
Happy Reading....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Enjoooy....!!!
*****
Tepukan, sorakan heboh, dan juga siulan saling bersahutan. Setelah Deandra menyelesaikan lagunya, bersama Steven.
"Satu kali lagi, Deandra" teriak Jack. Meminta agar Deandra bernyanyi lagi, di setujui yang lainnya juga.
"Lagi! Lagi! Lagi! " ucap mereka bersamaan heboh.
Tidak di sangka-sangka, ternyata Deandra mengambil alih gitar yang berada di tangan Steven.
Suasana semakin memanas, saat Deandra mulai memetik senar gitar dengan lihai. Seolah tahu apa yang akan Deandra lakukan selanjutnya. Steven dengan cepat meraih benda apa saja, yang bisa ia pukul menyerupai sebuah drum dadakan.
Steven mulai bernyanyi saat tempo nada sudah masuk. Sambil memukul drum dadakannya, dengan Deandra yang bermain gitar.
It feels like we've been friends forever, yeah
And we always see eye to eye
The more time we spend together
The more I wanna say what's on my mind
Take it easy
'Cause it ain't easy to say
I wanna be more than friends
I wanna be more than friends
I wanna tell everyone you're taken
And take your hand until the end
I wanna be more than friends
Bergantian dengan Deandra yang mengeluarkan suara merdunya. Membuat Christian tidak pernah bosan untuk terpesona kepada wanitanya.
__ADS_1
At the risk of sounding foolish
I don't wanna fool around no more
If we're gonna do this then let's do this
You can fix my broken heart if it's all yours
So take it easy
'Cause it ain't easy to say
I wanna be more than friends
I wanna be more than friends
I wanna tell everyone you're taken
And take your hand until the end
I wanna be more than friends
Deandra dan Steven bernyanyi bersamaan, saling tatap satu sama lain. Christian yang melihat itu, terbakar api cemburu. Melihat kedekatan Deandra dengan pria lain, sepintas pemikiran masuk ke dalam benaknya. Lebih cepat lebih baik, harus segera mengikat Deandra seutuhnya menjadi milikku, pikirnya.
I'm asking you to be my baby
I'm giving you my heart, don't break it
I'm crushing and I'm going crazy
Either way I know we'll make it
Take it easy
It ain't easy to say
I'll take it easy (I'll take it easy)
It ain't easy to say
I wanna be more than friends
I wanna be more than friends
I wanna tell everyone you're taken
And take your hand until the end
I wanna be more than friends (Friends)
I'm asking you to be my baby (Asking you to be my baby)
I'm giving you my heart, don't break it (Giving you my heart, don't break it)
I'm crushing and I'm going crazy (Hey)
Either way I know we'll make it (I know, I know, I know we'll make it)
Jason Mraz \- More Than Friends
__ADS_1
\(feat. Meghan Trainor\)
*****
Kini mereka tengah menikmati hidangan barbaque bersama-sama. Setelah Deandra, dan Steven mengakhiri kolaborasi mereka. Sangat sukses membuat acara menjadi ramai, dan juga penuh kehangatan
Berbeda dengan Boss mereka yang berwajah datar, sadar atau tidak mereka terlihat biasa-biasa saja. Mungkin saja mereka sudah tahu karakter Bossnya yang memang seperti itu.
"Deandra dari pada tomatnya kau singkirkan, lebih baik berikan padaku, " kata Steven sambil mengambil tomat di piring Deandra.
"Aku tahu kau paling tidak suka dengan namanya tomat" lanjut Steven melirik diam-diam kepada Christian, dan terkekeh kecil pada Deandra yang belum menyadari.
Deandra tidak curiga sama sekali, dengan gaya bahasa perkataan temannya itu.
"Bye the way, soal daging aku jadi teringat penjual sate langganan kita yang sudah meninggal itu, " ujar Steven.
"Um. Kau benar, dan tidak ada penjual sate yang lain bisa seenak dari langganan kita itu," timpal Deandra menatap Steven.
"Di pikir-pikir lagi, kita berdua hampir setiap hari kesana, ya ," ucap Steven.
"Sesekali bersama Raisa jangan lupakan dia, " ucap Deandra.
"Ahh! Iya, wanita cerewet itu sudah menikah akhirnya, dan sebentar lagi kau pun sama " ucap Steven sambil melihat cincin di jari manis Deandra.
"Kau! Kapan akan berubah Steven. Pengusiran oleh keluargamu dulu tidak membuat kau jera ternyata?! " ringis Deandra.
"Mengingat itu membuatku kesal padamu," dengus Steven kesal mendapat kekehan Deandra.
"Ku harap anakmu kelak, tidak menuruni sifat iblismu!" lanjutnya yang mendapatkan toyoran Deandra kesal, dan tertawa bersama.
"Hemmm," suara deheman membuat mereka sadar dari nostalgia, bahwa mereka tidak hanya berdua. Deandra yang melihat seringaian Steven seakan sadar akan sesuatu.
"Sialan lo! " umpat Deandra pada Steven yang tertawa pelan.
Meneguk ludah kasar saat melihat tatapan Christian tidak bersahabat. Berbagai umpatan Deandra pada Steven hanya ia lapalkan dalam hati, dan itu membuatnya semakin kesal.
*****
.
.
.
.
.
Sorry guys! Up nya lama, karena memang saya tidak memiliki outline, dan ketika ide Halunya lancar. Spontan saya beberkan panjang lebar menulisnya.
Apalagi ketika direview harus ngantri. Gak boleh tikung² 😉.
Remember!! Vote, Like, Follow
Tanda sayang buat author🤗
See U 🤗
Next Chapter.........
__ADS_1