tanya Deandra.


"Belumlah De, mending gue tidur di sini aja lebih nyaman dari pada di hotel." Tanggap Raisa.


"Ya gue tahu, selain nyaman di sini juga gratis kok." Sarkas Deandra.


"Hehe," Kekeh Raisa.


"Selagi ada yang gratis ngapain lagi gue cari yang lain," Lanjut Raisa.


"Ck, sifat gratisan dan irit lo gak pernah hilang ya ternyata. Reinal gak kasih lo makan cuman nasi aja, kan? Kalau iya, emang lo udah irit akut." Ucap Deandra.


"Sia*lan, punya sepupu kok ya mulutnya lemes amat. Enggak gitu juga kali gue, bisa - bisa badan suami gue cuman kulit aja." Ceplos Raisa.


"Ck, kalian berdua ngomongin orang padahal orang yang kalian omongin ada di sini," Ucap Steven.


Reinal yang memangku Reva anaknya dengan Raisa hanya menggelengkan kepalanya, ia sudah biasa lagi dengan pembicaraan Istrinya, dan juga sepupu iparnya jika sudah di pertemukan.


Berbeda dengan Christian yang terlihat bingung di samping istrinya.


"Sweety, lebih baik mereka di biarkan istirahat terlebih dahulu." Bisik Christian yang di angguki Deandra.


"Lebih baik kalian istirahat dulu lumayan perjalanan jauh membuat kalian juga lelah. Kasihan juga Reva pasti dia kelelahan," Ucap Deandra.

__ADS_1


__ADS_2