
Happy Reading....
*****
DEANDRA
Seminggu sudah aku bersama Christian kembali pulang dari Italia, tentang Project Hotel yang kami percayakan semuanya, pada salah satu kepercayaan Christian.
Kini aku tengah bersiap untuk pergi menemui sahabatku semasa High School, setelah merias wajah dengan make-up natural, di depan meja riasku.
Berpakaian Casual, kemeja terusan putih, sepatu sneakers dan mengambil tas slendang coklat.
(Rambutnya tetap panjang dan hitam di ikat).
Segera ku keluar dari kamar menuruni tangga, melihat semua anggota keluarga tlah berkumpul sarapan di meja makan, berhubung hari libur maka sarapan agak lambat tidak seperti biasanya.
"Pagi. " sapaku dan menduduki kursi kosong tepat di samping brian.
"Pagi sayang, kamu sudah cantik dan rapih , mau pergi kemana. "tanya ibuku sambil memberiku sepiring nasi. Ya, aku yang meminta pada ibuku untuk membuatkan nasi goreng,sepertinya enak, pikirku.
"Ya Mom, aku akan menemui sahabat High School ku. " jawabku sambil mengunyah nasi goreng yang enak ini.
"Apa perlu aku antar kak, "Tanya brian di sampingku.
"Tidak perlu, aku bisa bawa mobil sendiri, kau fokus saja pada skripsi mu agar cepat selesai." ucapku selesai makan dan berdiri.
"Bagaimana hubunganmu dengan Christian?"Tanya ayahku sambil menatapku.
Setelah ku pikir lagi, semenjak pengakuan Christian padaku di Italia.
Kami belum bertemu lagi,karena dia langsung pergi ke Spanyol urusan bisnisnya itu yang dia bilang padaku sendirinya tanpa ku minta, dia masih mengabariku lewat sms atau telpon kadang jarang ku balas atau ku angkat.
"Baik Dad, kami masih saling tukar kabar, kalau gitu aku berangkat sekarang, permisi. "Ucapku cepat dan mengalihkan pembicaraan yang tak ingin berlanjut panjang. Segera ku keluar ke garasi, mengambil mobil yang saat ini akan ku kendarai dan di sana mobil sportku yang berwarna putih masih terawat bagus walapun telah ku tinggalkan lama.
Melenggang pergi keluar gerbang yang sudah di bukakan satpam, membelah jalan yang tidak macet dan mengingatkan ku pada jakarta yang penuh akan kendaraan, membuat aku harus mengalami kemacetan terus walau pergi selalu lebih awal.
Setelah tiba di Cafe tempat kami janjian bertemu, memarkirkan, dan keluar turun dari mobil.
__ADS_1
Suara lonceng terdengar saat aku masuk, melihat sekitar dan di sana sahabatku melambaikan tangannya dan langsung ku hampiri, saling sapa dan berpelukan karena lama tidak jumpa.
"Princessa lama tidak bertemu, dan kau semakin cantik saja membuatku terpesona. "ucapnya dengan heboh membuat semua pelanggan melihat ke arah kami.
"Kau pun sama, kau tambah berisik sekali Jessy . "sarkasku.
"Kau ini. "Dengusnya dengan wajah cemberutnya.
"Apa yang kau lakukan saat ini." tanyaku sambil melihat menu dan hanya pesan minuman dan cemilan ringan.
"Aku melanjutkan usaha butik Mommy ku, dan kau bagaimana ?" tanyanya setelah memesan pesanan kami pada pelayan.
"Hanya menggambar sebuah bangunan saja."jawabku
"Waah kau seorang Art. " ucapnya dengan mata berbinar.
"Tapi, bukankah kau sempat mengambil jurusan yang sama denganku." lanjutnya dengan heran.
"Yang penting sama-sama menggambar kan. "ucapku.
Berhenti sejenak saat pelayan datang menyajikan makan yang di pesan.
"Cessa maafkan aku, jika saja aku tidak memberitahumu dengan kelakuan mantan pacar brengsekmu dulu, mungkin kau tidak akan pergi " ucapnya sesal seraya memegang tanganku.
"Hemmm baiklah, bodohnya pria ******** itu, yang telah menyia-nyiakanmu dengan berselingkuh." Makinya dan terkejut saat menyoroti tanganku.
"Ces...Dean kau sudah bertunangan, dengan siapa, kenapa kau tidak mengundangku atau setidaknya kabari aku."Cerocosnya dengan suara yang tidak bisa d kata pelan hingga, membuat pengunjung lain menatap ke arah kami.
"Bisakah pelankan suaramu itu, membuat malu saja. "membuatku geram dengan tingkahnya.
"Hehe maaf." ringisnya.
"Jadi siapa pria itu. " dengan raut penasarannya.
"Ku harap kau tidak akan berteriak lagi setelah mendengarnya. "ucapku tegas.
"Kau tenang saja aku, tidak akan memalukan diriku sendiri, cepatlah siapa pria yang bisa menggantikan mantanmu itu."ucapnya tidak sabaran.
"Dia... Christian. " Dan yah.. sebelum dia berteriak lagi sudah ku sumpal mulutnya memakai tissue yang berada di atas meja.
"Cuiih.. cuiih.. Deandra kau ini , kenapa menyumpal mulutku siih. " Protesnya.
__ADS_1
"Kau tidak bisa di percaya, sudah ku bilang jangan berteriak. " sebalku ia terkekeh.
"Oh My God... kau dengan Christian. Seriously!, kenapa bisa? " tanyanya shock.
"Apa kalian balikan lagi, atau kalian di jodohkan, Hehh tapi itu tidak mungkinkan. " ucapnya lagi sambil mengibaskan tangan, menyadari melihat raut wajahku yang tidak bercanda ia terdiam.
"Ini demi keluargaku. " ucapku datar.
"Haahh, kenapa hidupmu dramatis sekali tapi, Kau beruntung sekali Deandra, bisa menikah dengan salah satu pria tampan, seorang Biillionare muda ,dan pria Hot idaman para wanita di negara New York ini, jika aku jadi kau betapa beruntungnya aku" Ocehnya dengan tatapan menerawangnya.
"Bukannya kau memakinya tadi, kenapa sekarang malah memujanya, menyesal aku bercerita padamu." sarkasku membuat ia biasa saja.
"Heii, aku tidak munafik jika pria itu tampan, bisa memperbaiki garis keturunanku,hehe..." jawabnya santai.
"Mungkin kau memang sudah di takdirkan berjodoh dengannya Deandra, namun dengan cara seperti ini. Aku yakin suatu saat kau akan bahagia dengan pernikahanmu Deandra." ucapnya lagi mantap sambil tersenyum.
Aku termenung dengan perkataan Jessy, haruskah aku menerimanya dengan lapang pikir isi hatiku.
"Ohh..... betapa hotnya pria tampan ini Deandra." ucapnya menyanggah dagu dengan tangannya sambil melihat ke belakangku.
Mengangkat satu alisku, heran dengan tingkahnya membuat ku menoleh ke belakang.
Dan disana seorang pria berjalan lurus ke arahku dengan angkuhnya ,dan sepasang mata tajam seakan mengintidimasi semua orang yang berada di Cafe ini, tak terkecuali semua wanita yang menatapnya dari awal masuk seperti ingin menelanjanginya.
Aku yang terpaku tersadar ia telah berada di depanku.
"Christian... "Entah kemana suara ku, hanya suara pelan yang ku dengar.
*****
**Hallo Guys jangan lupa kunjungi Akun ku serta follow ya....
Dan baca salah satu cerita ku yang lain juga berjudul,
"Perfect Wife (Dangerous)
Tidak kalah serunya juga , cerita Fiksi cerita khayalan si penulis saja yang masih banyak lagi ide-ide brilliantnya wkwk**....
**Like And Coment
Votenya jangan lupa biar asyiik...
__ADS_1
See you 😘**