
♡Happy Reading♡
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
(21+)
¤¤¤¤¤
"Sweety....are you still a virgin?!"
Suasana menjadi tegang, ketika Christian mengetahui bahwa istrinya masih perawan. Perasaan hangat di dalam dirinya membuncah. Serta perasaan bersalahnya yang telah mengambil kesimpulan sendiri, bahwa istrinya sudah tidak perawan lagi. Perawan atau tidaknya, ia akan menerima Deandra apa adanya. Karena dia sendiri bukan orang yang baik, apalagi semasa muda sebelum ia mengenal Deandra. Dia seorang pria yang menjelajahi dunia malam. Clubbing, mabuk - mabukkan, pemain wanita itu adalah ke sehari - hariannya setelah ia pernah di campakkan seorang wanita. Seburuk itulah dirinya sebelum bertemu Deandra. Kebiasaan buruknya berhenti, ketika ia berpacaran dengan Deandra. Gadis manis nan manja yang pemalu, tapi ceroboh itu merubah dirinya perlahan - lahan. Namun harus ia sia -sia kan, ketika wanita masa lalu yang mengcampakkannya datang kembali membuat perasaan hatinya goyah.
"Thank you honey." ucap Christian kembali saat tidak mendapatkan jawaban istrinya.
"Aku akan pelan - pelan, dan lembut." mencium kening Deandra penuh perasaan dalam.
Mereka pun kembali berlabuh menjelajahi kenikmatan yang tiada akhir, membuat ruangan ber-AC terasa panas oleh gairah membara mereka.
¤¤¤¤¤
Usapan lembut di bahu telanjangnya membuat Deandra membuka matanya pelan. Di hadapkan langsung dengan wajah tampan suaminya, yang terlihat sangat segar. Mengingat kejadian semalam membuat di dalam hatinya menghangat, dan sekaligus kesal juga. Entahlah, kekuatan apa yang merasuki Christian hingga menggarapnya sampai dini hari.
"Bangun sayang, sebentar lagi kita akan landing." ucap Christian sambil menyampirkan rambut ke belakang telinga istrinya.
"Aku masih lelah Christian." keluh Deandra.
"Apa kamu sendiri tidak lelah?" lanjutnya.
"Tidak Sweety, malahan aku ingin melanjutkan adegan panas tadi. Kalau saja bawahanku tidak memberitahukan pendaratan kita." senyum menyeringainya membuat Deandra memolototinya.
Senyum jahil terukir di bibir Deandra tanpa Christian tahu.
"Chris...bantu aku untuk ke kamar mandi." ucap Deandra bangun dari tidurnya berpura - pura tidak tahu, bahwa selimut tebalnya melorot.
Christian yang melihat itu meneguk ludahnya susah payah, pemandangan di pagi hari yang sangat indah.
"Sudahlah, jika kamu tidak mau membantukku." kesal Deandra hendak berdiri.
__ADS_1
"Awwshh......"namun meringis ketika merasakan sakit di selangkangannya.
Christian yang melihat itu pun segera mengangkat istrinya, dan membawanya ke dalam kamar mandi.
Menurunkannya di pinggiran bath-up yang sudah terisi air hangat.
"Aku tunggu di luar Sweety."ucap Christian mengalihkan arah pandangnya dari dada istrinya yang sedikit menyembul dari balik selimut.
"Hemm." gumam Deandra, melihat Christian yang berjalan ke arah pintu dan menutupnya kembali.
¤¤¤¤¤
"Apa sakit sekali Sweety?" tanya Christian saat melihat istrinya yang sudah membersihkan diri. Membantu istrinya berjalan ke arah sofa yang sudah terhidang berbagai macam makanan.
"Sedikit Chris." jawab Deandra.
"Maafkan aku Sweety, karena tidak bisa menahan hasratku. Berada di dalam mu membuatku candu tidak ingin berhenti dan selalu menginginkannya terus." ucap frontal Christian membuat wajah Deandra terasa panas.
"Benarkah sayang?" tanya Deandra terdengar manja sambil duduk di pangkuan Christian. Meraba dada kiri suaminya dengan tatapan sensual. Membuat Christian mengcengkram bongkahan padat istrinya.
Menarik tengkuk Christian sampai bibir mereka bertemu, tinggal 1 cm untuk saling menempel.
"Chris....aku lapar." ucap Deandra segera turun dari pangkuan dan duduk di sofa. Mengambil beberapa makanan tanpa merasa bersalah sedikit pun, mengabaikan Christian yang sudah bergairah.
"Sweety!!" geram Christian yang sudah di jahili oleh istrinya. Menghembuskan napas kasarnya, dan membuka dua kancing teratasnya untuk menghilangkan rasa gerah. Deandra yang melirik lewat ujung matanya, menggigit pipi bagian dalam untuk menahan tawanya.
¤¤¤¤¤
Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali
Sejak turun dari pesawat, mereka sudah menjadi pusat perhatian semua orang yang berada di bandara. Bagaimana tidak, pria dan wanita saling merangkul mesra yang di ikuti beberapa pria berbaju hitam, bodyguard. Tidak sedikit para wanita yang menatap Christian mendamba. Memakai kacamata hitam tak menutupi wajah rupawannya, serta tubuh atletis membuat mereka lupa dengan kegiatan mereka. Tatapan datar Christian selama ia berjalan dengan merangkul mesra Deandra.
"Dean!"
"Delta!" ucap mereka bersamaan menghampiri satu sama lain. Tangan Christian yang merangkul pinggang istrinya terlepas. Melihat Deandra yang bertos ria ala pria, dan segera menarik Deandra ke dalam pelukkannya, saat istrinya akan berpelukkan dengan laki - laki lain selain dirinya.
Pria yang bernama Delta itu hanya tersenyum, saat melihat temannya memiliki suami yang posesif. Delta teman satu club hiking Deandra, telah memiliki seorang istri satu profesi sama dengannya. Memilih tinggal di Bali sambil mengelola resort keluarganya.
"Gila! Belum setahun gue tidak jumpa lo, dan sekarang?! Sekalinya ketemu, lo udah jadi nyonya bos besar. Pake pelet apa lo?!" canda Delta yang mendapatkan toyoran dari Deandra.
"Sialan lo!! Si Dewi pasti nyesel punya suami modelan kaya lo." sarkas Deandra.
"Kampret!!"
Christian yang tidak mengerti dengan pembicaraan mereka hanya bisa memperhatikan. Bagaimana istrinya sangat luwes bergaul dengan orang lain berbeda dengan yang dulu, sulit untuk berinteraksi. Melihat perubahan istrinya membuat ia senang.
"Hey bro, I'm Delta."
"Christian. " ucap mereka bergantian dan saling berjabat tangan. Mereka pun segera pergi dari bandara, menggunakan mobil serta di kemudikan oleh Delta. Pengawal pribadi Christian, serta bawahannya yang lain berada di mobil yang berbeda tepat di belakang mereka.
"Sorry, ketika pernikahan lo gue gak datang." ucap Delta yang tengah menyetir mobil.
"Gak masalah, lagian gue ngerti Dewi baru lahirin anak kalian." ucap Deandra sambil menyandarkan kepalanya pada pundak Christian. Begitu pun, Christian yang terus mengusap kepala istrinya dengan lembut.
"Berapa lama lo tinggal di sini?" tanya Delta.
"2 minggu atau sepuasnya gue saja." ucap Deandra.
__ADS_1
"Ya, orang kaya mah bebas." dengus Delta.
"Dan lo seorang sopir bawa mobilnya cepat, gue sama suami gue pengen cepat istirahat." titah Deandra membuat Delta mengumpat pelan.
¤¤¤¤¤
"Ini kunci villa yang akan kalian tempati selama kalian di sini." ucap Delta sambil menyerahkan sebuah kunci pada Deandra.
"Kalian istirahatlah, nanti istri dan anakku akan ke sini waktu makan malam tiba. Telepon saja nomor resortku, jika kalian memerlukan apa - apa. Kalau begitu aku undur diri." lanjut Delta sambil pergi masuk kembali ke dalam mobilnya.
Hanya ada Deandra dan Christian, karena semua bawahannya tinggal di resort Delta yang tidak terlalu jauh dari sini.
Membuka jendela kamar yang langsung di suguhkan dengan pemandangan birunya air laut, hamparan pasir, serta langit yang cerah. Menghirup udara membuat tubuhnya sangat segar. Merasakan sebuah pelukkan dari belakang oleh Christian, membuat Deandra menyandarkan tubuhnya pada dada bidang suaminya.
"Aku tidak suka jika kamu mengobrol terlalu lama dengan pria lain, Sweety." Mendengar ucapan suaminya Deandra membalikkan tubuhnya menatap Christian.
"Dia teman Chris, lagian dia sudah memiliki istri dan anak." jelas Deandra.
"Tapi aku tetap tidak suka." kekeuh Christian.
"Seriously?! Kamu akan membatasiku berteman." ucap Deandra kesal dengan sifat protektifnya Christian.
"Ya." tegas Christian tak ingin di bantah. Tidak ingin memperpanjang lagi, Deandra mengistirahatkan tubuhnya di atas kasur dengan jendela yang di buka lebar. Christian menyusul istrinya naik ke ranjang memeluk Deandra dari belakang.
"Sweety?" panggil Christian sambil menelusuri lengan Deandra.
"Hmm," gumam Deandra.
"Bolehkah?" ucapan ambigu Christian, ia mengerti ketika tangan suaminya merayap ke arah perutnya.
Membalikkan badan menatap Christian, serta mengusap rahangnya dengan lembut membuat Christian terbuai.
"NO WAY!!"
¤¤¤¤¤
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*Next Chapter......
Vote, Like, and Follow Me !!!
__ADS_1
See U 😉*