Married With My Ex

Married With My Ex
CHAPTER 20


__ADS_3

Happy Reading.....


.


.


.


.


.


.


.


Enjoyyyyy....


*****


Flashback On


*Seorang gadis yang berjalan cepat di koridor, untuk menghampiri kekasihnya yang berada jauh di depannya.


Yang saat ini terlihat olehnya, tertawa bersama segerombolan teman-temannya. Entah apa yang mereka bicarakan.


"Chris......"


Membuat salah satu pria di sana, menengok kebelakang saat ada yang memanggilnya.


"Oh! Chris kekasihmu datang kesini " ucap salah satu temannya.


"Hallo Princessa, kamu hari ini cantik sekali " ucap salah satu teman Christian, saat Princessa sudah di depan mereka. Yang membuat Christian menatap temannya itu dengan tajam.


"Sorry, sorry! " ucapnya saat mendapatkan tatapan tajam dari Christian.


"Terima kasih " ucap Cessa menunduk malu, membuat Christian kesal saja.


"Ayo pergi! " ucap Christian sambil memegang dan menariknya dari sana.


"Hei!!, kau akan kemana Chris " ucap temannya.


"Saya pergi dulu sebentar, nanti kita bertemu lagi di tempat yang sudah di janjikan. " ucapnya dan berlalu dari sana dengan gadisnya.


"Ada apa ? " tanya Christian saat mereka sudah berdua di sebuah ruangan.


"Ini, aku membuatkannya untukmu " ucap Cessa dan menyerahkan sebuah kotak bekal makan.


"Apa ini?! " tanyanya dan duduk di kursi, juga membuka penutup kotak bekalnya.


"Pasta pedas ala Chef Cessa " ucapnya dengan tersenyum bangga.

__ADS_1


"Hahh! " kaget Christian.


"Kenapa kau tidak suka," ucap Cessa dengan lesunya.


"Tidak! , aku sangat suka malahan " ucap Christian cepat saat melihat kekasihnya sedih.


"Benarkah ?! " senyum cerahnya kembali.


"Hemmm, " gumamnya.


Cessa yang melihat kekasihnya makan dengan lahap sangat senang, tidak menyadari bahwa Christian tidak menyukai makanan yang pedas. Sehingga keringat bercucuran di dahinya.


"Apa nanti kita bisa pulang bersama? " tanya cessa penuh harap.


"Tidak bisa, aku sudah ada janji dengan teman organisasiku. " ucap Christian, saat makannya sudah selesai, dan segera meminum air yang di sodorkan Cessa dengan menyisakan setengahnya.


"Tapi kamu sudah bilang, akan mengantarku ke toko buku " ucap Cessa dengan wajah cemberutnya.


"Maaf, besok saja ya ? akan ku temani kamu membeli buku " ucap Christian sambil mengusap kepala Cessa lembut.


"Ya sudah, aku pergi dulu. Nanti pulang kamu minta di jemput supir. " lanjutnya dan mengecup kening Cessa dan berlalu dari sana, meninggalkan Cessa yang melihat punggung kekasihnya sudah jauh, dengan wajah yang bertambah muram.


"Benarkah kamu mencintaiku Chris......" sambil menyentuh dahi yang sempat di kecup oleh kekasihnya, " Tapi, kenapa kamu selalu saja ingkar dengan janjimu! , dan selalu menomor duakan aku! " gumamnya sambil membereskan kotak bekal dan botol minum yang di pakai Christian*.


Flasback Off


*****


"Minumlah, nanti akan merasa baikkan " ucap Deandra. Saat Christian menatapnya, seolah bertanya dengan mengangkat sebelah alisnya.


Christian mengambil dan meneguk airnya perlahan-lahan.


"Kamu tidak berubah Christian, masih tidak tahan dengan makan pedas " ucap Deandra membuat mereka saling tatap.


"Hemmm. Tapi, tidak mungkin untuk aku menyia-nyiakan masakan buatanmu, " ucap Christian.


"Walaupun pedas tetap akan aku makan " lanjutnya yang menatap Deandra dalam.


Deandra yang di tatap seperti itu, segera mengalihkan pandangannya dan membereskan, piring yang sudah kosong dengan makanannya.


Membawanya ke wastafel hendak mencucinya, sebelum suara di belakang membuat ia mengurungkannya.


"Biar aku saja yang mencucinya, karena kamu sudah memasak tadi " ucap Christian dan mengambil alih pekerjaan Deandra.


"Baiklah " ucap Deandra dan berlalu dari dapur setelah ia mengambil cake coklat berada di dalam kulkas dan membawanya ke ruang tamu. Duduk di sofa dan menonton tv yang di tempel di dinding , sambil menyuapi cake coklatnya ke dalam mulut.


Sampai fokusnya dengan film yang di tonton, Deandra tidak menyadari. Bahwa Christian sudah di sofa berada di sampingnya.


"Ehheemmm, "


Suara deheman membuat Deandra tersadar, dan menolehkan kepala ke sampingnya.

__ADS_1


"Mau " tawar Deandra dengan menunjuk cake yang berada di tangannya.


"Ya " ucap Christian dan sebelum, Christian akan mengambil alih piring dari tangan Deandra. Namun sudah terlebih dahulu, Deandra yang menyuapinya. Mereka saling berbagi Cake, satu piring juga satu sendok juga.


Tubuh Deandra berubah kaku, saat jari tangan Christian mengusap bibir bawahnya yang terkena cream dari cakenya.


Mereka saling tatap satu sama lain, dan perlahan Christian memajukan wajahnya, masih dengan jari tangannya yang masih di bibir Deandra. Perlahan turun dan mengampit dagu Deandra, dengan jempol dan telunjuknya serta mengangkat sedikit kepala Deandra untuk menatapnya.


Entah siapa yang memulai. Namun, bibir mereka sudah saling menempel satu sama lain. Memagut, menghisap bibir Deandra bergantian atas bawah. Karena tidak ada balasan dari Deandra, Christian menggigit kecil bibir Deandra dengan pelan. Setelah mulut Deandra yang terbuka, segera lidah Christian mengeksplor, menjelajahi ruang mulut Deandra. Mengabsen seluruh gigi Deandra dengan lidahnya dan mencari lidah Deandra untuk ia hisap dan dibelitkannya, membuat Deandra mengerang pelan.


Deandra yang mendengar erangannya sendiri, seolah sadar. Segera ia melepaskan, dan menjauhkan wajah Christian dari wajahnya. Terdengar tarikan nafas Christian yang memburu dengan tatapan seolah tidak rela ciumannya harus di akhiri begitu saja, membuat suasana di antara mereka canggung. Dengan Kikuk Deandra berdiri, serta mengambil piring yang sudah ada di meja, padahal ia ingat sekali bahwa piring cakenya selalu ia pegang. Apa mungkin aku terlalu terhanyut oleh ciumannya Christian, batinku.


Berjalan cepat ke arah dapur, lalu menyimpan cakenya kembali ke dalam kulkas.


"Aku tidur duluan " ucap Deandra masuk ke dalam kamarnya, tanpa menunggu jawaban Christian, dan tidak melihat kebelakang sama sekali. Meninggalkan Christian yang masih menatap punggung Deandra sampai akhirnya pintu tertutup.


Christian yang melihat itu menghela nafas kasar, dan menyugarkan rambutnya ke belakang, menyandarkan tubuh kekarnya ke sofa, menyentuh, mengusap bibirnya sendiri. Masih terasa saat bibirnya menyentuh, memagut, serta menghisap bibir Deandra yang lembut, dan juga sangat manis, membuatnya candu akan merasakan bibir Deandra lagi.


Pandangannya turun ke bagian tubuh bawahnya, yang entah kapan sudah mengeras, di balik celana piyamanya. Memejamkan matanya. Namun, itu malah membuat ia membayangkan kejadian beberapa saat lalu, menyebabkan di bawah sana semakin keras saja. Mengumpat kesal pada dirinya sendiri yang sangat menyedihkan.


"Kau! Membuatku harus berendam air dingin malam ini Deandra!!" geram Christian, dan berjalan cepat ke kamarnya untuk menyelesaikan masalahnya dengan mandi lagi.


*****


Berbeda dengan Deandra yang sudah bergelung di kasurnya, seluruh tubuh yang di tutupi dengan selimut tebal serta lembut, dan menyembulkan kepalanya saja. Dengan mata yang masih terbuka, belum tertidur. Hanya alasan saja, saat ia berpamitan tidur pada Christian. Karena, tidak ingin terlalu lama dalam ruangan yang sama, dengan suasana yang aneh. Yang mampu membuat wajahnya memanas, dan itu juga agar Christian tidak sampai melihat wajahnya.


"AHHH!, apa yang kami lakukan barusan!! Kenapa aku harus terhanyut dengan bibir tebal dan sexynya Christian!! " teriak Deandra dengan memendamkan wajahnya ke bantal.


"Haish!!! He is a very good kisser!, tidak memungkinkan juga jika ia seperti itu, pengusaha muda yang di gandrungi oleh semua kaum hawa, jadi tidak aneh. Ketika, wanita-wanita yang pernah dekat dan ia kencani, mungkin saja mereka selalu berciuman juga!. Dan itu membuatku kesal saja!! " teriaknya lagi sambil mengguling-gulingkan tubuhnya di atas kasur.


"Lebih baik aku tidur saja, dari pada memikirkan itu semua, membuat aku ingin makan orang saja!! " ucapnya dengan marah dan tidak berapa lama rasa kantuk membuat, mata indah berbulu lentik itu terpejam, tanpa memperdulikan posisinya yang tidak enak di pandang.


*****


Next Chapter.....


.


.


.


.


.


*Like And Comment


Follow And Vote Me


See U 😘*

__ADS_1


__ADS_2